Sebagai Wanita Pengganti

Sebagai Wanita Pengganti
Bab 88


__ADS_3

Acara pesta untuk putri bungsunya yaitu Sisil telah di mulai dengan tuan Endrow memperkenalkan putrinya.


"Terima kasih atas kedatangan tuan-tuan dan nyonya-nyonya yang menyempatkan diri untuk menghadiri pesta keberhasilan putri bungsu saya yaitu Sisil." ucap tuan Endrow dengan mengatakan sedikit tentang prestasi putrinya kepada para tamu yang hadir.


Semua orang bertepuk tangan dengan apa yang tuan Endrow sampaikan. setelah itu ia mengucapkan terima kasih pada para tamu yang sudah datang menghadiri acara yang ia selenggarakan.


"Dan untuk malam ini saya berterima kasih dengan hadirnya pengusaha termuda di kota ini, yang menjadi inspirasi untuk semua orang karna kesuksesan yang di dapatkan oleh tuan Rangga Wijaya. yang telah menyempatkan diri untuk hadir pada malam ini dengan di dampingi istri beliau yaitu saya sebut nama beliau nyonya Kinar Aurora Wijaya" Sorak tepuk tangan memenuhi gedung.


"Tak asing lagi untuk kita semua dengan pengusaha termuda di kota ini yang menepati orang terkaya no 3 di kota A, tapi mungkin sebagian orang ataupun tamu yang hadir malam ini yang berada di gedung ini ada yang belum mengenal siapa istri beliau, nyonya Kinar dan kehidupan nyonya Kinar bagaimana. atau hanya mengenalnya sebagai istri tuan Rangga wijaya saja. saya pribadi sebagai tuan rumah malam ini begitu senang, kenapa? karna di hadiri oleh 2 pasangan yang kesuksesannya tak perlu di ragukan lagi yaitu tuan Rangga dan nyonya Kinar." ucap tuan endrow.


Kinar dan Rangga saling bertatapan sambil tersenyum, Rangga merangkul istrinya dengan memeluk pinggang sang istri. kalau saja malam itu hanya mereka berdua Rangga bersumpah akan menciumi seluruh wajah istrinya karna begitu bangga memiliki istri seperti Kinar.


Dengan penyampaian tuan Endrow mereka terkagum menderngarnya, berbeda dengan istri-istri pengusaha yang merendahkan Kinar. mereka semua mengambil handphone di dalam tas dan membuka situs internet yang menjadi topik trendi beberapa hari ini.


Mereka terkejut melihat apa yang di di tuliskan oleh wartawan tentang cucu konglomerat yang saat ini kakeknya memiliki kekayaannya berada di kota C. 60% seluruh kekayaan tuan Robert yang di kenal di kota C, bukan hanya itu saja. telah di jelaskan bahwa tuan Robert merupakan seorang ketua mafia yang di kenal di seluruh kota C dengan sikap tegasnya yang memiliki wajah berwatak yang membuat orang segan berada di sekitarnya. walaupun seorang mafia yang memiliki sikap membuat orang tercekik ketika bertemu dengannya. tapi tuan Robert merupakan salah satu orang yang begitu di sayangi oleh rakyat yang berada di kota C. karna sikap ringan tangannya atau selalu membantu orang-orang membutuhkan. itulah penjelasan tentang tuan Robert. yang kini Cucunya berhasil membangun sebuah hotel yang berada di kota A dengan di beri nama KNR hotel.


Bukan hanya itu saja, publik memberikan informasi tentang wanita yang memiliki sikap sosial dan selalu rendah hati. wanita mana yang bisa memiliki sikap seperti Nn.kinar apabila sudah memiliki segalanya. seperti kita lihat dalam keseharian Nn.kinar menyembunyikan siapa dirinya sebenarnya.


Istri-istri pengusaha tertampar dengan kerendahan hati yang di miliki oleh Kinar. jika di bandingkan kekayaan yang di miliki oleh Kinar gak ada apa-apanya dengan pengusaha lainnya.


"Bagaimana ini, apakah kita harus minta maaf padanya"


"Betapa malunya aku yang membanggakan kekayaan yang dimiliki suamiku yang tidak sebanding dengan miliknya"


"Sudahlah gak usah seperti itu lagian itu bukan miliknya tapi milik keluarganya" ucap Reni.


Istri-istri pengusaha itu menatap Reni dengan tatapan kesal dan tidak suka.


"Ini semua gata-gara kamu, kalau saja kamu gak memulainya pasti kita gak akan ngomong seperti itu"

__ADS_1


"Tapi kamu senang kan ngomong seperti itu ke Kinar, Dasar wanita menengah" ucap Reni dengan tatapan menghina dan meremehkan


Salah satu istri pengusaha ingin menampar Reni karna sikapnya yang sombong, tapi beberapa temannya menahannya agar tidak terpancing emosinya karna ulah anak itu.


