
Baili tertidur lelap setelah memainkan banyak petasan di tahun baru.
Dia bahkan tidak menyadari kapan Ran Shadong masuk ke kamarnya. Pria itu bahkan melepaskan sepatu dan pakaian luarnya untuk kemudian berbaring di sebelah baili.
Ran Shadong menatap wajah Baili.Wajah kekanak kanakan masih ada ,dia jelas belum dewasa.
Dengan pelan di tarik nya kepala Baili untuk diletakkan di lengannya yang kokoh.
Ran Shadong jarang pulang tapi jika sudah pulang dia akan selalu berusaha dekat dengan menantu perempuan nya ini.
Dia ingin Baili terbiasa dengan dirinya.
Sebelum dia benar-benar tertidur, Ran Shadong mengecup dahi baili sesaat.
Mereka ada banyak waktu.
....
Karena tidur begitu larut tadi malam, semua orang diperkirakan bangun sedikit telat daripada hari biasa.
Tapi Baili memiliki rutinitasnya sendiri . Dia tidak akan melewatkan waktu untuk lari berhadiahnya.
Hal pertama yang dia lihat ketika membuka mata adalah pria jelek yang sedang memeluk dirinya tanpa permisi.
Kenapa dia tidak sadar jika mereka tidur dalam posisi ini.
Baili ingin memukulnya sedikit tapi dia tidak punya nyali sama sekali.
Bagaimana jika pria ini terbangun karena kerusuhan yang dia buat.
"kenapa aku bisa lupa dia ada di sini, oh bagaimana caranya aku pergi ke supermarket?"kata Baili dalam hati.
Baili sudah mencoba nya berkali-kali. Pada akhirnya dia mengerti ada jadwal tersendiri untuk mengambil hadiah gratis ini.
Pengambilan hadiah gratis tidak akan berfungsi jika kurang dari jadwal yang ditetapkan.
Waktu yang ditetapkan antara jam 04.30 pagi sampai jam 06.30 pagi. Lewat dari jam itu, semua hal tidak akan berfungsi dan tidak akan diakumulasi juga.
Ini dikatakan hangus.
Sekarang waktu menunjukkan jam 05.30 pagi masih ada satu jam lagi. Tapi bagaimana caranya dia bisa pergi jika pria jelek Ini masih ada di sini.
selain itu dia juga perlu memakai toilet saat ini juga.
Sejak dia tiba di dunia novel ,Baili sama sekali tidak pernah membuang hajat di toilet umum.
Baginya sangat tidak higienis dan menjijikkan.
Sekarang dia sangat ingin pergi ke toilet tapi bagaimana caranya, baili bingung sekali.
Pelan-pelan Baili bangkit dari ranjang dan dia berusaha agar suami jelek tidak menyadari gerakannya.
"lili?"panggil Ran Shadong.
Mendengar suara yang tiba-tiba, Baili memegang dadanya, dia kaget. untung tidak mati gara-gara jantungan pikir Baili.
"Ohh maaf terkejut ya"kata Ran shadong.
"Uhh tidak apa-apa tidur lagi hehehe" katanya.
"Hem mau ke mana "kata Ran shadong.
"Ooh aku, Hem aku mau keluar, hanya melihat apakah anak-anak sudah bangun untuk membuat sarapan pagi "kata baili beralasan.
Ran Shadong tentu saja tidak percaya dengan mudah baili sangat jarang bangun sepagi ini.
Memasak di tahun baru tidak begitu repot. Mereka masak banyak tadi malam dan itu hanya perlu dipanaskan saja.
Bai Wen dan Bai nan sudah tinggal di rumah mereka yang baru dibangun. Hanya ketika bai xinxin ke kota cahaya, dua gadis itu tidur di rumah besar bai.
sekarang ibu mereka sudah kembali tentu saja mereka sudah juga pulang ke rumahnya sendiri dan ini membuat tidak ada orang yang akan membuat sarapan pagi.
terkadang ada juga kakak ipar yang buru-buru bangun untuk menyelesaikan masalah ini. pemikiran mereka sangat mudah jika bangun dan masak sarapan tentu mereka juga akan mendapat beberapa mangkok gratis untuk keluarganya.
