
Tanpa sadar segera berlalu, hari untuk mengikuti ujian ke universitas akan segera datang.
Lokasi ujian ada di kabupaten , perjalanan ini akan memerlukan waktu tiga jam jika naik bus kota.
Tidak mungkin bagi Ran Shadong dan tiga keponakan bolak-balik kw sana setiap hari. Ujian akan dilakukan selama tiga hari penuh.Jadi baili memutus kan untuk pergi ke kabupaten untuk menemani mereka.
Pada dasarnya Baili juga memiliki satu halaman yang rusak.Dia tidak pernah berpikir untuk membeli aset di sini.Tapi selalu antisipasi tentang ujian masuk universitas.
Untuk itu dia sudah membeli halaman yang rusak tidak jauh dari lokasi di mana tempat uji yang itu akan dilangsungkan.
Lokasi nya sudah di tandai sebelumnya jadi Wang Sufeng hanya tinggal mencari halaman yang rusak dengan panduan ini.
Sekarang setelah ujian masuk dibuka .Tentu saja akan nyaman untuk mereka di sana dari pada pergi ke wisma.
Dua hari sebelum tanggal ujian, Baili dan yang lain segera meninggalkan desa Jiang Chun.
tiket masuk ke tiket masuk ujian diserahkan melalui kepala desa. tanpa tiket masuk ini Anda bahkan tidak akan dibiarkan masuk ke dalam ruangan.
Jadi sangat penting untuk menjaga tiket masuk agar tidak hilang. sebenarnya ada proses yang lebih rumit saat Anda mendapatkan tiket tersebut.
seseorang perlu mendaftarnya pada kepala desa. kepala desa lah yang bertugas men menyetujui data tersebut dan mengirimnya ke lagi ke komune.
Tiba di kemuning dikirim lagi ke kabupaten. Melalui Data inilah tiket akan dikeluarkan atas orang itu.
Tapi hal ini justru membuat bumerang tersendiri. Hampir 1000 orang melakukan penyalahgunaan data ini pada tahun tahun awal.
banyak orang yang tidak melewati proses ujian namun lolos hanya karena sedikit kecurangan.
Sebab itulah anda harus menjaga tiket masuk ini seperti menjaga harta yang paling berharga.
Ran Shadong dan yang lainnya mempercayakan Baili untuk menyimpan tiket. Karena mereka menganggap baili adalah orang yang paling bijaksana.
mereka sangat yakin jika Bibi kecil akan menyimpan tiket itu dengan baik dan tidak akan mudah kehilangannya.
Sebenarnya memang begitu bayinya cukup melemparnya ke ruang tunggu hingga dia bisa mengambilnya kapan saja.
Perlu dijelaskan sedikit perbedaan ruang tunggu dan kamar pribadi baili yang didapat dengan peningkatan ruang.
semua barang yang ada di ruang tunggu bisa dikeluarkan kapan pun dan di manapun. Baili hanya perlu berpura pura dengan sebuah tas.
Tapi hal hal di kamar khusus tidak bisa. Jadi baili harus mengambil barang di kamar khusus dulu dan meletakkannya di ruang tunggu.
Jika dia berniat untuk mengeluarkan
nya.
Sekarang tiket itu benar-benar diletakkan di meja dekat ruang tunggu agar mudah mengambilnya. Dengan begitu baili tidak takut kehilangan benda ini.
Bersama mereka ada juga beberapa warga yang ingin ikut. Berikut dengan 6 pemuda pendidikan.
Selain Ran Shadong , Ayue dan tiga keponakan,ada sebelas orang yang ikut ujian kali ini. di sini tercatat desa jiang Chun adalah penyumbang calon paling banyak yang pergi ke ujian masuk universitas tahun pertama.
Sama seperti Ran shadong yang diantar oleh baili langsung ke lokasi ujian. Beberapa penduduk juga diantar oleh pasangan masing-masing.
jadi keberangkatan hari ini ke kabupaten sebenarnya cukup meriah. Kebetulan sekali baili juga mengenal penduduk yang akan pergi. Jadi dia tidak tinggal diam, mereka berbicara banyak tentang ujian kali ini.
