
Callista kini sudah tiba di tempat dimana ia akan bertemu dengan Mike. Callista memang membawa Nick, tapi Callista meminta Nick untuk menunggunya di depan. Awalnya Nick menolak, tapi Callista mengatakan jika dalam sepuluh menit ia masih belum kembali maka Nick harus menyusulnya. Dan akhirnya Nick pun setuju, karena percuma saja berdebat dengan Callista yang terkenal keras kepala.
Callista masuk ke dalam gedung kosong, ia memang sengaja tidak menunggu Daniel. Callista yakin suaminya akan datang sebentar lagi. Callista tidak bisa menunggu lama karena ia sangat khawatir pada Grace. Ia sangat tahu, Grace tidak bisa bela diri sama seperti kakaknya Jessica. Oleh karena itu Callista tidak ingin menunggu lama. Ia langsung berjalan dengan cepat ke dalam. Namun ia tetap waspada dengan sekelilingnya. Lorong yang gelap membuat Callista jauh lebih berhati-hati.
"Callista, akhirnya kau datang" Seru seorang pria di hadapannya ketika Callista sudah tiba di dalam gudang.
"Jangan basa-basi Mike. Dimana Grace?" Tanya Callista langsung.
Mike melirik anak buahnya memberikan kode untuk mengambil Grace di ruang sebelah. Dan tidak lama kemudian Grace pun di tarik oleh anak buah Mike.
"Baj*ngan! lepaskan Grace" Bentak Callista saat melihat Grace di tarik.
"Tenang Callista, aku tidak akan melukai Grace" Balas Mike.
"Callista kenapa kau sendiri disini?" Seru Grace yang mulai khwatir dan Callista membalasnya dengan senyuman.
Callista melihat ada sekitar sepuluh anak buah Mike di hadapannya. Ia tidak tahu apakah kemampuan anak buahnya ini biasa saja atau sama seperti anak buah Debora. Tapi Callista yakin dia pasti bisa mengalahkan. Setidaknya sepuluh menit bertarung jika ia kalah pun, Nick akan segera menjemputnya.
"Ikut dengan ku Callista. Menikah dengan ku makan aku akan melepaskan adik ipar mu" Ujar Mike yang membuat Callista tersenyum.
"Mike Linfard, aku memilih untuk mati disini daripada harus menikah dengan pria menjijikan seperti mu" Seru Callista yang membuat Mike mengeram emosi.
"Callista, aku lupa memberitahu mu. Aku tahu kau pernah diserang oleh anak buah mantan tunangan dari suami mu itu. Dan kau terluka bukan? karena dia menyewa pembunuh bayaran. Sekarang ada sepuluh pria di hadapan mu memiliki kemampuan yang sama dengan anak buah dari mantan tunangan suami mu" Seru Mike yang menarik sudut bibirnya membentuk senyuman licik.
"Sudah ku duga Mike Linfard. Jika kau menyelidiki perusahaan ku dengan baik, maka kau akan menyelidiki semua kehidupan ku. Ah, kau membawa sepuluh orang? kenapa kau tidak membawa tiga puluh?" Seru Callista sambil membalas senyuman Mike.
"Harus ku beritahu, jika malam ini aku mati karena melawan anak buah mu. Itu jauh lebih baik dari pada harus menikah dengan mu. Tidak akan ada wanita yang ingin menikah dengan pria licik seperti mu" Seru Callista kembali.
"Callista tentu aku tidak akan membunuh wanita yang ku cintai. Malam ini aku hanya menggertak mu dan Daniel saja,aku memang sengaja melakukan ini. Aku yakin Daniel pun tidak lama lagi datang" Ujar Mike yang membuat Callista mengerutkan keningnya.
__ADS_1
"Apa rencana bajingann ini" Gumam Callista dalam hati.
Tidak lama kemudian Callista melihat sepuluh orang dengan tubuh tegap berpakaian hitam baru saja datang. Saat ini total anak buah Mike sudah dua puluh orang di hadapan Callista. Callista mencoba untuk mengatasinya, ia sama sekali tidak takut meskipun Mike membawa ratusan anak buah. Sedangkan Nick pun kini sudah menyusul Callista karena ia sudah menunggu sepuluh menit namun nyonyanya tetap tidak datang.
Saat Nick datang, ia terkejut dengan adik dari tuannya yang terikat dan juga dua puluh orang pria berbadan besar yang kini berada di hadapannya. Nick beridiri tepat di samping Callista.
"Nyonya, lebih baik nyonya pulang" Ucap Nick.