Ini adalah sebuah penghematan jangka panjang.
tapi jika bayi sendiri yang melakukannya mereka tidak akan mau malu makan gratis dan tidak mengeluarkan tenaga.
Itulah mengapa Baili sekarang jarang sekali pergi ke dapur di belakang. Dia hanya memasak di halaman rumah itu pun untuk awal nya saja.
Selebihnya tiga keponakan perempuan bisa melanjutkan setelah melihat lihat sebentar.
Dengan begitu Baili tidak memiliki banyak pekerjaan baik di rumah ataupun di lapangan.
Dengan begitu secara otomatis Ran Shadong merasa menantu perempuannya ingin melarikan diri alih-alih pergi ke dapur untuk membuat sarapan.
Dia dengan cepat menarik tangan baili sehingga tubuh Baili jatuh menimpa nya.
Posisi akhirnya adalah wajah baili langsung berhadapan dengan wajah Ran Shadong yang masih berbaring.
Untung saja baili sempat menahan tubuhnya dengan bertumpu pada kedua tangannya jika tidak entah apa yang terjadi.
__ADS_1
"Kau mau pergi hehe minta izin dulu pada ku Hem?" goda Ran Shadong.
Pada jarak seperti ini ,Baili bisa melihat jelas bagaimana fitur wajah Ran Shadong setelah memutih.
Meskipun tidak terlalu tampan tapi dia cukup macho sebagai seorang pria. Rahangnya terlihat keras dan membuat aura sendiri bagi Ran Shadong yang pernah berada di kancah peperangan.
Alisnya biasa-biasa saja , juga dia memiliki mata kecil khas mata warga China. Tapi hidungnya lebih mancung daripada orang kebanyakan.
Pemandangan di depannya membuat baili tidak bisa menahan debaran jantung yang berdetak dengan cepat.
Apalagi ada aroma maskulin yang membuat dia terlena.
Tidak mau melepaskan baili tapi sebenarnya baili saja yang tidak mau melepaskan diri hehehe.
Baili adalah perawan tua yang tidak pernah bersentuhan langsung dengan pria sedekat ini.
Rasa ini begitu aneh tapi dia tidak ingin melepaskan kesempatan ini begitu saja.
Kewarasannya mulai hilang jika lama-lama dalam posisi ini, jadi baili berkata" Shadong, biarkan aku pergi , oke?"
Di permukaan Ran Shadong terlihat tenang saat dia menggoda gadis kecil ini.Tapi sebenarnya dia juga tidak kalah gugupnya seperti yang dirasakan oleh Baili.
"Oke pergilah tapi?"
"Tapi apa hah!'kata baili pura pura marah.
Ran Shadong menarik leher Baili untuk menekan nya ke bawah.Baili membulat kan matanya tidak percaya.
Dengan cepat ada dua bibir yang menyatu.
Karena keduanya sama-sama tidak berpengalaman bibir itu hanya menyatu dan itu selesai.
"Kau...?"
"hehehe sepertinya kau harus membiasakan diri, setiap kali aku akan memintanya kapan saja.kau hanya harus bersiap-siap oke .
Sekarang pergilah"
Setelah berkata begitu, Ran Shadong benar-benar melepaskan baili untuk pergi .baili sedikit kesal karena dia tidak menyangka dalam dua kehidupan ,baru kali ini ciumannya dicuri orang.
itupun tanpa izin darinya.
Dalam hati baili sedikit pendendam, dia akan menemukan sesuatu agar rasa dong tidak bisa melakukan hal itu lagi.
Apakah lipstik dengan obat tidur sudah diciptakan.
Atau ****** ***** yang memakai gembok.
Memikirkan hal-hal seperti itu Baili hanya bisa memarahi Ran Shadong di dalam hati selebihnya dia langsung pergi ke dapur.