Lihat saja keluarga Wang,dia di beritakan mengurung menantu perempuan nya karena aborsi.
Entah bagaimana menantu perempuan wang pergi diantar oleh pasangannya sendiri.Apakah gosip itu tidak benar.
Baili tidak tau dan tidak mau tau.Yang jelas dia melihat mata menantu perempuan Wang ini benar-benar penuh harapan.
Saat ini dia sedang berbicara dengan pasangannya seolah-olah mereka sedang membicarakan hal yang paling membahagiakan.
Pasangan ini terlihat seperti pasangan yang normal. Tidak ada jejak pertengkaran di antara mereka jadi gosip itu mungkin saja tidak benar adanya.
selain pasangannya bersama mereka ada juga anak kecil yang baru berusia beberapa tahun.
Namanya Wang nie.
Gadis kecil itu begitu kurus dan dia melihat sekeliling dengan rasa ingin tahu. Jelas anak ini tidak terlalu sering bersosialisasi jadi dia terlihat gugup dan tidak nyaman.
Dari awal dia sudah menggenggam ujung pakaian ibunya. Sesekali dia melirik baili ini dengan rasa penasaran.
Dulu dia bertemu dengan Niuniu kecil, jadi dia juga sering ke rumah dan mendapatkan beberapa permen dari bibi kecil.
Sejak Niuniu pindah ke kota, dia tidak lagi datang. Berbeda dengan anak-anak lain yang masih berani meminta permen dengan Bibi kecil tanpa canggung.
Jadi niuniu ini bukan anak-anak yang aktif. setiap anak di desa tentu mengharapkan permen atau coklat koin dari Bibi kecil.
__ADS_1
Untuk itu mereka dituntut agar melek huruf. Banyak keluarga yang mendorong anak-anak mereka belajar
Baili ini terkadang tidak segan memberikan satu sen sebagai penghargaan jika anak-anak mendapat kan jumlah kata yang lebih banyak.
Karena inilah desa Jiang menjadi desa paling banyak penduduknya yang melek huruf.
Tapi Wang nie sama sekali tidak pernah menyerahkan pelajarannya pada baili. Mungkin saja karena dia memiliki seorang ibu dari golongan pemuda pendidikan.Jadi dia sudah belajar dari ibunya sejak awal.
Bagi Baili ini mungkin benar begitu.
Tapi wang nie pasti sudah lama tidak merasakan enaknya permen.
Jadi Baili menyerahkan segenggam permen ke pangkuan anak itu. Wang nie Kecil, tersenyum dan menyimpan semua permen dalam kantongnya.
"Terima kasih Bibi kecil"katanya dengan suara susu. setelah itu dia bersembunyi lagi di balik tubuh ayahnya yang besar.
Ayahnya juga mengatakan terima kasih setelah itu mereka tidak berkata apapun lagi.
berbeda dengan pemuda pendidikan yang justru bertanya banyak hal pada Bibi kecil. Tentang di wisma mana mereka akan tinggal.
tidak lupa mereka memuji Bibi kecil dan berterima kasih tentang penjualan buku terakhir kali.
Tentu saja ini bukan masalah baru. Baili melambai tangannya seraya berkata lupakan saja.
Karena berbicara dengan hangat semua orang tidak menyadari waktu berjalan begitu cepat. Beberapa jam kemudian kelompok ini tiba juga di kabupaten.
Sejujurnya Baili sendiri tidak pernah memijakan kakinya di kabupaten. Dengan begitu dia juga tidak tahu di mana halaman yang rusak itu.
Tapi Ayue jelas akrab dengan nya. setelah mengucapkan selamat tinggal dengan yang lain segera menarik mereka ke halaman rusak.
Ayue masih muda tapi dia sudah memiliki beberapa teman di kabupaten. Jadi dia sudah meminta seseorang untuk membersihkan halaman yang rusak sebelum mereka datang.
ransa dong tentu saja mengetahui jika menantu perempuannya ingin memiliki begitu banyak halaman rusak. Tidak heran jika dia juga membeli di sini karena ramalan nya itu.
