
Hari sudah begitu sore ketika Baili kembali ke desanya lagi. Kali ini dia membawa pulang beberapa barang di keranjang dan di kursi belakang.
itu terlihat begitu penuh dan berat.
banyak orang yang berpikir jika dia menarik barang-barang tersebut dari kota ke desa dan ini tidak mudah.
Tidak ada yang berpikir sebenarnya baili datang ke desa dengan tangan kosong .Hanya mengeluarkan sepeda dengan barang-barang penuh itu tepat di gerbang desa.
Warga desa yang melihat baili datang. Mereka pikir barang-barang ini berkaitan dengan alat-alat dekorasi dan baju pengantin.
seperti biasa anak-anak Sudah maju lebih dahulu ketika melihat bayi kembali mereka berharap akan ada permen lagi kali ini.
Beberapa kali baili pergi ke kota. Ketika pulang dia kerap membagikan sebungkus permen kelinci putih untuk anak-anak.
Permen kelinci putih atau toffie sangat di gemari tahun ini.Kata orang makan sebungkus permen ini sama dengan minum segelas susu.
Yang jelas permen kelinci putih masih di buat di tahun 2020 . Tapi harga nya lebih terjangkau.
Jadi baili membeli banyak permen jenis ini.
Bukan nya baili tidak bisa membeli kan nya Lollipop untuk anak anak. Tapi baili pikir Lollipop belum populer atau belum di produksi.
Jadi ide ini di batal kan saja.
Anak anak menyapa baili dan pergi setelah mendapatkan segenggam permen.
Wanita tua di desa hanya bisa mendesah melihat nya.Baili pintar mencari uang tapi dia lebih pintar dalam menghabis kan uang.
Tapi yang mendapat permen itu adalah anak dan cucu mereka juga. Tidak ada yang menahan baili untuk memberikan permen pada anak-anak.
"hai, Lili sudah kembali apa kau membawa baju pengantin mu?" Sapa Nenek Wang yang di mulut Baili di sebut dengan bibi Wang saja.
Bibi Wang awalnya tidak begitu menyukai keluarga Bai.Namun sejak Wang sufeng mengikuti baili , pikiran nya segera berubah.
Wang sufeng tidak mendapatkan bayaran atas kerja keras nya.Hanya di beri makanan tiga kali makan.
Namun dalam hal hal kecil seperti permen , Wang sufeng masih punya.
Hilang nya satu sumpit tambahan di rumah ini sangat membantu keluarga.
Dan lagi anak kelas dua yang di semat kan pada Wang sufeng tidak lagi terdengar.
Malah ada desa yang menanti kan kedatangan Wang sufeng.Kabar ini di bawa oleh menantu perempuan gang yang baru kembali dari rumah kelahiran nya
Dia menyapa Wang sufeng agar datang ke sana karena banyak barang gunung yang sudah di persiapkan untuk di tukar.
Bukan saja produk gunung, ikan di sungai yang tidak disukai penduduk pun bisa ditukar.
Ini kabar yang baik tapi ikan cepat busuk jika tidak diambil alih lebih cepat.
Sebab itulah wang sufeng harus memprioritaskan desa di mana menyiapkan ikan-ikan hidup.
Baili juga menginginkan udang kecil dan beberapa rumput yang tidak di kenal.
Singkat nya Wang sufeng dan enam teman nya benar benar bebas dari rasa khawatir.
"Ohh ya Bibi Wang,ini baju pengantin ku hahaha"
"Nanti malam bibi akan pergi melihat nya " katanya senang.Dia suka datang ke rumah Baili pada malam hari.
Ada beberapa pekerjaan wanita yang bisa di lakukan seraya bergosip.Apa lagi masih pada makanan untuk alas perut.
"Oke bibi " kata Baili tidak peduli.
Belum baili tiba di rumah,ada mobil militer tiba duluan di rumah nya.
Awalnya baili pikir ini adalah teman Ran Shandong yang datang berkunjung.
