Pot Emas Di Era 70

Pot Emas Di Era 70
114


__ADS_3

Kembali ke desa Jiang Chun dengan banyak barang,itu bukan pemandangan baru di desa.


Sekarang cuaca sudah dingin, tidak ada yang duduk bergosip di halaman nya juga.Kecuali Wang sufeng dan yang lainnya.


Kali ini Ran Shadong kehilangan satu anggota, Lu Xiu atau Ayue.


Dia dan Acen adalah saudara kandung, namun usianya baru 15 tahun.


Karena keterbatasan ekonomi dua saudara ini tidak pernah duduk di bangku sekolah.


Tapi berkat dorongan dari Baili mereka mulai belajar dari awal. Aceng bisa melihat dengan jelas bagaimana ketertarikan saudara laki-lakinya ini tentang belajar.


Karena itulah dia mendorongnya belajar daripada bekerja. Tapi mereka belum berpisah dari keluarga besar. sebab itu ide ini mulai mendapatkan tantangan dari berbagai belah pihak.


Untung saja baili cepat bertindak dengan janji tentang pekerjaan selanjutnya. Tidak ada yang menolak perpisahan itu jika didasari dengan pekerjaan.


Perpisahan dilakukan dan sekarang Aceng bisa bebas membuat adik kecilnya ini duduk di bangku sekolah.


Sama seperti yang dilakukan dengan tiga keponakan perempuan. Baili juga membantu mendaftarkan Ayue dengan cara penyuapan yang di benarkan.


Sekarang Ayue juga duduk di bangku sekolah menengah pertama di tahun kedua.


Tamat dari sini orang bisa mendaftar menyambung ke sekolah menengah awal atau SMA.


Orang yang bisa tamat ke SMA biasanya dengan mudah bisa melaporkan diri ke pabrik. Dengan catatan memiliki memiliki koneksi dan tentu saja uang.


Pergi sekolah dengan tujuan mencari pekerjaan sebenarnya salah besar.


Tanpa sekolah pun jika anda memiliki uang dan koneksi semua masih bisa dilakukan seperti apa yang dilakukan oleh baili.


Ini sebenarnya tidak banyak orang yang mendaftar di sekolah pada tahun 70-an.


Tidak heran jika apa yang dilakukan oleh Baili hanya dilihat tapi tidak dipermasalahkan oleh orang lain.


Apakah masih perlu memikirkan tentang masalah benar dan salah sementara urusan perlu juga harus dipenuhi.


Diantara tujuh orang, hanya Ayue saja yang berniat untuk pergi ke sekolah. Yang lain termasuk Wang sufeng merasa diri mereka sudah terlalu tua untuk itu.


walaupun demikian mereka tidak pernah melupakan jika ilmu adalah segalanya.


setelah pergi keluar kota tim ini pada akhirnya belajar dengan rajin. bukan hanya dari segi ilmu mereka juga belajar sedikit tentang matematika dan juga fisika.


Hal-hal ini sangat penting untuk mendukung tugas yang diberikan oleh Baili.


Dulu mereka hanya bergerak di seputar desa Jiang cuan jadi tidak tahu tentang perkembangan dunia di luar sana.


Setelah pergi ke kota lain akhirnya mereka menyadari bagaimana pentingnya sebuah ilmu.


Dulu mereka hanya mengenali uang paling tinggi rp100. tapi sekarang mereka menghadapi uang dengan nominal yang lebih besar dari itu.


Bagaimana cara menghitung uang tersebut seandainya tidak mengerti matematika.


Tidak bisa pergi sekolah mereka memiliki guru yang paling hebat dan itu pun tanpa bayaran.


Para pria di kandang babi.


Setiap anak yang ingin mendapatkan permen dari Baili juga secara tidak sadar pergi ke sana untuk mengenali beberapa huruf.


Permen dianggap sebagai barang yang berharga jadi keluarga juga mendorong mereka untuk melakukan hal itu.


