
Rangga sedang duduk di shofa yang berada di kamarnya sambil mengotak Atik leptopnya.
Kinar 30 menit lagi ia akan pulang setelah jam kerjanya selesai.
Rangga hanya sibuk dengan pekerjaannya bahkan menatap jam dan mengkhawatirkan Kinar istrinyapun gak, ia seperti manusia masa bodoh yang terlihat cuek.
30 menit telah berlalu Kinar bergegas untuk pulang ke rumah mertuanya karna menurutnya tempat tinggalnya sekarang berbeda dengan tempat tinggalnya sebelumnya, Kinar tidak ingin mertua dan suaminya berfikiran yang buruk tentangnya hanya karna ia pulang malam.
Nyonya Tika mengetuk pintu kamar putranya, nyonya Tika mendekati putranya dengan duduk di dekat putranya dan memulai obrolan dengan Rangga putranya.
"Istrimu belum pulang Rangga?"
"Seperti yang mama lihat di dalam kamar hanya ada aku itu tandanya dia belum pulang" jawab Rangga dengan menatap layar leptopnya.
"Coba kamu telfon sayang siapa tau Kinar tidak mendapatkan kendraan yang ia tumpangi"
"Mama saja yang telfon, Rangga tidak punya nomor telfonnya"
"Mama punya nomornya, ini kamu telfon saja"
__ADS_1
"Sebentar lagi dia akan sampai ma" ucap Rangga dengan berbagai alasan.
"Apa lagi yang harus aku lakukan biar kalian berdua menjadi dekat" batin nyonya Tika dengan mencari ide untuk mendekatkan putranya dan menantunya.
Seseorang mengetuk pintu lalu membukanya dan masuk ke dalam, ketika Kinar masuk ia terkejut melihat suaminya dan mertuanya sedang duduk.
"Mama.." ucap Kinar
"Kamu dari mana sayang jam begini baru pulang?"
"Maaf ma, kinar lagi mengerjakan tugas dengan teman-teman Kinar" ucap Kinar berbohong dengan mendekati nyonya Tika dan Rangga.
"Baik ma" jawab Kinar.
Kinar menatap Rangga yang sedang mengerjakan sesuatu di leptopnya, lalu Kinar berbalik meninggalkan Rangga menuju ke kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya.
Setelah Kinar berlalu Rangga menatap ke arah kamar mandi. "Kenapa dia berbohong?" ucap Rangga "Eh itu bukan urusanku dia berbohong atau tidaknya kenapa aku harus memikirkannya"
Kinara keluar dari kamar mandi ia selalu berganti pakaian di dalam kamar semenjak menikah, ia akan mengganti pakaiannya di kamar jika Rangga tak berada di dalam kamar. seketika membuat Rangga merasa aneh dengan istrinya itu. Kinar berjalan mendekati Rangga dan tanpa sengaja kakinya tersandung sehingga membuat dirinya terjatuh di pangkuan Rangga.
__ADS_1
Rangga terkejut melihat Kinar yang duduk di pangkuannya, Rangga mengangkat kedua tangannya agar tidak menyentuh Kinar.
"Maaf " ucap Kinar dengan langsung berdiri dan berlari keluar kamar karna malu "Apa yang aku lakukan kenapa aku bisa seceroboh itu dengan terjatuh di pangkuannya" gerutuh Kinar pada dirinya sendiri.
Rangga menarik nafasnya lalu menghembuskannya keluar sambil memegang dadanya lalu memukul dadanya, tak lupa juga Rangga membasahi bibirnya sebagai pria normal. Rangga mengambil air di atas nakas lalu meminumnya.
Kinarpun melakukan hal yang sama ia pergi ke dapur mengambil segelas air minum dan meminumnya sambil memegang dadanya.
Kinar duduk di ruang tamu dengan menghidupkan tv , ia menunggu Rangga tidur baru dirinya akan masuk ke dalam kamar, sekali-kali Kinar mengecek Rangga sudah tidur atau belum dengan melakukan tindakan seperti cicak menempel di pintu ataupun di dinding hanya mengecek apakah ada suara atau tidak, jika tidak ada suara pertanda kalau Rangga sudah tidur.
"Bagaimana ini, kenapa dia belum tidur" ucap Kinar dengan ingin menangis karna ia memiliki ujian besok pagi dan harus cepat tidur agar tidak kesiangan besoknya.
Rangga yang melihat jam sudah menunjukan pukul 12 dan belum melihat istrinya masuk ke dalam kamar.
"Apa karna kejadian tadi dirinya belum masuk, kalau memang gara-gara kejadian tadi siapa suruh dia jalan gak lihat-lihat dan aku juga gak menyentuhnya" ucap Rangga
Jam menunjukan pukul 1 Kinar belum manampakan batang hidungnya, dan karna sudah kecapean Rangga mengakhiri pekerjaannya dan pergi istrahat dengan membaringkan tubuhnya.
10 menit Kinar masuk ke dalam kamar dengan berjalan sambil mengedap-ngedap agar Rangga tidak bangun dari tidurnya. Kinar mengambil bantal dengan pelan lalu ia pergi ke arah shofa dan membaringkan tubuhnya di atas shofa tak menunggu lama Kinara tertidur.
__ADS_1
Sedangkan Rangga belum tertidur ia tau apa yang di lakukan Kinar, Rangga menatap Kinar yang sudah tertidur di atas shofa, Rangga mendekatinya dengan memakaikan selimut. setelah memakaikan selimut Rangga duduk di atas meja lalu menatap Kinara yang sedang tertidur.