Pot Emas Di Era 70

Pot Emas Di Era 70
54


__ADS_3

Tidak ada hiburan di desa ,jadi kedatangan pemimpin pabrik baja di kediaman Baili menjadi hiburan tersendiri bagi warga.


Beberapa orang bahkan dengan tega kembali ke rumah mereka untuk membawa bangku kecil dan segenggam biji melon.


Mereka secara pasti mendengar jika pemimpin ini akan mendukung kasus bai xinxin.


Semua orang berseru dan berteriak sebagai bentuk dukungan.Sekarang mereka sangat yakin jika baili benar-benar mempunyai koneksi pada pabrik baja.


Baili juga cukup puas dengan ini dia tahu orang di tahun 70-an sangat polos dan teguh pada janji.Anggap saja Xu ming sudah tamat.


Sebagai bentuk rasa terima kasih. Baili berjanji untuk pergi ke pabrik baja keesokan harinya .Untuk menghadiri rapat sebagai seorang penerjemah bahasa Rusia.


Sebelum kelompok ini pergi ,dia juga mengirimkan beberapa toples sirup buah yang baru saja di seduh.


Manager dan lu sihan kembali ke kota dengan wajah puas. Mereka akan berjanji akan kembali untuk mengambil barang-barang setelah rapat selesai.


Tidak ada lagi warga yang duduk menonton di halaman.Keluarga bai akhirnya bisa makan siang tanpa gangguan.


Makan siang hari ini tentu saja memuaskan selera. Setelah makan siang para keponakan terutama wang Sufeng dan lainnya pergi mengemas beberapa barang yang mereka dapatkan hari ini.


Kali ini wang Sufeng mendapatkan keuntungan lebih kurang 800 sen bersih.


Jika terus begini mereka bisa mendapatkan menantu perempuan tidak lama lagi.


selama 4 hari berturut-turut mereka sudah mendapatkan keuntungan besar dan apalagi dengan penjualan mie instan yang sangat ditunggu oleh pemuda pendidikan.


Satu komune memiliki 5 buah desa. Setiap desa juga memiliki kompleks pemuda pendidikan sendiri.


Tidak termasuk desa mereka, Wang sufeng memiliki empat kompleks pemuda pendidikan.Yang akan menyediakan uang dan tiket sebagai pergantian alih-alih barang.


Seperti yang diperkirakan oleh baili, para gadis di komplek pemuda pendidikan lebih tertarik dengan produk kulit. Mereka takut gosong.


Bahan seperti tabir surya belum ada di pasaran.Jadi ini sangat laris dan membuat daya tarik tersendiri.


Kali ini mereka bisa kembali lebih awal karena menggunakan gerobak sapi untuk perjalanan pulang dan pergi.


Dengan begini mereka lebih ringan dan lebih terorganisir.Empat desa akan dikunjungi satu hari bersatu desa.


Produk gunung juga diakui laris manis dan termasuk bahan yang paling banyak ditukarkan.


Awalnya Wang Sufeng berpikir jika produk ini akan menjadi masalah bagi bibi kecil. Mengingat jumlah mereka yang cukup banyak.


Tapi sebenarnya tidak masalah juga.Baili lebih memilih menjual mereka langsung pada online shop susu daripada memproduksi seperti yang dia katakan pada manajer pabrik baja.


Di masa depan ,orang sangat menyukai produk alami tanpa bahan kimia. Produk seperti ini sedikit jelek dari segi penampilan namun diakui dari segi kesehatan, jadi harga nya cukup bersaing.


Semakin tinggi kualitasnya maka semakin mahal juga harganya.


Harga jual di online shop susu .


Lebih mahal ketimbang anda menjualnya di luar sana apalagi memprosesnya menjadi sirup.


Walaupun demikian Baili tidak serakah dengan uang saat ini. Dia sudah memiliki banyak sehingga dia sendiri pusing ingin dikemanakan.


Tadi pagi baili sudah mengambil buku tentang cara membuat selai. Selain dari sirup anda juga bisa membuat selai untuk buah-buahan liar ini.