Akibatnya para pria di kandang babi tidak lagi merasa tertekan seperti sebelumnya.


tidak ada anak yang berkata kasar pada mereka apalagi melempari dengan batu.


Walaupun tidak bisa dikatakan anak-anak berlaku sopan namun hal ini sudah membuat mereka bisa bernapas dengan lega.


Dua keponakan laki-laki dan 3 keponakan perempuan semuanya pindah ke kandang babi di waktu luang hanya untuk pergi belajar.


Begitu juga Wang sufeng dan timnya jika mereka ada di desa. Akibatnya kandang babi banjir dengan bahan makanan.


Di musim dingin baili juga memberikan, pakaian musim dingin dengan kapas.


Baili juga kerap menyediakan beberapa obat-obatan umum. Warga desa banyak yang mengetahui ini tapi mereka cenderung menutup mata.


Karena anak-anak juga mendapatkan manfaatnya di waktu yang sama.


Kali ini Wang Sufeng duduk di halaman rumah baili untuk menerima misi selanjutnya .Mereka


akan pergi ke kota lagi untuk berburu halaman yang rusak.

__ADS_1


Melihat baili yang baru tiba mereka semua menyapa baili dengan gembira.


Ini sudah sangat sore, sebentar lagi akan tiba waktu untuk makan malam.


Tidak adanya tiga keponakan perempuan kakak ipar pertama turun tangan sendiri di dapur.


Hadirnya Wang sufeng dan yang lain. Membuat menu harus dimasak dengan porsi yang lebih banyak.


Untung saja ibu mertua dan ibu tua Baili ikut membantu menyiapkan makan malam.


Sementara keponakan laki-laki membantu menjaga api agar tetap stabil.


"Bibi,ayue bilang dia berterima kasih karena diberikan kesempatan untuk pergi sekolah "kata Aceng .


Baili hanya tidak berkata apa-apa tentang itu. Masalah uang adalah masalah kecil baginya.


Apalagi dengan"uang jajan "yang diberikan Ran Shadong .Baili bisa membeli satu kota sekaligus.


"rencananya Bibi akan ikut dalam perjalanan kali ini tapi ada perubahan rencana"


"Jadi Bibi kecil tidak ikut?"Tanya Wang sufeng.


"Hem tidak, sulit untuk menemukan halaman yang rusak saat ini tapi tidak sulit jika berusaha. Undur kepergian kalian sampai aku mendapatkan pengganti"


Dia langsung mengutarakan rencananya pada Wang sufeng.jika rencana ini dilakukan Wang sufeng belum tentu bisa kembali dalam waktu dekat.


Untuk itu baili membuka sebuah tabungan bagi Wang sufeng dan timnya.


Dengan tabungan ini mereka tidak perlu bolak-balik untuk mengambil dana perjalanan. Tapi juga bisa memberikan kepercayaan bagi tim mereka untuk langsung membeli lahan yang di jual tanpa referensi dari baili.


Jika di tanya untuk apa rumah-rumah itu beli.Dia juga mengatakan ide yang dia katakan pada Ran Shadong saat itu.


Tapi itu semua tentu saja bohong.


"sekarang banyak sudah ada dua departemen pengadaan yang memakai jasa kita pikirkan jika ada pabrik lain yang ikut masuk, persediaan di kota ini tidak akan cukup untuk memenuhi itu"


Baili juga menjelaskan jika mereka harus berpikir jauh ke depan. Paling bagus membeli halaman rusak yang ada di kota-kota besar.


Baili menegaskan hal ini, di samping itu harga juga harus ditekan sedemikian rupa agar tidak merugi.


Dia juga harus memberikan dana makan dan dana perjalanan untuk tim ini yang tentu saja tidak murah.


Saat ke kota Baili sengaja melihat-lihat Tata letaknya.


Wang sufeng dan yang lain juga mengincar lahan itu untuk dirinya sendiri.


Namun untuk mendapatkan lahan tersebut.Terlebih dahulu Wang sufeng harus mendapatkan halaman yang rusak yang lain.


jika halaman yang rusak ini sudah dibuat atas nama mereka. Tentu saja mereka bisa memindahkan Hukou ke perkotaan.


