
Siang hari Taylor baru saja selesai meeting dengan beberapa perusahan yang akan bekerjasama dengan perusahaan cabang milik Callista yang kini ia pimpin.
Taylor berjalan masuk menuju ruang kerjanya. Daniel sudah menyiapkan ruang kerja yang berbeda dengan Callista. Ruang kerja Taylor tidak kalah besar dengan ruang kerja milik Callista. Taylor melihat tumpukan laporan yang tergeletak di atas meja.
Taylor mulai membaca satu persatu laporan yang ada di atas meja. Ketika Taylor membaca salah satu laporan keuangan terbaru, betapa terkejut jika perusahaan cabang milik Jessica mengalami penurunan profit. Dengan cepat Taylor langsung membaca laporan keuangan perusahaan milik Callista. Ia masih bernafas lega karena perusahan yang ia pimpin tidak mengalami penurunan. Tapi jika di biarkan perusahaan Callista yang ia pimpin akan kena imbasnya. Bagaimana pun perusahann ini tetap satu group dengan Keluarga Hutomo.
Taylor menghubungi assistant baru Callista yang bernama Leora. Taylor meminta Leora untuk datang ke ruang kerjanya.
Leora adalah assitant yang sudah di siapkan Daniel untuk Callista. Dalam satu tahun, Leora akan berada di bawah pengawasan Harry. Daniel tidak mudah untuk mempercayai orang begitu saja. Terlebih Lucy assistant lama Callista pernah berkhianat pada Callista.
Tok
Tok
Suara ketukan pintu
“Masuk”Ucap Taylor
“Selamat siang Tuan Taylor” Sapa Leora dengan sopan.
“Leora, kenapa perusahan cabang milik kakak dari Callista mengalami penurunan saham? Jika seperti ini perusahan kita akan kena imbasnya” Ujar Taylor.
“Begini tuan, saya juga baru mendapatkan kabar dari Harry. Saat ini perusahaan Nona Jessica sedang dalam masalah. Sekarang Harry masih dalam penyelidikan mengenai penurunan saham perusahaan cabang milik Nona Jessica.” Tutur Leora.
“Sepertinya ini akan segera menyerang perusahaan kita. Leora, saya minta tim audit menyelidiki setiap laporan keuangan yang keluar. Transaksi apapun tidak bisa berjalan tanpa tanda tangan resmi dari saya. Mulai detik ini, semua harus melalui saya jika ada transaksi sekecil apapun. Perusahaan yang ingin bekerjasama dengan kita, selidiki dengan baik perusahaanya dan berikan data lengkap perusahaan yang ingin bekerjasama dengan kita. Aku akan menolak kerjasama jika data yang aku minta, tidak sesuai” Ujar Taylor.
“Baik Tuan”
“Kamu boleh lanjut bekerja lagi, tolong berhati-hati karena aku memiliki perasaan ada yang akan menyerang perusahaan kita” Ucap Taylor.
“Baik Tuan, kalau begit saya permisi” Leora berjalan meninggalkan ruang kerja Taylor.
Sedangkan Taylor masih terus menatap laporannya.
“Siapa yang berani berniat menghancurkan Hutomo Company? itu artinya dia bukanlah orang sembarangan” Gumam Taylor.
Taylor langsung meletakan laporannya di atas meja dan mengambil kunci mobilnya. Ia ingin langsung pergi menuju perusahaan cabang Jessica. Ia ingin mengetahui apa yang terjadi.
Taylor berjalan dengan cepat meninggalkan ruang kerjanya, ia langsung memasuki lift pribadi yang sering di gunakan Callista dan sekarang ia gunakan.
Ting
Pintu lift terbuka
Taylor langsung berjalan cepat menuju parkiran mobilnya.
Kini mobil Taylor sudah berjalan meninggalakan perusahaan Callista. Ia mengendarai mobilnya dengan kecepatan sedang menuju perusahaan cabang Jessica.
Drttt
__ADS_1
Drttt
Suara handphone Taylor.
“Hallo” Sapa Taylor sambil menyetir mobil.
“Taylor, kamu dimana?” Tanya Olivia.
“Aku sedang di jalan, aku harus ke perusahaan Jessica” Jawab Taylor.
“Ke perusahaan Ka Jessica? Ada apa?”
“Perusahaan Jessica mengalami penurunan saham yang cukup besar. Sekarang masih tidak berdampak di perusahaan Callista. Tapi jika di biarkan, ini akan berdampak buruk pada perusahaan Callista” Ujar Taylor yang membuat Olivia terkejut
“Kenapa bisa seperti itu?”
