
kinar bersiap-siap untuk bertemu dengan teman-temannya di kampus, ia bersiap-siap untuk pergi tapi sebelum ia pergi, kinar berencana sarapan dulu. kinar terdiam ketika melihat sarapan yang ia buat tak di sentuh sedikitpun oleh suaminya, Rangga.
Mood kinar langsung berubah bahkan ia gak jadi sarapan dan langsung pergi begitu saja.
"Terserah kamu mau bersikap seperti apa, aku gak peduli" ucap kinar dengan pergi menaiki motornya.
40 menit kinar sampai di kampus, dari kejauhan sudah terlihat dua sahabatnya yaitu ria dan Lia. tak lupa kinar melambaikan tangannya kepada mereka berdua sehingga mereka pun membalas lambaian kinar Kepada mereka.
Setelah selesai memarkirkan motornya, ia menghampiri kedua sahabatnya dan mereka saling berpelukan sambil mengeluarkan teriak di masing-masing mereka.
"Tak terasa akhirnya kita udah mau semester 6"
"iya, sedikit lagi kita akan selesai, tapi kita bakal sibuk nanti pas semester akhir nanti" ucap Lia.
libur akhir semester telah selesai saatnya dirinya fokus dengan kuliahnya yang akan sibuk dengan penelitian. tak terasa kinar saat ini sudah semester 6 setelah menyelesaikan administrasinya bersama dengan sahabat-sahabatnya.
Di semester 6 ini kinar mulai menyiapkan judul untuk skripsinya nanti, dan juga ia akan mulai sibuk dengan penelitiannya nanti.
Kinar sudah membuat pembagian waktu buat dirinya. sampai dengan mengurus suaminya. kinar tidak ingin meninggalkan suaminya apapun itu kinar akan berusaha menjadi istri yang baik, dan akan berusaha terus untuk mendapatkan cinta suaminya, mendapatkan hati suaminya.
Walaupun sudah bersuami kinar tidak lupa untuk mengabari orang tuanya, menanyakan kabar orang tuanya, sebagai anak satu-satunya kinar berjanji akan melakukan apapun untuk orang tuanya agar mereka bahagia. kinar di samping kuliah, menjadi seorang istri, kinarpun bekerja sebagai karyawan, ia saat ini bekerja paruh demi mewujudkan mimpinya.
Kinar dan 2 sahabatnya itu setelah menyelesaikan administrasi. mereka pergi untuk bersenang-senang, melepaskan beban yang mereka pikirkan entah masalah kuliah, atau masalah lainnya.
Kinar, Lia, dan Ria pergi dengan naik mobil Lia. agar bisa barengan, akhirnya kinar mengalah dengan naik mobil dan meninggalkan motor kinar di parkiran kampus.
Lia mengemudikan mobilnya, kinar menyetel musik yang ada di dalam mobil, sedangkan ria ia duduk di bangku belakang.
"Hari ini kita bebas mau kemana, jadi kalian sebut saja kemana kita hari ini okey?!"
"okey" jawab Kinar dan Ria bersamaan.
Akhirnya kinar menemukan lagu yang ia sukai, yang menjadi favoritnya, yang judulnya Secret love song. dengan suaranya yang merdu ia menyanyikan reff lagu itu bersama dengan sahabat-sahabatnya.
Why can't you hold me in the street...
__ADS_1
Why can't i kiss you on the dance floor...
I wish that it could be like that...
Why can't we be like that...
Cause i'm yours...
Kinar dan sahabat-sahabatnya begitu bahagia dan menikmati hari itu. mereka memiliki begitu banyak tujuan, dan saat ini menjadi tujuan utama mereka yaitu pergi ke salon dan spa untuk memanjakan diri mereka.
Tibalah ke tempat tujuan mereka kinar, Lia dan ria menikmati fasilitas yang ada bahkan rasanya mereka tidak ingin pergi dari tempat itu, namun setelah itu mereka akan pergi nonton ke bioskop.
Mereka menikmati film yang mereka nonton, saat itu mereka lebih memilih film yang mereka nonton adalah film yang lucu dari pada film horor atau pun film romantis. Film yang mereka nonton sudah hampir selesai bahkan mereka berencana akan lanjut nonton lagi dengan judul yang berbeda, namun mereka menghentikan keinginan mereka karna tujuan mereka selanjutnya yaitu belanja.
