
Malam hari Daniel dan Callista sudah tiba di Bandara International Los Angeles. Menempuh perjalanan dari Paris ke Los Angeles sekitar 11 jam 20 menit. Daniel memutuskan untuk pulang ke apartement Callista. Dia masih enggan untuk meninggalkan kekasihnya. Dia masih terus merasakan bersalah dengan apa yang dia lakukan pada kekasihnya.
Daniel dan Callista sudah di jemput oleh supir Daniel, mereka berjalan menuju apartement milik Callista.
“Daniel, kenapa kamu tidak pulang?” Tanya Callista yang heran karena Daniel tidak ingin pulang.
“Aku belum mau sayang, lagi pula besok kita bisa berangkat bersama”
“Besok aku mau ke rumah sakit, bertemu Olivia dan malamnya bisakah aku bertemu dengan ayahmu?” Tanya Callista kembali
“Baiklah, besok malam aku akan membawa mu kepada ayah ku” Jawab Daniel
Setibanya di apartement milik Callista, Daniel sudah berjalan menuju kamar mandi terlebih dahulu. Dia ingin segera menyegarkan tubuhnya dengan air hangat. Setelah Daniel mandi, kini bergantian dengan Callista. Callista pun segera berendam di bathtubnya.
30 menit Callista sudah selesai berendam, Callistamelihat Daniel yang sudah berbaring di tempat tidurnya.
“Kau ini bagaimana, jangan tidur disini” Gerutu Callista
“Iya sayang, kau ini berisik sekali. Aku akan pindah ke kamar tamu” Ujar Daniel sambil bangkit dari tempat tidur dan ingin beranjak keluar.
“Daniel tunggu”
Daniel menghentikan langkahnya saat Callista memanggilnya.
“Kau ingin aku bersama dengan mu di sini hem?” goda Daniel
“Kau ini. Bukan, aku ingin berbicara sesuatu dengan mu” Ucap Callista sambil berjalan ke arah sofa kamarnya dan Daniel pun mengikutinya, ia duduk tepat di samping Callista.
“Ada apa sweetheart?” Tanya Daniel sambil menatap wajah kekasihnya.
“Aku ingin bertanya sesuatu, tapi aku minta kamu harus jujur” Jawab Callista
“Baik, aku pasti jujur. Sekarang katakanlah apa yang ingin kamu tanyakan”
“Kenapa waktu itu Debora bisa ada di apartement mu?”
“Jadi kamu masih penasaran karena itu?”
Callista pun mengangguk
“Ibu ku meminta Debora datang ke apartement ku. Ibu ku berharap aku bisa membuka hati untuk Debora. Pada saat ibu ku meminta aku bertunangan dengan Debora, awalnya aku menolak. Tapi karena akhirnya ibu ku mengancam ku dia akan melukai dirinya, akhirnya aku menerima. Aku menerima hanya untuk mengelabui ibu ku saja. Aku sudah berencana untuk berpura-pura menerima pertunangan itu karena aku ingin menyelidiki kenapa orang tua kita bertengkar. Tapi nasib buruk menimpa ku karena kamu datang ke apartement ku dan kamu pun salah paham.” Tutur Daniel.
Callista menghela nafas dalam saat mendengar ucapan Daniel.
“Gadis mana pun akan salah paham jika asa seora c gadinh di apartement milik kekasihnya" Gerutu Callista
"Maaf sayang, itu tidak akan terjadi lagi" Daniel sambil mengelus wajah kekasihnya.
"Ibu mu sampai ingin melukai dirinya, itu artinya ibu ku sangat melukai hati ibu mu” Balas Callista.
“Sayang, ibu ku akan menyelesaikan masalahnya dengan ibu mu, percayalah masa lalu tidak perlu di ingat. Setelah ini aku berjanji, tidak akan menyembunyikan apapun”
Daniel langsung memeluk erat tubuh kekasihnya dan Callista pun membalas pelukan Daniel.
__ADS_1
“Sudah malam, besok kamu harus ke Queen Hospital bukan? Aku pun harus bertemu dengan client ku” Ujar Daniel.
“Baiklah, good night”
“Good night” Daniel mengecup kening Callista, lalu ia berjalan keluar kamar Callista menuju kamar tamu tepat di samping kamar Callista.
**********
Pagi hari Callista sudah bangun dan menyiapkan sarapan pagi untuk Daniel. Dia meminta pelayannya untuk membersihkan rumah saja, dia tidak ingin Daniel memakan masakan pelayannya. Callista membuatkan cheese omelette dan susu kacang untuk Daniel.
Melihat Callista di ruang makan, Daniel berjalan ke arah meja makan. Daniel pun sudah rapi dengan pakaian formal kantornya. Daniel sudah meletakan beberapa baju miliknya di Apartement Callista, tujuannya adalah ketika dia menginap kembali dia sudah memiliki baju ganti.
“Sayang ini makanan mu” Ucap Callista sambil memberikan makanan yang telah ia siapkan.
“Terimakasih sayang”
“Sayang, kamu tidak perlu mengendarai mobil. Hari ini biar aku saja yang mengantar mu, malamnya kita langsung ke mansion keluarga ku” Ucap Daniel sambil menyantap makanan yang sudah di siapkan Callista.
