
Setelah menyelesaikan penghitungan di kotak pertama, mereka segera menarik nafas panjang untuk memulai penghitungan kotak kedua.
Guan Ru mencurahkan semua uang di kotak kedua ke lantai dengan bunyi dering yang keras. bunyi ini didapatkan dari uang logam dengan nominal sen.
Uang sen ada dua macam,satu sen dan sepuluh sen. Untuk penghitungan kotak pertama, tidak banyak ditemukan uang nominal 10 sen .Karena kebanyakan dibeli oleh orang-orang yang lewat atau penumpang yang akan berpergian.
Tapi di pabrik kaca,kebanyakan mereka mengambil uang kertas yang hitung dari seratus rupiah.Jadi lebih banyak uang kertas dan 10 sen di sini.
Tiga pembeli besar yang membeli dengan jumlah grosir sebenarnya juga membayar dengan uang kertas. Dengan begitu kotak kedua ini terlihat ringan tapi isinya masih lumayan.
"kupikir penjualan di pabrik kaca akan sedikit buruk tapi sebenarnya tidak juga hehehe"tukas Baili.
"Ya Untung saja ada tiga orang itu yang memborong banyak"
Mereka jelas ingat betapa putus asanya berjualan di depan pabrik kaca. Untung saja Bibi kecil tidak menyerah dan hasilnya bisa terlihat saat ini.
Sekarang tiga keponakan menambah 10 poin rasa kekaguman di hati mereka masing-masing. Terlebih lagi Awen dia sangat berminat tentang bisnis jual beli pakaian saat ini.
Bertepatan dengan jurusannya dari segi desainer pakaian.
kali ini gua nduk membaca dengan penuh percaya diri tanpa berpikir ada kesalahan dalam segi perhitungan.
ada 210 celana Bell bottom yang memberikan bonus sebanyak 25 helai. ini setara dengan Rp 8400"
Deg deg deg.
semua orang berdebar lagi tapi tidak sekaget yang pertama. jelas jumlahnya menurun tapi ini masih tetap membuat semangat naik
"200 gaun dengan 20 helai yang diberikan sebagai bonus, setara dengan Rp 6000 serta 180 rok dengan nilai Rp 2,400.Jadi semuanya adalah,Rp 16,800 kakak ipar"
"Bibi kecil hari ini keuntungan besar semuanya jika ditambahkan menjadi, Rp 39 ribu dan 900 rupiah.Hahaha bibi kau monster hahaha
"Hah apakah bisa sebanyak ini?"tanya ibu beli yang sudah tua menggigil.
Dikatakan seseorang yang bisa mempunyai tabungan sebanyak 10.000 adalah orang kaya di desa. tapi putri bungsunya ini malah bisa menghasilkan hampir 40.000 hanya dalam satu hari saja.
bukankah ini artinya mereka adalah orang yang paling kaya di kota jiang. kita tidak bisa membandingkan dengan kota Beijing tapi jika di kota Jiang mungkin itu masih bisa dihitung.
tapi bayangkan saja ini adalah penghasilan hanya dengan satu kali penjualan. bagaimana jika itu diteruskan sampai besok dan besok lagi bahkan seminggu atau sebulan.
"Kita kaya, keluarga Bai kaya, wanita tua kapan-kapan mari kita pulang untuk melihat kuburan leluhur. Apakah kuburan mereka sedang berasap hijau hem ?" kata ayah Baili yang tidak bisa tidak berseru gembira.
"kakak ipar aku sungguh tidak menyangka hanya dengan berjualan pakaian semua masalah hidup bisa teratasi. maaf sebelumnya aku meremehkanmu"kata guan Ru bersungguh-sungguh.
masih lekat dalam ingatan sebenarnya dia khawatir tentang usaha ini akan memburuk dan membuat kerugian yang tidak diingini.
Beruntung menantu perempuannya mendukung dan membuat perjudian tentang Baili. Jika dia menyerah dari awal bukankah yang rugi adalah diri sendiri. Dengan begini semua adalah berkat menantu perempuan.
