
Setelah mendengar Kinar sadar Helen mulai menyiapkan rencana untuk membunuh Kinar.
Dari kejauhan seseorang menatap depan ruangan Kinar di rawat, ia melihat beberapa orang yang berdiri di depan pintu.
*Bagaimana aku bisa masuk kesana kalau begini caranya. lagian mereka siapa sih berpakaian seperti itu. sepenting apa si Kinar itu, dia kan hanya wanita biasa, wanita miskin.
Aku harus mencari cara agar bisa masuk kesana, beberapa menit ia berpikir akhirnya ia mendapatkan ide dengan berpura-pura sebagai perawat*.
Malam itu Kinar sendirian di dalam ruangan karna dokter melarang mengganggunya, Kinar benar-benar butuh istrahat penuh.
Saat ini semua orang kembali ke rumah mereka, termasuk Rangga yang saat ini sedang berada di ruangan lain untuk membicarakan masalah pekerjaan sekaligus masalah istrinya.
Wanita itu mencoba agar terlihat santai seperti perawat pada umumnya.
"Maaf mba" cegah para pengawal dengan menahan pundak wanita itu.
Wanita itu memperlihatkan tanda pengenalnya kepada laki-laki berotot yang bertugas menjaga Kinar.
Salah satu pengawal terus memperhatikan wajah wanita itu, sedangkan wanita itu terlihat gugup agar tidak ketahuan.
Para pengawal membukakan pintu dan menyuruh wanita itu masuk ke dalam, namun salah satu pengawal ikut masuk menemani perawat.
__ADS_1
Bagaimana ini, kenapa dia ikut masuk juga. kalau begini bisa gagal rencanaku. perawat itu kebingungan entah apa yang harus ia lakukan.
"Maaf, apakah anda bisa keluar?"
"Maaf, ini sudah menjadi tugas saya agar menemani siapapun masuk kedalam termasuk perawat dan juga dokter"
Sialan, siapa kamu sebenarnya Kinar kenapa mereka menjagamu begitu ketat.
Wanita itu mulai terlihat frustasi, apa yang ia rencanakan tidak berjalan dengan baik sehingga pengawal mulai mencurigainya.
Beberapa menit kemudian Rangga dan sekretaris nya telah datang, mereka masuk ke dalam ruangan Kinar.
Rangga terus memperhatikan perawat yang sedang berdiri tepat di dekat tempat tidur istrinya terbaring.
Sialan, kenapa penjagaannya begitu ketat bahkan aku bergerak saja tidak bisa, bagaimana ini apa yang harus aku lakukan. wanita itu melepaskan baju perawat dan meninggalkannya di kamar mandi. ia masuk ke dalam mobil dan di dalam mobil sedang ada seseorang yang menunggunya.
"Bagaimana?"
"Maaf tuan"
"Jadi kamu gagal melakukannya?"
__ADS_1
"Maaf tuan"
"Siaaaallll" teriak pria itu dengan memukul setir mobilnya sendiri.
"Maaf tuan, semua tidak seperti yang kita rencanakan, pengawalnya menjada Kinar dengan ketat. setiap langkah, apa yang di lakukan para pengawal itu terus memperhatikan, bahkan aku tidak di izinkan masuk jika salah satu pengawal tidak di izinkan masuk"
"Kamu bisa pergi ini bayaranmu"
Wanita itu membuka amplop dan juga menghitung
uangnya.
"Maaf tuan, uang ini kurang tidak seperti apa yang kita sepakati"
"Kamu mau minta bayaranmu utuh sedangkan melakukan pekerjaan seperti ini saja kamu tidak becus" teriak pria itu yang ingin membunuh wanita yang berada di depannya.
Wanita itu mulai ketakutan, ia menerima bayarannya dan turun dari mobil.
Pria itu pergi dengan melajukan mobilnya di atas rata-rata.
Gak apa-apalah segini, lumayanlah
__ADS_1
Siapa sebenarnya Kinar, kenapa dirinya di kelilingi dengan orang-orang yang berotot bahkan dari wajah dan kebugaran tubuh mereka bukanlah orang sembarang yang bisa di remehkan.
Maaf author beberapa hari ini masih kurang sehat, tapi author akan berusaha untuk up walaupun hanya 1 atau 2 bab saja🙏. makasih yang masih menunggu up cerita author🤗