“Baiklah kalau begitu aku akan membawa baju ganti” Balas Callista.
Callista berjalan ke kamarnya dan menyiapkan dress cantik, yang akan dia bawa untuk bertemu dengan ayah Daniel. Setelah menngambil dress yang akan Callista bawa, dia berjalan ke ruang tamu dan Daniel pun sudah siap untuk berangkat.
“Sudah siap?”
Sudah sayang”
Daniel dan Callista berjalan keluar apartement Callista, dan menuju mobil bugatti biru milik Daniel. Di perjalanan Daniel mengemudikan mobilnya dengan kecepatan sedang.
“Sayang, kamu bisa bekerja kapan pun di Queen Hospital. Aku sudah membatalkan surat pengunduran diri mu. Jadi kamu bisa datang ke rumah sakit seperti dulu” Ujar Daniel
“Iya, terimakasih untuk semuanya. Aku turun dulu ya” Ucap Callista
“Kau tidak mencium ku?” Daniel yang kesal karena ia selalu meminta Callista menciumnya terlebih dahulu.
“Ah iya aku lupa”
Cup
Callista langsung mengecup bibir Daniel dan Daniel pun tersenyum.
“Baiklah, aku turun sekarang. Hati-hati ya”
Daniel pun mengangguk.
Callista berjalan masuk ke lobby Queen Hospital, dia langsung berjalan ke arah ruangan sahabatnya Olivia. Setibanya di ruangan Olivia.
Ceklek
Suara pintu terbuka
“Liv” Sapa Callista, saat melihat Olivia yang terus memperhatikan laporan dan tidak sadar ada yang masuk ke ruangannya.
“Callista? Kamu disini?” Tanya Olivia dengan wajah kaget.
__ADS_1
“Iya liv, aku kembali tinggal di Los Angeles” Jawab Callista sambil berjalan masuk mendekat ke arah Olivia.
“Sekarang katakan apa yang terjadi Cal, jangan membuat ku mati penasaran karena ulah mu yang menyembunyikan sesuatu dari ku” Seru Olivia.
Akhirnya Callista menceritakan semuanya pada sahabat baiknya.Olivia bukan hanya sahabat untuk Callista. Tapi dia sudah seperti saudara Callista sendiri, Callista menceritakan ibunya adalah mantan kekasih ayah Daniel. Dan Dia pun menyeritakan kesalah pahaman antar dirinya dan juga Daniel.
“Cal, aku bingung harus berkata apa. Tapi memang ini rumit, takdir apa yang ada di antara kamu dan Daniel. Mungkin Tuhan ingin menyatukan keluarga kalian lewat kamu dan Daniel bisa bersama. Aku yakin selalu ada pelangi sehabis hujan bukan? Jadi aku akan mendukung mu. Aku yakin keluarga mu dan keluarga Daniel bisa menyelesaikan masalah kalian dengan baik. Dan aku pun yakin, Daniel adalah pria terbaik untuk mu” Tutur Olivia.
“Aku pun berfikir demikian liv, Daniel sudah banyak berkorban untuk ku. Aku memang sempat salah paham padanya. “
“Cal, aku sangat bahagia sekarang kamu memiliki kekasih yang baik dan hebat”
“Liv, aku pun sangat bersyukur. Dan aku berharap kamu bisa mendapatkan pria yang baik untuk mu juga.”
Mendengar ucapan Callista, Olivia hanya bisa tersenyum. Karena dirinya masih enggan untuk membuka hati untuk pria.
“Cal, jadi kamu masih bekerja di Queen Hospital kan?” Tanya Olivia ke arah Callista.
“Masih liv, Daniel sudah membatalkan surat pengunduran diri ku” Jawab Callista.
“Baguslah, Aku jadi tidak kesepian lagi”
“Oiya Cal, aku ingin berbicara sesuatu” Ucap Olivia.
“Iya liv, ada apa?”
“Kamu masih ingat Dr. Grace bukan? Dokter baru yang cantik itu”
“Ya, aku mengingatnya. Kenapa liv?”
“Dia adalah adik kandung dari kekasih mu”
“Maksud mu dia adik Daniel?” Kini wajah Callista kaget mendengar ucapan Olivia.
“Ya kekasih mu siapa lagi kalau bukan Daniel Renaldy. Memangnya kau ini memiliki kekasih lebih dari 1?”Balas Olivia sambil memutar bola matanya.
“Tidak, aku hanya kaget saja Daniel memiliki adik. Aku sampai lupa, aku tidak pernah bertanya dia memiliki saudara atau tidak” Ucap Callista.
Saat mendengar Olivia mengatakan Grace adalah adik kandung Daniel, Callista merasa tidak enak karena dia tidak pernah bertanya tentang Daniel.
“Kenapa aku bisa sebodoh ini” Gumam Callista dalam hati.
**********
Kabar gembiraaa
bulan ini author 1 hari akan lebih dari 3 bab untuk up nya nah kalau vote banyak author janji bakal sering sering up nih. Jadi author minta votenya yang banyak yaaa.
Like dan coment jugaa
Terimakasih atas dukungannya.
Love from Author.
__ADS_1