Guan Ru sangat bahagia sampai terpikirkan ingin memberikan sesuatu pada menantu perempuannya.Sesuatu yang bisa membuatnya bahagia.
Ternyata di keluarkan dari militer itu tidak buruk sama sekali. lalu apa jika dia hanya memiliki satu tangan, saat ini dia bahkan bisa menghasilkan uang 10 kali lipat dari seorang pekerja pabrik.
Hanya dengan mengikuti sayap Baili, dia bahkan mampu membeli hunian di Beijing.Satu hal yang tidak pernah dia pikirkan sebelumnya.
"Khem khem, kalian berbahagia terlalu cepat. apa lupa jika kita masih memiliki beberapa hutang yang perlu dibayarkan" mata Baili lagi.
Hari ini Baili terlalu lelah rasanya jika sudah bertemu bantal di akan langsung tidur. Untung saja cabang bayi tidak rewel di dalam sini. tapi masalah ini penting dan dia harus menyelesaikannya sebelum berangkat untuk berjualan lagi besok
"aku sudah menghitungnya, ini masih RP 7000 saja.Itupun jika sudah melunasi pembayaran para penjahit kakak ipar.Setelah dipotong modal kita masih memiliki sisa sekitar Rp 33 000" katanya yang masih tersenyum.
Dia sedang membayangkan penghujung minggu ,gaji dapat dividen dapat hahahah,kaya,kaya.
__ADS_1
Sebenarnya dividen di bayarkan pertahun tapi ada gaji tetap perbulannya yaitu Rp 6000 yang dua kali lebih besar daripada gaji pekerja pabrik.
Untung nggak jadi bangkrut.
Tapi kebahagiaan guan Ru datang terlalu cepat .Kata-kata Baili segera meninggal seperti menyiram nya dengan air dingin.
"keuntungan besar didapat karena bahannya kita dapat secara gratis.Jadi persiapkan modal untuk membeli kain bagus"
"Apakah kita harus membeli kain, tapi...
" ini hanya sementara saja, sekarang kita masih bisa berjualan tapi satu hari akan ada orang yang meniru mode nya.Jadi selain mode kita juga harus menang bahan.Jangan takut untuk mengeluarkan modal.Dengan Rp 30,000 ,ini hanya lah setetes ember"
"Hah bibi, apakah begitu?" kata awen bingung.
" jadi bagaimana dengan kain kain yang ada, bahkan bahan minggu ini masih datang lagi " kata Guan Ru terkejut.
Bahan kain masih banyak ,akan datang untuk satu minggu lagi.mau di kemenakan bahan bahan ini.
Alamak.
"Apakah truk antar provinsi sudah datang?"
"Sudah tiba nanti siang.Dia bisa beroperasi kapan saja. kami juga sudah menemukan beberapa pengemudi.Yang sudah menandatangani kontrak kerja"
"kalau begitu telepon semua pengurus di setiap kota.Temukan seseorang yang bisa menjadi penjual pakaian kita di sana"
"apakah kita akan mengirimkan barang-barang pakaian jadi untuk setiap kota, apakah ini tujuan kakak ipar untuk mengemas satu halaman rusak menjadi ruko khusus?"tanya Guan Ru.
Bukankah beberapa bulan dulu baili sudah meminta disiapkan sebuah ruko khusus yang nantinya akan beroperasi di bawah nama jiang.
Dia sudah memulai sebuah merek sendiri.
"Bagus lah kalau mengerti" Baili cukup puas jika Guan Ru mengerti apa yang dia pikirkan.
seseorang hanya perlu memiliki tekad kuat untuk meniru dan menjualnya lagi dalam harga yang murah. tentu saja saat itu pakaian mereka tidak akan laku lagi karena persaingan harga yang begitu ketat.
Sebab itulah Baili mengatakan betapa pentingnya mengejar waktu dalam kompetisi berjualan pakaian. Sebelum seseorang benar-benar meniru model pakaian ini. Pada saat itu Baili tidak akan memproduksi model yang sama melainkan meluncurkan model baru.
