Sebagai Wanita Pengganti

Sebagai Wanita Pengganti
Bab 40


__ADS_3

Kinar yang sedang duduk di ranjang dengan menyandarkan setengah tubuhnya, sambil menatap layar handphonenya. tiba-tiba terkejut ketika melihat Rangga masuk ke dalam kamar dengan menutup kembali pintu kamar mereka dengan keras.


"Kamu kenap..." Kinar tak melanjutkan ucapannya


Rangga tiba-tiba naik ke tempat tidur dan merebahkan tubuhnya dengan kepalanya berada di paha istrinya, Kinar.


"Biarkan aku seperti ini beberapa menit saja" ucap Rangga


"I..i..iya" jawab Kinar dengan terbata-bata


Rangga mulai menutup matanya, ia terlihat begitu nyaman berada di dekat Kinar.


Kinar merasa canggung ketika Rangga tidur di pahanya, Kinar ingin memegang rambut Rangga namun ia tidak memiliki keberanian. beberapa kali Kinar ingin melakukannya namun tidak bisa, sehingga Rangga berkata.


"Peganglah, aku ingin merasakan usapan tanganmu di rambut dan kepalaku" ucap Rangga sambil menutup mata dengan menarik tangan Kinar dan di letakan di kepalanya.


30 menit Rangga seperti itu, dan Kinar berpikir kalau Rangga sudah tertidur sehingga Kinar memberanikan dirinya mencium dahi milik Rangga sambil berkata.


"Tidurlah sepuasnya, aku akan selalu ada di sisimu" ucap Kinar dengan mengusap-usap kepala Rangga.

__ADS_1


Rangga yang saat itu tidak tidur, hanya menutup matanya saja. tersenyum mendengar apa yang Kinar katakan.


Akhirnya kinarpun tertidur dengan posisi tubuhnya sedang duduk, Rangga yang merasa Kinar tidak bergerak lagi. Rangga membuka matanya dan menatap Kinar, dan benar Kinar sudah tertidur. melihatnya Rangga tersenyum.


"Manisnya" ucap Rangga sambil tersenyum


Rangga bangun dari tidurnya, ia menggendong Kinar dan menidurkan Kinar ke tempat tidur dengan teratur. setelah melakukannya Rangga tidur di Samping Kinar sambil menatap wajah Kinar.


Rangga merapikan rambut Kinar yang menutupi wajah cantiknya, dan tak tahan lagi Rangga mencium bibir mungil milik Kinar, mencium dahi, dan pipi milik Kinar.


Rangga merentangkan tangannya sebelah kanan, dan memindahkan kepala Kinar ke lengannya sehingga saat ini kinar tidur berbantalkan lengan Rangga.


Rangga memeluk Kinar, ia menarik tangan Kinar agar memeluknya, dan malam itu mereka tidur sambil berpelukan namun Rangga tidak bisa memejamkan matanya. Sesekali Rangga mencium pucuk kepala Kinar.


Wajah Berly terlihat begitu kesal rasanya ia ingin mengamuk di hadapan Rangga dan Kinar, namun Berly menahannya. jika ia membuat masalah lagi ia yakin Rangga bakalan marah padanya.


Berly yang tidak ingin masalahnya dengan Rangga menjadi besar, Berly menarik nafasnya dan mengeluarkannya untuk menahan kekesalannya pada Kinar.


Berly pergi ke kamarnya dengan melempar semua alat kosmetiknya yang berada di meja rias, Berly menarik rambutnya merasa frustasi melihat Rangga tidur dengan wanita lain bahkan memeluk wanita lain selain dirinya.

__ADS_1


Berly pergi keluar, ia menyalahkan mobilnya dan pergi menuju ke club' malam. Berly pergi minum-minum sambil bergoyang di depan banyak orang dan di tengah-tengah banyak pria.


Berly tak menghiraukan sekitarannya, ia tetap bergoyang sambil berminum-minum dan berteriak.


"Yuhuuuuiiiiii" teriak Berly dengan kedua tangannya berada di pundak salah satu pria, dan pria itu memegang pinggang cantik Berly.


Pria itu terus mengisi gelas Berly, pria itu tidak membiarkan gelas Berly kosong dan akhirnya pria itu berpura-pura mengambil gelas Berly, seolah dirinya perhatian ke Berly.


"Cukup cantik, kamu sudah mabuk" ucap pria itu


"Aaaa berisik, berikan gelasku, aku ingin minum lagiiii" teriak Berly


Pria itu tersenyum dengan memberikan gelas kepada Berly dan membiarkan Berly minum, sampai akhirnya Berly mabuk dan berteriak


"Kenapa panas Skali, kenapa panas Skali di sini"


"Aku akan membawamu ke tempat yang hangat cantik" ucap pria itu dengan menuntun Berly ke lantai dua.


Berly berjalan bersama pria itu dengan Sempoyongan,pria itu tersenyum ketika sampai di kamar yang mereka pesan.

__ADS_1


Berly tak tahan lagi kepanasan, ia melepaskan jaket yang menutup tubuhnya, saat ini Berly memakai baju yang begitu seksi ketika ia melepaskan jaketnya.


Tanpa pergerakan lagi Berly tertidur karna sudah mabuk. sedangkan pria itu mendekati Berly sambil menatapnya dengan mata melotot ketika melihat tubuh seksi milik Berly.


__ADS_2