Sebagai Wanita Pengganti

Sebagai Wanita Pengganti
Bab 15


__ADS_3

Kinar selesai sarapan begitu juga dengan Rangga. Kinar pergi duduk di teras rumah menunggu teman-temannya yang akan menjemputnya.


Rangga memperhatikan Kinar dari dalam rumah melalu jendela kaca yang ada di rumah rangga. Rangga begitu penasaran dengan teman yang akan menjemput Kinar, dengan begitu Rangga belum berangkat kerja sebelum dirinya melihat Kinar pergi.


Kinar bingung melihat Rangga yang masih berada di rumah dan belum berangkat kerja pada hal waktu sudah menunjukan pukul 08:30. Kinar tak mau menanyakannya karna menurut Kinar itu bukan urusannya dan dirinya gak ada hak untuk menanyakannya.


30 menit Kinar menunggu dan akhirnya teman-temannya datang menjemputnya, Kinar berlari keluar sebelum mereka mengetahuinya kalau dirinya telah berumah tangga.


"Kalian gak usah turun"


"Kenapa Kinar?


"Nanti kita akan telat berangkatnya" ucap Kinar agar mereka tidak melihat Rangga yang masih berada di dalam


"Tapi aku mau sapa ibu dan ayah kamu kinar" ucap ria


"gak usah ya ria. lain kali aja nanti kita terlambat melihat sunset sore hari ini..


Kinar dan teman-temannya begitu bahagia menikmati hari libur bahkan mereka memutar musik dan mengikuti irama musik itu.


"Frans kamu tau kemana mereka pergi"


"Saya tidak tau tuan"


Rangga memegang dagunya sambil berfikir


"Jam berapa sekarang?"


"pukul 09:00 tuan, tapi sebentar lagi tuan ada rapat dengan pemegang saham"


"Batalkan saja dan ikuti kemana mereka pergi"


"Tapi tuan rapat hari ini menyangkut dengan perusahaan"


"Kamu benar-benar menyebalkan Frans"


Frans memutar arah mobil menuju ke arah kantor.

__ADS_1


Rangga mencoba mengalihkan pikirannya agar tidak memikirkan Kinar yang sedang bersama dengan teman-temannya.


"Yuhuuuu, akhirnya kita bisa liburan bersama" ucap Kinar


"iya, aku senang bisa liburan bersama kalian" ucap Nandar dengan menatap kinar


"Bentar-bentar itu rumah siapa Kinar?"


"Maksud kamu apa, aku gak ngerti"


"itu rumah siapa? setau aku arah rumah kamu beda"


"Oh itu, rumah teman ayahku" ucap Kinar dengan sedikit gugup


Nandar yang menyetir sesekali melirik Kinar, mencuri pandang terhadap Kinar namun Kinar yang hanya menganggapnya sebagai teman membuatnya cuek dan hanya tersenyum saja ketika Kinar mendapati Nandar menatapnya diam-diam.


Ria sebagai sahabat Kinar yang loading tiba-tiba senyum-senyum sendiri ketika melihat Nandar menatap sahabatnya itu.


"Cie..cieee" teriak ria kepada Nandar. dengan teriak ria. Kinar dan Lia pun menatap ria mencari tau ada apa dengan ria.


"Kamu kenapa ria?" tanya Lia


Ria yang melihat sikap Nandar seperti itu lebih membuat ria ingin memberitahukan ke orang-orang terutama sahabatnya Lia dan juga Kinar bahwa Nandar menyukai kinar.


"Kamu kenapa sih ria, bikin orang penasaran saja" ucap Lia yang mulai malas dengan sikap ria.


"Kamu kenapa sih Lia koq sewot banget"


"Udah-udah kalian ini kenapa sih, kita itu lagi berlibur jadi jangan buat mood berubah deh" ucap Kinar pada kedua sahabatnya itu


"Si Ria..."ucap Lia dengan menyalahkan ria


"Udah Lia okey, kita sekarang dalam perjalanan ingat hari libur kita hanya seminggu dan kita harus menikmati nya dengan benar sebelum aktif kuliah"


"Okey"


60 menit waktu perjalanan yang mereka tempuh dan saatnya mereka menikmati indahnya pantai, mereka bertiga berlarian dengan bermain ombak di tepi. dengan rasa gembira mereka berlarian dan saling melempari air, ketika Kinar berlari dengan mundur tiba-tiba dirinya menabrak seorang wanita yang sama seperti mereka yaitu menikmati indahnya pemandangan pantai.

__ADS_1


Kinar segera berbalik dan meminta maaf atas kesalahannya yang tidak hati-hati dalam berjalan, wanita itu memaafkannya karna baginya itu tidak penting yang penting dia sudah meminta maaf.


"Maaf mba, aku gak sengaja" ucap Kinar dengan memegang lengan wanita itu.


"Iya gak apa-apa" jawab wanita itu


"Sekali lagi maaf"


"iya gak apa-apa, lain kali kalau jalan hati-hati"


"Makasih mbak" ucap Kinar


Sahabatnya berlari mendekati Kinar.


"Kamu gak apa-apa kan Kinar?" tanya Lia dan nandar bersamaan


"Aku gak Apa-apa koq"


"Ya udah yuk kita cari makan perutku udah lapar dari tadi" ucap ria


Ketika Kinar melangkahkan kakinya untuk pergi tiba-tiba ia mendengar nama seseorang yang tidak asing di telinganya.


"Berly..."Panggil seseorang dari jauh


Wanita yang di tabrak Kinar adalah aura berly mantan tunangan Rangga.


Kinar menghentikan langkahnya ia berfikir dengan nama itu.


"Nama itu tidak begitu asing, aku pernah mendengarnya tapi di mana" ucap Kinar dengan mengingat-ngingat namun tak ia ingat juga


"Kamu kenapa Kinar? apa ada yang sakit" tanya ria yang super lebay


"Aku gak apa-apa ria"


"kalau kamu gak apa-apa ya udah cepet aku udah lapar banget"


Kinar berbalik melihat kembali wanita itu namun wanita itu sudah pergi.

__ADS_1


"Ayo Kinar jangan lama-lama, langkah kamu tolong di percepat" ucap ria dengan menarik tangan Kinar


Sedangkan Lia dan nandar menunggu mereka di depan restorant.


__ADS_2