Pot Emas Di Era 70

Pot Emas Di Era 70
181


__ADS_3

Semakin lama diingat hati dua bersaudari jadi semakin sedih. Mereka tidak tega menyembunyikan hal sebesar itu pada Bibi kecil.


Bibi kecil jelas sudah memikirkan kebaikan untuk mereka para keponakan tapi mereka justru menjadi serigala bermata putih yang tidak tahu malu.


Segala uang dan tiket itu, tidak mudah didapatkan namun mereka menyerahkan pada seseorang yang bahkan tidak tahu berterima kasih sama sekali.


"kalian harus ingat jangan selalu berpikir tentang laki-laki yang akan membuat hidup ini nyaman. Berusahalah mencari uang sendiri,ini benar-benar memiliki perasaan pencapaian yang sangat sulit dilukiskan " mata Baili mengoceh.


Sia sangat senang membicarakan hal ini pada tiga keponakan. di sisi lain dia justru merasa tidak nyaman karena dua keponakan laki-laki tidak ikut pergi untuk menerima ilmu.


Tapi sebenarnya hidup itu masih bisa berkembang dan mereka memiliki tujuannya sendiri-sendiri.


"Kalian lihat , keluarga wan ada empat kandidat yang pergi mengikuti ujian tapi kabarnya hanya gadis kecil yang lolos"


Yang dimaksud Baili ini adalah para cucu-cucu kecil. Mereka datang untuk meminta dana pada baili saat itu merasa percaya diri jika mereka akan lolos dengan begitu mudahnya.


Tapi lihat sosok yang tidak mereka pikirkan malah maju dari pada yang lain.


Baili kembali berbicara berapi-api, seolah-olah dia menjelma menjadi seorang motivator unggul di tahun selanjutnya.


Tiga lansia bahkan tidak berbicara sejak tadi. Mereka pikir apa yang akan mereka katakan sama persis dengan yang disebutkan oleh Baili. Jadi mereka tidak perlu berbicara lebih banyak karena itu masih sama.


"Bibi kecil,aku...


Tiba-tiba saja nanan berbicara dengan gugup. baili yang sedang berbicara tiba-tiba menghentikan perkataannya dan menatap gadis itu dengan pandangan heran.


Dari wajahnya tidak terlihat jika dia sedang merasakan senang.Tapi justru seperti sebaliknya.


"Ada apa yang salah denganmu apakah kau memiliki target sehingga ragu-ragu untuk pergi ke universitas?" tanya baili dengan menduga-duga.


"tidak begitu tidak begitu aku hanya....


Lagi-lagi gadis itu menghentikan pembicaraannya .Baili merasa heran dan pandangannya tiba-tiba jatuh pada dua keponakan yang lain.


Baru dia sadar jika wajah mereka tidak terlihat seperti seorang juara.


"Nanan, katakan pada nenek siapa yang menggertakmu?"kata ibu tua baili yang tiba-tiba memegang tangan gadis itu.


Mendapatkan perlakuan yang hangat seperti ini, Nanan tiba-tiba menangis apa yang dia simpan di hatinya tiba-tiba pecah begitu saja.


"nenek aku berbohong sebenarnya beberapa waktu yang lalu aku bertemu dengan ayah dia mendatangi kami di sekolah huhuhu"


"apa kata mu, dia datang ke sekolah. apa yang dia inginkan dari kalian berdua?"Tanya kakek bai yaitu ayah Baili yang sudah tua.


Ayah tua baili ini jarang sekali berkomentar tentang apa yang terjadi di rumah .Tapi jika itu menyangkut dengan mantan menantunya,dia tidak akan pernah bersabar lagi.


Dulu anak dan cucunya menderita di keluarga xu. Dia tidak tahu sampailah baili menyebarkan kisah itu.


Bukankah jika tidak berkat dewa, keluarga mereka sudah hancur lebih awal dan semua bermula dari keluarga XU.


Bai xinxin dan dua putrinya akan bunuh diri hanya gara-gara itu. sekarang keluarga Bai sudah bisa menghindari malapetaka. Tapi kenapa pria busuk itu datang lagi mengganggu kedua cucu yang sedang pergi bersekolah.


dua saudari tidak bisa berbicara mereka menahan rasa pedih di hatinya walau bagaimanapun itu adalah ayah kandung mereka sendiri.