Tapi tiga keponakan perempuan merasa terkejut sekaligus terheran-heran.
Ayue bahkan memiliki kunci rumah. awalnya mereka berpikir pasti tujuan akhir adalah wisma. Semua orang yang akan mengikuti ujian masuk, tentu saja harus menyewa wisma jika tempat tinggal jauh seperti yang dialami oleh keluarga bai.
tapi mengingat begitu banyaknya orang yang besar kemungkinan mereka bahkan tidak bisa menyewa ruangan kecil sekalipun.
Setelah Ayue menarik mereka ke sebuah rumah, ketiga nya membeku di tempat.
Sekarang cuaca sedang dingin dan salju sudah mulai turun. Dua hari lagi mereka akan mengikuti ujian tidak baik untuk menjadi beku.
"Ayue tunjukkanlah kamar setelah itu pergilah beristirahat .Kau juga perlu membaca ulang buku-bukumu bukan " kata Baili.
Tujuan Baili mengikuti mereka adalah untuk mengurus akomodasi. Jadi semua orang bisa belajar tanpa gangguan.
Begitu juga dengan ayue.
"bibi kecil,aku akan mengurus semuanya jangan takut" kata Ayue.Dia tau diri jadi dia tidak bisa membuat bibi kecil bekerja keras.
"Ayue apa kau menganggap aku Bibi kecilmu atau orang lain?"tanya Baili.
"Tapi ...
"Ayue Bibi ingin kau membayarnya jika kau sudah berhasil nanti. beri saja bibi pensiun di hari tua oke"kata Baili
Mata Ayue segera berkaca kaca.
Dia adalah anak yang buta huruf awalnya. Tidak pernah masuk ke sekolah dasar sekalipun. dulu dia melihat dunia tanpa harapan sebab itulah dia dan kakaknya menjadi pemuda kelas 2 di desa.
Jangankan orang desa ,keluarga sendiri pun memandang remeh dia. Karena ayah adalah putra terakhir yang bahkan tidak dipandang sebelah mata.
Tapi bibi kecil mendorongnya untuk belajar lagi dan lagi
Bukan saja dia bisa membaca dan menulis, dia bahkan bisa memulai bisnisnya dari sini.
Mengenal beberapa orang di luar desa. Bahkan mempunyai cita-cita yang dulu tidak pernah dia pikirkan sebelumnya.
Satu hal yang membuat dia kecewa adalah tidak mengikuti tim Wang Sufeng dari awal sampai akhir.
Kakak nya berhasil mengumpulkan aset sendiri berkat perjalanan itu. tapi sejak mengetahui ujian masuk ke universitas ini dibuka.
Dia tidak lagi merasa iri dengan apa yang kakaknya miliki.
Siapa yang bisa menduga orang yang dulu tidak pernah mengenyam pendidikan bahkan sekarang memiliki kesempatan untuk pergi ke universitas.
Hal ini juga lah membuat dia dimusuhi oleh keluarga besar sendiri. Karena sang kakak menolak untuk kembali keluarga besar setelah tidak bekerja lagi dibawah sayap Baili.
__ADS_1
sebelum berangkat pun keluarga besar malah memaki dan berdoa jika dia tidak diluluskan.
apakah keluarga memang seperti itu.
tapi bersama bibi kecil dia merasakan perasaan nyaman dan terlindungi. Bibi kecil tidak memiliki hubungan darah dengannya tapi kenapa dia merasakan perasaan yang lebih dekat dibanding dengan keluarga sendiri.
sekarang Bibi kecil mengatakan ingin meminta pensiun darinya bukankah bodoh jika dia tidak menyanggupinya.
"Oke bibi kecil, lahirkan satu menantu perempuan untukku hehehe"
"hei.. hahaha"
Semua orang tertawa geli mendengarnya terlebih lagi dengan Ran Shadong.
Wajah pria itu mulai memerah karena marah.
Kubis yang baru dia tanam belum tentu bertunas,tapi sudah ada yang mengklaimnya.Ini sungguh anak beruang.
