
Kemeriahan di kota kekaisaran sangat berbeda jauh dari kota Jiang.Di sini bangunan nya lebih rapat dan sudah ada yang memiliki tiga dan empat tingkat.
Sebagai seseorang yang datang dari era modern Bali menganggap ini masih seperti kota kecil yang tertinggal jauh dari segi teknologi.
Jadi dia tidak seperti warga desa yang pergi ke kota.
Jika dilihat dari ketenangan yang dimiliki oleh Baili. Seseorang pasti mengira dirinya adalah wanita tertua dari keluarga besar tertentu.
Setidaknya Wang sufeng dan Ran Shadong berpikir demikian. Mereka berdua pada dasarnya memiliki kesimpulan jika baili adalah wanita yang sudah banyak melihat dunia.
Lihat saja bagaimana caranya dia bisa menghasilkan uang. Padahal saat ini kondisi negara sedang dalam rangka mengencangkan ikat pinggang.
Ran Shadong dan baili dijemput oleh Wang sufeng dengan sepeda roda tiga.
Lebih dari satu jam kemudian barulah mereka tiba di daerah dimana katanya Wang sufeng menyewa halaman yang rusak.
Area ini masih berada di pusat perkotaan, tapi kondisi rumahnya sedikit bobrok karena dimakan usia.
Wang sufeng mengatakan dia menyewa Rp1000 per tahun. cukup mahal untuk halaman rusak seperti ini.
Di era ini ada dua tipe rumah, satu tipe tabung dan satu tipe halaman. yang dikatakan dengan tipe tabung yang sebenarnya adalah rumah susun seperti yang ada di tahun 2020.
Sekarang hanya ada lima lantai saja untuk ukuran rumah susun yang paling tinggi. Jika tinggal di rumahmu tipe tabung ini orang-orang sudah bisa dikatakan makmur dan sejahtera.
Rumah tipe tabung dilengkapi dengan aliran listrik dan aliran air yang terus-menerus. ini adalah daya tarik center sendiri dibagi rumah tabung.
Hanya saja rumah tipe ini ukurannya tidak terlalu besar dan anda bahkan tidak akan bisa bercocok tanam.
Hal-hal diatas hanya bisa dilakukan jika anda memilih hunian seperti halamannya rusak.
Rumah dengan tipe halaman memiliki ukuran yang lebih luas daripada rumah tipe tabung. mereka bahkan dilengkapi dengan pagar yang mengelilingi area tanah yang luas.
Di sini anda bisa bercocok tanam sesukanya tanpa ada gangguan sedikitpun dari luar.
Namun begitu rumah tipe ini tidak akan ada aliran listrik dan aliran air jika anda tidak menariknya dari stasiun listrik dan air secara pribadi.
Biaya untuk menarik aliran kerumah rumah terkadang mencapai angka Rp400 yang sangat mahal. Jadi sangat jarang ada pemilik halamannya rusak menarik misteri ke rumah masing-masing.
Untuk persediaan air halamannya rusak selalu memiliki sumur sebagai pasokan utamanya. Ini akan menyulitkan jika pemilik nya adalah lansia atau orang-orang yang tidak berkemampuan.
Itulah kenapa rumah tipe tabung lebih dihargai daripada rumah tipe halaman.
halaman rusak yang disewa oleh Wang sufeng ini , sudah lumayan bagus. Menurut baili beberapa hal tentang kerusakan masih bisa diperbaiki.
"Bibi kecil, selamat datang" Achen keluar dari belakang. Dia segera menyambut kedatangan baili dan Ran Shadong begitu mendengar suara mereka.
"Achen, kenapa kau begitu kurus .Apa wang sufeng tidak mengeluarkan biaya makanan mu?" tanya baili
Menurut pandangannya baik Wang sufeng atau pun Acen sama-sama kehilangan berat badan .Seharusnya ini tidak terjadi jika mereka makan tepat waktu .
Ataukah mereka terlalu sibuk sehingga tidak sempat berpikir tentang makanan.
"Bukan begitu Bibi kecil, kami makan enak dan tidur dengan nyaman kok. Hanya saja selalu berpergian ke berbagai tempat membuat jadi seperti ini" kata Acen tertawa.
