Pot Emas Di Era 70

Pot Emas Di Era 70
206


__ADS_3

Setelah kembali dari menelpon Baili, wajah kepala desa sama sekali tidak lagi penuh senyum. Dia banyak berpikir tentang beberapa hal yang baru saja disebutkan oleh Baili tadi.


Melihat lagi ke arah anak dan cucu yang berlarian di depannya. Membuat pria tua ini terperangah. Semua orang tentu ingin melihat keluarga mereka berhasil dan menjadi kaya.


Apakah kondisi ini sangat sulit justru karena mereka yang tidak bisa bergerak dan berpikir hanya menjadi seorang pengikut saja.


Setelah memikirkan hal ini selama beberapa jam .Pada akhirnya dia memanggil cucu tertua untuk pergi minta Dong Hong datang ke rumah.


Dia akan bertanya masalah ini secara spesifik pada pria yang pernah dikritik terkena hukum spekulasi di masa lalu .


Segera cucu laki-laki kepala desa berlari dan kembali dengan ibu donghong bersama nya.


Dong Hong yang tidak tahu apa yang terjadi sebenarnya masih ada di kabupaten.Karena itu kepala desa harus bertahan dan menunggunya kembali


"harap katakan padanya agar datang jika dia sudah kembali" kata kepada desa dengan serius pada ibu dong Hong yang tiba di rumah kepala desa.


"Baik lah"kata ibu donghong.


Dia tidak tahu apa yang diinginkan oleh kepala desanya ini kepada putranya tersebut.Karena bayang-bayang masa lalu ibu donghong ini mau tidak mau menggigitkan bibir dengan takut.


Apakah putranya itu lagi-lagi melakukan kesalahan yang sama. Bukankah artinya keluarga akan marah besar lagi.


Karena peristiwa hari itu, mereka benar-benar sudah merobek wajah dengan keluarga besar dong.


Meski nama keluarga sama namun mereka sama.Tapi mereka sama sekali tidak ada hubungannya dengan dongdong.


Salah satu anggota di bawah wang Sufeng sebelumnya.


Jika pun memiliki hubungan kerabat itu sudah jauh.Kakek dari dongdong dan dongdong adalah sepupu artinya mereka masih memiliki buyut yang sama.


Karena perpisahan yang terjadi dari atas membuat hubungan kerabat ini sudah terasa begitu jauh.


Keluarga Dong Hong sebenarnya juga keluarga besar seperti yang dialami oleh keluarga Wang.


Namun kakek dari donghong ini sudah pun meninggal dunia. Mengakibatkan perpisahan dari keluarga anak-anaknya.


Ayah dong Hong memiliki beberapa saudara kandung lagi. Tapi setelah perpisahan mereka masih dekat antara satu sama yang lain. Mungkin karena tinggal di desa yang sama .


Sejak kejadian Dong Hong harus dikritik karena melakukan spekulasi. Mereka diam-diam menarik wajah masing-masing.


Apalagi dong Hong masih keluarga miskin yang jelas tidak memiliki sesuatu yang baik.Jangankan kerabat seperti itu kakak laki-laki tertua donghong dan saudara saudari perempuannya juga memalingkan wajah.


Dengan begitu Dong Hong sebenarnya menjadi anggota keluarga yang dikucilkan di dalam rumah tersebut.


Untung saja masih ada adik perempuan yang diam-diam mendukungnya dari belakang. Sedangkan ibunya yang sudah tua ingin mendukung tapi tidak berdaya karena ditekan terus-menerus oleh ayah dong Hong sendiri.


Meski demikian kasih sayang seorang ibu masih tetap ada dan ini akan diingat oleh donghong seumur hidupnya.


Ketika mendapatkan kabar dari kepala desa justru ibu dong Hong sudah menangis duluan.Bukannya dia tidak mau tapi saat itu kebetulan sekali suaminya ada di rumah Begitu juga dengan putra tertuanya.


