Riana'S Household Story (Cerita Rumah Tangga Riana)

Riana'S Household Story (Cerita Rumah Tangga Riana)
Part 64


__ADS_3

"Hati-hati sayang. Kalau sudah sampai, segera hubungi tante.."Ucap Tante Shierra melepas kepergian Riana dan Reyna di halaman kediaman Sallex.


Ya, karena kediaman Sallex tersedia lapangan tempatnya pesawat lepas landas dan mendarat, tempat itu terletak di belakang mansion Sallex.


Salah satu pesawat Jett yang di miliki keluarga Sallex yang akan mengantarkan Riana ke negara asalnya..



"Tentu Tante, aku pamit dulu ya.." Riana mencium punggung tangan tante Shierra.


"Kalau ada apa-apa di sana, segera beritahu Om ya nak.." ucap Om Mike.


"Pasti Om.."Jawab Riana beralih mencium tangan Om'nya.


"Soal penjagaan kamu tidak usah khawatir, karena Om sudah menyuruh anak buah kakekmu untuk menjaga kalian selama berada di sana.." lanjut Om Mike.


"Aku rasa itu tidak perlu Om Mike. Om kan tahu sendiri kalau aku.."ucapan Riana terpotong.


"Om tidak menerima penolakan untuk itu nak. Kamu tahu sendiri kan, om melakukan ini demi siapa.." sahut Om Mike.


"Demi aku dan Reyna, serta melaksanakan perintah kakek dan nenek kan.." Jawab Riana.


"Jawaban yang sangat tepat."sahut Om Mike tersenyum.


Karena terlalu keseringan mendapatkan jawaban tersebut, membuat Riana hafal betul dengan kalimat itu.


Om Mike akan menggunakan cara tersebut, jika Riana menolak kalau soal penjagaan.


Setelah mengeluarkan kata-kata itu, Om Mike yakin bahwa Riana akan menerima perintahnya.


"Baiklah,, tapi aku ingin mereka menjagaku dari kejauhan..Karena aku tidak ingin orang- orang di sana mengiraku seorang president, yang di jaga ketat oleh bodyguatnya.. " ucap Riana.


"Loh , memangnya kenapa? Kalau mereka menganggapmu seorang president, berarti itu bagus dong sayang. Dengan begitu, mereka tidak akan berani menyentuhmu atau berbuat macem-macem pada kalian.." sahut Tante Shierra.


"Aku malu dan risih juga tante. Biarkan saja mereka menjagaku dari jauh. Lagi pula aku bisa menjaga diriku kok.." sahut Riana.


"Baiklah-baiklah, Om nanti akan memberi tahu merek kalau begitu. .:sahut Om Mike.


'Yeesss,"batin Riana.


"Reyna mana.."tanya Tante Shierra.

__ADS_1


"Reyna di sini omah.." jawab si empunya berlari dari pintu belakang, serta di belakangnya ada Nilla .


"Cucu omah, mau pergi ya. ." Tanya Tante Shierra mensejajarkan tingginya denga Reyna.


"Iya dong Omah, Reyna mau berlibur sekalian mau ke tempat kakek dan nenek di sana.." jawab Reyna antusias.


"Anak pintar, jaga bunda kamu ya sayang.." ucap om Mike mengusap kepala Reyna.


"Pasti opah.." jawab Reyna.


"Ayo Reyna, pamit dulu sama omah dan opah.."sahut Riana.


"Opah, Omah, Reyna pamit pergi jalan-jalan dulu ya sama bunda dan kak Nilla. Omah sama Opah baik-baik di sini, kalau ada apa-apa segera hubungi Reyna atau bunda. Nanti pulang dari sana, Reyna beliin opah dan omah oleh-oleh yang baaaanyakk banget. Ok.."Ucap Reyna,, lalu menyalami tangan omah dan opahnya.


Begitupun Nilla.


Mereka semua terkekeh mendengar ucapan Reyna.


"Iya cucu omah yang cantik. Omah tunggu ya, oleh-olehnya.."Ucap Tante Shierra.


"Ok.."jawab si kecil.


"Baik Tuan, saya akan menjaga Reyna semampu saya..", jawab Nilla.


"Triss, apa semuanya sudah siap. " tanya Om Mike pada sekretaris Riana yang bernama Tristan atau yang biasa di panggil Triss.


Beliau adalah sekretaris sekaligus tangan kanan Riana. Serta anak bungsu dari Om Mike dan istrinya.


