Riana'S Household Story (Cerita Rumah Tangga Riana)

Riana'S Household Story (Cerita Rumah Tangga Riana)
Part 55


__ADS_3

Dan pada akhirnya Om Mike, Tante Shiera dan Riana sudah mengambil keputusan yang paling tepat untuk perusahaan dan putri kecilnya. Yaitu, mereka sudah sepakat akan menyatukan ke tiga perusahaan itu menjadi satu perusahaan raksasa terbesar di dunia.


Mengenai waktu, Om Mike sudah mengaturnya dan akan di laksanakan secepatnya.


Dan untuk nama, mereka akan menggunakan satu nama saja dari pertengahan nama pendiri di ketiga perusahaan itu. Tuan Allexander Sallex Rober, Nyonya Mayandra Sallex Robert serta dari Tuan Juandra Sallex Rober. Yakni menjadi The King Sallex Group.


King artinya adalah raja, dan perusahaan baru itu ibaratnya seorang raja yang paling tangguh mempertahankan kedudukannya di mata publik dan Negara. Serta Raja perusahaan tebesar seAsia.


Tidak hanya perusahaannya saja yang menjadi raja, tapi pemiliknya pun sama. Karena ia yang bisa memegang tangguh di ke tiga perusahaan mendiang keluarganya itu.


Jadi, bisa di pastikan Riana adalah seorang Ratu Bisnis. Karena hanya Riana'lah yang paling bisa menjalankan 3 perusahaan itu sekaligus dengan hasil yang sangat memuaskan.


Bahkan Pemimpin Molland Group saja di buat geleng-geleng kepala dengan kecerdasan yang di miliki pewaris kekayaan Keluarga Besar Sallex itu.


Namun pemuda tampan yang bernama Raymond Gevano Molland itu tidak tahu, kalau yang memimpin 3 perusahaan itu adalah orang tua dari pasien anak kecil yang di rawat di rumah sakitnya 4 tahun yang lalu.


Padahal Raymond pernah mendatangi Kediaman Sallex saat pendiri Perusahaan Sallex Group itu meninggal. Namun saat itu ia tidak menemukan keberadaan wanita yang selama ini di carinya.


Karena pada saat Raymond melayat ke Kediaman Sallex, Riana saat itu tak sadarkan diri. Dan tentunya saat itu pula Reyna'lah yang menjaga bundanya.


Dan pada saat mengantarkan beliau ke tempat peritirahat terakhir'pun Raymond tidak melihat keberadaan wanita itu.


Sebenarnya bukan tidak melihat, hanya saja saat itu Raymond tidak bisa mengenali Riana, karena Riana menutup wajah dan kepalanya menggunakan kain hitam. Hanya orang-orang tertentu saja saat itu yang bisa mengenali wanita yang menangis sesegukan di pusara makan Tuan Allex.


4 Tahun berlalu Raymond mencari keberadaan wanita ibu satu anak itu, 4 tahun berlalu juga Raymond mencari keterangan mengenai wanita itu dan 4 tahun berlalu juga Raymond berusaha melupakan wanita itu dan selama itu pula Raymond di landa kebingungan dengan dirinya sendiri.

__ADS_1


Pasalnya ia tidak mengerti dengan hati dan jalan fikirannya, padahal mereka hanya bertemu beberapa kali dan itupun tidak sengaja. Tapi kenapa meninggalkan kenang-kenangan yang tidak bisa Raymond lupakan.


Wajah wanita itu selalu terbayang-bayang di benaknya, dari saat menangis, saat terpukul dan tentu saat tersenyum.


Senyum manis itu yang tidak bisa Raymond lupakan. Semakin ia memaksa untuk melupakan, semakin sering muncul pula wajah wanita dan Reyna di kepalanya.


Entah ada apa dengan Raymond, bisa-bisanya pemuda tampan itu selalu memikirkan istri orang. Bahkan wanita itu juga tidak cantik, wajahnya kusam serta tubuhnya yang berisi. Tapi bisa-bisanya wanita sederhana itu menarik simpatinya.


Padahal di luaran sana banyak yang menggondanya, bahkan mereka bisa di katakan sempurna karena memiliki wajah cantik serta body mulus. Dan entah kenapa juga Raymond tidak tertarik dengan wanita yang mendekatinya dan bahkan ada juga yang menggoda Raymond dengan tubuhnya.


