Reinkarnasi Kaisar Siluman

Reinkarnasi Kaisar Siluman
Sosok yang Membuat Liang Wei Bingung


__ADS_3

“kau!” ucap Liang Wei melihat sosok di depannya.


Dilihatnya sosok dengan jubah berwarna hitam dan tudung yang menutupi kepalanya, terlihat tonjolan di atas kepalanya.


Liang Wei bisa menduga apa yang berada di balik tudungnya itu.


“aku yakin itu adalah tanduknya.” Batin Liang Wei sambil memasang wajah serius, ia  semakin waspada.


Tudung itu juga menutupi mata dan hidungnya, tapi tidak bibirnya, Terlihat senyuman lebar di bibir Sosok Berjubah Hitam itu.


Liang Wei kemudian memasuki ruangan itu, lalu dengan perlahan menutup pintu dan menguncinya.


Setelah mengunci pintu ruangan itu, Liang Wei mencabut kunci ruangan itu, kemudian ia masukkan ke ruang dimensinya.


“katakan apa tujuanmu?.”  Ucap Liang Wei dengan nada dingin sambil memberikan tatapan tajam.


Tidak terdengar jawaban apapun darinya, masih dengan senyuman di bibirnya dan Sosok Berjubah Hitam itu hanya diam tidak menanggapi pertanyaan Liang Wei.


Urat di dahi Liang Wei jadi muncul karena perlakuan itu.


“si*lan!, kalau begitu, aku akan membuatmu mengatakannya!.” Ucap Liang Wei dengan nada yang meninggi.


Setelah mengucapkan itu, Liang Wei berlari dengan kecepatan tinggi menuju Sosok Berjubah Hitam yang jaraknya kurang lebih 5 langkah  darinya.


Dalam sekejap, Liang Wei sudah berada 1 langkah dari Sosok Berjubah Hitam itu, ia segera melayangkan sebuah tinju dengan tangan kanannya tanpa aba - aba.


Sosok Berjubah Hitam itu tidak tinggal diam, dia menangkis tinjuan itu dengan tangan kirinya, dan di waktu yang hampir bersamaan ia mengayunkan lututnya untuk menyerang perut Liang Wei.


Liang Wei dengan sigap menggunakan telapak kakinya untuk menangkis lutut yang akan menyerang perutnya.


Telapak kaki Liang Wei menangkis dan mendorong lutut itu kebawah. Lalu, Liang Wei memamfaatkan lutut itu sebagai tumpuan untuk melompat dan memberikan serangan.


Liang Wei yang sudah melompat di udara, menggunakan lututnya untuk  menyerang kepala Sosok Berjubah Hitam itu.


Melihat serangan datang menuju kepalanya, Sosok Berjubah Hitam itu dengan cepat menggerakkan kedua telapak tangannya untuk menangkis lutut Liang Wei.


Berkat kecepatan tangannya, dia berhasil menangkis serangan itu, namun karena kekuatan tolakan lutut Liang Wei lebih kuat daripada tangkisannya, Sosok Berjubah Hitam itu terseret kebelakang.


Liang Wei berlari ke arah yang sama,  dalam sekejap ia sudah berada di depan tubuh Sosok Berjubah Hitam yang masih terseret kebelakang.


Ia kembali melayangkan tinju, namun kali ini, sasarannya adalah perut Sosok Berjubah Hitam itu.

__ADS_1


Sosok Berjubah Hitam itu membelalakkan matanya melihat kecepatan Liang Wei, namun dalam kepanikannya itu, dia masih sempat melompat untuk menghindari serangan yang datang padanya.


Lompatan itu cukup tinggi, sehingga membuatnya berhasil terhindar dari serangan Liang Wei, namun karena itu, Liang Wei jadi tersenyum.


“kena kau!.” Batin Liang Wei.


Liang Wei secara tiba – tiba membatalkan serangan itu dan menggunakan tangan yang sama untuk menangkap kaki Sosok Berjubah Hitam yang masih di udara.


Masih berada di udara, Sosok Berjubah Hitam itu tidak bisa mengelak lagi, namun ia menggunakan kakinya untuk menendang kepala Liang Wei.


Liang Wei yang melihat tendangan itu, segera menunduk sehingga tendangan Sosok Berjubah Hitam hanya mengenai udara kosong.


Di waktu yang sama Liang Wei berhasil menangkap kaki Sosok Berjubah Hitam, dengan sangat cepat, ia langsung membanting tubuh Sosok Berjubah Hitam itu ke lantai.


“Tangan Kegelapan”


Tidak ingin membuat keributan karena suara lantai di ruangan itu, akhirnya Liang Wei menggunakan tekniknya.


Tangannya ia masukkan kejubahnya dan muncul dari bayangan yang berada lantai itu, tangan itu meninju punggung  Sosok Berjubah Hitam sehingga tubuhnya tidak jadi menghantam lantai.