Wang sufeng juga mengatakan hal yang sama.Jadi Baili percaya dengan ini.
Mereka berdua mengantarkan baili dan Ran Shadong ke sebuah kamar yang sudah dibersihkan sebelumnya.
" pergilah ke biro pengiriman untuk mengambil barang"Kata Baili pada Wang sufeng.
Wang sufeng mengangguk kan kepalanya.Mereka memang mengalami kekurangan bahan untuk di pertukaran.
Banyaknya permintaan tentang kain yang sudah jadi atau produk olahan baili. Membuat Wang Sufeng Cs menjadi akrab dengan biro pengiriman.
Acen pergi dengan cepat dia tahu di mana yang lain berada. Jadi dia akan menemui mereka sebelum ke biro pengiriman.
"Bibi kecil beristirahat lah dulu ,aku akan membeli makanan di hotel negara" kata Wang sufeng.
Baili tidak menolak,dia hanya perlu berkeliling di sekitar halaman yang rusak ini.
Sayang sekali Wang Sufeng tidak berniat untuk menanam sesuatu di halaman yang rusak ini .Mungkin mereka terlalu sibuk hingga tidak berpikir sampai ke sana.
Lagipula mereka hanya menyewa saja, tidak benar-benar memiliki tempat ini.
"Lili aku sudah melihat dapur nya. p
Peralatannya cukup lengkap, apa kau sudah lapar ?aku bisa memasak kan sesuatu untukmu"tanya Ran Shadong.
" daripada memasak cobalah pergi untuk membersihkan diri. Lihat saja kamu sudah seperti orang yang keluar dari comberan" kata Baili jijik.
__ADS_1
Ran Shadong jelas tidak mandi selama di dalam kereta api tentu saja dia kan memiliki bau yang khusus.
Pria itu hanya bisa tersipu malu di tuduh bau oleh Baili.Dia pergi mengambil handuk dan langsung menuju ke sumur yang tidak jauh dari tempat baili berdiri.
Tanpa malu Ran Shadong membuka pakaiannya hanya meninggal celana selutut nya saja.Dia menarik tali sumur untuk sebaskom air dingin.
Byurr
Byurr
Tiba tiba saja pemandangan Ran Shadong mandi menjadi daya tarik tersendiri bagi mata baili.
Pesona nya sebagai pria dewasa terpancar dari sini. Baili mencoba menghitung berapa pack yang ada di perut suaminya yang sekarang tidak lagi jelek.
Jika dikatakan Ran Shadong itu jelek, sekarang ini sama sekali tidak cocok lagi.
Wajahnya semakin jelas seiring dengan warna kulitnya yang memutih.
Otot-ototnya terlihat jelas di apalagi saat air dingin menyentuh kulitnya. Air yang mengalir jatuh ke bawah, seakan akan sedang mengejek Baili dan memanggilnya untuk datang mendekat.
Matahari yang bersinar terang pada jam seperti ini .Ditambah dengan guyuran air sumur membuat warna pelangi muncul secara bertahap.
Jadi saat Ran Shadong mandi, sebenarnya dia memiliki latar belakang sebuah pelangi yang indah.
Ran Shadong sangat tampan dalam posisi ini. Dia seperti pria dari sebuah lukisan maestro. Baili sampai menelan ludah melihatnya.
Melihat dirinya ditatap oleh menantu perempuan Ran shadong malah bersikeras untuk mandi lebih lama.
Tapi mandi di waktu seperti ini juga tidak bagus untuk tubuh jadi dia berkata"lili kau sudah selesai?"
"Eh a..apa?" kata Baili yang tiba-tiba saja jadi gugup.
"apa kau sudah selesai memandang tubuhku ini. Apa dia terlihat bagus di matamu?" Tanya Ran Shadong pada Baili tanpa malu
"hah ,aku tidak memandang mu kok,aku pergi "kata Baili buru buru
"Aduh kenapa aku memandang dia begini. Nanti di kiranya aku tertarik lagi"pikir Baili.
