Pot Emas Di Era 70

Pot Emas Di Era 70
88


__ADS_3

Pada hari ke tiga,rumah bai xinxin sudah jadi.Rumah ini hanya memiliki panjang lima belas meter saja.


Dinding nya dari lumpur yang di bentuk sedemikian rupa.Kayu yang di pakai di beli di desa lain yang memang berspesialis dalam hal ini.


Cukup gali pondasi untuk menanam tiang tiang membentuk sebuah rumah.


Lumpur di tambah dengan sedikit semen dan bebatuan gunung.Cukup tempelkan untuk membuat dindingnya.Jangan lupa dengan jendela dan pintu.


Sedemikian mudah tapi cukup kuat karena pemilihan kayu yang memang awet.


Lantai juga hanya perlu menyusun nya dengan rapi dan lumpur yang sama di gunakan sebagai perekat antara batu biru satu dan batu biru lainnya.


Di desa lantai seperti ini cukup mengesankan sementara di rumah orang lain hanya berlantaikan tanah.


Kamar pernikahan baili juga mengadopsi lantai seperti ini.


Lalu buat dapur kecil dan beri sekat sederhana untuk membuat kamar.


Ada tiga kamar satu gudang bawah tanah.Tidak ada kamar mandi atau pun toilet.


Setiap warga sama, mereka perlu menggunakan toilet umum.Kecuali Baili semua orang membuang hajat di sana.Di desa Jiang Chun ada empat titik toilet umum.


Anak anak bisa buang hajat sembarang tapi orang dewasa tidak kan.


Bisa di bayangkan bagaimana bau nya itu.


Tapi di desa membuang kotoran juga bisa di sebut pemborosan.


Kotoran bisa di gunakan sebagai pupuk alami.


Baili terkadang jijik untuk menelan hasil kebun dari warga.Jadi untuk penggunaan sendiri Baili melarang keluarga nya untuk mengunakan pupuk jenis ini.


Dengan begini,rumah Bai xinxin tidak memiliki toilet.Untuk mandi dan mencuci mereka pergi ke sungai


Jika tidak anda bisa menyeka tubuh saja dengan air hangat.


warga bergegas membantu bayi cincin mengangkut barang-barang pribadinya ke rumah baru.


Barang-barang ini terdiri dari meja kursi ranjang bahkan peralatan dapur yang memang sudah disiapkan oleh baili sebelumnya. Sebagian besar didapatnya dari stasiun daur ulang sampah.


Beberapa wanita desa masih antusias membuat hidangan yang bisa disebutkan sebagai sajian terakhir.


Sajian ini akan dibuat untuk makan siang.


beli tidak masuk campur dalam urusan masak-memasak ini dia hanya bisa menganjurkan makan siang kali ini adalah nasi putih.


Daging babi dengan saos coklat, Sup daging dengan kentang. Gorengan ubi jalar dengan cabai kering.Sup kacang hijau dan roti tanpa isian. Tumisan Terung dengan butiran jagung.


Ada juga permen ketan hitam yang manis. Permen ini dibuat sebagai simbol doa agar pemilik rumah mengalami hal-hal yang manis sejak masuk ke dalam rumah baru.


Anak-anak paling menyukai permen seperti ini.


Zizi dan Niuniu adalah raja dan ratunya anak-anak .Mereka bahkan tidak canggung untuk menyerahkan permen tabungan mereka sendiri pada teman-temannya.


Saat ini di rumah anak-anak tidak kekurangan permen sama sekali. Pada hari pernikahan Baili, mereka menemukan banyak permen di tanah.anak-anak sangat senang mendapatkan permen itu mereka pikir setiap hari akan bisa makan permen sebanyak yang mereka mau.


Tapi oleh keluarga hal-hal baik ini disimpan dan hanya bisa dimakan ketika anak-anak berperilaku baik.


Hal ini membuat hati anak-anak begitu sedih tapi sekarang mereka berkesempatan untuk makan permen lagi.


Kali ini anak-anak bertekad untuk tidak memberikan hal-hal baik ini pada keluarga masing-masing. Mereka hanya akan makan dan menghabiskannya hari ini juga.