Sosok Berjubah Hitam itu seperti merasa tulang belakangnya remuk, ia merontah dengan kakinya dan berhasil melepaskan diri dari Liang Wei.


Tidak ingin mendapat serangan lain, Sosok Berjubah Hitam itu melompat kebelakang mengambil jarak dari Liang Wei.


Liang Wei mulai berpikir ada hal yang salah.


“katakan, apakah Bangsa Siluman yang mengirimmu?.” Ucap Liang Wei.


Sambil memegang punggungnya yang sakit, akhirnya Sosok Berjubah Hitam itu menjawab pertanyaan Liang Wei


“bukan.” Ucap Sosok Berjubah Hitam itu sambil menggelengkan kepala, suaranya terdengar seperti gadis berumur 15 tahun.


“sepertinya ia berkata jujur, aku pun tidak merasakan kebohongan darinya.” Batin Liang Wei sambil mengernyitkan dahi.


Tidak ada yang luput dari naluri tajamnya, Liang Wei bisa merasakan niat jahat dari hati seseorang, niat jahat itu merupakan hal yang selalu muncul ketika seseorang sedang berbohong, namun kali ini ia tidak merasakan ada niat itu dari Sosok Berjubah Hitam.


Berdasar dari hal itu, Liang Wei akhirnya menyimpulkan, bahwa sosok yang berada di depannya itu bukanlah suruhan Bangsa Siluman.


Liang Wei mulai berspekulasi tentang siapa sosok yang berada di depannya itu. ia terus berpikir mencari jawaban yang tepat.


Hingga beberapa saat, ia menemukan jawaban yang menurutnya kemungkinan besar akan benar.

__ADS_1


“apakah dia adalah Siluman Liar yang berkeliaran di dunia manusia ini?.” Batin Liang Wei sambil sedikit membelalakkan matanya.


Liang Wei menganggap pemikirannya itu kemungkinan besar benar, namun ia masih bingung tentang apa yang mendasari sosok itu mengikutinya.


“sekali lagi, katakan apa tujuanmu?.” Tanya Liang Wei kepada Sosok Berjubah Hitam itu.


Namun tidak ada jawaban yang ia dapat, Sosok Berjubah Hitam itu memilih bungkam kali ini.


“kenapa setiap kali aku bertanya tentang tujuannya, ia malah diam?.” Batin Liang Wei.


“kalau begitu, aku ganti pertanyaanku, siapa kau?.” Ucap Liang Wei masih berusaha menggali informasi dari Sosok Berjubah Hitam itu.


“kau mengenalku.” Jawabnya dengan dingin.


Liang Wei merasakan kemarahan dari ucapan Sosok Berjubah Hitam itu.


“hey hey hey mengapa dia jadi marah karena pertanyaan itu?, dan lagi, aku tidak mengenalnya sama sekali, apa dia mempermainkanku?.” batin Liang Wei


Liang Wei jadi kesal sendiri karena perilaku Sosok Berjubah Hitam itu sungguh membuatnya bingung.


Kendati demikian, Liang Wei kembali meraih ketenangannya dan mencoba sekali lagi menggali informasi.


“lalu, atas perintah siapa kau mengikutiku?.” Tanya Liang Wei.


“atas perintah diriku sendiri.” Jawab Sosok Berjubah Hitam itu masih dengan nada yang dingin.


“boom” tiba – tiba saja ada seseorang yang mendobrak pintu kamar Liang Wei dari luar.


Melihat seseorang mendobrak pintu ruangan itu, Sosok Berjubah Hitam itu membocorkan auranya, aura yang setara dengan pendekar tingkat mahir tahap awal.


“berhati hatilah dengan gadis kecil itu!.” ucap Sosok Berjubah Hitam, lalu melompat keluar lewat jendela ruangan itu.


“hey tung..” ucap Liang Wei, namun ucapannya terhenti dan matanya membelalak karena melihat sesuatu.


Ia melihat tudung di kepala Sosok Berjubah Hitam itu lepas karena tiupan angin.


Liang Wei benar – benar sulit percaya dengan apa yang ia lihat, Liang Wei sebelumnya sangat yakin bahwa tonjolan di kepala sosok itu adalah tanduk, namun ternyata hanyalah rambut yang di ikat.


Ketika Bangsa Siluman membocorkan auranya, aura yang bocor itu pasti akan diikuti dengan perubahan fisik berupa munculnya tanduk, telinga, atau ekor. namun tidak ada satupun tanda – tanda perubahan fisik setelah Sosok Berjubah Hitam itu membocorkan auranya.


“dia manusia?.” Batin Liang Wei yang jadi diam mematung dan membelalakkan matanya.

__ADS_1


 


 


__ADS_2