Buah-buahan liar tidak akan tersedia setiap waktu anda akan kehilangan ini setelah beberapa saat.


Lagi pula waktu di ruangannya akan tetap konstan.Jadi dia tetap menerima produk ini meski jumlahnya cukup besar.


" bibi lebih suka produk gunung seperti ini. Apa kalian pikir pernah melihat buah persik atau buah pir?" tanya Baili.


"ada tapi belum waktunya mungkin sekitar satu bulan lagi apa bibi juga mau menggunakannya?"


"Oke ini disebut produk musiman sangat jarang menemukannya di musim lain jadi kumpulkan selagi masih ada"


"Ada juga orang yang bertanya apakah bibi menerima rebung musim panas dan sayuran rumahan?"


"tentu saja bibi menerimanya mereka akan diproses lagi menjadi produk jadi dan memiliki nilai jual juga'


"Oke"


"Bibi kecil, Fang Jia membawa sekeranjang biji kemiri.Apa bisa di tukar dengan permen?" tiba-tiba saja Zizi kecil tiba dan berbisik pada Baili.


Mereka sebagai anak-anak tidak lagi mendapat barang tukaran. Karena semua barang yang mereka ambil di gunung di raih paksa oleh orang tua.


Jadi mengambil barang di gunung tidak lagi menyenangkan untuk anak-anak.


"Oke , bibi kecil suka"


"bibi kecil bisakah kemiri ini jangan diungkapkan pada orang tua kami juga ingin makan permen"pinta Zizi kecil dengan mata memohon.


Baili terkikik geli melihat perilakunya.


"apa kau tidak mendapat permen tadi pagi ?"tanya baili tersenyum. Zizi kecil menggarukkan kepalanya dengan.

__ADS_1


Dia mendapatkannya tapi itu tidak cukup untuk di bagikan.Zizi hanya kasihan pada teman-temannya akhir-akhir ini mereka juga bergegas ke gunung untuk mencari tambahan lagi.


Terkadang mereka mendapatkan telur burung pagar atau ayam hutan. Takut ketahuan di rumah mereka membakar dan memakannya langsung di alam terbuka.


Hal-hal yang baik seperti ini tidak akan pernah masuk ke perut mereka jika mereka bukan anak dari keluarga utama.


Begitu juga dengan beberapa hal yang mereka ambil di gunung. Mereka bahkan tidak bisa melihat bungkus dari permen itu.


Baili mengerti apa yang Zizi maksud. Jadi dia menggangguk setuju.


"apakah teman-temanmu ingin permen secara gratis?" tanya Baili


"Ehh...


"Mau bibi kecil"ada banyak suara anak-anak di luar rupanya mereka mengintip membiarkan gigi kecil menjadi perwakilan. Tapi mereka buru-buru berteriak takut Zizi menolak.


"kalian bisa datang dan meminta permen pada bibi jika kalian bisa membaca satu kata setiap hari.Satu kata satu permen" tawar Baili.


"Membaca?"


"Ya itupun kalau kalian mau" kata Baili acuh tak acuh.


"Tapi bibi,membaca itu sulit lagi pula kami belum pernah belajar sebelumnya?"


Baili mengenal anak kecil yang berkata dengan malu itu.Dia sama saja dengan anak-anak desa yang lain.


Belajar hanya masalah membuang uang tidak berguna dan tidak ada masa depan.


Sudah banyak contohnya yang terlihat oleh mata telanjang. Jadi petani itu lebih baik dan menghasilkan uang daripada belajar itu sendiri.


"bibi tidak memaksa dia juga bibi tidak akan rugi jika tidak ada anak-anak yang menginginkan permen dari bibi kan?" kata Baili lagi


"Zizi bagaimana ingin belajar jika kita tidak bisa pergi ke sekolah ?"


keluh anak itu lagi.


"biar bibi beritahu, kalian lihat kandang babi di utara?"


"Hem..


"bukankah itu kelompok elemen jahat kita tidak bisa pergi dengan santai ke sana jika ketahuan mungkin orang tua akan menamparmu bahkan tidak akan memberi makan malam"


"iya tapi kan jika itu ketahuan"kata Baili lagi.


