Sebagai Wanita Pengganti

Sebagai Wanita Pengganti
Bab 30


__ADS_3

Lia menyembunyikan semua masalah yang ia hadapi di rumahnya, namun yang ia sembunyikan ternyata kinar sudah mengetahuinya.


Kinar berpura-pura tak mengetahuinya untuk menunggu Lia Agar mengatakan semua yang ia hadapi dalam hidup sahabatnya itu.


Namun selama ini Lia tak pernah menceritakan, ia menyimpan rapat-rapat apa yang ia hadapi, apa yang terjadi pada dirinya selama ini.


Kinar berjanji setelah wisuda nanti kinar akan membantu Lia mencari pekerjaan, ia tidak ingin sahabatnya selalu di remehkan dan di perbudak oleh ibu tiri dan juga adik tiri Lia..


*******


Kinar melihat Berly mulai menarik perhatian Rangga dengan menyiapkan makan malam, Kinar menuruni anak tangga. ia mendekati berly yang sedang menyiapkan makanan untuk makan malam.


Berly yang melihat kinar menuruni anak tangga, ia tersenyum sambil meneruskan pekerjaannya menyiapkan makan malam.


"Waawww kelihatannya makanannya enak" ucap kinar sambil mencelupkan jari telunjuknya ke salah satu makanan yang ada di atas meja.


"Hey, kenapa kamu menyentuhnya" teriak Berly dengan suara membentak


"Uppss, sorry. aku gak sengaja melakukannya" ucap kinar sambil tersenyum


"Kali ini aku membiarkanmu karna kamu gak sengaja melakukannya"


"Ada apa ini, kenapa hati dan pikiranku terus mendorongku kalau yang kulakukan tadi adalah sengaja, dan kenapa mereka tidak bisa bekerja sama dengan mulutku sih" ucap kinar dengan wajah yang pura-pura ketakutan


Berly yang mendengar apa yang kinar katakan merasa kesel.


Kinar langsung menatap Berly


"Aku tidak bisa berbohong pada diriku sendiri, dan aku tidak bisa mengikuti mulutku yang berbohong karena mereka mendorongku untuk melakukannya"


Berly merasa kesel, ia mengepalkan kedua tangannya, dan Berly pun ingin menampar wajah kinar. namun Berly menahannya.


Kinar terkejut tiba-tiba Berly melemparkan air ke wajahnya sendiri dan sambil menangis.

__ADS_1


"Ada apa ini?" tanya Rangga pada Berly


Kinar yang mendengar suara Rangga yang tepat berada di belakangnya, dirinya terkejut.


"Oh, jadi ini alasannya kamu membasahi wajahmu dengan air"


"Bagaimana aktingku baguskan, dan kamu lihat aku akan mengadukan sikapmu kepada Rangga"


Kinar yang mendengarkan apa yang Berly katakan hanya tersenyum saja.


"Kamu mungkin belum mengenalku, dan suamiku. sehingga kamu melakukan hal konyol seperti itu, tapi aku bersyukur karna aku gak perlu melakukannya sendiri" ucap kinar dengan pergi mendekati Rangga


"Sayang, malam ini kamu terlihat begitu tampan, bahkan dengan pakaian yang aku pilihkan" ucap kinar dengan merapikan pakaian yang di pakai Rangga.


Rangga tersenyum tipis mendengar pujian dari kinar. Namun senyuman itu berubah menjadi berwatak, Rangga tidak ingin ketahuan oleh kinar kalau dirinya bahagia ketika kinar memujinya.


Berly terlihat kesal karna Rangga seperti tak memperdulikannya, untuk menarik perhatian Rangga. Berly mencoba menyentuh makanan yang berkuah di atas meja


"Aaauuu " rintih Berly kesakitan


Kinar yang melihat Rangga pergi ke arah Berly, membuat dirinya kesal, namun kinar langsung membalikan tubuhnya ke arah Rangga dan Berly.


Dengan tersenyum sambil kedua tangannya di lipat tepat di dadanya, kinar mendekati mereka.


"Kamu kenapa basah seperti ini?" tanya Rangga dengan memegang tangan Berly yang kesakitan karna terkena makanan yang panas


Berly menatap kinar ketika Rangga menanyakan pakaiannya basah, dan wajahnya yang berantakan


"Aku gak tau apa salahku sayang, aku hanya menyiapkan makan malam untukmu tapi tiba-tiba kinar datang dan hiks hiks" ucap Berly dengan menangis


Rangga langsung menatap Kinar


"Kamu sebenarnya kenapa, kalau kamu gak suka dia tinggal di sini kamu ngomong terus terang saja, tapi jangan menyiksanya seperti ini" ucap Rangga dengan marah

__ADS_1


"Tapi aku tidak melakukannya Rangga"


"Diam kamu, sekarang kamu harus minta maaf ke Berly


"Gak, orang aku gak salah apa-apa dan gak melakukan apa-apa sama dia"


Berly tersenyum licik ketika melihat rencananya berhasil dan mendapatkan pembelaan dari Rangga.


"Gak apa-apa sayang, aku yang salah seharusnya aku tidak membuatkan makanan buat kamu"


"Gak apa-apa, kinar sudah keterlaluan dia harus minta maaf ke kamu" ucap Rangga


Kinar berjalan mendekati Berly


"Kamu ingin aku minta maafkan ke kamu? baiklah" ucap kinar menatap Berly


Berly membalas tatapan kinar


"Akhirnya kamu minta maaf kepadaku" batin Berly


Kinar mengalihkan tatapannya kearah meja makan, ia menemukan sebuah kuah soap dengan pelan ia mengangkat wadah yang berisikan kuah soap itu.


Berly yang melihat apa yang kinar lakukan, mulai merasa khawatir dengan kinar


Kinar memperlihatkan kuah soap itu di depan wajah Berly. dengan pelan ia menyiramkan ke kepala Berly.


Berly terkejut dengan apa yang kinar lakukan, begitupun dengan Rangga, ia tidak menyangka kalau kinar akan melakukannya.


"Upss, maaf" ucap kinar dengan meminta maaf setelah menyiramkan kuah soap di kepala Berly.


Kinar menatap Rangga, dengan wajah yang tak terbacakan. lalu kinar bergegas pergi ke kamarnya dengan meninggalkan mereka, namun Rangga mengejar kinar yang pergi ke dalam kamar


"Kamu pergilah membersihkan tubuhmu" ucap Rangga dengan meninggalkan Berly

__ADS_1


Berly kesal ketika dirinya di tinggalkan begitu saja.


"Awas kamu kinar, kamu sudah bermain-main denganku dan tunggu apa yang akan ku lakukan padamu" ucap Berly tersenyum tapi sejenak senyuman itu menghilang menjadi tatapan jahat yang merencanakan sesuatu.


__ADS_2