Pot Emas Di Era 70

Pot Emas Di Era 70
Wang Sufeng The gang,salesman


__ADS_3

Dalam satu hari, semua orang di keluarga Bai bergerak pada urusan masing-masing.Baili berencana pergi ke kota lagi.


Perjalanan kali ini sangat penting untuk alasan lain ketika baili kembali dengan beberapa bahan bahan.


Bai you pergi ke sekretaris desa beserta baitou dengan tujuan berbeda.


Yang satu untuk mengurus perceraian dan yang lain untuk meminta lahan pada kepala desa.


Dua keponakan lelaki pergi ke belakang untuk membuat gudang mereka di bantu oleh kakek Bai yaitu ayah tua baili.


Para ipar perempuan bergerak mencari beberapa orang untuk di ajak untuk menyelesaikan akun pada keluarga Xu.


Bai xinxin dan ibu Baili memasak sejumlah makanan untuk sebagai bekal pergi ke desa Xu.


Gerakan semacam ini memerlukan makanan berat untuk mencari pendukung.


Ada banyak barang di gudang,ayo masak saja barang barang panas.


Dua keponakan kecil memimpin pasukan kecil mereka untuk naik gunung.Ada makanan lezat yang menunggu di rumah nanti.


Anak anak tidak tahu jika orang tua di rumah sudah berniat untuk merampok barang apapun yang mereka bawa.


Jika tahu pun anak anak hanya bisa menangis.


Tidak ada satupun dari mereka yang pergi ke ladang hari ini.Kapten tim yang mendapat kan laporan benar benar tidak bisa berkata apa-apa lagi.


Walaupun tidak pergi ke ladang hari ini tapi keluarga bai adalah pencetak skor paling banyak minggu ini. Mereka mendapatkan empat atau enam bendera hanya dalam satu hari kerja.


Saluran air yang di buat baili mempermudah pekerjaan semua orang , apalagi dengan adanya dua tongkat.


Pekerjaan lebih ringan dan pinggang tidak sakit.Dengan tongkat ini,anak anak pun bisa melakukannya.


Adalah hal bagus bagi pemuda pendidikan untuk termotivasi dan mempelajari cara kerja tongkat ini.


Mereka ingat tentang hal hal kecil dari buku pelajaran.Jarang orang menyukai ilmu fisika dan matematika.


Jika anda bisa mengerti, kehidupan di desa pasti baik baik saja.Terinspirasi dari dua barang ini, beberapa pemuda pendidikan mempelajari sistem pegas dan sebagai nya.


Jika anda tidak mengerti, bertanya saja pada baili.Pemuda pendidikan juga adalah pelanggan tetap baili.Mereka punya uang dan tiket tapi tidak punya tempat untuk membelanjakan nya.


Beberapa pemuda pendidikan memiliki keluarga berlatar belakang yang baik.


Mereka mengirim sejumlah uang barang bahkan tiket secara rutin.Dengan adanya rumah Baili yang menerima barang, mereka bisa hidup sedikit nyaman.


Wang sufeng berlari dari desa ke desa dalam dua hari.Dia juga menargetkan pemuda pendidikan yang ingin makan lebih baik.


Desa jiang Chun sudah tahu tapi desa lain belum pernah mendengar nya.


Pagi ini, Wang Sufeng datang lagi ke desa kemaren.Dengan membawa beberapa barang yang di pesan sebelum nya.


Ini bisnis menguntungkan tapi juga sedikit berbahaya.Wang sufeng masih harus menghindar dari mata jahat yang berniat melaporkan dia ke biro kemananan publik.


Baili mengatongi ,izin tapi dia tidak.


Wang sufeng dan enam teman nya,datang sekitar jam sepuluh pagi.Jam segitu orang orang masih di ladang.


Tapi para wanita tua yang tidak keladang terkadang suka bercerita di bawah pohon .Mereka duduk dengan kain atau benang untuk merajut.


Tujuh orang dengan keranjang besar di punggung, langsung menarik perhatian wanita tua.