Kali ini tidak sama seperti pembagian roti kukus atau seperti hari pernikahan.


Kebiasaan di desa warga yang merasa memiliki hak harus antri untuk mengambil porsi masing-masing.


Rangkaian ini mirip seperti sajian prasmanan di tahun 2020. Bedanya di tangan mereka hanya ada dua mangkok saja. satu untuk nasi dan satu lagi untuk apapun yang mereka mau.


Namun bukanlah warga desa Jiang Chun jika mereka tidak memiliki akal yang panjang. mereka sangat akrab dan sangat berpengalaman dalam hal seperti ini.


Para pria mungkin sedikit malu tapi wanitanya tidak begitu.


Meski hal ini sangat memalukan namun tidak ada siapapun yang merasa sanggup untuk antri dua kali.


strategi yang bagus diperlukan dalam perburuan harta karun seperti ini.


Ambil contoh.


Keluarga Hua memiliki satu keluarga utama dan empat keluarga cabang. Dalam keluarga cabang ini mereka memiliki empat anak kecil yang rata-rata di bawah 10 tahun.


Anak-anak keluarga cabang ini ditugaskan untuk membawa lebih dari 10 mangkok di tangan masing-masing.

__ADS_1


Mereka tidak berdiri di antrian namun berdiri di depan prasmanan.Nenek Hua hanya bisa berjalan dengan dua mangkok di tangannya. Begitu juga dengan menantu keluarga Hua yang lain.


Sajian hari ini ad dua daging dua sup sup dan dua hidangan vegetarian.Di tambah roti kukus tanpa isian.


Jika dihitung hidangan ada tujuh bahkan delapan dengan nasi putih.


Bagaimana dua mangkok bisa memenuhi tujuh hidangan ini. Di sinilah anak-anak cabang berperan.


Sang nenek pertama kali akan mengambil satu mangkok nasi dan roti kukus yang sengaja diisi sebanyak mungkin memenuhi mangkok yang dia pegang.


Dengan begini dua mangkok di tangannya sudah terisi bukan. tapi dia belum selesai.


Mangkok yang sudah diisi diambil alih oleh anak-anak cabang dan dia diberikan dengan dua mangkuk kosong yang baru.nenek Hua beraksi lagi mengambil menu lain untuk memenuhi mangkok baru.


itulah yang dia lakukan sampai menu yang tersedia masuk ke mangkok nya.


Dua orang anak dari cabang harus berlarian ke rumah mengosongkan lagi mangkok-mangkok tersebut. mereka harus secepat mungkin kembali dengan mangkok yang sudah kosong.


Jika telat atau terjadi kesalahan, mereka mungkin dimarahi bahkan dipukuli karena kecerobohan.


Inilah yang terjadi Bailli yang melihat atraksi seperti ini merasa takjub sekaligus ngeri di saat yang sama.


Hampir semua warga melakukan hal ini kecuali para pria yang masih memiliki rasa malu di wajah masing-masing.


Karena inilah tidak ada warga yang membangun rumah pada tahun ini.jika pun mereka membangunnya hidangan pasti tidak akan seperti yang dilakukan oleh baili.


Terkadang hanya satu sup dan dua hidangan vegetarian itu sudah. Menu pokok pun terkadang hanyalah laki-laki bubur ubi jalar.


Siapa yang bisa menanggung rasa rakus yang dibawa oleh warga desa.


Baili tentu saja tidak tahu dengan kebiasaan seperti ini dia hanya berkata dan orang-orang dengan sangat senang hati melakukannya.


Yang paling miris adalah anak-anak cabang.Anak-anak dari keluarga inti bisa senang hati mengikuti antrian dan makan seperti warga desa pada umumnya.


Namun karena kebiasaan seperti ini anak-anak dari keluarga cabang bahkan terkadang tidak bisa memiliki sisa karena menu yang disediakan sudah terlanjur habis.


Pada akhirnya mereka hanya bisa berharap barang-barang yang mereka bawa tadi. Bisa mereka makan juga untuk makan malam.