Ketika di tanya dia segera menjawab nya dengan jujur.Menghadapi suami dan putranya sendiri,ibu dong Hong bahkan tidak memiliki wajah


Sementara itu putri tertuanya sudah menikah dua bulan yang lalu jadi tidak ada pergerakan dari sana.


Mendengar jika kepala desa ada perlu dengan dong Hong ,membuat mereka berpikir aneh.


"apa yang diinginkan kepala desa dengan dong Hong. Apakah dia sudah membuat kesalahan yang sama lagi?"kata ayah dong Hong yang menggenggam tangannya dengan marah.


Kejadian ini memang sudah beberapa bulan berlalu tapi sampai sekarang. Dia tidak memiliki wajah untuk berbicara dengan saudara-saudaranya yang lain.


Mereka terlihat acuh tak acuh dan bahkan terkesan tidak ingin kenal dengan siapa dong Hong.


"suamiku mungkin ada sesuatu yang kita tidak ketahui jangan berprasangka dulu.Atau...


Plak...


Ibu dong Hong segera menerima tamparan dari suaminya ini yang membuat setitik darah di bibirnya.


Adik perempuan donghong menjerit ketakutan dan tapi tidak bisa membantu.


"Ini semua karena ajaranmu yang tidak bagus. Kenapa dong Hong bisa menjadi begitu jika tidak kau yang mendorongnya dari belakang?"bentak ayah dong Hong dengan keras.

__ADS_1


Kakak tertua dong Hong juga memandang ibu tuanya tanpa perasaan sama.Dia sudah menikah dan menantu perempuannya baru saja melahirkan seorang anak perempuan.


Saat ini hatinya sudah marah karena itu .Tidak bisakah menantu perempuannya memberikan dia seorang anak laki-laki yang gemuk dan putih.


Daripada anak laki-laki menantu perempuan yang tidak tahu diri itu malah memberikan dia seorang bayi perempuan yang kurus.


Sungguh pemborosan uang.


Melihat ibunya mendapatkan gertakan dari ayah, dia tidak membantu malah menertawakan ibu kandungnya itu.


"Dong Hae ajar menantu perempuanmu jangan sampai menjadi kurang ajar seperti ibumu ini. Aku sudah menyesal menikah dengan ibumu jangan sampai kau merasakan yang sama nantinya. Apalagi menantu perempuanmu wanita yang tidak bertelur"kata ayah dong Hong kesal.


Di desa jika melahirkan anak perempuan itu sama dengan tidak memiliki anak. Yang namanya anak adalah seorang putra sedangkan seorang putri adalah sesuatu yang akan menjadi milik orang lain suatu hari nanti. Jadi mereka justru merasa di paksa untuk membesarkan anak orang lain.


Dengan begitu anak perempuan bukanlah anak sendiri.


"ayah aku akan bekerja keras untuk mendapatkan putra tahun depan"kata dong Hae dengan keras.


Setelah menantu perempuannya melahirkan seorang anak perempuan dia tidak bisa memandang dunia lagi dengan tegak.


Donghae malah merasa warga desa menertawakannya karena menantu perempuan tidak bisa bertelur.Itu bukan anak tapi sebuah aib.


Jika tidak ada pengaturan pemerintah tentu saja anak ini lebih baik dibunuh daripada menghabiskan beras dan tiket kain.


Namun dia harus bertahan dan berpikir untuk membuat menantu perempuannya cepat hamil lagi.


Ayah dong Hong Ini masih puas mendengar jawaban dari putra tertuanya ini . Sekarang dia merasa dong Hong adalah putra yang sia-sia.Dia sama buruknya dengan Putri yang dilahirkan oleh menantu perempuan nya.


Hanya setelah itulah ayah dan putra ini pergi ke luar tidak tau apa yang mereka pikirkan. Padahal waktu untuk makan malam akan segera tiba.


Begitu ayah dan anak pergi, barulah adik dong Hong keluar dari sudut.Dia menangis pelan tapi tetap menyeka darah di sudut-sudut mulut ibunya.