Ini berita bagus yang tidak pernah di bayangkan sebelumnya.


Tapi sekarang Bibi kita mengatakan minatnya tentang rumah rusak di kota-kota besar seperti Beijing kota kekaisaran bahkan yang lainnya.


Dengan catatan rumah rusak itu berada dekat di universitas lama yang saat ini sudah tidak terpakai lagi.


Tugas Wang sufeng berubah menjadi broker tanah. Baili mengirim tim ini untuk mencari tahu bahkan langsung membeli bangunan atau rumah halaman yang rusak di area universitas lama.


Ini agak mencurigakan bagi Wang Sufeng.


"Mungkin bisa saja di lakukan tapi apa dana nya cukup?"tanya Wang sufeng.


Saat ini mereka ada enam setelah A Yue pergi sekolah.Artinya harus ada enam puluh rumah yang rusak baru lah cukup untuk mereka bagi.


Satu saja sudah bikin orang geleng-geleng kepala apa lagi sebanyak itu,dari mana uang nya.


"aku punya beberapa orang yang menginginkan halaman yang rusak tersebut dalam jumlah yang banyak. Yang paling disukai tentu saja di perkotaan.Ohh masih bagus juka dapat satu blok penuh. orang-orang itu takut dengan masalah jadi untuk sementara semuanya diletakkan atas namaku dulu"kata Baili beralasan.


Sejujurnya baili hanya ingin duduk goyang kaki setelah reformasi dan keterbukaan di dilakukan.


Halaman yang rusak akan berharga saat itu meskipun hanya untuk disewakan.


Untuk hidup dengan uang sewa sudah makmur bila saat itu terjadi. Saat ini harga masih murah dan terjangkau namun 3 atau 4 tahun lagi.Untuk membeli satu halaman hal yang rusak saja akan membuat kantong bolong.


Setelah naik harga tidak akan pernah turun lagi sampailah di tahun 2020.


Untuk membayangkannya saja Baili sudah tertawa gembira di dalam hati. Belum lagi jika hal itu bisa terwujud.


Dengan bodoh nya, Wang sufeng masih percaya dengan kebohongan baili.

__ADS_1


Baili masih bercerita membahas tentang masalah membeli halaman yang rusak saat mereka dipanggil untuk makan malam.


Tentu saja uang tumpeng dan lainnya masih memilih makan di halaman meskipun cuaca sedang dingin-dinginnya.


Rencananya mereka akan pergi besok namun karena ada begitu banyak perubahan. Mereka harus ditunda sampailah tim penukaran yang baru dibentuk.


Baili menyapa semua orang di meja makan. Meja makan kali ini tidak begitu meriah karena hilangnya sejumlah orang.


Meski begitu tidak ada rasa sedih melainkan rasa gembira menyambut masa depan yang cerah.


Di sela-sela makan baili bertanya pada dua keponakan laki-laki bagaimana pembelajaran mereka hari ini.


Kedua nya berkisah tentang hari ini,di mana kandang babi hampir tumbang karena anak-anak.


Orang tua dengan rela menunggu anaknya di sana.Ada juga anak-anak yang hanya bisa menjawab satu tapi di dorong lagi agar bisa menjawab dua soal.


Ada anak-anak yang antusias tapi ada juga yang tidak mau.Anak anak seperti ini di pukuli di tempat yang membuat kejadian heboh.


Tapi ada seorang wanita tua yang licik, A yan menyebutkan namanya dan baili mengetahui siapa dia.


Dia memarahi pria tua di kandang babi sebagai seseorang yang tidak memiliki hati nurani. Kenapa tidak memberikan nilai penuh saja pada anak-anak sehingga semuanya selesai.


Semua orang berpikiran sama seperti wanita tua itu tapi Ayan mengatakan satu hal yang membuat mereka diam dan akhir nya jadi patuh.