Kinar dan sahabat-sahabatnya melalui waktu itu dengan penuh ceria bahkan waktu tak terasa sudah menunjukan sore, sebelum pulang ke rumah masing-masing mereka pergi ke restoran dulu karna dari pagi sampai sore yang mereka lakukan hanyalah jalan-jalan sehingga membuat mereka menjadi lapar.
"Biar aku yang pilih restorannya, aku tau di mana restoran paling enak dan aku pastikan kalian tidak akan menyesal makan di restoran itu"
"Gimana ria kita serahkan semuanya ke Lia?"
"Waww tumben otakmu pintar Ria"
"Tenang saja kalian gak akan bisa melupakan makanan yang ada di restoran itu"
"Okey deal ya"ucap kinar dan di ikuti oleh Ria dan Lia sahabatnya.
Sampailah mereka di Restoran yang menjadi tujuan mereka untuk mengisi kekosongan perut mereka yaitu Restoran Aneka Rasa.
Lia memarkirkan mobilnya, lalu mereka turun bersama-sama mencari tempat duduk yang akan mereka duduki.
Masuk ke dalam restoran 3 sahabat itu di pandangi oleh beberapa pria yang ada di restoran, Ria dan Lia merasa jika mereka di pandangi sehingga membuat mereka percaya diri dengan berjalan seperti model.
Sedangkan kinar ia hanya melihat layar handphonenya dengan mengetik sesuatu lalu mengirimkannya ke orang lain, kinar begitu cuek dengan orang-orang yang ada di restoran, ia tidak menyadari kalau saat ini dirinya lah yang di pandangi oleh beberapa pria, tapi hanya sahabatnya yang merasa jika pandangan pria-pria itu untuk mereka berdua.
Kinar mengirimkan pesan untuk suaminya siapa lagi kalau bukan Rangga.
__ADS_1
"Suamiku sayang, kita akan makan malam di rumah. aku akan memasak makanan enak buatmu, jangan sampai telat ya suamiku" isi pesan kinar kepada Rangga.
Rangga yang menerima pesan itu hanya di bacanya tapi tidak di balas bahkan wajah Rangga biasa saja seperti setiap hari.
Kini Kinar dan sahabatnya memesan makanan, karna saat ini mereka benar-benar kelaparan setelah menghabiskan tenaga mereka jalan-jalan.
Kinar sedikit-sedikit melihat handphonenya hanya untuk melihat apakah ada balasan dari Rangga suaminya. namun tak ada satupun balasannya.
Beberapa menit kemudian handphone kinar berbunyi dan bergetar, dengan cepat kinar mengambil handphonenya namun setelah melihat isi pesan itu senyum kinar memudar karna pesan itu bukanlah pesan dari Rangga suaminya tapi dari Nandar teman kampusnya.
"Kamu kenapa kinar?" tanya Lia
"Gak kenapa-napa"
"Bener kamu gak kenapa-napa?"
"iya"
Kinar memasukan handphonenya ke dalam tasnya kembali setelah makanan yang mereka pesan sudah datang.
Seseorang terus memperhatikan kinar dari kejauhan, ia tidak menyangka akan bertemu dengan kinar di restoran itu.
"Sayang kamu sedang melihat siapa?" ucap wanita yang duduk bersamanya dengan menengok ke arah yang di tatap pria itu, ketika wanita itu mencari apa yang di lihat oleh pria yang duduk bersamanya wajah kinar tak terlihatkan karna di halangi oleh tubuh Ria sahabatnya.
"Bukan siapa-siapa" jawab pria itu.
Namun wanita itu memperhatikan apa yang pria itu lakukan, dan lagi-lagi ia mendapati kalau pria yang bersamanya menatap ke arah yang sama.
"Sayang, apa ada sesuatu?"
"Gak ada berly"
Pria yang selalu menatap ke arah kinar adalah Rangga suaminya, entah apa yang membuat Rangga memandangi Kinar dari tadi.
Sedangkan kinar tertawa dengan sahabat-sahabatnya menikmati makanannya dan juga obrolan mereka.
__ADS_1
Setelah makan, Kinar dan sahabat-sahabatnya kembali ke rumah mereka masing-masing namun Lia mengantarkan kinar ke kampus untuk mengambil motornya di parkiran kampus.