Seharusnya Raymond senang karena ada banyak wanita yang merelakan tubuhnya untuk bisa tidur dengannya. Namun Raymond malah sebaliknya, ia menolak tegas wanita-wanita murahan itu, dengan tatapan jijik.


Hanya wanita itu yang membuatnya penasaran. Mungkin kalau Raymond tahu keadaan penampilan dan kedudukannya saat ini, pasti ia langsung jatuh cinta pada pandangan pertama lagi dan di buat tidak percaya dengan kemampuan wanita itu. Secara penampilan wanita yang di carinya itu benar-benar berbeda dari saat ia pertama kali bertemu dengannya di rumah sakit, itupun sudah 4 tahun lalu..


Bayangkan saja 4 tahun sudah tidak ketemu lagi, pasti banyak perubahan juga bukan pada diri Wanita itu?


"Kau masih belum menemukan keberadaan mereka Han.." tanya Raymond menduduki kursi kebesarannya.


"Sudah berapa kali aku katakan Ray, keberadaan mereka sulit untuk di deteksi. Bahkan orang-orang kepercayaan kita saja sampai angkat tangan mencari keberadaan wanita dan anak kecil itu."Jawab Han kesal..


Bagaimana tidak, Raymond selalu menanyakan soal itu setiap hari selama 4 tahun belakangan ini.


Padahal sudah Han jelaskan lebih detail, hanya saja Raymond kekeh pada pendiriannya untuk mencari keberadaan orang-orang yang ingin di ketahuinya.


"Apa keberadaan mereka di lindungi orang-orang terkuat Han.." Tanya Raymond bingung, harus mencari keberadaan mereka ke mana lagi.

__ADS_1


"Pasti. Kalau tidak, kita mana mungkin kewalahan seperti ini." jawab Han.


"Kira-kira siapa mereka? Dari IT mana..." tanya Raymond..


"Aku tidak tahu, tapi yang jelas mereka di lindungi orang-orang hebat Tuan Allex.."Jawab Sekretaris Han.


"Tuan Allex?Tapi dia sudah lama meninggal Han? Bagaimana bisa Tuan Allex menyuruh orang-orangnya untuk melindungi wanita itu? Sedangkan mereka tidak punya ikatan darah.."Tanya Raymond penasaran.


"Ya, karena orang-orang Tuan Allex'lah yang paling tidak bisa di kalahkan oleh IT biasa. Dan untuk pertanyaan keduamu, aku juga tidak tahu. Mungkin saja mereka masih memiliki ikatan persaudaraan, kan bisa jadi. Kalau tidak, mana mungkin beliau melindungi wanita itu sekuat ini kan.."Jawab Han.


"Memang, tapi bukankah pemimpin Sallex Group sudah di gantikan dengan pemimpin baru.?Kalau tidak salah, bukannya seorang perempuan, Han.? Apa wanita itu juga di lindungi pemimpin baru Sallex Group .."Tanya Raymond.


Raymond bicara demikian karena ia tidak tahu dengan pemimpin baru itu. Bagaimana tidak, perusahaan mereka tidak terjalin urusan apa-apa dan tentunya pempimpin baru itu tidak di ketahui wajahnya. Karena pemimpinnya selalu menghindar dari kejaran paparazi dan selalu menolak kalau ada yang menyoroti wajahnya.


Bukan tanpa alasan, pemimpin baru itu hanya menjaga imagenya saja..


Tahu sendiri, kebanyakan rumor-rumor tidak penting itu selalu menyeret nama pengusaha-pengusaha sukses di dunia.


Tentang percintaanlah, kekeluargaan lah, kesuksesan lah. Bahkan banyak juga yang mencari tahu asal usul, kejelekan serta masalah pribadi yang menyeret namanya dan pada akhirnya berimbas pada perusahaan juga.


"Pastinya sih begitu. Dan pemimpin baru Sallex Group sekaligus pewaris kekayaan keluarga Sallex memang seorang perempuan cantik. Kalau tidak


salah namanya Riandra Sallex Robert.."Jawab Han.


"Riandra Sallex Robert? Apa dia keturunan Sallex juga,? Setahuku, Tuan Allex dan Nyonya Maya hanya memiliki satu anak laki-laki, itupun sudah lama hilang."Tanya Raymond.

__ADS_1


"Memang benar seperti itu, tapi aku tidak tahu tentang kejelasan keluarga Sallex..",jawabnya.


Bersambung..


__ADS_2