"jika Bibi tahu kalian ribut hanya karena hadiah jawaban mungkin Bibi akan menarik lagi masalah hadiah nya,apa kalian tau" Kata Ayan waktu itu.


"Benarkah,ehh ini hei wanita tua, jangan libatkan kami oke,jika cucu mu tidak mampu maka enyah lah dari sini "kata yang lain buru buru .


"Ya benar,kami disini dengan aman "


jika ini dulu mungkin pria tua ini akan dilempari dengan batu dan dibiarkan mati begitu saja seperti hewan liar.


Tapi jika hal ini dilakukan, ke manakah mereka akan mencari guru yang tentu saja menggunakan uang. pria tua itu masih cukup murah bahkan bisa saja melakukannya tanpa bayaran apapun.


Kenapa ini dipersulit dan menjadi dibatalkan hanya gara-gara satu orang yang marah.


Pada akhirnya wanita tua itu diam tapi dia tetap menunggu giliran cucunya.


Baili tidak ada di sana saat itu dan hadiah dibayar di rumah dengan membawa buktinya.


Sekarang dia mendengarkan cerita ini dari mulut Ayan,ini terdengar lucu bagi baili.


Di musim dingin tidak ada pekerjaan di desa .Mereka memilih tetap tinggal di rumah dan menghangatkan diri.


Jika banyak keluar rumah takut mereka diserang oleh radang dingin yang tentu saja tidak diinginkan.


Namun pada saat seperti inilah baili mendorong anak-anak untuk lebih memperhatikan pelajarannya daripada pergi bermain.


Di dua kandang babi berbeda ada 9 orang pria tua dengan berbagai status tinggal di dalamnya.


Mengetahui jika baili berniat untuk mencerahkan anak-anak di desa mereka juga ikut merasa bahagia karena diikutsertakan dalam hal itu.


Ilmu yang mereka punya akan sia-sia jika dibiarkan terkubur bersama tubuh mereka yang akan mati.


Sebab itulah tidak ada yang menolak jika ada anak yang datang untuk mencari ilmu.


Di musim dingin beda lagi ,baili meminta setiap pria tua di kandang babi memberikan dua pertanyaan mudah pada setiap anak.


Satu pertanyaan dijawab artinya akan ada lima keping coklat koin atau permen susu. Dua pertanyaan akan mendapat satu paket bumbu hot pot buatan Baili dengan rasa yang bisa di pilih.


Sebelum musim dingin baili sudah membuat bumbu kering hotspot dengan dua rasa, pedas atau bening.


Bumbu ini juga datang dengan rasa babi panggang pedas dan ikan pedas juga rasa udang karang pedas.


Jangan menganggap remeh bumbu ini bagi warga desa. satu bungkus bumbu bisa membuat satu panci hot pots hangat.


Cukup didihkan air dan tuangkan bumbu tadi. Setelah air mendidih anda hanya perlu menambahkan apa yang anda suka di dalamnya saat makan.


Banyak orang yang mengenal hotspot di musim dingin namun untuk membelinya adalah hal-hal yang mustahil.


Dengan adanya bumbu ini mereka juga bisa menikmati makan pedas di musim dingin yang bisa menjaga perutmu tetap hangat.


Jika anda tidak memiliki daging tidak apa-apa karena rasanya seperti sudah ada daging di dalam. Warga desa tidak kaya namun sayur-sayuran kering sudah disiapkan untuk menyambut musim dingin ini.


Dengan bumbu hot pot ini makanan akan lebih kaya dan perut juga akan lebih kenyang.


Ini juga yang membuat warga desa mendorong anak-anak mereka belajar karena keuntungan yang didapat tidak sedikit.


Meski begitu untuk menjawab dua pertanyaan akan sulit bagi anak-anak yang sedikit enggan untuk belajar.

__ADS_1


Jika mendapatkan permen itu adalah milik sendiri . Tapi bagaimana jika mendapatkan bumbu hots pot . Itu akan dibagi bersama-sama di rumah ,alangkah tidak nyamannya.


__ADS_2