Ya, Trisstan Leondra adalah anak bungsu dari pasangan Mike Leondra dan Shierra Leondra. Seorang pemuda tampan yang memiliki sejuta pesona. Berpengawakan tinggi ,serta tubuhnya yang atlentis membuat Trisstan di gilai banyak wanita-wanita berkelas. Namun satupun Trisstan tidak sedikitpun tertarik dengan wanita-wanita berkelas itu, karena beliau sudah punya tambatan hati yang perlu di raihnya.


Beliau juga adalah pemimpin perusahaan Juan'Corp , sebelum perusahaan itu di berikan kepada pemilik sah'nya, yakni Riana.


Setelah Trisstan mengembalikan perusahaan itu pada Riana, ia berencana akan melanjutkan study'nya di Inggris yang sempat tertinggal karena perusahaan yang di pimpinnya itu.


Setelah lulus dengan nilai yang sangat luar biasa, Trisstan langsung di tarik lagi ke perusahaan Sallex Group, namun bukan sebagai pemimpin tapi sebagai sekretaris pemimpin perusahaan tersebut karena sekretaris Riana yang lama, sudah mengundurkan diri karena beliau mempunyai bayi.


Tanpa di fikirkan terlebih dahulu, Trisstan langsung menerima tawaran tersebut saat itu juga.


Karena apa? Karena Trisstan menyukai pemimpinnya. Ia sudah menaruh hati pada pandangan pertama pada Riana, namun ia tidak bisa mengutarakan langsung perasaannya, karena ia tahu kalau Riana sangat menghindari yang namanya Cinta. Oleh sebab itu, Trisstan mengurungkan niatnya dan akan mengatakan perasaannya di saat waktu yang tepat.


Namun waktu yang tepat itu tidak muncul juga sampai sekarang, karena Riana masih menutup rapat hatinya sampai sekarang..

__ADS_1


Meskipun begitu, perasaan itu semakin tumbuh dan tumbuh, dan pada akhirnya Trisskan jatuh cinta pada pemimpinnya.


Keduanya orang tua Trisstan'pun tahu, kalau anak bungsunya itu sangat menyukai cucu dari sahabatnya. Tapi mereka tidak bisa apa-apa selain menyabarkan hati sang anak.


Tidak mungkin juga bukan Om Mike melamar Riana untuk anaknya, saat Riana tidak sedikitpun memberi celah pada pria yang ingin memasuki hatinya.


Kalau beliau memaksakan keinginan sang anak, Om Mike takut kalau Riana akan menghindari darinya dan istrinya, dan membuat sahabat kecewa.


Itu tidak boleh terjadi dan tidak mungkin terjadi.


Maka sebagai seorang ayah dan ibu yang baik, mereka hanya bisa menasehati sang anak dan membuat perasaan anaknya sedikit tenang.


"Semua sudah siap Tuan, hanya tinggal keberangkatan nya saja.. "Trisstan selalu berkata formal jika berada di dekat pemimpinnya itu.


"Aku sangat membenci panggilan itu, Triss.." sahut Om Mike.


Trisstan menanggapi ucapan daddy'nya dengan senyum tipis.


"Bunda, Reyna duluan masuk ya.."Reyna langsung berlari mendekati pesawat Jett itu.


"Ingat pesan kakek, jangan berlari.."Ucap Riana.


Reyna membuat lingkaran berbentuk bulat menggunakan ibu jari dan jari telunjuknya.


Mungkin maksudnya itu, Ok..


"Semuanya, aku pergi dulu. Sepertinya Reyna sudah tidak sabar ingin berangkat.." Ucap Riana.


"Iya, hati-hati ya. By by, sayang.."Ucap Om Mike dan istrinya serempak, sembari melambaikan tangan ke arah Riana yang sudah perlahan menjauh darinya..


"Dad, mom. Aku pergi dulu."Kini tinggal Trisstan yang berpamita pada kedua orang tuanya.


"Iya sayang, kamu hati-hati ya. Kalau ada apa-apa segera hubungi mommy atau daddy'mu. " ucap Tante Shierra.


"Jaga mereka untuk Om'mu Triss, karena mereka adalah permata indah beliau yang harus di jaga ketat dari orang-orang yang ingin mencurinya.." ucap Om Mike.


"Lebih tepatnya, dari orang-orang yang ingin mencuri hatinya.." tambah Tante Shierra.


"Tentu, aku akan menjaganya dari orang-orang itu.." jawab Triss..


Bersambung..

__ADS_1


__ADS_2