Jadi sebagai seseorang yang tahu kisahnya dari awal ,Ayi maju untuk menceritakan bagaimana pria itu datang untuk menipu uang dan tiket makan.


"Kurang ajar, betapa tidak mau tahu malunya dia.Bukannya memberi nafkah untuk anaknya sendiri tapi malah dia mengambilnya untuk diberikan kepada menantu perempuan baru. Aku menyesal sudah menjodohkan dia dengan Bai Xinxin waktu itu" kata Ibu tua Baili.


Ran Shadong dan ibunya adalah orang-orang luar jika menyangkut masalah seperti ini .Jadi mereka tidak berkomentar hanya bisa mendengarkan saja dengan seksama.


"sudahlah kalau kalian sudah mengerti. Nanan Bibi tidak akan menyalahkanmu kamu adalah anak yang berbakti hanya saja jangan berbakti membabi buta ingat itu"kata Baili langsung menengahi.


"tidakkah Bibi kecil marah padaku?"tanya nanan di tengah tangisan.


"kenapa pula aku harus marah kau adalah itu tandanya kau adalah anak yang berbakti.Tapi jika mau berbakti kau juga harus menekankan benar dan salah"sambung baili lagi dua gadis itu langsung mengangguk dan mengerti.

__ADS_1


Ketiganya langsung malu dengan apa yang dikatakan oleh baili ini. Sejujurnya mereka memiliki usia yang lebih tua daripada Bibi kecil sendiri .Tapi kenapa mereka sama sekali tidak berpandangan luas seperti Bibi kecil.


Baili pikir masalah ini tidak akan sesederhana yang dikatakan oleh keponakannya. dia baru saja mendengar Dua Putri sekolah dengan biaya yang cukup mahal.


itu saja sudah menggerakkan kakinya untuk berlari ke sekolah demi sedikit uang dan tiket.


Lalu bagaimana seandainya dua keponakan ini menjadi orang yang sukses di masa depan. Bukankah dia akan datang untuk menagih bakti dan menjadi lintah yang selalu menghisap darah mereka berdua.


"Nanan ingat kata bibi aku tidak tahu bagaimana reaksinya saat mendengar kalian akan menjadi mahasiswa. Tapi aku tekankan sekali lagi ,orang seperti itu tidak akan pernah berhenti menghisap darahmu sampai kapanpun. Memberi sekali arti nya kau akan memberinya seumur hidup. Belajarlah dari pengalaman kali ini oke?"


Dua saudari itulah mengangkat kepala dan berpikir dengan dalam. Pada akhirnya mereka setuju dengan apa yang disebutkan oleh Bibi kecil itu jadi Nanan berkata"Bibi aku janji tidak akan pernah mengirimkan ayah aku sepeserpun. aku tidak ingin menjadi sapi perah keluarga xu"


"bagus jika kau sudah mengerti"kata Baili lagi.


Pada akhirnya dua keponakan ini kembali ceria dan mereka mulai berbicara tentang rencana masa depan.


Menurut rencana mereka akan berangkat bersama-sama, satu minggu sebelum tanggal masuk universitas.


Semua orang akan pergi kecuali ibu mertua bibi kecil.Ini sudah disetujui sejak awal jadi tidak akan berubah lagi.


Tidak ada satupun dari mereka yang berpikir jika Baili akan segera merubah rencana karena sesuatu hal yang mendadak.


"Shadong pergilah ke kota mengirimkan surat penerimaan ,dia harus menerima surat itu sebelum tanggal yang ditentukan" kata Ibu tua Baili.


"Aku akan pergi sebentar lagi, tunggu saja ketika menantu perempuanku tidur siang"tidur siang adalah kebiasaan Baili yang tidak bisa diubah sejak dia muda sejak belum menikah


Jadi Ran Shadong juga tidak akan membuat baili mengubah itu karena dirinya. Tidak ada yang berbicara tapi semua orang hampir sepakat dengan hal itu.