Tapi tidak ada yang memasukkan memasukkan kata-kata itu ke dalam hati. Semua orang segera mempercayakan masalah akomodasi pada bibi kecil.
Ayue segera mengalokasikan kamar untuk tiap-tiap orang. Tiga keponakan perempuan memiliki kamar sendiri-sendiri. Jadi mereka juga memiliki privasi yang tidak akan mengganggu siapapun.
Baili dan Ran Shadong sendiri mendapatkan kamar yang paling besar di rumah ini. Meski dikatakan halaman yang rusak tapi sebenarnya sudah dibersihkan sebelum kedatangan mereka
Begitu juga dengan kamar yang lengkap dengan beberapa selimut tebal untuk menangkis cuaca dingin di luar.
Tidak ada Kang di sini namun begitu di setiap kamar disediakan kompor batubara untuk menjaga suhu kamar.
Semua orang puas dengan pengaturan ini.
Setelah itu semua orang masuk ke kamar masing-masing .Sebelumnya mereka mengatakan pada baili jika mereka akan menyerahkan akomodasi dan bersikap serius tentang belajar.
Ran Shadong juga berperilaku sama, dia akan belajar sebaik mungkin demi merubah kehidupan mereka.
Selama 2 hari mereka semua belajar begitu keras sehingga tidak ada waktu merawat diri sendiri.
Baili segera mengambil alih semuanya dari sini. Karena kesibukan, tidak ada satu orang pun yang akan bertanya dari mana dia membeli barang-barang yang dia masak setiap kali.
Ketika mereka datang , sudah terlambat untuk menyiapkan makan siang. jadi bayinya pergi keluar untuk mencari beberapa bahan makanan.
Tapi tentu saja dia tidak akan melakukan itu .Karena dia memiliki segala sesuatu yang lebih lengkap di dalam sini.
Saat berada di dapur dia segera mengeluarkan semua barang-barang itu dan memindahkannya ke tempat masing-masing.
Beberapa bumbu dapur yang familiar juga tidak ketinggalan. Untuk mendukung situasi belajar baili segera mengemas coklat bubuk dengan merek kelas atas.
Dia mengisinya untuk minuman panas yang cocok untuk di minum pada hari dingin seperti ini.
Kali ini baili membeli menu delivery serba daging untuk masing-masing orang. Bukankah sudah untuk terlambat untuk memasak.
Rupanya lorong yang kemeren adalah Rak makanan yang akan datang di detik yang sama dia di pesan.
Yang lebih baik nya,ini bersifat internasional.Artinya baili bisa membeli makanan apapun di seluruh penjuru dunia hanya dengan satu klik saja.
Dia bisa melihat makanan itu , tapi tidak bisa menyentuh nya sama sekali.Jika ingin baili hanya tinggal klik untuk pembayaran dan makanan sudah bisa dia raih.
Ini sudah bagus.
Dia tidak tahu jika sehari sebelum ini, pahlawan wanita bertengkar dengan Jiang Yuan.Jadi aura positif nya menbuat lorong itu jadi seperti ini.
Baili tidak tau , tapi dia segera memesan empat ekor bebek Peking panggang.Ikan asam manis dan roti pipih tawar.
Baili berteriak kencang karena nya.Dia menyukai ini.
Kalian tau, dia pernah mengikuti tantangan tentang mukbang. Namun perutnya tidak pernah memberi dia peluang untuk melakukan itu.
Namun begitu dia jatuh cinta dengan menu yang ditampilkan. Sekarang dia bisa menikmati kapanpun dia mau.
Mukbang hehehe siapa takut.
Untuk beberapa hari ke depan baili akan menyediakan menu daging dan ikan.
Selain itu dia juga akan menyediakan beberapa buah-buahan.
Agar semua orang semangat,ada katel air panas di kamar masing-masing. Dengan begitu siapapun bisa membuat kopi panas atau coklat panas jika mereka mau.
Baili sengaja meletakkan toples gula kopi dan coklat di kamar masing-masing.
Layani dirimu dan bekerja keras lah.
__ADS_1