Sebagai Wanita Pengganti

Sebagai Wanita Pengganti
Bab 19


__ADS_3

"Maaf tuan seseorang ingin bertemu dengan tuan"


"Suruh masuk saja Frans"


Frans menemui seseorang yang ingin bertemu dengan tuannya, namun Frans memberi peringatan agar tidak mengganggu tuannya lebih jauh.


Seseorang masuk ke dalam ruangan Rangga, ia memperhatikan Rangga yang tengah serius dengan pekerjaannya, Lalu ia mendekati Rangga dengan memeluk Rangga.


Rangga yang merasa dirinya di peluk ia langsung berdiri dari tempat duduknya, ketika Rangga mulai memarahi orang itu tiba-tiba Rangga terkejut melihatnya dan ia tidak bisa berkata-kata lagi.


"Berly..?!" ucap Rangga dengan wajah kebingungan kalau wanita yang begitu ia cintai sekarang berada di hadapannya.


Rangga mendekati berly lalu memeluknya dengan rasa rindu yang terpendam sudah lama.


"Kamu dari mana saja sayang?"


"Maaf sayang, aku meninggalkanmu di hari bahagia kita" ucap aura berly dengan wajah rasa bersalah


"Kamu tidak perlu meminta maaf, yang terpenting bagiku kamu sudah kembali"


"Terima kasih sayang"


Rangga memeluk aura berly dengan erat dan menciumnya.


"Kenapa kamu terlihat kurus sayang?" tanya Rangga dengan melepaskan pelukannya kepada aura berly.


"Aku sangat merindukanmu, dan aku begitu merasa bersalah sehingga membuatku begitu tersiksa, maafkan aku Rangga"


"hey kamu tidak perlu meminta maaf lagi karna aku sudah memaafkanmu" ucap Rangga dengan menatap wajah aura berly.


"Terima kasih sayang" ucap aura berly dengan mata yang berkaca-kaca.

__ADS_1


"Ya sudah kamu tidak perlu menangis, sekarang kita pergi keluar mencari restoran, aku gak mau wanita yang ku cintai terlihat kurus"


Rangga dan Aura berly pergi keluar kantor menuju ke restoran, mereka melewati Frans yang sedang berdiri di di depan pintu ruangan Rangga tuannya.


"Frans hari ini aku mau jalan bersama dengan berly, kamu hendel semua dulu, oh iya kamu gantikan aku dalam pertemuan nanti" perintah Rangga kepada Frans.


Frans menundukan kepalanya di hadapan Rangga tuannya.


Rangga pergi meninggalkan Frans yang sedang berdiri. senyum bahagia itu terbit di wajah Rangga di mana wanita yang begitu ia cintai kini kembali padanya.


Setelah sampai di restoran Rangga memesan semua makanan yang paling enak dan nomor 1 di restoran itu.


"Rangga apa yang kamu lakukan, itu banyak sekali"


"kamu harus makan yang banyak biar terlihat lebih cantik lagi dengan tubuh yang seperti dulu"


"Tapi Rangga"


"okey aku akan makan banyak demi kamu, asalkan kalau aku gendut kamu gak akan meninggalkanku"


"Buahahahahaa..." Rangga tertawa mendengar ucapan dari wanita pujaannya


"Kamu menertawakan aku kan, berarti kamu akan berubah ketika berat badanku naik" ucap aura berly dengan wajah cemberut.


"Okey, aku minta maaf tapi apa yang kamu pikirkan dan apa yang kamu katakan itu tak pernah ada di pikiranku, aku mencintaimu dan itu selamanya. beruba seperti apapun kamu tetap aku akan mencintaimu" ucap Rangga dengan tersenyum sambil memegang tangan aura berly.


Di tempat lain terlihat wanita cantik yang sedang melamun siapa lagi kalau bukan Kinara.


"Aku tidak peduli dengan apa yang kamu katakan Rangga, dan aku akan terus berjuang mendapatkan hatimu untukku demi permintaan mama mertua" ucap Kinara.


#Flashback on

__ADS_1


"Kinar sayang, mama begitu kesepian walaupun mama mempunyai papa, kamu dan juga Rangga, tapi mama merindukan suara bayi kecil di rumah ini"


"maksud mama?"


"Mama hanya minta kalian memberikan cucu kepada mama Kinar, mama yakin mama kamu juga menginginkan cucu"


"Tapi ma"


"Mama sudah duga kalau kinar akan menolak permintaan mama"


"Bukan gitu ma, tapi Kinar masih kuliah"


"Kamu dan Rangga bisa membuatnya walau kamu sedang kuliah saat ini"


Kinar diam mendengarkan apa yang mama mertuanya katakan, Kinar berfikir semua ini terlalu cepat baginya di umur yang masih mudah.


Nyonya Tika memegang kedua tangan Kinar lalu mengelus-ngelus tangan yang cantik, putih dan mungil itu.


"Mama harap kamu bisa mempertimbangkan keinginan mama dan ibumu kinar"


"Kinar akan berusaha ma"


"Terima kasih sayang" ucap nyonya Tika dengan langsung memeluk Kinar menantunya.


#Flashback off


Kinar yang mengingat apa yang mama mertuanya katakan membuat Kinar prustasi dengan mengacak-ngacak rambutnya.


"Aaaa kenapa harus aku tuhan, kenapa bukan orang lain saja yang menikah dengan pria brengsek itu" teriak Kinar "relax Kinar, yakinlah kalau kamu bisa memberikan junior di rumah ini bersama dengan Rangga, sekarang tujuan utama yaitu membuat Rangga agar jatuh cinta padaku" ucap Kinar dengan menganggukan-anggukan kepalanya "benar sekarang aku harus menyusun rencana agar Rangga bisa jatuh kepelukanku, klepek-klepek pada diriku" ucap Kinar dengan pikirannya yang melayang membayangkan Rangga yang mengejar-ngejar dirinya sambil mengatakan aku mencintaimu.


"Aaa romantisnya" ucap Kinar dengan tersenyum menikmati kehaluannya.

__ADS_1


__ADS_2