Jadi dia santai.
Tapi tidak, yang turun adalah seorang perwira dari biro keamanan publik.Ini bisa di kenali dari pakaian yang di pakai nya.
"Halo tanya di mana rumah lili dari keluarga bai?" dia bertanya kepada warga yang lewat.
Baili baru saja pergi namun dia bisa mendengar apa yang ditanyakan oleh seseorang dari biro keamanan publik ini.
Perasaannya semakin memburuk tapi dia bergegas kembali ke rumah.
Ibu tua dan tiga keponakan perempuan membantu Ayah tua baili untuk membangun ruang pernikahan.
warga desa diperkirakan ruang pernikahan akan selesai jika warga desa masih ingin membantu mereka nanti malam.
Tapi waktu semakin sempit jadi pria tua ini bersikeras melakukannya pada siang hari.
__ADS_1
Tidak ada warga desa yang bisa membantu pekerjaan di siang hari. Karena mereka sibuk di ladang untuk mengambil poin.
Begitu juga dengan keluarga bai yang lain.
Jadi tidak ada satupun keluarga bai yang melihat kedatangan baili.Baili memanfaat kan ini dan terburu-buru masuk untuk menyimpan barang-barang yang dia bawa tadi ke ruang tunggu.
Dia benar-benar mengganti semua barang ini dengan bahan-bahan pernikahan seperti yang dia katakan tadi pada Bibi Wang di bawah pohon.
Baili tiba-tiba saja mendapatkan firasat buruk.
Seperti yang dipikirkan oleh Baili. Tidak lama kemudian mobil yang dikemudikan oleh seseorang dari biro keamanan publik parkir di depan rumahnya .
Baili ingin bersembunyi namun siapa sangka seorang anak kecil menyapanya dari luar.
" Bibi kecil Bibi kecil ada paman polisi yang mencarimu"
Setelah dipanggil begitu. Tidak mungkin beli bisa bersembunyi lag.i Semua orang mengetahui dia baru saja kembali dari kota.
Mau tidak mau baili keluar dari rumahnya dan memasang wajah penuh senyum.
"Halo kamerad , saya Lili dari keluarga bai"
"Oh kami dari biro keamanan publik. kantor kami baru saja mendapatkan surat anonim yang mengatakan nona bai melakukan kegiatan spekulasi" Kata nya
Tiba-tiba saja jantung baili seperti berhenti berdetak. Ini sama persis yang dia pikirkan.
Di dunia asli pun Baili sangat enggan melakukan kontak dengan seseorang yang berwenang .Dia bahkan tidak akan melontarkan komentar buruk bagi selebriti lain demi menghindari kontak dengan polisi.
Jadi tidak pernah terjadi hal seperti ini di dunia asli.
Sekarang dia mengalaminya, apa yang harus dia lakukan.
Segera saja wajah baili berubah menjadi pucat. Dia benar-benar tidak siap dan tidak bisa menjawab pertanyaan ini.
Kedua orang tua Baili dan tiga keponakan juga keluar mendengar suara berisik di halaman.
Awalnya mereka hanya mengira beberapa orang datang untuk menukarkan barang seperti biasanya.
Namun siapa sangka ada mobil dengan pegawai dari biru keamanan publik di sana.
Apakah Baili bisa dikategorikan sebagai spekulasi.
Mereka semua adalah warga desa yang tidak pernah bertemu dengan para pembesar. Jadi tidak ada yang bisa menjawab pertanyaan itu selain daripada Baili sendiri.Semua orang tampak muram.
Untung saja kepala desa datang dan bertanya langsung pada petugas biro keamanan publik Apa yang terjadi.
Segera kepala desa menjelaskan duduk persoalan pada petugas.Dia mengatakan jika baili tidak melakukan spekulasi .Melainkan penukaran barang yang tidak akan melanggar hukum sama sekali.
Transaksi antara barang dengan barang adalah sah.Transaksi barang dengan uang adalah spekulasi.
