Sebagai Wanita Pengganti

Sebagai Wanita Pengganti
Bab 85


__ADS_3

Seseorang terlihat begitu geram karna semua rencananya menjadi gagal, ia melemparkan semua yang ada di atas meja kerjanya ke lantai.


"Bagaimana bisa dia menormalkan perusahaannya dan apa ini! semua terlihat begitu baik bahkan perusahaan Rangga meningkat"


Orang itu memukul mejanya dengan keras dan marah, siapa lagi kalau bukan pendiri kampus. ia tidak terima kalau perusahaan Rangga kembali normal.


Pendiri kampus mencari tau siapa yang membantu Rangga sehingga perusahaannya bisa kembali normal seperti itu. ia menelfon seseorang untuk mencari tau semua tentang perusahaan Wijaya dan siapa saja yang berada di belakangnya.


"Papa.."Panggil Helen dengan sangat marah


"Mana janji papa, kata papa Rangga akan datang padaku dengan memohon agar aku menikah dengannya"


"Helen masuk ke kamarmu" perintah pendiri kampus dengan suara terdengar marah


Helenpun pergi dengan marah ke ayahnya, Helen begitu membenci ayahnya.


"Aku benci papa, aku benciiiiiii" teriak Helen dengan melempar semua barangnya di dalam kamar, bahkan handphonennya pun ia lemparkan kearah cermin meja riasnya.


Pendiri kampus hanya mendengarkan apa yang putrinya lakukan, ia pikir rencana yang ia ambil ternyata gagal total.


"Lihat saja Rangga aku akan membuatmu memohon padaku untuk menikahi putriku"


*****


Jika di tempat lain seseorang merasa tertekan karna semua rencananya gagal, berbeda dengan dua pasangan yang di mabuk cinta ini. Rangga mengajak Kinar untuk menginap di tempat itu, ia tidak ingin pulang ke rumah namun Kinar memaksanya untuk kembali. karna ia merasa akan ada hal yang akan suaminya lakukan.


"Aku ingin kembali sayang"


"Aku bilang gak, ya gak sayang. kita menginap di sini hanya malam ini sayang"


Akhirnya Kinar mengiyakan apa yang suaminya katakan.


"Baiklah, tapi dengan satu syarat kita akan kembali besok pagi dan malam ini tidak ada pembuatan junior"


"Mana ada begitu sayang, kan tadi kamu setuju dengan syarat apapun yang aku katakan dengan membebaskan Deri"


Sialan, dasar suami otak mesum ada aja senjata yang di pakainya untuk menjebakku


"Apa kamu lupa sayang"


"Aku gak paham dengan apa yang kamu katakan sayang, aku capek mau istrahat"

__ADS_1


"Oho, kamu jangan pura-pura gak paham sayang, jangan amnesia sayang nanti aku akan sedih banget jika kamu melupakan aku juga" ucap Rangga dengan berpura-pura menangis sambil memeluk istrinya dengan tangannya yang mulai nakal.


"Sayang.." panggil Kinar dengan marah


"Iya sayang, ada apa aku di sini koq"


Kinar yang tadinya marah malah menjadi tertawa karna sikap suaminya yang setiap hari makin genit.


Rangga mulai mengusap perut sang istri.


"Aku menginginkan juniorku berada di sini" tunjuknya di perut kinar


"Sabar sayang, semua butuh proses"


"Prosesnya adalah pembuatannya sayang" ucap Rangga dengan menaikan tangannya ke atas.


Kinar menahan tangan sang suami yang sudah mulai menjelajahi bagian tubuh yang di miliki Kinar.


"Ada apa lagi sayang" tanya Rangga sambil merengek


"Aku lagi capek sayang malam ini kita istrahat ya"


Ranggapun mengiyahkan apa yang istrinya katakan, Rangga tidak ingin memaksa istrinya. malam itu mereka lewati tanpa adanya pembuatan junior, Rangga mengulurkan tangannya di jadikan bantal oleh sang istri.


Rangga menanyakan alasan Kinar tak memberitahunya kalau Kinar merupakan seseorang dari keluarga mafia, dan seseorang yang memiliki perusahaan sendiri.


Kinar menjawab semua apa yang Rangga tanyakan, ia hanya ingin hidup seperti biasa saja ia tidak ingin hidup dan di pandang sebagai sebagai seseorang yang patuh di hormati.


