Stolen Heart

Stolen Heart
BAB 60 - Pengkhianat


__ADS_3

Setelahh Michael memutuskan panggilan handphonenya dengan Daniel, Michael segera berjalan menuju kantor polisi. Emosinya kini sudah tidak bisa ia tahan lagi. Meskipun Michael sangat keras dengan Callista, tapi Michael sangat menyayangi putri bungsunya.


Mobil Michael sudah tiba di kantor polisi, dengan segera Michael berjalan dengan cepat masuk ke dalam kantor polisi. Banyak wartawan yang sudah menunggunya. Para pengawal yang Michael bawa akhirnya menahan para wartawan yang ingin mewawancarai Michael.


“”Papaa” Panggil Callista saat melihat Michael.


Callista langsung berlari ke arah Michael dan memeluk Michael dengan erat.


“Sayang, tenang lah. Papa akan mengahabisi orang yang berani mengganggu mu” Ucap Michael dengan tegas.


“Pa, aku bingung kenapa mereka mengatakan aku menahan pembayaran pajak” Ucap Callista yang wajahnya muram.


“Sayang, tenanglah. Tidak akan papa biarkan orang berani menjatuhkan nama mu” Ujar Michael sambil mengelus rambut putrinya.


Mobil Daniel sudah tiba di kantor polisi, Daniel melangkahkan kakinya dengan cepat memasuki kantor polisi. Banyak wartawan yang mencoba mewawancarainya tapi Harry langsung menahan para wartawan yang berusaha mewawancarai Daniel.


“Pa, Callista” Panggil Daniel.


Callista dan Michael menoleh saat mendengar seorang pria memanggil mereka.


Callista yang melihat Daniel, ia langsung lari ke pelukan Daniel.


“Sayang, tenang lah aku pastikan ini akan segera selesai” Ucap Daniel dengan lembut.


Callista pun mengangguk di dalam pelukan Daniel.


Daniel dan Michael menghampiri polisi yang tadi mengintrograsi Callista.


“Jeslaskan! Ada apa ini” Ucap Michael dengan tegas.


“Begini Tuan Michael dan Tuan Daniel, ini adalah surat yang sudah di tanda tangani putri anda jika ia meminta bagian tax perusahaan anda untuk menunda pembayaran pajak dan mengalihkan untuk membangun restaurant cabangnya yang baru” Ucap seorang polisi.


“Berita macam apa itu! Kau berani bermain dengan ku? Kau tidak tahu berurusan dengan siapa? Keluarga Hutomo adalah salah satu keluarga terkaya di Amerika. Aku bisa membayar 20 kali lipat tagihan pajak yang tertunggak” Seru Michael yang mulai emosi namun tangan Daniel sudah menenangkan Michael.


“Tenang pa” Ucap Daniel.


“Kalian tahu jika gadis yang kalian tahan adalah calon istri ku? kalian tahu kalian telah berani berurusan dengan keluarga Renaldy. Bebaskan kekasih ku. aku akan membayar jaminannya dan masalah ini, aku akan menyeledikinya. “ Seru Daniel.


Akhirnya kasus ini pun di tangani oleh pengacara Daniel dan juga pengacara keluarga Hutomo. Daniel memang sudah membayar seluruh tagihan tajak yang tertunggak. Dan membayar biaya jaminan pembebasan Callista. Hanya saja kini Daniel harus mencari tahu siapa yang telah mencari masalah dengan kekasihnya.


Daniel membawa Callista untuk tinggal di apartementnya, ia ingin menenangkan kekasihnya.


Di dalam mobil, Callista hanya diam dan tidak berkata apapun.


“Sayang, sudah ku katakan aku akan mencari orang yang berulah dengan mu” Ucap Daniel sambil melihat ke arah kekasihnya.

__ADS_1


Daniel sengaja meminta Harry yang membawa mobilnya, ia tahu jika kali ini Callista membutuhkannya.


Setibanya Daniel apartement, Daniel meminta Callista untuk beristirahat di kamarnya.


Daniel berjalan keluar menuju ruang tamu, ia melihat Harry yang masih berdiri di ruang tamu.


“Harry, apa kau sudah mendapat informasi yang aku minta?” Tanya Daniel ke arah Harry.


“Sudah Tuan”


“Katakan” Perintah Daniel yang sudah tidak sabar.


