Riana'S Household Story (Cerita Rumah Tangga Riana)

Riana'S Household Story (Cerita Rumah Tangga Riana)
Part 56


__ADS_3

Kediaman Andre Wijaya..


"Selamat pagi kesayangan papah. Ayo bangun sayang, kita mandi bersama.."Ucap Andre membangunkan putra kesayangannya yang bernama Andra Wijaya..


3 Tahun lalu Riska melahirkan seorang anak yang sangat di inginkan oleh keluarga Wijaya. Anak apa lagi selain anak laki-laki yang di dambakan Andre saat itu.


Betapa bahagianya saat Andre memasuki ruangan persalinan, lalu ia melihat bayi mungil yang tengah di gendong oleh seorang suster yang membantu persalinan istrinya.


Saat Andre bertanya tentang jenis kelamin bayi itu, dan dokter'pun menjawab dengan jujur kalau jenis kelamin bayi yang di gendongnya saat itu adalah bayi laki-laki.


Betapa girangnya Andre saat itu, ia mengekspresikan bahagianya dengan meloncat-loncat seperti anak kecil di sana.


Tidak hanya Andre yang bahagia mendengar kabar berita itu, Ibu Erin'pun sama bahagianya dengan sang anak. Akhirnya setelah sekian lama penantian, Ibu Erin di beri kesempatan juga untuk bisa mempunyai seorang cucu laki-laki.


Sedangkan pak Ridwan tidak ikut menemani saat menantunya saat persalinan, dia lebih betah tinggal di rumah dari pada mengikuti anak dan istrinya yang tidak punya sopan santun itu.


Semenjak pemukulan Andre 4 tahun yang lalu, sejak itu pula pak Ridwan tidak pernah bicara lagi dengan anaknya maupun istrinya, apa lagi menantunya . Pak Ridwan benar-benar kecewa pada mereka bertiga, gara-gara merahasiakan berita penting tentang kondisi cucunya yang parah 4 tahun yang lalu..


Sudah 4 tahun juga pak Ridwan tidak tidur satu ranjang lagi dengan istrinya. Jangankan untuk tidur bersama, makan bersama pun tidak pernah lagi ia lakukan bersama mereka.


Setiap hari pak Ridwan menjalankan aktifitasnya seperti biasa, dan pekerjaannya sekarang berdagang di toko sembakonya yang sudah 3 tahun belakangan ini di jalaninya.


Ya ,pak Ridwan memutuskan untuk membuka usaha sendiri. Uangnya dari hasil penjualannya itu, ia gunakan untuk membayar kuliah anaknya yang berada di Inggris. Sisanya pak Ridwan pake untuk makannya sehari-hari. Sedangkan uang belanja dan keperluan ibu Erin, itu Andre yang menanggungnya.


Pak Ridwan tidak menyuruh Andre seperti itu, hanya saja itu kemauan Andre sendiri untuk menanggung semua tentang wanita yang sudah mengandung, melahirkan dan membesarkan dirinya sampai sekarang ini.


Saat Andre dan Riska berkunjung ke kediaman Wijaya, saat itu pula Pak Ridwan menguncinya dirinya di kamar yang 4 tahun belakangan ini di tempatinya.

__ADS_1


Entah kenapa setiap melihat wajah istri dan anaknya lebih dekat, ia langsung teringat ucapan mantan menantunya 4 tahun yang lalu. Tentang apa yang di lakukan Andre pada Riana, kelakuan Andre pada Reyna dan masih banyak lagi perbuatan anaknya yang sudah menyakiti hati Riana dan batin Reyna.


Karena tidak ingin terjadi pemukulan lagi, pak Ridwan lebih baik menghindar dari pada harus memperbanyak dosanya. Karena pada saat melihat wajah anaknya, saat itu pula emosi pak Ridwan kembali naik.


Kekecewaan itu makin menggunung di lubuk hati pak Ridwan, saat yang bersalah tidak mengatakan kata maaf padanya sedikitpun..


Kembali ke topik persalinan Riska saat itu.


Namun ada sedikit mengganjal di hati Andre saat melihat wajah istrinya terlihat biasa-biasa saja setelah melahirkan anak mereka. Saat Andre bertanya pada istrinya, Riska langsung menjawab bahwa ia saat itu terkejut dan tidak menyangka apa yang sudah terjadi padanya. Maka dari itu Riska memasang wajahnya begitu.


Dan Andre langsung percaya begitu saja, tanpa ada rasa curiga sedikitpun pada istrinya.


