Sebagai Wanita Pengganti

Sebagai Wanita Pengganti
Bab 53


__ADS_3

Rangga mencari dengan mengelilingi jalan untuk mencari Kinar, ia memeriksa setiap restauran, bioskop tapi ia tidak menemukan Kinar.


Rangga mulai terlihat frustasi mengingat wanita yang ia cintai pergi dengan pria lain, Rangga melebarkan pandangannya. bahkan Rangga langsung pergi ke tempat cctv untuk mencari Kinar. namun Rangga tak menemukannya.


"Kamu kemana Kinar" ucap Rangga dengan terus menelfon Kinar. ia mengunjungi setiap tokoh-tokoh untuk menemukan Kinar, namun Rangga tetap tidak menemukannya.


"Siittt" ucap Rangga dengan kesal karna Kinar tidak menjawab telfonnya.


"Kamu kemana Kinar?!" ucap Rangga


*****


Di restauran Kinar dan Anand saling mengobrol dengan penuh canda dan tawa. Anand meninggalkan Kinar karna ia sedang menerima panggilan.


Ketika Kinar duduk sendiri dengan menunggu pesanannya, tiba-tiba seseorang menghampirinya.


"Aku tidak percaya ternyata kamu benar-benar wanita murahan, yang selalu mengganti pasangan" ucap wanita itu


Kinar yang mendengar seseorang sedang mengatai dirinya, ia mengalihkan pandangannya ke arah suara berada.


"Berly " ucap Kinar dengan terkejut melihat Berly yang muncul entah dari mana.


"Iya aku, wanita yang kamu rebut calon suaminya" ucap Berly dengan mengeraskan suaranya.


Kinar tersenyum dengan mendekati Berly, Kinar membisikan ke telinga Berly.


"Jangan membuat dirimu malu Berly, lebih baik kamu menjaga omonganmu itu"


"Kenapa! kamu malu kalau semua orang tau kalau kamu tuh wanita yang suka Gonta ganti pria dan suka merusak hubungan orang, dasar wanita jalang" ucap Berly dengan ingin menampar Kinar. namun dengan cepatnya Kinar menangkap tangan Berly. dan memutar tangannya dan juga tubuh Berly, sehingga saat ini Berly membelakangi Kinar dengan tangannya berada di belakang tubuhnya dan di pegang oleh Kinar.


"Aku sudah memperingatkanmu, jangan mempermalukan dirimu di tempat umum" Kinar memberi peringatan kembali ke Berly. lalu Kinar melepaskan tangan Berly dengan mendorongnya.


"Tunggu pembalasanku Kinar, kamu akan menyesal dan berlutut padaku dengan meminta pengampunan" ucap Berly dengan mengancam Kinar, lalu pergi meninggalkan Kinar.


"Dasar wanita aneh" ucap Kinar

__ADS_1


"Siapa Kinar?" tanya Anand


"Bukan siapa-siapa, hanya orang setres aja paman"


"Ya sudah, tuh makanannya sudah datang, ayo kita makan"


Kinar menganggukan kepalanya dan kembali duduk untuk makan. setelah menyelesaikan makan, Kinar makan cake sebagai penutup.


Rangga yang sedang mencari-cari keberadaan Kinar, akhirnya ia menemukan Kinar dan juga Anand. Rangga mendekati Kinar dan Anand dengan wajah yang begitu kesal.


"Kinar" panggil Rangga.


"Rangga! sedang apa kamu di sini?" tanya Kinar


"Mencari istriku yang sedang bersenang-senang dengan pria lain" ucap Rangga dengan kesal


"Benarkah? kamu sudah menemukannya atau belum?" tanya Kinar dengan berpura-pura tidak mengerti kalau yang di maksudkan Rangga adalah dirinya.


Rangga mengangkat tangan untuk mencubit bibir istrinya yang ngomong seperti itu ke dirinya, Rangga menahan emosinya karna saat ini mereka sedang berada di tempat umum di mana akan banyak yang memperhatikan mereka.


"Apa yang kamu lihat? sudah puaskah kamu membawa istri orang lain untuk menemanimu"


Anand hanya menggeleng-gelengkan kepalanya ketika mendengar apa yang Rangga ucapkan.


"Ayo pulang, ngapain kamu di sini bersama dengan pria lain" ucap Rangga dengan menarik tangan Kinar.


"Lepasin aku Rangga, aku belum ingin pulang"


"Aku bilang pulang ya pulang"


Anand menahan tangan Rangga yang mencoba membawa Kinar pergi.


"Kinar pergi bersamaku, jadi selama aku pergi bersamanya kamu tidak perlu mengkhawatirkannya. dan juga kinar adalah tanggung jawabku"


"Sekarang Kinar menjadi tanggung jawabku karna aku suaminya" ucap Rangga dengan ngotot ingin membawa Kinar pergi.

__ADS_1


Kinar tersenyum sedang mendapatkan ide cemerlang di otaknya.


"Maaf ya suamiku tersayang, aku ingin pergi bersama dengan Anand untuk menikmati semua yang ada di mall ini. aku ingin merefreskan pikiranku"


"Gak boleh, kamu harus ikut aku pulang ke rumah" ucap Rangga dengan terus memegang tangan Kinar.


Kinar melirik Anand dengan memberikan kode agar Anand membantunya untuk memanasi Rangga.


"Sayang bantu aku dong, pria ini gak mau melepaskan tanganku" ucap Kinar dengan merengek ke Anand.


"Kenapa kamu memegang tangan pacarku, lepaskan tangannya" ucap Anand dengan suara keras.


Rangga yang mendengarkan ucapan Kinar yang memanggil Anand dengan kata sayang, dirinya mulai emosi. namun ketika ia ingin memukul Anand. orang-orang menatap Rangga.


"Kasian ya dia, mungkin dia belum bisa menerima kalau pacarnya sudah memiliki pria lain" ucap beberapa pengunjung di restaurant itu.


Rangga yang saat ini mengangkat tangannya karna ingin memukul Anand, ia menurunkan tangannya dan memperbaiki topi yang di pakainya agar orang-orang tidak mengenalnya.


"Kamu pulang saja, nanti kita ketemu di rumah" ucap Kinar dengan membisikkannya di telinga Rangga dan memegang pundaknya.


"Ayo sayang" ajak Kinar kepada Anand.


Kinar menatap Rangga dengan melambaikan tangannya.


"Bye suamiku tercinta" ucap Kinar dengan memanasi Rangga sambil menjulurkan lidahnya.


Rangga mengepalkan kedua tangannya ketika melihat Kinar menggandeng tangan Anand, layaknya seperti seorang pasangan.


Setelah Kinar dan Anand pergi, Ranggapun meninggalkan restaurant itu dengan berjalan sambil memperbaiki topinya agar wajahnya tertutup.


Rangga sampai di dalam mobilnya, ia masuk dengan melemparkan topinya ke kursi sebelahnya.


"Sial, siaaaallll" teriak Rangga dengan menarik rambutnya.


Rangga memegang dadanya, rasanya ia merasakan begitu sakit ketika melihat wanitanya memilih pergi dengan pria lain dari pada dirinya.

__ADS_1


__ADS_2