Mereka menatap Kinar dan kinarpun menatap mereka dengan tersenyum, melihat sikap Kinar membuat mereka merasa bersalah dan malu.


Bagaimana bisa yang mereka rendahkan merupakan orang yang terpandang berbeda dengan mereka yang hanya melihat orang lain dari penampilan dan mendengarkan penjelasan sebelah pihak saja tanpa mencari taunya lebih dulu.


Mereka ingin mendekati kinar tapi langkah kaki mereka tidak bergerak sedikitpun karna malu.


*****


Acara pesta malam itu telah selesai semua para tamu sudah kembali termasuk Kinar dan Rangga. dalam perjalanan pulang Rangga memegang tangan istrinya dan terus menatapnya.


"Ada apa sayang?" tanya Kinar


Rangga memeluk Kinar lalu menciuminya di seluruh wajahnya, ia tidak tau mau berkata apa lagi. dengan apa yang Kinar miliki membuat Rangga begitu bangga.


Frans pun ikut bahagia melihat tuannya bahagia, baginya tidak ada yang bisa membuatnya begitu bahagia selain kebahagian tuannya itu menurut Frans bagi hidupnya.


*****


Di tempat lain seseorang terlihat begitu kesal dan marah pada ayahnya.


"Apa yang papa lakukan, apa papa sekarang mengabaikan aku, apa sekarang papa tak menyayangi aku lagi?"


Reni melemparkan semua kekesalannya pada ayahnya.


"Aku gak minta lebih sama papa, aku hanya minta agar papa mempermalukan Kinar di depan para tamu"

__ADS_1


"Cukup Reni. papa akan menuruti semua permintaanmu tapi kamu harus melihat siapa orang yang ingin kamu permalukan Reni" Bentak tuan Endrow dengan marah karna sikap Reni.


Sebelum ia menuruti permintaan putrinya, Reni. tuan Endrow mencari tau siapa Kinar sebenarnya, setelah mengetahuinya tuan Endrow membatalkan rencana putrinya dan juga dirinya.


Sisil dan ibunya terdiam mendengar pertengkaran tuan Endrow dan Reni.


"Sudahlah pa, nanti penyakitmu kambuh lagi" ucap istrinya dengan mencoba meredahkan emosi tuan Endrow.


"Sudahlah kak Reni, lagipula dia orang baik aku gak melihatnya seperti apa yang kak Reni ceritakan"


"Oh, jadi sekarang kalian berpihak padanya, membela dia yang telah memperlakukan aku seperti babu dengan memindahkan aku sebagai OB tanpa membelaku"


"Itu kesalahan kak Reni juga, papa kan sudah bilang gak usah bekerja di tempat lain, kak Reni cukup menjalankan usaha papa" bentak Sisil


"Aaahhh kalian semua menyebalkan, kalau kalian tidak membantuku aku akan membalaskan dendamku sendiri"


"Apa yang akan kamu lakukan padanya? bahkan tuan Rangga tidak ada apa-apanya bagi dia apalagi kamu, apa kamu pikir melihat istri, putri dan juga cucu mereka terluka mereka akan diam saja. ingat Reni papa tidak melakukan apa yang kamu minta karna papa tidak ingin terjadi sesuatu padamu"


"Ck.. gak usah membela atau melindungi Reni pa, papa bilang saja kalau papa takut dengan mereka" ucap Reni dengan kasar terhadap tuan Endrow.


Dengan emosi yang meningkat membuat seluruh tubuh tuan Endrow gemetar karna sikap dan ucapan Reni yang kasar terhadapnya. sehingga tanpa berpikir panjang tuan Endrow menampar Reni.


"Jaga ucapanmu tak seharusnya kamu bicara seperti itu ke papa"


Setelah menampar Reni, ia menarik Reni untuk di masukin kedalam kamar walaupun Reni melawan tapi kekuatan tenaga tuan Endrow mampu menyeret Reni masuk kedalam kamarnya dan menguncinya.


Tuan Endrow menatap istrinya dan putri bungsunya, Sisil.


"Tidak ada satupun yang bisa membuka pintu kecuali aku" ucap tuan Endrow memperingati istri dan putri bungsunya.

__ADS_1


Reni menangis dengan berteriak-teriak sambil memukul-mukul pintu, tapi tidak ada yang berani mendekati pintu kamar itu.


Sisil dan ibunya pergi meninggalkan kamar Reni dengan Sisil masuk ke kamarnya dan juga ibunya menyusul suaminya yang saat ini sedang minum anggur sendirian di ruang kerjanya.


__ADS_2