"sebenarnya mereka itu orang-orang pintar. Mereka di sini karena bernasib buruk saja. Tapi ini sebuah keuntungan jika kalian bisa mengambil ilmu dari mereka. Syaratnya harus secara diam-diam jangan sampai orang lain tahu"bisik Baili.


Sejak baili tiba dia sering memberikan bahan makanan ke sana tanpa telat.


Meskipun Baili tidak menampakkan wajah.Tapi dia yakin mereka pasti mengetahuinya secara diam-diam.


Pada akhirnya anak-anak pergi dengan cepat tidak tahu ke mana. Apakah mereka mencoba berdiskusi tentang belajar atau sekedar bermain tanpa tujuan.


Baili juga tidak ambil tahu tentang itu.Dia punya banyak permen dan itu tidak akan habis meskipun dia mengirimkannya setiap hari pada anak-anak desa.


Dia hanya ingin anak-anak lebih berkembang ke arah pendidikan. Kerena kehidupan akan segera berubah angin.


Perilaku mereka juga patut diacungi jempol .Karena anak-anak ini bukanlah anak beruang seperti di masa depan.


Sangat sayang perilaku baik ini tidak ditunjang dengan pendidikan yang layak.


Tapi Bailli bukanlah pahlawan yang membantu begitu banyak orang tanpa di pamrih.


Baili hanyalah manusia biasa yang ingin hidup aman dan santai .Serta pergi menyambut pensiun dini untuk menikmati hidup yang kaya.


Setelah anak-anak pergi baili pergi ke kamarnya sendiri untuk beristirahat.


Keluarga besarnya masih duduk di halaman menunggu waktu untuk pergi lagi ke ladang.


Mereka berbincang-bincang bersama Wang Sufeng dan teman-temannya .Untuk bertanya bagaimana mereka melakukan penukaran di desa lain.


Berapa harga dan berapa keuntungan hari ini.


Selagi mereka berbicara ada kehebohan lain yang terjadi.


Beberapa warga desa yang tadi sudah kembali ke rumah masing-masing. Datang lagi dengan kursi dan biji melon di tangan.


Sebuah mobil militer datang tiba-tiba entah dari mana. Yang menariknya mobil itu datang membawa sebuah sepeda dan mesin jahit yang langka.


Sebuah sepeda adalah langka dan hal ini ditarik dengan santai oleh mobil militer. Berapa harga sebuah sepeda Phoenix. Harga mesin jahit lebih mahal lagi dari itu.


Dua barang langka dibawa oleh mobil militer dan berhenti di rumah sebelah. Tepatnya keluarga Ran Shandong.


Baili yang sudah masuk ke kamarnya tidak tahu apa keriuhan apa yang terjadi di luar.Dia tidak ingin direpotkan masalah lain jadi Baili sudah pergi ke ruang tunggunya untuk beristirahat di sana.


Bersama es buah dan roti kukus. Baili sibuk membaca novel yang baru dia ambil tadi pagi dalam acara lari berhadiah.

__ADS_1


Jadi Baili tidak tahu menahu, ada apa dengan rumah sebelah.


Tapi keluarga besarnya sudah berpikir ke mana tujuan barang-barang tersebut akan dihantarkan.


Bibi ran dan Ran Shadong turun menyambut orang yang mengemudi mobil militer tersebut.


Mereka mengatakan beberapa hal yang simpel.Singkatnya Ran Shadong mengatakan terima kasih dan beberapa hal lagi atas kesediaan sang pengemudi mengantarkan barang-barang ini.


Warga desa yang melihat itu berpikir jika Ran shadong ingin mencari kerabat.


Pikiran ini sebenarnya tidak salah juga.Hal-hal berikut memang biasanya dibawakan seseorang pada pihak perempuan yang disebut dengan mas kawin.


Tapi bukankah ran shadong baru saja memutuskan pertunangannya dengan sang calon menantu perempuan. Jika sudah begitu kemanakah barang-barang ini akan ditempatkan.


Apakah masih ada keluarga lesbian yang menginginkan pria gay seperti ran shadong yang sudah jelas cacat secara fisik.