Jadi baili tidak melanggar hukum.
Penduduk desa dan sekitarnya bisa menjadi saksi jika baili hanya menukar barang bukan melakukannya dalam bentuk uang.
Lagi pula dia ditugaskan oleh pabrik baja untuk mengumpulkan beberapa barang dan produk gunung atas dasar kerjasama.
Kepala desa meminta Baili mengeluarkan surat pengangkatan kerja itu dan diserahkan kepada biro keamanan publik untuk diteliti lebih lanjut.
Petugas dari biro keamanan publik hanya membaca sertifikat dan menyerahkan kembali pada Baili.
Ada cap khusus pabrik baja di sana. Jadi ini tidak mudah dipalsukan.
Menanggapi masalah ini petugas yakin ada orang yang iri dengan keberhasilan keluarga bai,itu saja.
"ada satu lagi masalah, surat ini juga mengatakan jika anda melakukan hal yang tidak pantas sehingga mendapat dua pekerjaan sekaligus di pabrik baja Apakah itu benar?" tanya nya dengan mata menyipit.
Jika anda menginginkan pekerjaan di kota. Itu tidak murah, sedangkan keluarga Bai bahkan rata-rata penduduk di desa Jiang cuan adalah warga miskin yang tidak memungkinkan mereka memiliki uang banyak untuk membeli pekerjaan di kota.
Jadi ini layak dipertanyakan.
"Ehh..
Kepala desa sangat eksentrik. Jadi dia yang menjawab bukan lagi baili.
"Lili dari keluarga Bai menjadi penerjemah di pabrik baja beberapa hari yang lalu. Karena merasa bekerja di sana Jadi dia menolak bayaran. seharusnya dengan penerjemah ini dia mendapatkan bayaran rp1.000 ke atas"ujar nya.
"Tapi Lili dari keluarga bai sangat besar hati ,dia tidak menginginkannya. Kebetulan sekali ada satu lowongan kosong dan kepala pabrik menyerahkan pekerjaan itu sebagai bentuk bayaran untuk Baili berikut dengan satu pekerja sementara" tambah nya lagi dengan nada bangga.
"Begitukah?"tanya perwira itu lagi.
Gadis ini baru saja mendapatkan pekerjaan yang tidak pernah didengar posisi nya dari pabrik manapun.
Seorang pekerja yang dipekerjakan tapi tidak pernah masuk ke pabrik. Hanya ditugaskan untuk mengumpulkan beberapa barang yang akan dijemput jika sudah sampai waktunya .
Gaji hanya dibayar setiap kali barang-barang itu dijemput dan itu pun masih berupa Rp 400 yang banyak.
__ADS_1
Tapi kebenaran tetap perlu dibuktikan .Satu unit lagi sudah pergi ke pabrik baja untuk konfirmasi masalah ini.
Jika pabrik mengakui hubungan kerja sama ini .Maka tidak ada alasan untuk membawa Baili ke kantor.
Tahun ini pengerjaan biro keamanan publik tidak begitu ketat.Apalagi badan audit negara belum di bentuk.
Biro keamanan publik tidak perlu menanyakan tentang bagaimana baili mendapatkan sejumlah barang barang ini.
Sudah rahasia umum bahwa banyak barang yang bergerak di pasar gelap.
Mereka hanya bisa di tangkap di tempat atau tertangkap tangan.
"Saya juga punya sertifikat penerjemah sendiri,ini dia" kata Baili dengan lega.
Sekarang hanya tinggal pabrik baja saja.Jika mereka menolak mengenali maka Baili tamat.
Tapi menurut baili, penerjemah bahasa masih akan di perhitungkan oleh pabrik baja daripada kerjasama dalam hal pengadaan barang.
Pabrik baja tidak akan melepas kan penerjemah andalan pergi hanya untuk satu kata saja.
Petugas biro keamanan publik menarik sertifikat dan membaca sekilas sebelum di kembali kan lagi pada Baili.