"tidak apa-apa, menantu perempuan kau bebas memandangnya juga bisa menyentuhnya sepuasmu hahaha" kata Ran shadong mengusik nya
Wajah baili yang memerahkan nama malu terlihat sangat lucu dan imut. Sangat disesalkan Ran Shadong belum bisa menjadi suami sejati. Jika tidak dia pasti akan memakan gadis itu detik ini juga.
Berdua di halaman yang rusak dengan Ran Shadong.Nyatanya membuat Baili tidak begitu nyaman. Untung saja Wang sufeng datang tidak lama kemudian.Dia membawa sekantong roti kukus dan jelebi manis.
"Bibi kecil ayo makan dulu sebelum beristirahat"
"jangan khawatir aku tahu " kata Baili.
Dia tidak begitu lapar saat ini sebenarnya dia juga tidak merasa begitu lelah. Perjalanan kali ini lebih lancar dari yang diharapkan sebelumnya.
Keberadaan Ran Shadong justru membuat perjalanan ini terlihat begitu mudah dan menyenangkan.
"aku tidak begitu lelah apakah sudah makan?"
" sudah Bibi ,kami jarang memasak di sini. Justru selalu pergi ke hotel negara untuk makan" katanya jujur.
Mereka benar-benar tidak memiliki waktu untuk memasak sendiri .Ada begitu banyak orang yang antusias dan beberapa jarak membuat mereka harus bergerak secara terpisah.
Jika ini orang lain mungkin Wang sufeng tidak akan membicarakan makan di sebuah restoran pada bos besar. Tapi dengan bibi kecil dia bahkan tidak akan menyembunyikannya sama sekali.
Tiga kali makan sudah termasuk dalam intensif pekerjaannya.
"tapi kenapa kau masih saja kehilangan berat badanmu?" tanya nya curiga.
"mungkin terlalu sibuk saja Bibi kecil. itu tidak masalah kami laki-laki" katanya.
Wang sufeng menanyakan di mana Acen berada.Baili bilang Acen pergi mengambil barang-barang ke biro pengiriman.
Mendengar jawaban itu wajah Wang sufeng memburuk tapi dia cepat-cepat merubah penampilannya agar menjadi tersenyum lagi.
"selagi aku makan pergilah menghubungi orang-orang itu katakan aku sudah akan menerima produk berbahaya itu"kata Baili.
"Ya Bibi kecil,aku akan pergi ke sana sebentar untuk memberikan kabar baik" kata Wang sufeng
"apa rumah mereka jauh?" tanya baili setelahnya.
"Sekitar setengah jam dengan jalan kaki. Mereka sedikit tersebar namun jangan khawatir, ada seseorang yang akan dikirimi informasi tentang datangnya Bibi kecil"jawab nya.
"oke pergilah ". Wang sufeng mengangguk dan pergi dengan cepat setelah memberikan pembukuan yang dia susun.
__ADS_1
Meskipun telat belajar namun Wang sufeng belajar dari pengalamannya yang sudah berkeliling selama berbulan-bulan.
Sekarang dia dan anggotanya minimal sudah bisa membaca dan berhitung.
Jadi dia bisa membuat pembukuan tentang keuangan yang dipegangnya.
Baili setuju dan dia makan makanan yang dibelikan oleh Wang sufeng dengan jujur.Baru setelah itu rancado muncul dan kembali berpakaian dengan normal.
"Makan dulu, sebentar lagi akan ada beberapa orang yang akan menukarkan barang. alangkah baiknya jika barang barang kita bisa tiba sebelum itu" kata Baili selagi menyerah mangkok dan sumpit untuk Ran Shadong.
Baili berpikir begitu namun siapa sangka orang-orang yang datang untuk menukarkan barang. Sebenarnya tiba lebih dulu dari barang yang seharusnya dijemput oleh Acen tadi.
Rata-rata yang datang untuk menukarkan barang-barang berharga mereka adalah pria tua dengan baju lama yang sudah dicuci.
Mereka sudah menunggu kedatangan baili sejak lama. Tidak sama seperti orang lain para lansia ini tidak memiliki ubi jalar atau gandum untuk dipertukarkan.
Mereka bahkan mengharapkan hal itu sebagai ganti dari giok yang mereka pegang sekarang.
jika anda berpikir keras masih ada kemungkinan untuk menemukan seorang pembeli di pasar gelap.