"bibi ran ,apakah Ran Shadong akan mencari kerabat?" tanya seseorang pada bibiran yaitu ibu dari ran Shadong.


"Ya itu saja hehehe" jawab bibi ran lagi.


Dia sebenarnya agak bingung mau menjawab apa .Bukankah kabar tentang Baili sudah berhembus jika dia ingin merekrut alih-alih menikah.


Bagaimana jika warga desa berpikir begitu ketika mereka mendengar calonnya adalah Baili , gadis sebelah rumah.


Seharusnya warga tidak akan berpikir sama ketika melihat mas kawin ini jadi bibi ran bisa lebih lega.


"Ini... hehehe"


Ran Shadong tahu apa yang dikhawatirkan oleh ibunya.Dengan bantuan sabuk penopang tulang .Dia berjalan tegak ke sebelah dan berteriak dengan lantang" ibu mertua ayah mertua , datang lah untuk mas kawin Bai lili"


Warga desa ??


Semua orang yang hadir terkejut mendengarnya apakah itu Baili seperti yang mereka pikirkan.


Ibu Baili bergegas datang dan menyambut Ran Shadong dengan penuh senyuman.


Begitu pula dengan ayah tua Baili yang tidak menolak sebutan itu. Tiba-tiba warga menjadi heboh seketika .Tidak ada yang mengira akan ada kejadian seperti ini di desa mereka.


Pernikahan antar sesama warga desa sangat jarang dilakukan.Ini di


karena kan mereka memang sudah saling kenal dan terkadang tidak memiliki minat yang sama.


tapi yang terjadi hari ini lebih mencengangkan lagi.


Mereka masih warga yang sama tapi dengan identitas berbeda.yang satu adalah produk cacat yang satu lagi adalah produk yang sedikit di luar jalur.


Yang lebih mencengangkan lagi.


Jarak rumah mereka berdua hanyalah Lima langkah.


Ini benar-benar hanya 5 langkah loh.


Itupun jika anda menghitungnya dari pintu gerbang. Dari pintu dapur ke dapur mereka bahkan tidak sampai lima langkah.


Ada apa ini.


"Hehehe tiga putaran dan satu suara"kata Ran Shadong dengan bangga.


Warga desa tercengang lagi.


Mas kawin seperti ini hanya didapatkan oleh warga kota tapi baili penduduk asli di desa ini mendapatkannya dan itu pun dari tetangga sebelah.


mereka sudah tercengang dengan sepeda dan mesin jahit yang baru diturunkan dari mobil militer.


Benda sekecil radio dan jam tangan terlewatkan.


Dengan niat memamerkan barang dua barang ini segera ditunjukkan agar warga desa melihatnya dengan mata kepala sendiri.


"Wow jam tangan merk Shanghai dan radio mereka pelangi.Ini ckckck"


"Baili bilang dia akan merekrut tapi nyatanya tidak begitu .Apakah kita ditipu selama ini?"


"ini bukan merekrut lagi. Ini memang menikah kan.Bibi kecil cukup beruntung tapi apakah dia memang beruntung karena ..hehehe"


Semua orang mengangguk mengerti apa yang dimaksudkan tapi tidak mengerti juga apakah itu benar atau tidak.


Kata orang Ran Shadong pinggangnya patah dan tidak bisa berdiri dengan tegak tapi lihat saja. Dia bisa melakukannya tanpa berkeringat sedikitpun yang artinya dia memaksa kan diri.


Apakah ini yang di sebut dengan patah.


Dalam sekejap barang-barang mas kawin itu diterima oleh ayah dan ibu Baili. Yang disimpan di halaman untuk dilihat oleh banyak warga desa.


Dengan ini Bailli dan Ran Shadong sudah resmi menjadi target atau pasangan setengah menikah.


Wajah Ran Shadong dan ibunya sama-sama memerah bahagia. Mereka terlihat senang.

__ADS_1


Sedangkan target yang disebutkan masih tertidur di ruang tunggu tanpa mengetahui dirinya sudah diikat.


__ADS_2