Namun, tanpa Andre dan keluarganya ketahui, ternyata Riska tengah merahasiakan sesuatu dari semua keluarganya. Bukan hanya Riska yang menyimpan rahasia tersebut, tapi Dokter yang menangani persalinan Riska juga ikut andil di sana. Dokter rela menutup rapat mulutnya hanya ingin membantu pasiennya tersebut.


Membantu mempertahankan posisi Riska di samping suami serta di samping keluarga suaminya. Karena Dokter itu, masih ada ikatan tali persahabatan dengan Riska. Jadi Riska tidak perlu sungkan saat mengatakan keinginannya pada sahabatnya. Dengan di iming-iming uang beberapa puluh juta, dokter kandungan yang tidak di ketahui namanya itu langsung mengabulkan permintaan sahabatnya saat itu juga.


Entah rahasia besar apa yang Riska dan dokter itu tutupi, Hanya mereka berdua yang tahu jawabannya.


Setelah kepergian mantan istri dan anak kandungnya, kehidupan Andre kini berubah drastis dari sebelumnya.


Kini kehidupan Andre makin berjaya dan tidak di pandang sebelah mata lagi oleh para tetangganya.


Namun sekarang ia tidak memiliki tetangga yang kepoin kehidupan pribadinya lagi setelah ia memutuskan untuk pindah ke rumah barunya, yang terletak di kawasan elit dan tentunya pasti mewah.


Mempunyai rumah mewah berlantai 3, halaman luas, beberapa mobil mewah yang terjejer di garasi mobilnya, memiliki pelayan tidak hanya 1 tapi 5 sekaligus.


Dari mana Andre mendapatkan uang sebanyak itu untuk membeli rumah serta yang lainnya?, Pasti pertanyaan itu terlintas di benak kalian bukan? Dan jawabannya adalah dari hasil keringatnya sendiri.

__ADS_1


3 Tahun yang lalu setelah kelahiran buah hatinya, Andre langsung di naikan jabatan oleh pihak yang bersangkutan di perusahaannya.


Yang dulunya Andre menduduki kursi seorang menejer, kini ia berpindah profesi menjadi seorang Direktur yang jabatannya di atas menejer personal, menejer pemasaran, dan menejer keungan.


Jabatan naik, gajihpun naik bukan.? Dan jawabannya adalah "Ya".


Saat Andre menjadi seorang menejer, ia menerima gaji perbulan di atas 10 juta. Uang segitu hanya Andre gunakan untuk makan sehari-hari serta kebutuhan rumah lainnya. Dan selebihnya, Andre serahkan pada Riska untuk biaya lainnya.


Dan kini Andre menjadi seorang direktur, otomatis gajinya lebih besar dari sebelumnya. Yang dulunya berkisaran 10-15 juta perbulan. Namun 3 tahun belakangan ini, Andre menerima gaji dari perusahaan Molland Group sebesar 240 juta ke atas, itupun belum termasuk tunjangannya sebesar 20 juga ke atas di setiap bulannya.


Mendapatkan gaji sebesar itu, membuat Andre sangat bahagia bukan main. Ia bisa menggunakan uang tersebut untuk istri, anak, keluarganya serta kebutuhan lainnya.


Andre mendapatkan gaji sebesar itu, karena ia bekerja di satu perusahaan terbesar di kotanya yang di pimpin langsung oleh Tuan Muda Raymond Gevano Molland.


Ya, Andre memang sudah lama bekerja di perusahaan Molland Group. Karena kinerja Andre sangat bagus, maka dari itu pemimpin perusahaan besar memberikan jabatan yang pas untuk pegawai berfrestasi di perusahaannya.


Kabar tersebut membuat ibu Erin sangat bahagia..Bagaimana tidak, kalau anaknya banyak uang pasti dia juga kecipratan dong, pikir ibu Erin saat itu.


Wanita mata duitan rupanya ibu Erin itu.


Dan mereka menyebut menganggap anak yang di lahirkan Riska adalah anak membawa keberuntungan. Pasalnya semenjak anak kecil itu lahir, rezeki mereka berdatangan silih berganti.


Tidak seperti saat Reyna lahir, mereka harus hidup berkecukupan. Bahkan mereka bilang itu sangat kekurangan. Maka dari itu, Ibu Erin dan anaknya mengecap Reyna sebagai anak pembawa sial..


Tanpa mereka ketahui, anak yang mereka anggap pembawa sial itu sudah menghasilkan banyak uang dari beberapa lomba yang di raihnya di setiap bulan.


Bersambung..

__ADS_1


__ADS_2