Sebagai Wanita Pengganti

Sebagai Wanita Pengganti
Bab 92


__ADS_3

Kinar malam ini di rawat di rumah sakit karna melihat kondisi Kinar yang seharian bekerja sehingga membuatnya kecapean. Rangga yang tidak ingin mengambil resiko untuk memaksa Kinar kembali ke rumah, Rangga tidak ingin akan berdampak ke kandungan istrinya.


Malam ini orang tua merekapun ikut menginap di rumah sakit untuk menjaga Kinar. mereka menganggap tempat itu seperti rumah mereka yang memiliki semua fasilitas bahkan untuk tempat tidur merekapun di sediakan di sana.


Di dalam ruangan VVIP mereka tertawa dan bercanda membahas tentang masalalu Bram dan Frans, di mana masa-masa sekolah mereka dulu sampai akhirnya mereka di pertemukan dengan istri mereka.


Yang saat itu Bram adalah pria yang suka mempermainkan wanita di masa mudanya, namun istrinya Bu Yati menerima semua perlakuan Bram padanya dengan sabar, bahkan Bram membawa selingkuhannya terang-terangan di hadapan Bu Yati, waktu itu Bram belum merasakan bucin sehingga ia hanya cuek saja. tapi selama ia menjalin hubungan dengan Bu Yati Bram mulai menyadarinya karna di setiap dirinya memiliki masalah bu Yati selalu ada menemaninya, dengan ketulusan dan kesabaran Bu Yati, Bram mulai memutuskan semua selingkuhannya dan menjalani hubungan serius dengan Bu Yati. jelas Hans kepada Rangga dan Kinar tapi Hans tidak mengatakan kalau hubungan mereka di tentang oleh ayah Bram, tuan Robert.


Berbeda dengan perjalanan masa muda nyonya Tika dan tuan Hans, suaminya Hans tak berbeda dengan Bram yang suka selingkuh dan Gonta ganti pasangan di belakangnya, Hans selalu menggombal setiap wanita cantik yang berada di kampus, nyonya Tika adalah bunga kampus yang begitu cantik dan di kagumi banyak pria tapi yang bisa merebut hatinya hanyalah Hans ayah Rangga.


Nyonya Tika selalu membuat perhitungan pada semua wanita yang dekat dengan Hans, dan siapa saja yang menjalani hubungan dengan tuan Hans. bahkan tuan Hans tidak bisa berbuat apa-apa jika nyonya Tika turun tangan menghajar wanita-wanita yang menggoda tuan Hans. nyonya Tika di kenal begitu ganas di kampusnya bagaimana tidak dia selalu mempermalukan wanita-wanita yang mengganggu hubungannya di depan umum sampai wanita-wanita itu tidak akan datang ke kampus lagi karna malu. tuan Hans menjadi penurut karna ia tidak ingin nyonya Tika bertingkah lagi di depan umum dengan memberi pelajaran pada wanita-wanita lain. bahkan nyonya Tika mengancam Jika tuan Hans berani melakukannya sekali ia tidak segan-segan akan meninggalkannya. sampai akhirnya tuan Hans pun berhenti dari sikap Playboy nya karna ia begitu mencintai nyonya Tika.


Rangga yang mendengar apa yang orang tua mereka ceritakan, ia menatap Kinar dengan memegang tangan istrinya.


Rangga mengelus-ngelus pipi istrinya dengan mengatakan ucapan yang begitu membuat Kinar bahagia.


"Aku mencintaimu sayang" ucap Rangga lalu mencium kening sang istri.


Rangga yang sudah mencintai dan menyayangi istrinya tidak pernah melewatkan ucapan aku mencintaimu, Rangga selalu mengatakan kapanpun ia bersama dengan istrinya bahkan lewat pesan ataupun telfon Rangga selalu menyelipkan kata mencintaimu untuk sang istri.


Malam itu Kinar teridur dalam pelukan Rangga namun Rangga belum bisa menutup matanya, ia mengelus-ngelus lengan Kinar dengan lembut, sampai akhirnya dirinya pun ikut tertidur dengan hidung dan mulutnya menempel di dahi sang istri.

__ADS_1


Keesokan paginya Kinar sudah bisa pulang, dokter memberikan vitamin dan memperingatkan ke Kinar dan juga Rangga agar Kinar banyak-banyak beristirahat.