Namun begitu mereka harus bergegas.
"siap menunggu perintah kakak ipar"
"Hem angkat tangan menjadi ketua divisi produksi.Jadi selain kau ada dia yang kedua di bawah. jika dia setuju dia hanya akan mendapatkan gaji yang tetap per bulannya.Sekitar Rp 400 dengan dua kali makan. Juga berbagai tunjangan resmi"
"Tugas nya adalah membentuk tiga atau empat tim yang cara kerjaannya sama seperti sekarang. anggota tim juga bisa memilih dikontrak sebagai pekerja ataupun pembagian hasil yang sekarang sedang di gunakan"
"tapi dia harus memastikan jumlah bahan yang tepat seperti yang aku inginkan"kata Baili panjang lebar.
"kebetulan sekali dengan juga pernah berbicara mengenai membuat tim baru. Mengenai anggota jangan khawatir, masih banyak teman-teman yang menunggu giliran untuk masuk" kata guan Ru dengan cepat.
Rencana untuk membuka sebuah pabrik sudah dimulai dari sini. mereka akan memproduksi banyak sementara itu barang-barang akan dikirim ke berbagai kota. di setiap ruko jelas akan dibuat dengan satu merek, Yaitu Jiang Bai.
Baili memasang nama ini jauh-jauh hari pada setiap produk yang dihasilkan sebelumnya .Misalnya teh bunga itu akan disebut dengan teh Jiang.
Boneka juga bisa disebut dengan boneka Jiang, selimut Jiang , tirai Jiang, kuaci jiang dan beberapa hal lagi. Jadi tidak heran seandainya toko dan merek yang dia gunakan adalah Jiang bai.
Namun hal ini akan menjadi sebuah kontroversi yang aneh.Jika anda ingat lagi nama Jiang dipakai oleh jiang Yuan.
Jadi Jiang Bai, memiliki arti dan konotasi yang berbeda , seperti gabungan antara nama baili dan Jiang Yuan. padahal jika dirunut lagi sebenarnya ini didapat karena, Baili sendiri berasal dari kota Jiang. bahkan desa mereka juga disebut dengan Jiang Chun.
Jadi sangat wajar nama itu disebutkan di sini.Ketika baili menyadari kesilapan pada merek yang dia sematkan ,saat itu semuanya sudah terlanjur.
__ADS_1
Mari tinggalkan masalah merek, karena itu adalah episode lain. Sekarang baili sedang menjelaskan masalah kain jadi.
Dikatakan Feng an akan bersedia menjabat kepala divisi produksi utama. Dengan begitu Baili akan diharuskan membeli beberapa mesin jahit lagi dan mesin obras.
Keuntungan besar yang disebutkan oleh guandu tadi sebenarnya sudah habis di sini. 10 mesin jahit dan 2 mesin obras berikut dengan benang jarum dan sebagai nya.Mereka sudah menghabiskan sekitar rp20.000 rupiah. Dengan begitu hanya rp10.000 tersisa lagi untuk dibentuk sebagai modal awal.
Tapi tidak akan cukup jika ingin membeli bahan kain yang bagus. jika melihat pergerakan penjualannya pada hari pertama Guan roe optimis dan masih bisa menambah keuntungan besar yang akan didapatkan pada penghujung bulan.
Tapi sepertinya pekerjaan guan Ru akan menambah lagi. Dia bukan hanya perlu menelpon para pengurus di kota-kota lain berkenan dengan pakaian jadi.Bukankah diri dia juga memegang peranan pada satu kota. Dengan begitu Guan ru harus pergi ke kota tersebut untuk mencari seseorang yang dipercayakan mengurus ruko Jiang Bai.
Rencananya, Baili akan menjual produk jadi dengan harga rendah pada pengurus ruko Jiang bai.Orang yang ditunjuk tidak perlu mengeluarkan dana awal. Namun begitu Orang ini harus menandatangani kontrak yang menyebutkan hanya produk Jiang bai yang bisa masuk ke ruko tersebut.
