
Callista merasa ulang tahunnya kali ini, ia benar-benar sangat bahagia. Terlebih biasanya dia hanya merayakan dengan teman dan keluarganya saja, tapi kini dia telah memiliki seorang kekasih. Callista memang tidak pernah menjalin hubungan dengan siapa pun karena ayahnya yang selalu melarangnya. Ayahnya takut dia mendapatkan pria yang tidak baik. Itulah kenapa dia lebih memfokuskan dirinya pada pekerjaannya.
Kini tamu undaangan telah menikmati makan malam yang telah di siapkan oleh keluarga Callista. Tiba waktunya Callista meniup lilin dan memotong kue bertingkat yang ada di hadapannya.
“Ayooo tiup lilinnya” Ujar Olivia, Andre dan Taylor.
Callista meniup lilin dan di lanjutkan dengan memotong kue. Kue pertama dia berikan untuk kedua orang tuanya. Lalu dia juga memberikan kue untuk Jessica a kakaknya.
“Ini untuk mu sayang” Ucap Callista sambil menyuapi potongan kue ke Daniel.
“Terimakasih sweetheart” Daniel memakan kuenya lalu ia memeluk Callista dengan erat, tanpa memperdulikan orang-orang disekitarnya.
“Dulu Callista setelah memberikan potongan kue orang tua dan kakaknya, dia langsung memberikan pada ku” Gerutu Olivia.
“Kau mau? Aku bisa menyuapi mu” Bisik Taylor sahabat Daniel.
“Tidak! Untuk apa aku harus di suapi mu” Olivia menatap tajam Taylor.
“Lihatlah pa, putri bungsu kita sudah besar” Bisik Alice ketelinga suaminya.
“Kamu benar ma, putri kecil ku yang keras kepala telah memiliki kekasih” Balas Michael tersenyum bahagia melihat ke arah putri bungsunya.
“Callista, kita harus buka kado” Seru Jessica yang tidak sabar.
“Harus buka kado di sini?” Tanya Callista.
“Iya, ini permintaan kekasih mu. Dia minta kamu membuka beberapa kado dari teman terdekat mu termasuk kado dari kekasih mu” Ujar Jessica.
“Baiklah”
“Ini untuk mu adik ku yang cantik. Ini dari aku dan Adam” Jessica memberikan kadonya, dan Callista pun membuka isi kado Jessica.
“Ah kakak. Terimakasih dan Ka adam terimakasih ya” Callista sangat bahagia saat kakaknya memberikan tas hermes keluaran terbaru untuknya.
“Sama-sama Cal, semoga kamu suka” Jawab Adam.
“Sekarang giliran papa yang memberi kado untuk mu” Ucap Michael tersenyum ke arah putrinya sambil menyerahkan map berawarna coklat kepada putrinya.
“Apa ini pa?” Tanya Callista heran melihat map coklat, lalu Callista mulai membuka isi map coklatnya.
“Astagaa papaaa” Callista terkejut saat melihat itu adalah surat kepemilikan saham terbesar di perusahaan cabang Hutomo yang Callista pimpin. Dan sudah di pindah namakan atas nama Rebbeca Callista Bianca Hutomo.
“Papa ini terlalu berlebihan” Lirih Callista yang menolak kado dari ayahnya.
“Tidak sayang, kamu telah berhasil membesarkan perusahaan papa yang ada di tangan mu. Jadi sekarang itu sudah menjadi milik mu” Callista langsung memeluk ayahnya dengan erat.
__ADS_1
“Terimakasih pa”
“Sekarang giliran mama, ini untuk mu sayang” Ucap Alice sambil menyerahkan kotak kecil kepada Callista. Dengan cepat Callista langsung membukanya.
“Terimakasih ma, ini anting yang aku mau. Dan sangat cantik” Jawab Callista.
“Callista sekarang giliran ku, ini kado untuk mu. Semoga kamu menyukainya” Ujar Olivia sambil menyerahkan kadonya dan Callista pun langsung membukanya.
“Oliv, gaun ini sangat cantik. Ini salah satu rancangan dari designer terkenal. Astaga kamu ini terlalu berlebihan. Aku benar-benar berterimakasih” Callista langsung memeluk Olivia.
“Iya Cal, sama-sama” Jawab Olivia.
“Callista ini dari aku dan Andre” Ucap Taylor sambil menyerahkan kadonya. Lalu Callista segera membuka isi kadonya.
“Gelang kaki ini sangat cantik sekali, terimakasih Taylor dan juga Andre” Ucap Callista sambil tersenyum ke arah dua pria itu.
“Oke karena semua sudah memberi kado, sekarang kamu akan mendapatkan hadiah puncak dari kekasih mu. “ Ucap Jessica yang sudah tidak sabar melihat kado yang di berikan Daniel.