Pagi itu telah sampai di rumah Rangga, nyonya Tika memutuskan untuk tinggal bersama dengan Rangga membantu menjaga Kinar. Bu Yati yang begitu sibuk dengan toko kuenya sehingga tidak bisa menginap di rumah Rangga dan Kinar, tapi Bu Yati berjanji akan selalu datang mengunjungi putrinya.


Rangga tetap berangkat bekerja sebagaimana biasa , ia tidak perlu khawatir lagi karna sudah ada nyonya Tika yang menjaga Kinar di rumahnya. siang itu Rangga memberikan makan siang gratis untuk seluruh staffnya di kantor sebagai tanda syukurnya karna sebentar lagi dirinya akan menjadi seorang ayah.


Begitu pun di beautiful Kinar menghubungi Sera untuk memberikan makan siang gratis pada semua staff di kantor dan tak lupa juga Kinar menyuruh agar Sera menyiapkan beberapa makanan dan uang untuk di berikan ke panti asuhan. walaupun Kinar hanya berada di rumah tapi ia mengontrol semua staffnya melalui tablet miliknya.


"Sayang, letakan tabletnya, kamu harus banyak beristirahat mama tidak mau Rangga menyalahkan mama kalau kamu kenapa-napa sayang, kamu tau kan bagaimana sifat suamimu itu"


Kinar yang belum hamil saja bagaimana sikap Rangga apalagi saat ini Kinar tengah hamil anaknya bisa-bisa semua orang yang tidak memperhatikan dan menjaga istrinya akan ia telan-telan hidup-hidup.


Nyonya Tika tidak mau jika dirinya menjadi tempat lampiasan Rangga hanya karna kinar tidak beristrahat dengan baik.


Kinar merasa dirinya bosan di kamar ia mencoba keluar dari kamar dan menuju dapur, siapa yang bisa menyangka kalau ternyata bau masakan membuatnya mual, sampai tak tertahankan Kinar lari ke kamar mandi untuk mual.


Nyonya Tika yang mendengar Kinar sedang muntah-muntah di dalam kamar mandi, ia segera masuk dengan mengelus-ngelus punggung menantunya. setelah selesai nyonya Tika mengantarmya masuk kedalam kamar, nyonya Tika memijit punggung menantunya setelah memberikan air minum.


"Gimana sayang, apa masih terasa ingin mual"


"Iya ma, mata Kinar pusing"

__ADS_1


"Sabar ya sayang begitulah perjuangan seorang ibu untuk memperjuangkan buah hati mereka. Mama juga seperti apa yang kamu rasakan ketika mama sedang mengandung suamimu, Rangga." ucap nyonya Tika dengan menyemangati menantunya.


Kinar tidur kembali, dan nyonya Tika keluar menyiapkan makanan untuk di makan oleh menantunya, ia tau bagaimana masa ngidam akan banyak memilih-milih makanan.


Waktu sudah menjelang sore tak terasa sudah pukul 5 sore. semua para karyawan kembali ke rumah mereka untuk istrahat setelah membereskan pekerjaan mereka.


Rangga mengajak Frans untuk pergi ke suatu tempat, Rangga ingin membelikan semua makanan kesukaan Kinar. ia membeli begitu banyak makanan untuk istrinya, frans terkejut melihat berbagai macam makanan yang di beli oleh Rangga.


"Tuan, apakah tidak terlalu banyak?" tanya Frans


"Ini semua ku belikan untuk Kinar dan bukan hanya dia sendiri saja yang makan ada anak kami yang harus di beri makan juga dalam kandungannya" jawab Rangga


Sesampainya di rumah nyonya Tika terkejut melihat apa yang di bawah oleh putranya, Rangga.


"Apa ini Rangga dan untuk siapa ini?" tanya nyonya Tika dengan keheranan


"Kenapa sih mama dan Frans sama-sama menanyakan ini, sudah jelas-jelas ini untuk istriku"


Nyonya Tika menatap Rangga yang terlihat begitu bodoh, yang telah membelikan makanan yang mahal hanya karna kinar menyukainya tapi sekarang beda ceritanya karna kinar sedang hamil.


Rangga meninggalkan nyonya Tika setelah ia memberikan semua makanan ke pelayanan dan meminta pelayan untuk menghidangkannya di meja makan karna kinar akan makan sebentar lagi.

__ADS_1


Rangga masuk ke dalam kamar ia melihat Kinar yang sedang tidur, ia mendekatinya lalu mencium kening sang istri. lalu Rangga pergi masuk kedalam kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya dari keringat dan kuman, ia tidak mau jika istrinya dan calon anaknya sampai terkena kuman dari tubuhnya.


__ADS_2