Salah satu dari mereka mengenal Wang Sufeng sekilas.Jadi dia menyapa Wang sufeng untuk bertanya tujuan dia datang.


Wang sufeng tidak menyembunyikan apapun.Dia langsung menjawab inti dari pertanyaan tersebut.


Sebagai tindak balas nya, beberapa orang segera pulang untuk mengambil sesuatu sebagai pertukaran setara.


Sekarang nada era di mana terjadi nya kelangkaan bahan pangan.Ini terjadi karena negara di tutup dari negara luar.Salah satunya karena hutang luar negeri yang menumpuk sehingga rakyat miskin sehingga harus mengikat pinggang lebih ketat.


Kedatangan Wang sufeng seperti angin segar untuk warga desa.Ada bisa di tangkap hanya gara gara sebungkus garam dapur .Jika ada yang datang ke pintu ,ini adalah hal yang baik.


Mereka tidak menjual sesuatu tapi menukar barang yang tidak di katakan sebagai spekulasi.


Beberapa anak anak di minta pergi untuk memanggil para menantu perempuan yang sedang bekerja di ladang.


Begitu lah caranya Wang sufeng mendapatkan langganan pertama mereka.Ada dongdong yang mengerti harga jadi ini mudah bagi kedua belah pihak.


Wang sufeng tidak hanya datang untuk menukar barang yang di pesan sebelum nya.Dia.juga mengatakan ada hal hal baik yang bisa di gunakan sebagai pertukaran.


Contoh nya , hawtorn, markisa , bluberi liar bahkan lidah buaya yang tidak berguna.


Jika anda mau bawa ke desa Jiang Chun untuk harga yang tertera.Jika anda malas tunggu saja Wang Sufeng tiba namun dengan timbangan yang di kurangi.


Itu saja.

__ADS_1


Kabar tentang lidah buaya yang bisa menghasilkan beberapa bahan makanan ini. Segera berhembus dari desa dengan cepat .Tiba tiba semua warga sangat ingin pergi ke bukit, hanya untuk menemukan sesuatu bagi wang sufeng.


Baili meminta Wang sufeng untuk jujur dalam harga.Dia tidak bohong hanya karena satu sen ini.namun harga nya sedikit di tambah untuk jasa antar jemput.


Ya kira kira, sebutir telur lah untuk satu transaksi. Sebutir telur tidaklah banyak jadi wang sufeng dan enam temannya.Tapi juga banyak untuk warga desa.


Tak sampai satu jam keranjang besar penuh dengan barang barang yang di ganti.


Ada juga tiket dan beberapa uang kecil.


Ini masih cukup imbang dengan capek nya.


"Heh lain kali mari sewa gerobak sapi,kita tidak bisa begini terus" kata Wang sufeng lelah.


Tapi dia cukup senang dengan barang-barang yang mereka kumpulkan hari ini.


Namun masih ada target besar yang belum di kunjungi olehnya.


Pemuda pendidikan.


Wang sufeng langsung beralih pada rumah pemuda pendidikan. Ini adalah ikan besar jika di banding kan dengan warga desa yang hanya bisa mengganti produk umum.


Paling tidak pemuda pendidikan punya uang dan tiket.


Wang sufeng cukup beruntung ,ada beberapa gadis yang kembali untuk memasak makan siang saat ini.


"Halo , kamerad "panggiil nya ramah.Wang sufeng tersenyum tapi bagi gadis pemuda pendidikan , senyum ini tampak mencurigakan sekali.


Apa lagi Wang sufeng bukan dari warga desa yang sama.


"Halo kawan,saya Wang sufeng dari desa jiang Chun hehee"katanya dengan wajah memerah.


Tiga gadis pemuda pendidikan yang kembali untuk memasak.


Didatangi oleh tujuh pemuda yang tidak dikenal.Tentu saja mereka akan merasa takut menghadapi situasi seperti ini.


"Kawan pendidikan yang baik,kami hanya ingin menukar barang saja , jangan takut.Kami bukan orang jahat kok" kata sun gaya.