"Bentar sayang"


"Ada apa lagi"


"Apakah KNR hotel di bangun ketika kita belum menikah?"


"Iya, perusahaan itu hasil kerja kerasku dengan bekerja paruh saat kuliah tapi tidak sepenuhnya juga karna ada paman yang membantuku menyelesaikannya." jawab Kinar


"Kamu tidak akan meninggalkan aku kan sayang?"


"Apa-apaan sih, mana ada aku meninggalkanmu, jangan berfikir yang aneh-aneh deh sayang"


"Aku hanya takut saja kamu akan meninggalkanku, karna sikapku sudah keterlaluan padamu"

__ADS_1


"Sudahlah sayang, aku gak akan meninggalkanmu sampai kapanpun okey" ucap Kinar dengan memegang kedua pipi suaminya lalu mencium bibir sang suami.


"Aku percaya kamu tidak akan melakukannya"


"Ya sudah sekarang kita tidur ya"


Ranggapun menganggukan kepalanya menuruti apa yang Kinar katakan.


Malam itu mereka tidur sambil berpelukan, Rangga yang tidak bisa tidur terus mencium kepala istrinya. Rangga begitu mencintai Kinar sampai ia sangat takut jika suatu saat nanti Kinar meninggalkannya.


Rangga mengeratkan pelukannya lalu menutup kedua matanya untuk tidur. malam itu mereka lewati tanpa ada adegan yang selalu mereka lakukan.


Keesokan paginya Rangga bangun tidur untuk pergi ke kamar mandi. lalu ia kembali ke tempat tidur dengan mencium pipi istrinya.


Rangga mengajak Kinar untuk mandi, dan pagi itu Kinar mengiyakan untuk mandi bersama. Rangga menggendong Kinar sampai masuk ke dalam kamar mandi.


Selesai mandi kinarpun masih dengan posisinya yaitu di gendong, Kinar benar-benar tidak ingin lepas dari suaminya. ia pun tidak tau pagi ini ia begitu manja pada suaminya bahkan memandikan dan menggantikan pakaiannya adalah suaminya.


Rangga sebagai suaminya ia melakukannya dengan ikhlas walaupun dirinya selalu terpanc*ing dengan lek*uk tubuh istrinya yang di lihatnya.


Mereka keluar dari kamar menuju ke dapur. Rangga memasak beberapa sarapan pagi buat mereka tak lupa ia menyiapkan susu untuk mereka minum.


Rangga menatap istrinya yang melihat dirinya sedang memasak. dengan begitu sayangnya Rangga mendekati Kinar dan mencium seluruh wajah istrinya.


"Aku sangat mencintaimu sayang, sangat banyak" ucap Rangga


"Aku juga begitu mencintaimu sayang" balas Kinar sambil tersenyum


Rangga menyiapkan semua sarapan pagi mereka di meja makan, Rangga menyuapi Kinar dengan pelan. pagi ini berasa dunia milik mereka berdua sampai pengawal pun mereka abaikan.


"Gimana sayang, enak gak ?" tanya Rangga


"Hmmm, enak sayang" jawab Kinar dengan menganggukan kepalanya


Rangga menyuapinya kembali, sampai Kinar menolaknya karna Sudak kenyang.


"Sudah sayang, aku sudah kenyang, sekarang giliramu untuk makan" ucap Kinar dengan menyuapi suaminya.


Pagi itu terlihat begitu romantis untuk pasangan yang selalu menyayangi satu sama lain. Rangga pun sesekali mencium dahi milik istrinya. dan mengucapkan "Aku selalu mencintaimu".


****

__ADS_1


Di tempat lain Berly dan Deri bersiap-siap meninggalkan kota A, ia memulai dari nol karirnya dan cintanya. Berly mulai mencintai Deri. Berly tidak bisa membohongi dirinya kalau saat ini ia benar-benar sudah mencintai Deri tapi dirinya malu mengatakannya lebih dulu, ia menunggu Deri menyatakan lebih dulu. karna sikapnya selama ini Berly benar-benar malu pada dirinya.


#Silahkan mampir di cerita baru author "Mafia's favorite girl" menceritakan tentang Lia dan Anand 🙏


__ADS_2