“Saya memeriksa surat pernyataan yang di tanda tangani oleh Nona Callista, seharusnya setiap dokumen yang di tanda tangani Callista semuanya harus di periksa oleh Lucy assistantnya Nona Callista. Di sini saya curiga dengan Lucy, akhirnya saya memeriksa data tentang Lucy. Lucy adalah assistant yang di cari oleh Nona Jessica untuk Nona Callista. Dari data yang saya dapat, Lucy adalah orang yang pintar. Ia memiliki kekampuan menguasai banyak bahasa. Ia pun mendapat predikat cumlaude di univesitasnya. Tapi ada hal yang mencurigakan Tuan” Tutur Harry.


“Mencurigakan apa?” Daniel kini menatap Harry dengan serius.


“Saya memeriksa rekening Lucy, minggu lalu dia mendapatkan kiriman uang sebesar 50 juta USD ke rekeningnya dan pengirimnya adalah Debora Alister” Tutur Harry kembali.


“Rupanya Debora berani bermain dengan ku dan ia membayar assistant kekasih ku. Baiklah, sekarang kita ke perusahaan kekasih ku.” Seru Daniel.


Daniel berjalan meninggalkan apartementnya, Harry pun mengikutinya di belakang.


Daniel melangkahkan kakinya menuju mobil sport miliknya. Harry segera membukakan pintu mobil untuk Daniel.


Harry mengendarai mobil sport milik Daniel dengan kecepatan penuh. Sesuai perintah Daniel ia ingin segera menemui orang yang berani berkhianat pada kekasihnya.


Daniel berjalan menuju lift pribadi yang selalu di gunakan oleh kekasihnya.


“Harry, apa Lucy sudah tahu jika kamu menyeledikinya?” Tanya Daniel ke arah Harry.


“Tidak Tuan, saya melakukan penyelidikan sangat hati-hati” Jawab Harry dengan hormat.


“Good”


Ting


Pintu lift terbuka.


Lucy yang melihat Daniel datang, ia segera berjalan menghampiri Daniel.


“Selamat siang Tuan Daniel” Sapa Lucy dengan hormat.


“Lucy, ikut saya” Perintah Daniel yang langsung berjalan masuk ke ruang kerja kekasihnya.


“Lucy, apa kau ingin mengatakan sesuatu pada ku?” Tanya Daniel yang kini sudah duduk di kursi yang biasa di tempati kekasihnya.

__ADS_1


“Maksud Tuan Daniel apa?” Tanya Lucy yang berusaha untuk tidak gugup.


“Harry berikan itu padanya” Perintah Daniel.


Harry menyerahkan rekening koran milik Lucy yang telah menerima uang dari Debora Alister.


Lucy yang terkejut saat membaca rekening koran miliknya telah di berada di tangannya.


“Bagaiman bisa” Gumam Lucy dalam hati.


“Kau katakan atau aku akan menghancurkan mu. Mudah sekali untuk ku menghancurkan tikus kecil seperti mu” Ancam Daniel yang menatap tajam Lucy.


“Tuan, anda salah paham. Saya tidak tahu kenapa ada uang masuk sebesar ini di rekening saya Tuan”


“Ah, kau masih berani membantah. Baiklah cukup sudah bermain dengan ku” Seru Daniel.


“Harry,panggil polisi dan minta dia tangkap Debora Alister dan juga tikus di depan ku ini” Perintah Daniel.


“Baik Tuan” Jawab Harry.


“Tuan Daniel tunggu” Ucap Lucy yang tidak berani menatap Daniel.


“Tuan maafkan saya”


“Katakan dengan jelas!” Bentak Daniel.


“Saya sangat membutuhkan uang banyak Tuan, adik saya sedang sakit. Nona Debora datang kepada saya dan meminta saya untuk menjebak Nona Callista dengan menanda tangani surat yang ada di tangan kepolisian saat ini” Lucy dengan wajah yang muram.


Mendengar ucapan Lucy, Daniel tidak bisa lagi menahan amarahnya. Daniel bangkit dari tempat duduknya menatap tajam Lucy yang berdiri di hadapannya.


“Kau berani meengkhianati kekasih ku hah? Hanya karena 50 juta USD! Aku mampu memberikan mu lebih dari itu” Seru Daniel dengan nada yang tinggi.


“Tuan, ampuni saya” Ucap Lucy dengan memohon kepada Daniel.


“Mudah sekali kau berkata untuk mengampuni mu? Kau fikir aku hanya diam saat melihat kekasih ku di jebak oleh tindakan bodoh assistantnya? Hah?” Bentak Daniel.


***


Baca juga karya author yang lain


"Love In Milan"


Baca yaa.


Like,coment dan vote terus setiap karya author yaa.

__ADS_1


Terimakasih atas dukungan kalian selama ini😘


__ADS_2