Riana'S Household Story (Cerita Rumah Tangga Riana)

Riana'S Household Story (Cerita Rumah Tangga Riana)
Part 67


__ADS_3

Berita kunjungan pemimpin Sallex Group menggemparkan seluruh jagad raya, sampai ke pelosok-pelosok Negara tersebut.


Semua pembisnis membicarakan keadatangan wanita yang tidak di ketahui rupanya seperti apa. Mereka sangat panasaran sekaligus bingung dengan kedatangan beliau. Karena yang mereka tahu, Sallex Group tidak memiliki kekayaan apa-apa di Kota itu.


Tanpa mereka sadari, bahwa kota tersebut adalah kota kelahiran beliau sekaligus kota di mana keberadaan kedua orang tua beliau di makamkan.


Andai saja mereka tahu alasan kunjungan beliau, lebih tepatnya mencari lokasi untuk pembangunan kantor pusatnya, pasti semua pengusaha berbondong-bondong menawarkan Lokasi yang di butuhkan dan berharap bisa ketemu langsung dengan beliau.


Bahkan saat ini, para wartawan tengah menunggu kedatangan beliau di bandara dari malam hari sampai pagi ini. Tanpa mereka sadari, bahwa Riana akan mendaratkan pesawat jet pribadinya langsung ke kediaman Sallex yang di beli 4 tahun yang lalu itu oleh mendiang kakek dan neneknya.


Riana sengaja tidak mendaratkan pesawatnya di bandara, karena ia ingin menghindari para wartawan dan paparazi yang ingin mengambil gambar wajahnya dan anaknya, Reyha.


Kenapa begitu, karena Riana tidak ingin membuat nyawa anaknya terancam. Sudah tahu pasti di dunia bisnis itu memang seperti itu, kalau sirik pasti akan melakukan apa saja yang membuat ia puas dan hatinya senang, termasuk melakukan hal keji'pun mereka lakukan demi kepuasannya.


Soal wajah Riana yang masih di rahasiakan. Alasannya sangat sederhana, ia hanya tidak ingin wajahnya di kenali banyak orang. Dan kalau sudah terkenal, pasti sedikit terganggu di setiap aktifitasnya. Maka dari itu, Riana selalu menghalangi wartawan saat akan mengambil wajahnya, karena ia ingin seperti wanita pada umumnya, bebas.


Termasuk mantan suaminya, Andre.


Bicara soal Andre, Riana sudah melupakan pria brengsek , hanya saja perlakuan 4 tahun yang lalu masih membekas di hati Riana sampai sekarang.


Dulu pernah berusaha melupakan kejadian-kejadian di masa lalu, namun semakin lama Riana memaksakan diri semakin menggunung juga rasa bencinya pada mantan suaminya itu. Dan pada akhirnya Riana akan membuktikan betapa hebatnya anak perempuan yang di benci dan tidak di inginkannya itu.


Dan akan sedikit membalas sakit yang membekas di hati Riana atas perlakuan kasar mantan suami dan mantan adik madunya itu, Riska.


Kembali awal..


"Kamu sudah tahu berita heboh pagi ini belum mas.." tanya Riska sembari menyiapkan sarapan untuk suaminya..


Sedangkan Andra, sang anak masih di kamarnya tengah bersiap-siap menggunakan seragam sekolah.


Andre lebih dulu sarapan karena pagi ini ia harus menghadiri meeting penting di perusahaan tempatnya bekerja.

__ADS_1


"Berita heboh,? Berita heboh apa? Mas gak tahu.." Jawab Bima.


"Masa pegawai kantor tidak tahu sih berita heboh pagi ini? Padahal, berita ini paling terkenal loh di kalangan bisnis., apa lagi karyawan yang mempunyai jabatan tinggi seperti kamu , seharusnya tahu mas.."Ujar Riska..


"Mas kan belum pegang ponsel sayang. Jangankan pegang ponsel, nengok anak kita saja mas belum sempet. Gara-gara permainan hebat kamu semamalam, mas jadi keenakan tidur, lalu bangun kesiangan deh.."Ucapan Andre berhasil membuat wajah Riska seperti kepiting rebus, bersemu merah.


"Mas apaan sih bahas ke gituan di sini, malu tahu..."Ucap Riska selalu malu-malu kalau Andre selalu memuji kehebatannya.


"Ha ha ha, wajah kamu lucu sayang, mas suka.." Ucap Andre tertawa di buatnya.


"Sudah ah, jangan bahas ke begituan di sini. Tidak pantes, masa bahas masalah 'itu' di depan makanan sih. Gak elit tahu gak.." Ujar Riska.


"Ha ha ha.." Namun Andre masih belum bisa menghentikan tawanya.