"Jangan memerintah ku. Atau aku akan menghajar mu disini" Balas Callista dengan nada datar dan dingin.
Tidak lama terdengar suara helikopter, Mike dan sepuluh anak buahnya berjalan mendekat ke arah Callista
"Callista, aku hanya mengundang mu datang karena aku ingin membuat suami mu tahu dia berhadapan dengan siapa. Hari ini belum waktunya aku membawa mu, aku bukan orang bodoh yang akan menyerang tanpa rencana matang. Hari ini aku hanya bermain-main saja" Ujar Mike.
"Kalian serang nona cantik di hadapan kalian beserta dengan anak buahnya, jangan sampai membiarkan wanita cantik ini mati. Aku hanya ingin memberi pelajaran kecil. Tapi untuk anak buahnya di sampingnya bunuh dia" Seru Mike yang menatap Callista dan Nick.
"Jangan berani kalian sentuh adik ku atau aku akan memotong tangan kalian" Seru Callista yang menatap tajam anak buah Mike.
"Ah Tuan. dengan senang hati" Ucap salah satu anak buah Mike.
Grace yang mendengar ucapan Mike, tubuhnya bergetar ketakutan.
Mike melanjutkan lagi jalannya meninggalkan gudang, ia membawa sepuluh anak buahnya dan meninggalkan sepuluh anak buah lainnya di dalam gudang. Mike langsung berjalan cepat menuju helikopter miliknya. Ia memang sengaja untuk tidak membawa Callista. Ia masih memiliki rencana yang lebih menyakitkan daripada ini.
"Callista, ini bukan saatnya aku membawa mu. Tunggulah sayang" Gumam Mike dalam hati.
Setelah Mike pergi, Callista merenggangkan lehernya. Kini Callista dan Nick sudah bersiap untuk melawan sepuluh anak buah Mike.
Pertama kali anak buah Mike menyerang Nick, dan Callista sangat kagum saat Nick bisa melumpuhkannya. Meskipun Nick mengalami beberapa pukulan di wajahnya. Namun ia masih tetap mampu membalas musuhnya.
__ADS_1
Grace di tarik oleh dua orang pria yang dengan kasar menarik baju Grace hingga robek. Namun tidak sampai terbuka semua, hanya bagian bahu putih mulus Grace yang terlihat. Callista yang melihat pria itu kurang ajar pada adik iparnya Ia langsung menarik pria itu. Lalu menghajarnya, tapi ternyata apa yang di katakan Mike benar. Anak buahnya sangat hebat. Callista pun mendapatkan beberapa pukulan hingga membuatnya tersungkur kelantai.
"Aaaaa Tidakkk" Teriak Grace saat pria itu kembali ingin meerobek bajunya. Air mata Grace terus mengalir, ia berharap kakaknya datang dan membantunya.
"Nona Callista, kami tidak ingin melukai mu. Tapi karena anda melawan, kami hanya memberi pelajaran sedikit" Ujar pria itu.
Callista bangkit dan kembali menyerang. Kali ini ia sudah belajar bagaimana pria itu menyerangnya, ia langsung menendang bagian bawah dan menghajar pelipis pria itu hingga membuat Pria itu tersungkur.
Saat Callista berlari menuju pria yang hendak melecehkan adik iparnya, Callista di pukul dari belakang hingga membuatnya tersungkur ke lantai. Untungnya pukulannya tidak membuat Callista jatuh pingsan. Callista membalikan badannya dan menghajar pria yang tadi memukulnya.
Nick yang melihat nyonyanya dan adik dari tuannya dalam bahaya. Ia langsung dengan cepat menghabisi tiga pria hadapannya. Harus diakui jika kemampuan anak buah Mike sangatlah hebat, Nick membutuhkan waktu yang tidak sebentar untuk mengalahkan pria di hadapannya kini.
Grace yang melihat Callista dan Nick berusaha melawan, Grace mencoba sekuat tenaga untuk bisa memberontak. Kedua tangannya menutupi baju yang sudah robek. Grace menendang bagian bawah pria yang merobek bajunya itu hingga membuat pria itu meringis kesakitan.
Plak
Plak
Pria itu yang meringis kesakitan akibat tendangan Grace, langsung menampar pipi kanan dan kiri Grace hingga membuat sudut bibir Grace mengeluarkan darah
***
Follow Ig Author ya : abigailranadewi
Novel yang judulnya "Love In Milan" Up nanti malam ya.
Like,coment dan vote terus setiap karya Athor.
Terimakasih atas dukungan kalian.
__ADS_1