
Setelah mendengar Michael mengatakan Debora menjebak putrinya, Kini Ronald pergi ke perusahaan cabang yang di pimpin Debora. Ronald ingin mendengarkan sendiri apa alasan pasti putrinya hingga berani menjebak putri dari Michael Hutomo.
Ronald tidak berani mengambil resiko membuat Michael Hutomo marah, karena Ronald sangat tahu bagaimana sifat dari Michael Hutomo. Jika keluarganya di ganggu maka ia tidak akan segan-segan menghabisi orang yang berani mencoba menjatuhkan keluarganya.
Ronald akan mengambil sikap tegas jika memang putri tunggalnya bersalah. Ronald sangat tahu sifat Debora yang selalu mendapatkan apa yang dia mau sejak kecil. Ronald pun ikut merasa bersalah karena gagal mendidik Debora. Sejak kecil Debora selalu mendapatkan apa yang dia inginkan. Hingga ia dewasa saat ini ia pasti akan marah jika ia tidak bisa mnedapatkan apa yang dia inginkan.
Setibanya Ronald di perusahaan cabang yang di pimpin Debora. Ia langsung berjalan menuju ruang kerja Debora.
“Deboraa” Panggil Ronald yang sudah memasuki ruang kerja Debora.
“Papa?” Debora terkejut saat melihat ayahnya datang.
Debora bangkit dari kursinya, lalu berjalan menghampiri ayahnya yang datang ke kantornya.
“Jelaskan pada papa, apa yang kau lakukan hah?” Bentak Ronald pada putrinya.
“Ma...ksuddd papa apa?” Mendengar ayahnya membentaknya, Debora tidak berani menatap ayahnya.
“Kau lakukan apa pada putri keluarga Hutomo?” Ronald menatap tajam putrinya.
“A...ku tidak mengerti maksud papa” Debora yang masih terus menyembunyikannya.
“Kau jangan berani berbohong. Michael Hutomo datang ke kantor papa. Dan dia mengatakan kau menjebak putrinya. Kau mencoba menjebloskannya ke dalam penjara” Seru Ronald.
“Shit! Kenapa mudah sekali terbongkar” Gerutu Debora dalam hati.
“Kau masih diam? Dan tidak menjawab hah?” Bentak Ronald.
Debora menghela nafas dalam dan mulai menatap ayahnya.
“Papa, ini semua karena Daniel. Jika Daniel tidak membatalkan pertunangan kita, aku tidak akan membenci putri keluarga Hutomo” Tutur Debora.
Karena awalnya Debora tidak pernah membenci Callista. Tapi setelah Daniel membatalkan pertunangannya, membuat Debora sangat membenci gadis yang menjadi kekasih Daniel itu.
“Jadi kau melakukan ini?” Tanya Ronald dengan emosi.
__ADS_1
“Iya, aku melakukannya. Aku hanya sedikit memberikan pelajaran pada putri mereka. Lagi pula papa tidak perlu khawatir. Aku sudah memimpin perusaahaan kita. Aku pastikan keluarga Alister akan jauh melampaui keluarga Hutomo” Tutur Debora kembali.
Plak
Suara Ronald menapar pipi putrinya.
“Kau beraninya bertindak bodoh! Debora kau tidak tahu siapa Michael Hutomo. Dia tidak akan segan-segan menghancurkan mu dengan tangannya jika berani mencelakai putrinya. Bagaiman bisa aku memiliki putri yang sangat bodoh seperti mu” Seru Ronald.
“Pa, kau menampar ku hanya karena seorang putri dari keluarga Hutomo?” Ucap Debora yang masih menyentuh pipi kanannya yang telah di tampar ayahnya.
“Debora, apa kau ingin jatuh miskin? Michael Hutomo memiliki saham yang besar di perusahaan utama keluarga kita. Jika Michael marah dan menarik sahamnya. Percayalah kau akan kehilangan segalanya. Perusahaan cabang mu ini tidak sebanding dengan saham kepemilikan Michael Hutomo” Seru Ronald sontak membuat Debora terkejut.
“Mak...sudd papa apa?” Debora yang tidak mengerti dengan apa yang di ucapkan oleh ayahnya.
“Kau masih bertanya maksud papa? Sudah papa jelaskan. Michael Hutomo itu sangat berkuasa. Saat ini dia masih menjadi salah satu orang terkaya di Amerika. Meskipun Keluarga Renaldy berada di atasnya. Tapi Keluarga Hutomo bukan lah lawan keluarga kita” Ujar Ronald.