" oke kalau begitu pergilah menelpon Guan Ru, katakan padanya mulai membersihkan rumah kediaman kita nantinya"kata Baili yang tiba-tiba tidak yakin akan pergi.


Setelah semua orang bubar dan Ran Shadong pergi ke kota . Baili masuk ke kamar yang tentu saja dia langsung pergi supermarket online shop susu .


Ada waktu tiga minggu sebelum mereka benar-benar berangkat dan baili masih gamang tentang keputusannya sendiri.


Dua hari yang lalu dia mendapatkan telepon dari Jiang Yuan yang mengatakan jika dirinya akan berangkat dan dia mengatakan selamat bertemu di Beijing.


Baili sama sekali tidak tahu jika kesialan yang dipikirkan tidak akan pernah terjadi lagi walaupun dia bertemu dengan pasangan ini.


Tapi dia tetap merasa seperti itu dan tidak pernah tenang sejak mendengar kabarnya. Jika benar Jiang Yuan akan berada di Beijing, bukankah Yanyan dan tiga anak tiri juga akan di sana.


Kesialan akan berlipat ganda.


Baili enggan untuk pergi tapi Ini hanyalah salah satu alasan dia ingin mengubah pikirannya.


Alasan yang lebih krusial adalah mengenai kabar kehamilan yang sudah dia tunggu-tunggu dari beberapa minggu ini.


Saat ini untuk menentukan seseorang yang hamil hanyalah dengan dua cara. Salah satu caranya adalah pergi langsung ke rumah sakit atau anda bisa meminta pria tua bertelanjang kaki untuk memeriksakan kondisimu dengan cara mendeteksi detak nadi.


Tapi baili seseorang yang datang dari abad 21 sebenarnya memiliki jalan lebih baik. Beberapa hari yang lalu dia pergi ke supermarket online susu untuk membeli beberapa paket tespek sekaligus.


Sejak merencanakan kehamilan ,baili secara sadar tidak mempedulikan acara lari paginya. Lagi pula dia memiliki banyak uang untuk membelinya kenapa harus gratis.


Testpack bekerja dengan cara


mendeteksi keberadaan hormon atau HCG dalam air seni atau urine. Menurut yang tertulis kadar hormon ini akan meningkat seiring bertambahnya usia kehamilan.


Baili tidak yakin tapi dia harus mencoba ini terlebih dahulu sebelum benar-benar pergi ke rumah sakit untuk menindaklanjutinya.


Keinginan baili untuk menjadi seorang ibu semakin kuat saja dari hari ke hari.Jadi dia sudah membeli banyak tespek seperti ini untuk berjaga-jaga


Agar lebih akurat baili membeli banyak merk tespek yang kondisinya masih baik dan memiliki sensitif sensitifitas yang tinggi.


Baili benar-benar menghitung haidnya dan sekarang sudah terlambat selama 2 minggu. Jika ada hasil diperkirakan dia sudah hamil sekitar 6 atau 7 minggu saat ini.


Meski begitu Baili juga tidak yakin jika dirinya sedang hamil dia bahkan tidak mengalami gejala tanda awal kehamilan.

__ADS_1


Baili yang ragu-ragu segera berlari ke kamar mandi dan buru-buru menggunakan keseluruhan tespek yang dia beli.


Perlu diketahui keputusan pergi atau tidak sangat bergantung dengan hasil tespek hari ini.


setelah melakukan semuanya jadi hari Melly harus menunggu lagi selama 1 menit kemudian.


Begitu baili mengangkat tongkat dari tespek itu dia terkejut antara senang atau tidak.


Garis dua.


"Mungkinkah ini sebuah kesilapan" pikirnya lagi. Dia buru-buru mengambil yang lain dan semuanya menunjukkan tanda-tanda yang sama.


Hamil.


Ini terjadi sesuai dengan harapan tapi kenapa baili merasa tidak nyaman jika dirinya tidak pergi ke Beijing meskipun dengan bola di perutnya.


Haruskah dia meminta pendapat keluarganya tentang ini.