Tapi siapapun bisa menduga jika makan malam ini masih akan mampir di perut mereka berupa sup kosong.


Pembagian kerja seperti inilah yang membuat kecewa anak-anak cabang. Mereka lebih suka menjadi anak-anak kelas 2 yang pemalas dan tidak memiliki masa depan.


Contohnya Wang Sufeng dan teman-temannya.Wang Sufeng tidak datang hari ini karena dia langsung bergegas pergi ke kota lain seperti yang diarahkan oleh baili sebelumnya.


Itulah sebabnya Wang Sufeng tidak datang membantu hari ini.


Melihat perilaku yang tidak wajar dari warga desanya. Baili terkadang mengusap dada dan mengeluh sendiri. Tapi jika dipikir lagi kebiasaan seperti ini akan hilang beberapa tahun kemudian. Bahkan rasa kemeriahannya juga tidak akan terlihat lagi.


Jadi biarkan saja.


Ini sudah hari ke tiga Ran Shadong pergi, entah apa kabarnya.


Baili tidak berpikir banyak dia hanya berpikir masalah yang dijanjikan oleh suami barunya itu.


Apakah dia mendapatkan hasil atau tidak dalam 3 hari ini.


Tingkat konsumsi yang dihabiskan selama 3 hari ini membuat dana di kantong baili menipis. Mudah mendapatkan uang tapi mudah juga.


Masih ada beberapa barang yang belum terjual di rak penjualan tapi baili tidak mengkhawatirkan itu sama sekali.


yang dia khawatirkan Bagaimana seandainya uang supeng dan teman-temannya menemukan lokasi yang cocok tapi dirinya sendiri tidak memegang uang yang cukup.


Sebelum hal itu terjadi ada baiknya dia bersiap-siap terlebih dahulu. Gunungan emas itu harus digali dan tidak bisa jatuh ke tangan orang lain.


Tanpa disadari apa yang dipikirkan oleh baili sebenarnya sudah pun terjadi.


baili memiliki hubungan kerjasama dengan kakak ipar yang bekerja sementara di stasiun daur ulang sampah itu.


Namun ketika dia mengatakan jika dirinya akan menikahi direktur yang baru saja diangkat .Wanita itu berpikir dua kali untuk menyerahkan barang-barang berharga yang dia temukan pada menantu perempuan direktur.


Entah ini memang keberuntungan bagi pahlawan wanita.Atau ini karena cahaya halo seorang pemeran utama.Kesempatan bagus ini tiba-tiba jatuh di atas kepala Yanyan.


Mereka mengadakan perjanjian tidak resmi. Sama halnya perjanjian yang dilakukan dengan baili sebelumnya.


Yanyan bahkan berjanji akan menambahkan beberapa produk seperti telur, ayam utuh dan beberapa buahan yang sangat langka di departemen store.


Hal ini lebih menggiurkan daripada uang.


Banyak kolega kakak ipar itu yang lebih memilih kerjasama dengan Yanyan daripada baili sendiri.


Apa jadinya jika menantu perempuan direktur yang baru diangkat ini melaporkan masalah spekulasi benda-benda terlarang pada biro keamanan publik.

__ADS_1


Selain akan mengalami kerugian mereka juga akan ditangkap Bukankah hal ini akan menjadi buruk pada akhirnya.


Sebab itulah hal-hal baik seperti ini jatuh di kepala Yanyan tanpa dia duga sama sekali.


Tapi di lain pihak Ran Shadong juga tidak menganggur.Dia secara aktif membantu membersihkan barang-barang yang baru tiba dan menyimpan produk-produk sesuai genre masing-masing.


di depan matanya para pekerja tidak akan terang-terangan menyembunyikan harta-harta yang mereka temukan.


Jika wujudnya kecil seperti emas dan giok mungkin masih bisa disembunyikan di kantong celana.


Namun bagaimana jika ukurannya lebih besar seperti vas ,lukisan bahkan meja hias dari zaman kerajaan.


Tapi barang-barang seperti ini tidak bisa dibawa kembali dengan bebas oleh Ran Shadong ke desa. Sebab itu dia menumpukkannya di ruang khusus.