Mereka tentu saja tidak akan melewatkan hal-hal yang gratis begitu saja.
Awen dan Anan tidak akan ikut sarapan pagi begitulah yang terjadi sejak mereka memiliki rumah sendiri.
jika makan siang masih bersama-sama ,namun untuk makan malam. Kadang kala lebih memilih makan sendiri di rumah.
Bai xinxin sudah cukup malu diberikan rumah dan dia tidak begitu tamak untuk mengambil keuntungan yang lebih.
Apalagi saat ini dia juga sudah memiliki penghasilan dan itu cukup mampu membesarkan dua anak perempuan. Meskipun seandainya baili tidak mengatakan tentang biaya sekolah ,dia juga bisa membayar nya sendiri.
"Lili, sudah bangun ?"sapa kakak ipar pertama.
Baili hanya menggangguk , seperti biasa dia tidak diizinkan memasak di dapur jika dua kakak ipar ada di sana.
Baili diusir.
Jika anda berpikir kedua kakak ipar ini adalah manusia baik ,anda salah.
berada memasak di dapur Bailey adalah hal yang sangat menguntungkan bagi mereka berdua.
bodoh jika bayi mengatakan dirinya tidak tahu.
setiap kali memasak mereka pasti menyelipkan sesuatu di kantong Apakah itu garam ataupun hanya beberapa bumbu yang tidak penting.
Jika hal ini diketahui mungkin mereka akan malu sendiri. Jadi ini perlu dilakukan diam-diam.
Membeli garam juga tidak murah , Apalagi jika kakak ipar bisa menyelipkan satu butir telur di kantong celana bagian dalam.
Baili melihat setiap kali mereka selesai memasak ada sesuatu yang gembung di kantong celana bagian dalam.
lihat betapa tamatnya dua kakak ipar ini.
Mereka melakukan hal yang sama tapi keduanya tidak tahu jika saingan juga melakukan hal itu.
Yang lebih buruk lagi sang pemilik barang dalam hal ini adalah baili,dia mengetahui semuanya.
Tapi baili lagi mempermasalahkan nya. Kakak ipar kedua akan pergi pada hari ketiga, mengikuti suaminya baitou ke kota cahaya untuk bertugas.
Setelah itu tidak tahu kapan akan kembali ke desa Jiang Chun lagi.
Berapa banyak barang yang bisa dibawa pergi.
__ADS_1
Begitu juga dengan kakak ipar pertama, dia akan pergi satu bulan kemudian.
Biarkan dia puas memakan apapun yang ada di gudang umum . Baili juga tidak akan kehabisan bahan makanan dalam waktu dekat.
merasa dirinya tidak dibutuhkan di dapur Bailey pergi ke kamar pasangan tua itu. tujuannya jelas dia akan bersembunyi di sana dan pergi ke ruang tunggu.
Waktu untuk lari berhadiah masih tinggal satu jam lagi . Dia masih sempat jika buru-buru pergi.
Ketika baili mengetuk pintu kamar pasangan tua itu ,tidak lama kemudian pintu pun terbuka.
Dia buru-buru masuk dan berkata akan telat pergi ke lari berhadiahnya.
Ibu tuanya mengerti dan mereka tidak mencegah baili untuk tiba-tiba menghilang di udara tipis.
Sementara itu baili pikir waktunya akan habis jadi dia memencet apapun yang direkomendasikan pada layar.
Cukup tambahkan pelengkap yaitu troli belanjaan.
Dengan cepat dia berlari kencang setelah memencet tombol mulai. Baili sekarang sudah bisa berlari kencang dia berhasil tiba dan memungut segalanya tanpa melihat apa yang dia ambil.
Untung saja baili bisa mencapai garis finish sementara waktu akan lewat sekitar satu menit lagi.
Tidak punya waktu untuk berlama-lama.Baili bahkan tidak melirik barang-barang itu dia hanya meninggalkan troli belanjaan Di ruang tunggu.