Tidak baik jika di bilang Wang sufeng ini gagah.Dia biasa biasa saja dengan tubuh kurus dan kulit Hitam khas anak desa.


Begitu juga dengan enam yang lainnya.Merasa pemuda yang datang ini berniat baik, gadis itu bertanya lagi dari jauh.


"Apa yang mau di tukar?"


"Apapun bisa ,nih ada daftar nya.Bisa di simpan untuk di teliti ulang.Jika ada pesanan lain ,kami bisa bantu "kata Wang Sufeng.


Dalam sekejap senyumnya terbit dan dia mendekat dengan gembira pada Wang Sufeng.


" aku punya uang dan tiket apakah memiliki beras?"katanya dengan wajah berbinar-binar.


cara pemuda pendidikan hanya bisa pergi ke kota satu bulan sekali tapi kebutuhan hidup akan habis sebelum waktunya.


beras adalah barang yang sulit dicari meskipun anda memiliki uang tapi jika pria ini bisa menyediakan nya kenapa tidak.


" kata bibi saya semuanya bisa tapi pesan dulu .Besok aku datang lagi untuk mengantar barang "


"Bibi?"


Ditanya seperti itu Wang sufeng bergegas menceritakan kisah bibi kecil .Yang mendapat pekerjaan bebas dari pabrik baja. Untuk mengumpulkan beberapa bahan makanan bagi pabrik itu.


" kalau begitu biarkan aku tulis dulu apa yang aku mau. Kamerad Wang bicara sama ngantarnya besok " katanya.


Wang sufeng duduk di tanah dengan yang lain.Dia menunggu dengan sabar.


dalam perjalanan kali ini mereka mengambil keuntungan hampir 30 butir telur dan beberapa produk gunung.


Keuntungan seperti ini bisa di bilang perjalanan yang tidak sia-sia.


Gadis itu datang lagi, bukan dia saja. Dua temannya yang tadi bersembunyi di pintu. Juga datang dengan membawa kertas pesanan mereka masing-masing.


"ini kertas pesanannya datanglah besok dan sebutkan harga"


download membacanya sekilas tapi mengerutkan kening. dia tidak berpikir barang-barang ini bisa disediakan oleh baby kecil.


ada apa-apa kalian tidak bisa menyediakan nya?"


"Hem belum tahu tapi tunggulah kami tanya dulu'


" barang apa yang lesbian inginkan?"


"Tidak apa-apa,ini barang perempuan"


"Oke , apakah Zhiqing tidak ingin menukarkan barang. Aku membawa beberapa barang dan masih ada sedikit sisa di keranjang kami" Kata dongdong.

__ADS_1


mereka kembali dengan barang yang penuh dan pulang juga dengan barang yang penuh. tapi masih ada tempat untuk menyisakan beberapa barang lagi.


tidak gadis itu melirik ke dalam keranjang dan melihat barang apa saja yang tersedia di sana.


sekilas ini adalah barang umum yang ada di desa. jadi tidak ada yang menarik sama sekali.


" ini apa tanya gadis itu melihat toples merah yang mencurigakan.


" ini beberapa produk saos.Ada acar dan juga kimchi"


"Ehh apa ini di tukar juga?"


"Tentu saja, ini enam puluh sen tanpa tiket pertoples. bisa tahan beberapa minggu jika kalian berhemat. rasanya sangat enak aku saja bisa makan tiga mangkok hanya dengan saus jamur rasa daging ini" sun gaya mencoba menarik minat pelanggan.


"Benarkah?"


"tentu saja, kami bahkan memiliki my instan jika kalian mau"


"Wow mie instan juga ada?" gadis itu terkejut. my instan adalah barang baru yang hanya dijual di departemen store. Harganya sedikit mahal menjangkau harga sekilo beras.


Namun begitu banyak orang yang membelinya sedangkan stok tidak mencukupi.Sekarang ada seseorang yang menawarkan barang tentu saja dia tekan membelinya untuk mencoba rasa.


Uang yang dikirim dari rumah .