Yanyan sudah bekerja seperti biasanya di pabrik kain jadi dia tidak leluasa pergi ke stasiun daur ulang sampah.


Para kakak ipar harus bersabar menunggu kedatangan Yanyan pada sesi berikutnya. Yanyan juga menjanjikan tiket kain sebagai kompensasi.


Baili tidak tahu apa yang terjadi pada Ran Shadong terlebih lagi pada pahlawan wanita yaitu Yanyan yang jauh di kota cahaya.


Dia hanya berpikir untuk pergi ke kota besok pagi.Ini sudah beberapa hari, kemungkinan besar slip pengiriman uang dari surat kabar sudah tiba.


Biasanya jika slip pengiriman uang ini tidak diambil lebih dari tiga hari. Maka pihak kantor akan berinisiatif untuk mengirimnya ke alamat.


Tapi Baili pergi ke sana juga berniat untuk menanyakan kabar tentang perangko yang dia tanyakan sebelumnya.


Satu perangko saja sudah bisa menutup kerugiannya selama 3 hari ini.


Bagaimana jika dia mendapat satu potong penuh.


Uang yang didapat dengan cara gratis seperti ini .Sangat menggiurkan bahkan membuat ketagihan.


Biasanya baili memerlukan banyak alasan untuk pergi ke kota .Namun setelah menikah tentu saja Ran Shadong bisa dijadikan alasan yang bagus.


Katakan saja baili merindukan suaminya yang pergi hanya selang sehari setelah menikah.


Berpikir seperti ini baili seperti orang gila yang tertawa sendiri.


Tapi tidak ada yang melihatnya karena warga sedang sibuk mengambil jatah dan berburu harta karun di rumah Bai xinxin yang baru saja dibangun.


"Hatchi.."


"Ah direktur ,apa mungkin menantu perempuan mu yang mengingatkan.


Kenapa tidak pulang saja,kan tidak begitu jauh hehehe" kata seseorang yang menggoda Ran Shadong.


Siapa yang tidak tau Ran Shadong adalah pengantin baru.Lihat saja dia berseri seri sejak menikah.


Warna kulit nya yang awalnya hitam banyak memudar.Dulu dia duduk di bawah pohon dengan pakaian berwarna hitam.


Orang tidak akan sadar, jika ada dia di sana sangking gelap nya warna kulit Ran Shadong.


Hanya tiga hari , Ran Shadong banyak berubah.


Meski di di bawah sinar matahari, Ran Shadong juga tidak akan berbau keringat.


Hah ketika hati sedang senang, orang pun akan terlihat berbeda kan.


Ran Shadong tidak menyadari perubahan warna kulit nya sendiri.


Dia bukan orang yang memperhatikan penampilan.


Ran Shadong hanya mematuhi peraturan dari menantu perempuan.


Kembali ke pengaturan prajurit,di harus berlari pagi bahkan sit up sebentar meskipun tidak banyak seperti biasanya.


Saat menyeka tubuh pasti kan memakai sabun khusus bahkan perawatan skin care penuh dari ujung kaki sampai ujung rambut.


Rangkaian perawatan ini adalah skin care kelas atas.Efeknya lebih cepat dan terorganisir.


Serum pemutihnya bekerja cepat pada kulit Ran Shadong yang tidak pernah menerima perawatan serupa.


Hanya tiga hari pemakaian sudah terlihat perbedaannya Meskipun tidak begitu jelas.


Ran Shadong sendiri tidak menyadari perubahan itu dia hanya merasa tubuhnya lebih segar dan lebih kuat dari sebelumnya.


Setelah menikah ransadong memiliki keinginan untuk sembuh lebih cepat.


Dia rutin meminum obat dari dokter baik itu berupa herbal ataupun obat-obatan dari barat.


Apalagi baili memberinya vitamin dan juga susu khusus tulang.Tanpa disadari hal-hal ini sangatlah membantunya.

__ADS_1


Tanpa memakai sabuk Ran Shadong bisa berdiri tegak selama 2 menit.


Kesembuhan hanya menunggu waktu


__ADS_2