Tapi tidak tertutup kemungkinan jika salah satu pengurus atau Tim Wang sufeng ini ingin menariknya secara langsung. Baili sama sekali tidak menolak Ide ini, tapi dia bahkan tidak akan mengusulkannya.
Biarkan mereka sendiri yang berpikir.Jika tidak mau maka carilah seseorang yang menginginkan posisi tersebut.
Pada pengiriman kedua orang tersebut harus membayar pesanan pertama dan membayar setengah harga untuk pesanan kedua. Namun dipesankan ketiga dia harus membayar secara penuh.
Jika ditanya kenapa harus ruko, sebenarnya ruko hanyalah bersifat sementara.Suatu hari jika produk yang dikembangkan dengan model lain, mereka bisa diperjual belikan di ruko tersebut.
Ini adalah supermarket mini tingkat awal.Tapi hanya akan berfungsi untuk satu merek saja.
Dengan begitu setiap toko akan menjual semua produksi dari Baili di masa depan.Dari sini lah merek Jiang Bai akan di paten kan.
Hak paten dan izin usaha belum dirilis,tapi Guan Ru sudah mulai berjaga-jaga mendengarkan informasi seperti yang diinginkan oleh baili. Mereka tidak boleh telat sedetik pun.
Begitu pintu departemen hak cipta dibuka mereka akan segera mendaftarkannya.
Bukan hanya berupa produk tapi juga berupa nama merek, nama Jiang Bai hanya bisa dipakai oleh kelompok mereka. Seseorang yang mencoba meniru nama Jiang dan mencuri reputasinya akan ditarik ke meja hijau.
Hukuman dan dendanya tidak murah.
Guan Ru di bebankan dengan banyak hal,dia pikir waktu tidurnya akan lebih sedikit setelah ini.
Sulit jadi bawahan, enaknya jadi bos besar.
Dari semua orang hanya Awen yang masih setia mendengarkan berbicaraan baili dan Guan Ru. Dia benar-benar ingin belajar dari Bibi kecilnya untuk menjadi usahawan yang berhasil.
Dia juga bertanya tentang beberapa hal yang dia tidak mengerti. Baili cukup senang dengan rasa antusias yang diberikan oleh awen ini. Jadi dia juga menjawab setiap pertanyaannya dengan jujur.
Selain masalah pakaian jadi guandu juga menanyakan beberapa hal yang perlu dilakukan tentang truk antar provinsi yang akan dioperasikan tidak lama lagi.Dia bertanya tentang hal gaji dan tunjangan apa saja yang berhak mereka terima setelah masuk.
Modal yang dikeluarkan dari pakaian jadi tidak sebesar dengan modal yang dikeluarkan oleh bisnis truk antar provinsi ini. Jika pakaian jadi menggunakan kain rusak yang memang gratis.
Di sini mereka harus membeli truk besar untuk modal awal berikut dengan pusat pemberhentian nya. jadi hal-hal di truk antar provinsi ini tidak boleh asal-asalan. Mereka juga menanggung resiko yang lebih besar daripada produk pakaian jadi.
Selain berbicara baili juga menerima masukan-masukan dari Guan ru
Bahkan awen juga tidak kalah dalam menelurkan ide-ide yang kreatif.
Semua orang termasuk baili sendiri sedang belajar tentang dunia bisnis. Dunia yang sebelumnya belum pernah baili datangi dalam dua kehidupan.
Jadi sebenarnya ini adalah perbincangan yang hangat, yang menjadi sebuah pelajaran berharga.
Sementara kedua orang tua baili sudah lama meringkuk di atas ranjang empuk.Sampai pembicaraan guan Ru dan baili selesai .Mereka berdua masih tidak bisa tidur mengingatkan setumpuk uang yang tadi mereka hitung.
Sampai tidur pun mereka masih bermimpi tentang hujan uang di mana mana.
Uang kertas, uang logam , semua hal-hal itu jatuh dari langit. pasangan tua tertawa dan menari di bawah hujan uang.
Kami kaya..kami kaya.
__ADS_1
Hahaha...