Dia juga tidak percaya gadis ini bisa menjadi seorang penerjemah.Tapi sertifikat ini tidak akan berbohong.
Sekarang negara sedang bertindak.
Beberapa investor asing mulai masuk dan mereka butuh penerjemah untuk segala lini.
Jadi sosok baili sangat diperlukan.
Bukan tidak mungkin biro keamanan publik juga akan membutuh kan bantuan nya di masa depan.
Petugas biro keamanan publik mengangguk kan kepala nya dengan ringan.
Dia mencatat beberapa hal pada buku khusus.
Di rasa tidak ada yang perlu di tanyakan lagi, petugas segera pergi dengan mobil nya.
Sebelum pergi dia bilang ,baili bisa pergi ke kantor biro besok. Untuk melihat perkembangan situasi terbaru.
Tentu saja baili tidak bisa menolak nya.Dia juga ingin tau siapa orang yang melaporkan dirinya.
Ada banyak orang yang merasa iri dengan kondisi baili yang sekarang.
Ada pemuda pendidikan yang selalu merasa tinggi dan bangga di desa.
Mungkin popularitas mereka turun dengan kehadiran Baili.
Tapi tidak juga, Baili berteman baik dengan mereka.
Keberadaan rumah penukaran Baili, sangat membantu mereka.Mereka tidak khawatir dengan makanan dan produk pemutih. Dengan keberadaan rumah penukaran baili .Gadis-gadis pemuda pendidikan tidak perlu berlarian ke kota hanya ingin membeli satu kotak finishing cream.
awalnya mereka kesulitan untuk menambah menu makan malam namun dengan baik semuanya sudah tidak jadi masalah lagi.
tiidak memiliki uang dan tiket.
gunung adalah kekayaan alami yang bisa digali kapanpun dan siapa pun.
Memang ada peraturan yang mengatakan semua hal di gunung adalah bersifat kolektif dan tidak bisa diambil secara pribadi.
Namun hal ini tidak akan berlaku.Baik pemuda pendidikan atau semua warga desa .Sudah sepakat untuk tidak melaporkannya ke atas.
Hanya orang malas yang tidak bisa menukar sesuatu pada baili.
Jadi ini bukan pemuda pendidikan.
Begitu juga dengan warga desa. Tidak ada rumah penukaran Baili, mereka akan makan dedak padi lagi.
Jika rumah penukaran Baili di tutup.Warga desa lah yang kena imbasnya terlebih dahulu.
Warga desa juga ingin makan dan berpakaian bagus seperti orang kota. Semua hal itu tidak mungkin dulunya namun sekarang semua keinginan bisa direalisasikan dari produk gunung yang awalnya diremehkan.
Sekarang gunung bukanlah gunung lagi. Ini adalah tumpukan harta karun yang menunggu pemiliknya datang menjemput.
Jadi pelapor nya bukan warga desa.
Bailli pikir dia tidak perlu memusingkan masalah ini lagi.Yang penting dirinya sudah aman dan bisa bernapas dengan lega. Itu juga tidak terlepas dari niat baik kepala desa.
"Terima kasih kepala desa, jika tidak ada kepala desa mungkin aku tidak bisa menjawab pertanyaan-pertanyaan itu"kata Baili pada kepala desa dengan tulus.
"Sepupu, kudengar kau sedang menyeduh anggur ingat aku jika sudah waktunya oke"kata pria tua itu dengan tergelak.
Dia masih ingat dengan anggur yang diseduh oleh brainly tidak tahu rasanya bagaimana namun dia cukup tertarik dengan itu.
Di masa lalu dia tidak mungkin menanyakan dengan santai. Tapi sekarang Baili perlu mengungkapkan terima kasih bagaimana dengan anggur.
__ADS_1
"anggur akan dibuka pada malam pernikahan sepupu tua bisa minum sepuasnya"Kata baili serius.
Dia membuat anggur itu dan tidak menyangka akan menjadi anggur pernikahan.