"Udah stop, jangan ketawain aku mulu. Kalau gak mau berhenti, aku gak mau makan nih.." Ucap Riksa.


Ucapan itu langsung membuat Andre menghentikan tawanya, karena Andre takut kalau Riska membuktikan ucapannya.


Bisa kurus kalau Riska mogok makan, pikir Andre..


"Hemm.."Riska menampilkan wajah kesalnya, namun dalam lubuk hati yang paling dalam, ia sangat senang karena Andre masih seperti dulu. Masih mencintainya.


"Lalu, ada berita heboh apa pagi ini sayang ." Tanya Andre .


"Mas tahu perusahaan Sallex Group.." Tanya balik Riska.


"Tentu tahu, karena perusahaan itu rivalnya Molland Group. Memangnya kenapa dengan perusahaan itu.." Tanya Andre bingung.


"Mas tahu pemimpin Sallex Group.."Mereka saling bertanya satu sama lain yang membut Andre bingung.


"Tidak, mas belum pernah denger maupun tahu dengan nama pewaris kekayaan Keluarga Sallex itu. Memangnya ada apa sih sayang? Kasih tahu dengan jelas dong, jangan bertele-tele mas kan buru-buru.." Ujar Andre..

__ADS_1


"He he, iya maaf mas, aku sengaja karena ingin buat kamu penasaran aja.."Ujar Riska cengengesan.


"Aku denger-denger, pemimpin Perusahaan Sallex Group berkunjung ke kota kita hari mas. Mas tahu soal itu..."Lanjut Riska.


"Pemimpin perusahaan besar itu berkunjung ke kota kita? Wahh, berita ini pasti membuat Tuan Raymond senang nih. Pasalnya, beliau sangat penasaran dengan pemimpin baru yang selalu mempertahankan posisi perusahaan terbesar Sallex Group seAsia ini.."Ujar Andre.


"Masa sih.." Ucap Riska.


"Benar sayang. Kalau Tuan Allex sih wajar saja mengalahkan posisi Molland Group, karena beliau sangat cerdas dalam segala hal. Namun pemimpin baru ini, penuh teka teki yang sangat sulit di tebak.." Jawab Andre.


"Teka teki apa maksudnya mas.." Tanya Riska penasaran.


"Pokoknya tentang biodata beliau tidak di ketahui siapapun sayang, mungkin Tuan Allex sengaja merahasiakan identitas asli pewaris sah kekayaannya itu. Tapi walaupun begitu, pemimpin baru itu terkenal dengan kecerdasannya serta kehebatannya dalam bidang segala hal. Termasuk di sanggar seni, beliau mempunyai ilmu bela diri yang cukup tinggi dan tidak sembangan orang yang bisa mengalahkannya." Jawab Andre.


Tidak hanya Tuannya saja yang di buat penasaran, tapi Andre juga seperti itu. Ia sangat penasaran dengan pemimpin perusahaan Sallex Group yang katanya memiliki wajah serba sempurna itu.


"Hebat bukan.." Lanjut Andre terang-terangan memuji kehebatan wanita lain di hadapan istrinya.


"Kamu suka ya sama pemimpin perusahaan itu.." Riska cemberut.


"Eh, tidak kok sayang. Hanya kamu di hati mas selamanya..."'Tapi kalau wanita itu lebih cantik dari kamu, kenapa tidak.."batinnya meneruskan.


Namun tanpa Andre sadari, bahwa wanita yang di pujinya itu adalah mantan istri yang selalu ia benci karena melahirkan seorang anak berjenis kelamin perempuan.


Ya, karena selama 4 tahun bekangan ini Riana menjabat seorang pemimpin di perusahaan Sallex Group , ia tidak pernah mempublikasikan dirinya..


Begitupun Tuan Allex beserta istrinya saat masih hidup, ia tidak pernah mengumumkan posisi Riana di keluarganya dan tidak pernah mempublikasikan Riana sebagai ahli waris seluruh kekayaan yang di miliki keluarga Sallex, karena beliau tidak ingin seluruh orang menyepelekan cucunya, karena cucunya itu seorang perempuan.


Sudah pasti seorang perempuan itu selalu di anggap remeh oleh para pembisnis, apa lagi perempuan yang memegang perusahaan besar seperti Sallex Group, Yandra Sallex Boutique dan Juan'Corp.


Tuan Bagas beserta istrinya tidak menginginkan itu. Karena itu, mereka menginginkan sang cucu terkenal dengan kecerdasan dan kehebatannya sendiri tanpa ada campur tangan sang legendaris itu.

__ADS_1


Hanya orang-orang tertentu saja yang mengetahui kebenaran tentang posisi Riana di perusahaan maupun di keluarga Sallex.


Bersambung..


__ADS_2