“Debora, papa sudah tidak tahu harus bagaimana. Kebenaran sudah terungkap. Kau membayar assistant putrinya untuk menjebak putri keluarga Hutomo. Kau sangat berani! Sekarang kau bersiaplah mempertanggung jawabkan apa yang telah kau lakukan” Seru Ronald.
“Pa, tapi aku tidak sepenuhnya salah.” Bantah Debora yang tidak terima di salahkan.
“Pa, cukup! Aku berhak menentukan pilihan ku. Aku memang dendam pada putri keluarga Hutomo. Aku tidak perduli dengan kuasa yang di miliki oleh ayah dari Callista.Daniel Renaldy harus tetap menjadi milik ku” Seru Debora.
“Sudah ku katakan pada papa, aku akan membuat perusahaan Alister melebihi perusahaan Hutomo” Seru Debora kembali.
“Kau terlalu banyak bermimpi!” Bentak Ronald.
“Kau anak yang tidak tahu diri! Mulai detik ini kau bukan lagi putri ku.Dan aku tidak akan memperdulikan mu. Jika kau membusuk di dalam peenjara, percayalah aku tidak akan memperdulikan mu” Seru Ronald yang langsung berjalan keluar meninggalkan ruang kerja Debora.
Mendengar ucapan ayahnya, Debora langsung membanting seluruh pajangan yang ada di atas mejanya. Rasa benci Debora semakin menjadi seletah ayahnya datang menghampirinya. Kini ia tahu jika Lucy sudah tertangkap. Itu artinya dia sudah tidak memiliki waktu banyak.
“Callista, hanya karena diri mu ayah ku berani menampar ku” Gumam Debora saat melihat ayahnya pergi meninggalkan ruang kerjanya.
Debora mengambil handphonenya di atas meja kerjanya. Dan mulai menghubungi assistantnya.
“Hallo” Ucap Debora.
__ADS_1
“Iya Nona Debora” Jawab Andine assistant Debora.
“Aku ingin bersembunyi di suatu tempat. Polisi akan segera datang. Cepat kau berikan aku tempat persembunyian. Dan jangan sampai di ketahui oleh siapapun” Ujar Debora.
“Tapi nona, bagaiman jika ayah anda bertanya keberadaan nona?” Tanya Andine.
“Mulai detik ini. Meskipun keluarga ku bertanya keberadaan ku. Katakan pada mereka jika kau tidak mengetahuinya” Perintah Debora.
“Baa..ikk Nona, nona untuk tempat saya sudah tentukan tempat untuk nona bersembunyi. Tapi sepertinya nona harus bersembunyi di tempt itu tidak lebih dari dua hari. Setelah itu nona harus segera melarikan diri ke tempat lain” Tutur Andine.
“Tenanglah, aku sudah merancang rencana dengan baik sebelum aku meningalkan kota ini. Dan aku percayakan kau untuk menggnatikan ku di perusahaan ku untuk sementara” Ujar Debora.
“Baik nona, saya akan lakukan apapun yang nona inginkan” Jawab Andine dengan hormat.
“Good”
Debora memutuskan sambungan teleponnya.
“Lihat saja Calista, ini belum berakhir. Aku pastikan aku akan membunuh mu” Gumam Debora.
Debora memilih untuk bersembunyi sementara waktu. Meskipun suatu saat polisi akan menangkapnya, tapi setidaknya Debora harus mencelakai Callista terlebih Dahulu. Itulah yang ada di fikiran Debora.
Rasa benci Debora karena tidak bisa memiliki Daniel, membuatnya sangat ingin mencelakai Callista. Sejak dulu Deboa sudah menyukai Daniel, saat ia mendengar jika ia telah di jodohkan dengan Daniel Renaldy, hatinya benar-benar sangat bahagia. Tapi saat ia tahu Daniel membatalkan pertunangan karena putri dari keluarga Hutomo. Membuat Debora sangat membenci Callista.
Debora tidak perduli jika Callista adalah putri dari keluarga kaya raya. Meskipun dia sadar jika keluarganya tidak sebanding dengan keluarga Hutomo. Tapi Debora akan tetap menjalankan rencananya. Terlebih ayahnya mengatakan sudah tidak memperdulikannya.
***
Baca juga karya author yang lain
"Love In Milan"
Baca yaa
Like,coment dan vote terus setiap karya author yaa.
__ADS_1
Terimakasih atas dukungannya.