"jika ayah dan ibu tahu tentu saja mereka menolak pergi ke Beijing. Tapi aku perlu melakukan sesuatu di sana. reformasi dan keterbukaan akan terjadi ,kita harus menyambutnya kita tidak akan kalah sebelum berperang"pikir nya lagi.


Intinya jika semua orang tahu tentang kabar ini, sudah pasti dia tidak diperbolehkan untuk mengikuti Ran Shadong ke Beijing.


Hamil di usia seperti ini sangat rentan terhadap goncangan jangankan orang lain , Baili juga akan merasa seperti itu.


"Jadi pergi atau tidak?"


ini memegang perutnya merasa sesuatu sedang mendukungnya saat ini. jika anak-anak lahir mereka perlu uang untuk hidup lebih baik.


Mereka harus pergi ke sekolah bahkan memakai pakaian baru semuanya adalah uang. Baili pernah menjadi orang miskin dan dia tidak ingin anak-anak juga akan merasa seperti itu.


Mendulang emas di tahun ini tidak akan sama di tahun berikutnya. Jika ingin hidup kaya dan nyaman di masa depan semua harus di lakukan tahun ini.


Ujian masuk memang dikatakan tahun 1977-an akhir. Tapi sebenarnya tanggal masuk masih di awal tahun 1978.


Saat itu perhatian pemerintah ke atas spekulasi tetap ada namun sudah kendor. Tingkat jual beli mulai terasa bahkan sebelum reformasi dan keterbukaan itu dinyatakan secara resmi.


betapa inginnya bayi untuk menceburkan diri kepada kemeriahan itu tapi dia memiliki banyak halangan tahun-tahun ini.


Contohnya rencana kehamilan yang tidak diduga sebelumnya. Perut besar jelas akan membuat langkahnya semakin pendek. Dengan itu dia hanya bisa menjadi seseorang dari belakang layar. Berpikir seperti itu tiba-tiba baili merasa menyesal sudah hamil sekarang tapi mau bagaimana lagi. Jika tidak sekarang dia tidak akan pernah memiliki dua anak.


Mereka akan berangkat 3 minggu lagi yang artinya kandungan ini akan berusia 2 bulan saat itu.


Haruskah dia pergi bertanya kepada seseorang.


"Ahh bagaimana ini?"


Baili galau berat tapi jauh di satu tempat, yanyan menerima kiriman surat penerimaan universitas.


Satu minggu yang lalu dia menerima surat cerai dari Jiang Yuan dan sekarang dia bergelar seorang janda tanpa anak.


Alasan yang dibuat oleh Jiang Yuan adalah penelantaran anak dan menantu perempuan yang tidak kompeten.


Tentu saja berkat rumor yang beredar luas .Hal ini tidak diragukan lagi oleh para pemimpin dan surat cerai yang diajukan langsung di sepakati.


Awalnya dia tentu menolak perceraian ini tapi semua sudah menudingnya dengan alasan yang sama. Menantu perempuan seperti ini katanya hanya akan membuat kemunduran bagi seorang prajurit yang memiliki masa depan cerah


Yanyan tidak kuasa untuk menahan kesedihannya. Dia telah melakukan banyak hal agar bisa menikah dengan Jiang Yuan.


Tapi sekarang apa yang dia rencanakan sudah gagal total. Setelah pacaran yang duluan juga mengirimkan tiga anak kembali ke rumah ibu kandung mereka masing-masing.


Alasan yang dipakai jiang Yuan adalah dia kesulitan untuk fokus pada negara karena masalah penentu perempuan dan anak-anak.


Dia bahkan sudah menerima alamat lengkap tentang ibu kandung mereka yang membuat pengiriman itu tidak sulit.


Yanyan tidak tahu apa yang terjadi dengan Jiang Yuan setelah mereka bercerai. Akan tetapi sebagai seorang pahlawan wanita dari sebuah novel. Yanyan tetap saja memiliki nilai plusnya sendiri.

__ADS_1


Entah bagaimana dirinya lulus dan menjadi seorang mahasiswa padahal dia tidak pernah membuka buku sejak kelahiran kembali.


Dalam hal ini, Yanyan tidak bisa menahan senyum nya dia pikir dirinya sekarang siap untuk mendulang emas di tahun 70-an.


__ADS_2