"Ibu...


"Tidak apa apa nak,pergi siapkan makan malam.Jika mereka pulang ini bukan lah hal yang baik"kata ibu dong Hong yang mencoba tersenyum.


Sementara itu menantu perempuan dong Hae menahan tangisnya di kamar.Dia masih dalam kurungan sekarang.Tapi sudah mendengar apa yang terjadi di luar sana.


Dulu dong Hae masih bagus tapi setelah dia melahirkan seorang putri ,dong Hae langsung berubah.Menamparnya tepat setelah selesai melahirkan.


Tidak lama kemudian ibu dong Hong masuk dengan semangkuk bubur ubi dan sebutir telur rebus.Dia melihat jejak air mata di wajah menantu nya ini.


Tapi ibu dong Hong tidak memiliki tenaga untuk membujuk orang.


Sayangnya dunia ini tidak mendukung perempuan sama sekali.


"Makan lah cepat sebelum mereka pulang "kata nya yang hendak pergi.


"Ibu ada apa dengan Ahong?"tanya nya yang membuat ini dong Hong berhenti.


Dia tidak berbalik tapi menggeleng kan kepalanya dengan lemah.


"Jangan tanya kan Ahong,diam dan makan saja"ucap nya sebelum dia pergi.


Tanpa sadar mereka berdua menangis diam-diam.Beberapa hari yang lalu, dong Hae marah besar pada menantu perempuan nya.


Dia sudah kasar sejak lahiran, tapi hari itu dia memaksa kan menantu perempuan nya untuk berhubungan badan.Karena masih dalam kurungan tentu saja keinginan ini di tolak mentah-mentah.


Hal ini memicu amarah besar sehingga dong Hae memukul nya di tengah malam.Ini juga yang membuat dong Hong berkelahi dan meninju saudara tertua nya.


Akibatnya kamar tidur ini jadi berantakan sekali.Membuat hal hal baik yang di sembunyikan terungkap dengan cepat.


Barang barang seperti susu bubuk ,kain potong dan dua buah apel terlihat di ujung ranjang.


Dengan begitu dong Hae marah lagi dengan menuduh menantu perempuan nya memberikan dia topi hijau yang artinya selingkuh.


Ketika dia ingin menampar lagi dong Hong berdiri di tengah dan berkata hal hal itu adalah apa yang dia kirim.Bukan kah yang lahir masih keponakan sendiri.


Tapi penjelasan ini tidak membuat api padam.Justru membuat tambah kacau.Sudah mencuri menantu perempuan nya dong Hong juga masih melakukan spekulasi yang sudah dilarang.


Di sinyalir jika anak yang dilahirkan adalah milik Dong Hong sendiri.

__ADS_1


Menantu perempuan dong Hae ini tidak tahan dan dia pingsan karena tuduhan yang tidak mendasar itu.


Sejak itu itulah dong Hong pergi dari rumah dan belum kembali sampai saat ini.Ini bukan membuat ayah dan anak itu prihatin tapi membuat mereka semakin yakin jika tebakan itu adalah benar.


Untung saja ibu donghong tidak percaya begitu saja.Dia yakin jika dong Hong tidak akan tega memberikan kakak laki-lakinya topi hijau.


Tapi jika di tanya tentang spekulasi maka dia juga percaya itu.Jika tidak dari mana dong Hong bisa membawa pulang hal hal baik ke rumah mereka.


Hanya saja dong Hae tambah buruk setelah itu.Dia pulang telat dan pasti dalam keadaan mabuk.Kehidupan menantu perempuan nya tambah sulit sejak pertengkaran terakhir.


Sementara dong Hong di kabupaten sedang sibuk melakukan banyak hal sekaligus.Dia kewalahan dan tidak sabar membagi tubuhnya menjadi tiga.


Selain mengurus beberapa rumah sewa dia juga perlu menjual produk pakaian jadi secara pribadi.Selain itu dia harus mengadakan pertemuan antar sesama kenalan spekulasi nya.