“Aku masih belum mengetahuinya, tapi aku akan segera mengetahui siapa di balik semua ini” Ucap Taylo dengan nada yang menahan emosi.
“Taylor, aku tahu kamu pasti bisa menangani masalah ini. Tenang dalam menghadapi masalah, aku yakin pasti akan terselesaikan” Ucap Olivia dengan lembut.
“Iya terimakasih telah mendukung ku”
“Olivia, apa kamu tahu kapan Daniel dan Callista akan kembali ke Los Angeles?”
“Kemarin malam aku menghubungi Callista, dia mengatakan jika mereka akan kembali ke Los Angeles sekitar tiga atau dua hari lagi” Tutur Olivia.
“Yasudah kalau begitu, tidak apa. Aku juga tidak ingin mengganggu bulan madu mereka.” Ujar Taylor.
“Iyaa kamu hati-hati, jika terjadi sesuatu berceritalah pada ku”
“Iya, terimakasih kamu sudah berada di samping ku” Ucap Taylor dengan lembut dan ia langsung memutuskan panggilan teleponnya.
Mobil Taylor kini sudah sampai di perusahaan Jessica, ia langsung memarkirkan mobil. Dan berjalan masuk ke dalam perusahaan.
Taylor berjalan menuju receptionist.
“Saya ingin bertemu dengan assistant Nona Jessica” Ucap Taylor ke arah receptionist.
“Maaf apa Tuan sudah ada janji sebelumnya?” Tanya salah satu receptionist dengan sopan.
“Belum, katakan pada assistant Nona Jessica, saya Taylor Direktur dari perusaahaan cabang milik Nona Callista adiknya” Ujar Taylor yang membuat receptionist terkejut.
“Baik Tuan, kalau begitu Tuan bisa langsung naik ke lantai 55” Jawab rceptionist dengan sopan.
Setelah mendapatkan kartu akses gedung, ia langsung berjalan menuju lift dan menekan tombol 55 menuju ruang kerja Jessica.
Ting
Pintu lift terbuka.
__ADS_1
Taylor berjalan menuju seorang gadis yang berdiri di depan ruang kerja Jessica.
“Selamat siang, saya Vivian assistant Nona Jessica, ada hal yang bisa saya bantu?” Ucap Vivian dengan sopan
“Saya Taylor, Direktur dari perusahan cabang Nona Callista. Apa Nona Jessica masih berbulan madu?” Tanya Taylor ke arah Vivian.
“Tidak Tuan, Nona Jessica sudah berada di ruang kerjanya” Jawab Vivian yang membuat Taylor terkejut.
“Bukankah Adam mengatakan mereka akan pulang minggu depan” Gumam Taylor dalam hati.
“Baiklah, bisakah saya bertemu dengan Nona Jessica?”
“Mari Tuan, saya antar”
Tok
Tok
Suara ketukan pintu
“Masuk”
“Taylor?” Jessica terkejut saat melihat Taylor berada di depan pintunya.
“Jessica, ada hal yang ingin aku katakan”
“Baiklah, masuk”
Taylor dan Jessica berjalan menuju sofa dan kini mereka duduk di sofa.
“Apa kedatangan mu karena membahas perusahaan ku yang sahamnya mengalami penurunan?”
Taylor pun mengangguk.
“Benar”
“Jessica, apa yang terjadi?” Tanya Taylor ke arah Jessica.
“Aku tidak tahu Taylor, ini benar-benar sangat aneh. Aku baru saja pulang dari bulan madu ku hari ini, aku memang sengaja pulang hari ini karena mendapatkan kabar tentang penurunan saham perushaan ku. Papa ku juga sudah mengetahui ini, kami sedang menyelidikinya. Jika ini berlarut, maka akan berdampak di perushaan cabang milik adik ku yang kau pimpin saat ini” Tutur Jessica.
“Apa kau sudah memeriksa bagian finance dan accounting di perusahaan mu?” Tanya Taylor kembali.
“Sudah, aku masih belum menemukan apapun. Saat ini aku sedang memeriksa laporan keuangan tiga bulan belakangan ini Aku pun memeriksa dokumen kerja sama dengan para client.” Tutur Jessica kembali.
***
Yang belum baca karya author yang lain. Baca yaa
judulnya "Love In Milan"
__ADS_1
Like,coment dan vote terus setiap karya author ya.
Terimakasih atas dukungan kalian😘