“Ini untuk mu sayang” Daniel kini menyerahkan sebuah kotak pada Callita, dengan cepat Callista langsung membukanya.
“Kunci mobil?” Ucap Callista yang kaget melihat isi kado Daniel adalah kunci mobil.
“Sayang, kamu membelikan aku mobil buggati?” Tanya Callista yang masih kaget.
Daniel mengangguk.
“Ini sangat mahal” Lirih Callista.
“Harga mobil ini tidak sebanding dengan perasaan cinta ku” Jawab Daniel, yang membuat Callista langsung mengecup bibir Daniel dan memeluknya di hadapan semua orang.
“Terimakasih sayang”
“Aku masih ada satu hadiah lagi” Ucap Daniel kembali.
“Apa?” Tanya Callista yang penasaran.
“Ayo kita naik ke stage” Daniel menarik Callista menuju stage. Dan sekarang tinggal mereka berdua di atas stage. Seluruh tamu undangan terus menatap ke arah Daniel dan Callista.
Saat Daniel dan Callista sudah berada di atas stage, tidak lama kemudian datang beberapa pelayan hotel membawa rangkaian bunga lily putih yang sangat cantik. Bersamaan dengan kedua orang tua Daniel dan juga Grace yang mulai memasuki ballroom hotel.
“Callista, aku mengenal mu dengan sangat baik. Sifat mu yang keras kepala membuat ku jatuh cinta pada mu. Bersama dengan mu adalah hal terbaik di hidup ku. Callista Hutomo, maukah kau menikah dengan ku? Dan maukah kamu menyandang status sebagai Nyonya Renaldy?” Daniel berlutut di hadapan Callista dengan memegang cincin bertahtakan berlian yang sangat cantik.
Callista yang mendengar ucapan Daniel langsung meneteskan air matanya sejak tadi. Terlebih sekarang Daniel berlutut di hadapannya.
Alice dan Michael yang menyaksikan putrinya di lamar oleh kekasihnya mereka pun sangat bahagia.
__ADS_1
“Yesss, I will” Seru Callista dengan isakan tangisannya.
Mendengar Callista menerimanya, Daniel langsung memeluknya dengan erat dan menggendong Callista di hadapan semua orang.
Seluruh tamu undangan dan keluarga Callista bertepuk tangan melihat sosok gadis cantik dan pria tampan di hadapannya.
“Adik ku akan menikah” Seru Jessica bahagia sambil memeluk Adam tunangannya.
Keluarga Daniel dan juga keluarga Callista berjalan menuju stage. Callista memeluk kedua orang tuanya, lalu saat dia melihat kedua orang tua Daniel, Callista pun langsung memeluk Alin dan Gio.
“Karena kamu akan menjadi menantu ku, ini untuk mu” Ucap Alin yang memberikan sebuah kotak, lalu Callista membukanya.
“Callista, ini adalah cincin dari ibu mertua ku dulu, sekarang aku ingin kamu yang memakainya” Ucap Alin menatap Callista dengan lembut.
“Terimakasih bibi” Callista memeluk Alin dengan erat.
“Mulai sekarang, kamu harus menyebut ku mama” Ucap Alin.
"Terimakasih Ma" Ucap Callista dengan senyuman hangat.
Alice melihat Alin sangat baik pada putrinya, dia sangat tersentuh.
“Ini adalah hal yang paling bahagia dalam hidup ku” Gumam Alice dalam hati.
“Callista, ini hadiah dari ku. Aku harap kamu menyukainya nak” Ucap Gio sambil memberikan kadonya, lalu Callista pun langsung membukanya.
“Gelang berlian yang sangat cantik paman, terimakasih” Callista langsung memeluk Gio dengan erat.
“Jangan panggil aku dengan sebutan paman, sekarang kamu sudah harus memanggil ku dengan sebutan papa” Perintah Gio.
“Terimakasih pa” Callista tersenyum.
Grace berjalan menghampiri Callista dan memeluknya dengan erat.
“Callista, sekarang aku akan memanggil mu kakak ipar. Aku sangat bersyukur memliki kakak ipar seperti mu.” Ujar Grace.
“Aku pun bersyukur memiliki adik ipar yang cantik seperti mu” Balas Callista.
Callista tidak menyangka, di usianya yang menginjak 26 tahun dia di lamar oleh kekasih yang dia cintai. Waktu memang sangat cepat, dia pun tidak pernah menyangka keluarganya akan berbaikan dengan keluarga kekasihnya. Jika ada yang bertanya kapan hari bahagia Callista, pasti Callista akan menjawab hari dimana Daniel melamarnya.
**********
Author minta votenya ya.
Kalau kalian sering vote, author pastiin bakal up. bulan ini author akan banyak up. Jadi minta vote yang banyak yaa.
__ADS_1
Like san coment juga.
Terimakasih atas dukungan kalian😘😘