Dia ingin membuka toko serba ada jadi tentu saja membutuhkan banyak pemasok bahan.


Alasan dia belum kembali ke desa ini karena dia semakin sibuk bukan karena masalah pertengkaran kemaren.


Dia tahu sendiri bagaimana sifat ayah dan kakak tertuanya ini.Yang dia tidak tega adalah adik perempuan nya dan ibu yang akan menderita jika dia benar-benar pergi dari rumah.


Adapun kakak ipar yang melahirkan seorang anak perempuan.Ini hanya lah karena kasihan semata mata.


Hari itu dia melihat bagaimana kurus nya sang keponakan.Apalagi ayah nya sendiri tidak peduli.


Tekanan berat membuat kakak ipar tidak memiliki susu yang cukup.


Jadi dia mengirim kan sekaleng susu bubuk untuk keponakan bukan untuk kakak ipar nya.


Apa yang salah dengan anak perempuan.Contohnya bibi kecil yang sebenarnya.masih seorang lesbian.Dia bisa nbangkit dan pergi terbang ke langit melebihi para gay di desa Jiang Chun.


Siapa yang akan menduga jika niat baiknya akan berubah menjadi malepetaka.


Setelah menelpon kepala desa, Baili tidak langsung kembali.Dia dan Ran shadong pergi jalan-jalan.Pada akhirnya mereka mampir ke pasar malam untuk jalan jalan.


Untung saja Yanyan tidak membuka warungnya di sini lagi.Jika tidak maka mereka pasti akan bertemu muka.


Yanyan menghabiskan sepanjang hari di depan pabrik dan dia berhasil menjual sisa produk nya.Rupanya lingkaran cahaya sebagai pahlawan wanita masih kuat dan dia masih bisa beruntung.


"Mari makan ayam goreng tepung"kata baili pada Ran Shadong.


Ran shadong dengan cepat menarik kursi dan membiarkan Baili duduk di sebuah warung pinggir jalan.


Baili dengan perut besarnya duduk dan menatap ayam goreng tepung.Ini seperti ayam KFC tapi tidak tahu bagaimana rasanya.


Tidak banyak pelanggan tapi penjualan masih bagus di tambah dengan layanan yang cukup memuaskan.


Baili pikir warung ini akan berkembang baik tapi mereka harus berhati-hati dengan saingan yang akan datang.


Di pikiran Baili penuh dengan ide ide bagus. Tapi sayang sekali dia sedang hamil jadi harus cukup puas dengan menjadi penonton saja.


"Menantu perempuan, coba makan jika mau bisa pesan lagi"kata Ran Shadong.


Jujur dia merasa tidak nyaman karena tidak bisa mendampingi Baili di saat seperti ini.Tapi dia juga tidak berdaya.


Baili tidak menjawab tapi mengigit ayam goreng dengan semangat.


"Lumayan"pikir Baili.


Ayam nya terlalu berminyak di tambah tidak ada saos nya.Jadi.ada rasa yang hilang di sini.


Namun begitu ini sudah bisa di katakan enak karena mereka berani menggunakan minyak dalam jumlah besar.


Harga ayam nya masih 3 sen untuk sepotong,Ini masih cukup murah kok tapi beberapa tetap mengeluh kan harga nya.


Tiga sen bisa membeli beberapa butir telur.Dengan telur bisa memberikan makan satu keluarga kecil.


Dengan perbandingan ini lah harga tiga sen untuk sepotong ayam goreng di sebut sebagai mahal.Tapi Baili tidak demikian.


Perbedaan produk tahun 70-an dan tahun tahun setelahnya adalah bahan kimia.


Di tahun ini semua produk nya adalah alami, baik itu ayam dan minyak goreng nya yang terbuat dari nabati.

__ADS_1


Makan banyak ayam goreng ini masih cukup sehat bagi wanita hamil seperti Baili.


Dengan begitu baili masih cukup puas.


__ADS_2