Sekarang dia perlu ke kamar mandi. Dia sudah menahan benda itu sejak bangun tidur.
Kali ini baili benar-benar memaki suami yang baru dinikahinya ini dengan serius.
Gara-gara dia , jadwal lari pagi berhadiahnya berantakan dan dia harus buru-buru keluar tidak seperti biasanya.
Untuk waktu yang berdurasi lebih lama dari di luar .baili biasanya menyempatkan diri untuk mandi berkeramas bahkan memakai pengering rambut dengan santai.
Tapi sekarang apa yang bisa dilakukan pria jelek itu .Dia pasti mencarinya kemanapun dia pergi.
Apa yang bisa dia jawab ketika dirinya tidak dipertemukan di manapun.
Akan memalukan jika Ran Shadong pada akhirnya menemukan dia bersembunyi di kamar orang tuanya.
Ketika baili masuk ke ruang tunggu dan keluar lagi di luar sebenarnya masih 15 menit.
Tidak begitu lama tapi juga tidak sebentar.
"Ibu hehehe"wanita tua itu duduk di ranjang menunggu baili keluar. Sedangkan ayah tuanya sudah pergi entah ke mana.
"Hem sudah?"
"Oke bu,selesai"kata Baili.
Sebenarnya penampakan ini memberi efek trauma bagi baili, dia takut .Begitu dia keluar dari udara tipis, orang tua ini menunggunya dengan sapu di tangan.
Tapi yang dia takutkan sebenarnya tidak terjadi.
"Hem, Wang sufeng dan Yang lain menunggu mu di halaman sana"katanya.
"Dia sudah kembali?"
"Katanya tiba didesa kemaren sore,tapi baru pagi ini datang " kata mya lagi.
"makasih Bu aku akan pergi bertemu dia dulu oke"
"ajaklah mereka makan bersama dulu sebelum kalian berbincang tentang urusan bisnis, anak itu sedikit kurus sejak pergi" kata Ibu tuanya serius.
Mencari uang itu tidak mudah bagi Wang sufeng dan yang lain. buktinya mereka begitu kurus padahal uang makan dan perbekalan sudah disediakan sebelumnya.
Apakah mereka tidak memiliki waktu untuk makan hingga begitu kurusnya, pikir wanita tua itu.
"Hem aku tahu bu" jawab Baili.
Saat baili keluar dari kamar ibunya yang sudah tua, dia sudah dalam kondisi bersih dan berganti pakaian yang baru tanpa tambalan.
Seperti yang dia duga sebelumnya. Suaminya yang jelek sudah menunggu di depan pintu kamar.
Tadi dia sempat bertanya kepada ayah mertuanya, di mana menantu perempuan itu berada.
Tanpa bersembunyi pria tua itu mengatakan jika baili ada beberapa hal untuk dikatakan pada ibunya yang sudah tua.
Baili agak risih diikuti seperti ini. Kapan dia punya anak anjing yang selalu bisa mencium keberadaannya.
Najis..
"Menantu perempuan,sudah selesai?' kata Ran shadong.
Sebagai seorang suami Ran Shadong berpikir ,tidak perlu ada yang dirahasiakan di antara mereka. Tapi Baili masih begitu muda, jadi dia mungkin tidak tahu ada hal-hal seperti itu yang diharuskan di dalam pernikahan.
Tapi dia akan mengajari baili perlahan-lahan.
"Sudah ,ohh aku akan berbicara dulu dengan Wang sufeng,oke"kata Baili cepat.
Enak juga memiliki anjing kecil seperti ini. Tapi jika terus-menerus lengket seperti ini , pada akhirnya akan membuat pusing dan tidak nyaman.
Baili pergi meninggalkan suaminya yang melihatnya dengan tersenyum tipis.
__ADS_1
Dalam hati dia bertekad suatu hari baili sendiri yang akan mengatakan banyak hal tentang dirinya tanpa perlu dia bertanya.
Dan itu sudah pasti.