Ingatlah di setiap daerah akan ada pasar gelap tidak terkecuali di kota kekaisaran.
Meskipun kekaisaran disebut dengan kota besar. Namun setengah dari penduduknya adalah warga miskin yang bahkan tidak cukup makan.
Mereka hanya mengharapkan makanan publik yang diterima setiap bulan.Tapi makanan publik yang diterima tidak akan bertahan selama 2 minggu.
Demi keberlangsungan hidup, mereka terpaksa mengirit bahan makanan dan membuat sup seencer mungkin.
Tapi bagaimana jika mereka sakit atau dalam kondisi tertentu. Pada saat itu mereka masih membutuhkan uang dan beberapa tiket .
Dari pakaian yang mereka pakai jelas mereka adalah mantan dari miliarder dan millionaire di masa yang lalu.
Namun karena beberapa hal harta benda mereka disita. Memang masih milik pribadi tapi tidak bisa dipergunakan secara pribadi lagi.
Kasus seperti inilah yang membuat banyak halaman rusak yang diperjualbelikan secara tidak resmi.
Delapan lansia dan 4 orang pemuda pendidikan. Mereka semua datang untuk menukarkan barang-barang terlarang di era ini.
Jika ada jalan lain kemungkinan mereka tidak akan melakukan ini karena takut akan ditangkap dan mengalami desakan untuk menjadi tahanan reformasi ke pedesaan.
Namun masalah spekulasi hukumannya akan lebih berbahaya lagi yaitu hukuman tembak di tempat.
Ada kilatan ketakutan di wajah mereka masing-masing saat melihat baili secara langsung.
Mungkin mereka berpikir apakah gadis ini bisa dipercaya dan tidak melaporkan masalah spekulasi pada biro keamanan publik.
lagi pula pelayanannya terlalu lambat, mereka menjadi gelisah selagi menunggu.
"Pak tua, aku ingin tahu barang apa saja yang kalian pertukarkan dan apa yang ingin kalian dapatkan"kata Baili lembut.
Seorang pria tua maju menunduk dengan takut. Dia menyerahkan sebentuk cincin giok.
Sekarang harganya tidak diketahui namun dulu ini adalah warisan dari turun temurun yang sangat dihargai.
katanya seseorang rela kehilangan nyawa daripada kehilangan cincin seperti ini. ini adalah cincin jari manis yang kerap dipakai oleh para bangsawan di zaman dinasti Han.
Setidaknya ini yang dikatakan oleh pria tua itu.
bayi tidak tahu tapi pria tua ini pernah pergi ke pasar gelap untuk menawarkan cincin giok ini.
harga yang dia dapatkan terlalu rendah sebab itu dia berpikir ulang untuk menjualnya.
Sekarang dia sudah tidak memiliki banyak pilihan. Dia dan istri tuanya masih harus hidup tapi sudah tiga hari tidak memanaskan panci.
karena kejadian di masa lalu semua anak-anak memutuskan hubungan dan sampai sekarang tidak pernah mengunjungi alih-alih memberikan dua buah roti kukus.
Untuk apa menyimpan harta warisan jika pada akhirnya anak-anak juga tidak menghargai para penetua.
Baili menatap cincin yang dia sodorkan , meskipun Bailey sendiri tidak tahu bagaimana cara menghargai barang-barang kuno seperti ini, tapi sepertinya cincin ini cukup berharga.
Melihat baili mengangguk pria tua itu berkata" aku hanya ingin bahan makanan itu saja"
"Oke, Afeng , dari Kakek ini satu kaleng susu malt , lima kg beras poles lima kg tepung jagung dan enam bungkus mie instan. barangnya belum tiba tapi silakan tulis dulu"
Pria itu langsung terkejut mendengar jumlah barang yang disebutkan oleh Baili.
Di pasar gelap gelap orang itu hanya menawarkan 5 keping roti vegetarian. Tapi gadis ini menghargai banyak, dia tidak mengerti .Apakah gadis ini tahu dengan barang atau sengaja ingin membantunya.
Bagaimanapun pria tua ini bersyukur dan mundur di sudut untuk menangis.
__ADS_1