Belum berkurang karena tidak ada barang yang bisa dibeli di desa.


"Tentu saja, apa lesbian mau?" tanya sun gaya fasih.


" aku memiliki beberapa uang di dalam tunggu sebentar" dia berlari ke kamar nya.


gadis pemuda pendidikan yang pertama tertarik dengan saus yang katanya enak . Jadi dia berkata" aku ingin membeli saus jamur rasa daging. Kimchi pedas dan sayur asin" kata gadis itu berlari ke dalam.Dia menginginkan makanan pedas.


"Oh oke "


"Pesan Mie instan dua bungkus.apa harganya masih 25 sen sebungkus?" tanya gadis yang kembali dengan uang di tangan,dia tidak lagi segan.


Di desa ini,sulit menemukan makanan yang pantas namun dengan adanya mie instan. Mungkin bisa merubah selera sekali-sekali.


"Oke" Kata sun gaya.


Setiap dari mereka mendapatkan biaya makan berupa dua bungkus mie instan ketika mereka pergi .Jadi gadis-gadis ini kebetulan menginginkan dua bungkus yang hanya milik sun gaya.secara otomatis uang itu adalah milik pribadi sun gaya.


Hanya dalam satu gerakan dia mendapatkan 50 sen.


Wang sufeng melotot kan matanya pada sun gaya yang tidak punya hati nurani. Mereka bekerja sama, bukankah wang ini juga harusnya dibagi sama rata.


Tapi ini mie pribadi seseorang jadi mereka tidak punya hak untuk marah.


" hei kamera aku juga punya tapi aku menawarkan harga yang lebih bagus bagaimana jika 20 sen saja war bungkus"kata Wang sufeng.


"Apa , bos kau tidak bisa mengambil panci ku" kata sun gaya tidak terima.


Tapi dia takut dengan Wang sufeng, jadi dia tutup mulut.


"20 sen, aku juga mau ambil satu saja" tiba-tiba saja seseorang berseru dari beragam ini adalah pemuda pendidikan yang kembali untuk makan siang mereka tidak berharap ada seseorang yang sedang menawarkan barang pada lesbian yang yang bertugas untuk memasak.


Mendengar harga yang turun 5 sen, mereka buru-buru memesan satu persatu. banyak barang yang bisa dibeli dengan 5 sen itu.


"Aku satu juga" kata yang di belakang.


"Sayang sekali,uang ku habis.


Bisakah aku menukarkan dengan ikan ini?" tapi seseorang tidak memiliki uang namun ini memiliki beberapa ekor ikan yang masih berenang di dalam baskom.


Sekilas pandang ikan ini tidak berharga sama sekali.


Di tahun 70-an seperti ini tidak banyak orang yang tidak menginginkan ikan di meja makan mereka.


memasak ikan bau amis nya tidak pernah hilang jadi beberapa orang merasa ini tidaklah enak.


Wang sufeng juga tidak mau menukar ikan seperti ini. Tapi dia pikir bibi kecil tidak pernah menolak barang apapun jadi dia menerimanya dengan santai.


Menukar sebungkus mie dengan ikan kecil seberat 10 kilo .Mungkin kah Bibi kecil akan rugi.


Jika dipikir lagi kecil tidak akan rugi. Ikan Ikan ini ditukar dengan Mie milik mereka.


Pada akhirnya 15 bungkus mie instan di beli dengan uang dan juga barang.


Setelah transaksi berakhir ,Wang sufeng kembali di ke desa jiang Chun dan berjanji untuk datang lagi setelah barang-barang yang dipesan didapatkan.


Mereka akan pergi ke desa lain besok.


ketika tujuan super dan 6 temannya tiba di desa jiang chun hari sudah gelap.

__ADS_1


karena beban yang mereka pikul sungguh berat akhirnya mereka tidak kembali melainkan langsung ke rumah bali untuk mengantarkan barang.


Barang-barang ini sangat berat. sehingga baili merasa pekerjaan Wang sufeng.ini sebenarnya tidak begitu cocok untuknya.


__ADS_2