
Mohon maaf, ini bukan cerita religi atau semacam nya bukan bila berfokus terhadap suatu keyakinan.
Mohon maaf juga mungkin Kisah ini mengandung konten Dewasa dan ke-ke-rasan.
Skip aja jika tidak berkenan..🙏🙏🙏🙏🙏
Selamat Membaca Kawan.....
Gaby masih di dalam kolam renang. Berusaha menepi dengan mulut yang terus mengumpati Hazelo.
*Sial?! Dingin sekali.
"Byuuuurrrr*!!"
Gaby terperanjat ketika Hazelo melompat masuk kedalam kolam renang.
Percikan air menyeruat ke wajah cantik Gaby
"Apa mau mu sialan!."
Gaby mengusap wajah nya yang terkena cipratan air.
Mendorong tubuh Hazelo berbalik kemudian meninggalkan nya.
Tanpa bicara Hazelo menarik tangan Gaby kemudian memeluk nya.
"Menyingkir!!."
Gaby memberontak.
Namun Hazelo semakin mempererat pelukannya Gaby pun semakin kuat memberontak.
"Sudah ku katakan Aku membenci mu?! Aku benci bau pria!! ENYAHLAH dari sini kau TUAN MUDA!!."
Gaby memekik, suara nya mengudara membuat semua orang yang disana terperangah bertanya tanya.
Apa hubungannya Gaby dengan Tuan Muda Hazelo.
Sialan! Berani sekali dia.
Hazelo merenggangkan pelukannya, tangan kiri Hazelo beralih ke pinggang sedangkan yang kanan menahan tengkuk Gabriella.
"Lepaska--.."
Gaby tidak bisa melanjutkan ucapannya ketika bibir Gaby ditutup dengan Bibir nya.
Semua yang menyaksikan itu membelalak tidak percaya, ada wanita yang terperanjat mundur ke belakang hingga membentur dinding. Ada juga yang bangkit dari duduknya menganga seketika, bahkan Zoe kekasih Gaby menutup mulut nya menjatuhkan gelas di tangan tidak sengaja.
Praaannnng!!
Pecahan gelas berisi wine terjatuh di lantai, disamping kolam renang.
Gaby berusaha melepaskan diri, namun ciuman Hazelo mendominasi, ******* bibir Gaby dengan Nafas Hazelo begitu hangat terasa.
dan sial nya semakin lama ada rasa yang sedikit aneh dan menggetarkan jiwa Gaby.
Hangatnya ciuman itu menghempaskan dingin tubuh yang menggigil di dalam air
Apa ini..Ah Sial aku tidak akan Sudi menikmati ciuman mu!!.
Pekik Gaby dalam hati.
Hazelo melepas ciumannya perlahan, Mengusap bibir Gaby yang basah terbuka dan Masih berdiri tegap mematung ditempatnya.
" Kau akan terbiasa dengan ini Gabriella Mamoju "
Hazelo berbisik di telinga, de..sa..Han nafas Hazelo membuat merinding seluruh tubuh Gaby.
" Aku bukan Hazelo jika tidak mampu membuat mu jatuh cinta pada ku. Aroma ku akan jadi candu untuk mu GABRIELLA,..?!"
__ADS_1
Menyentuh dagu Gaby dengan telunjuk nya.
"Ingat itu."
********
"Lepaskan Hazelo, Sakit?!."
Hazelo tidak mengindahkan, terus menarik tangan Gaby keluar dari tempat pesta.
Mau tidak mau Gaby pasrah Ahir nya mengikuti, melawan pun percuma saat ini, tubuh nya yang basah kuyup pun menggigil kedinginan.
Jangan ditanya dingin nya seperti apa, ini pukul 3 dini hari, Cuaca dingin yang menyelimuti serta angin kencang menghempas tubuh mereka.
seharusnya pasangan suami istri itu memejam di peraduan menggulung satu selimut berdua kan?
Tapi tidak dengan Gaby dan Hazelo, pernikahan mereka seperti neraka bagi kedua nya.
Bertengkar Bertengkar dan Bertengkar setiap hari nya. Gaby yang tidak waras mencintai se.sa..ma wanita sedang kan Hazelo terpaksa meninggalkan viona, gadis lembut anak seorang pelayan karena pernikahan nya telah ditentukan sejak kecil.
Adalah adat dari keluarga berdarah biru yang menikah kan putra putri nya dengan sesama bangsawan.
Hazelo Zadureingaz Walson. Pria Trilioner nomor satu di negara nya hingga memiliki nama di belahan dunia harus tersakiti merasa harga dirinya diinjak injak oleh istri yang sedikitpun tidak tertarik dengan nya.
Hingga timbul rasa dendam tertantang untuk membuat Gaby jatuh cinta kemudian mencampakkan nya dan kembali mencari Viona.
"Masuk."
Hazelo membukakan pintu mobil memaksa Gaby masuk kedalam mobil milik nya.
"Aku bawa mobil, Aku mau pulang sendiri!."
"Masuk?!."
Lagi lagi hanya bisa pasrah dan masuk kedalam mobil.
Hazelo membanting pintu mobil melangkah masuk menuju belakang kemudi menginjak pedal gas melesatkan mobil nya kemudian.
Hazelo menginjak kuat pedal gas hingga mobil melesat dengan kecepatan yang diluar batas.
"Hazelo, apa kau sudah gila???."
Gaby memekik.
"Hazelo ini berbahaya?!"
Hazelo tidak mengindahkan, terus melesatkan mobil nya dengan kecepatan yang sangat tinggi
"Jika kau sudah ingin mati, maka mati saja sendiri!."
"Kita akan mati bersama."
Berkata sambil menatap jalanan.
Apa!
"Hentikan Hazelo, kau mabuk kau sudah tidak waras!!."
Memukuli bahu Hazelo.
Ciiiittttttt...!!
"Aaa!!."
Gaby menjerit ketika tiba tiba Hazelo menginjak rem nya mendadak.
Mobil berdecit berhenti tepat di depan gerbang tinggi sebuah Mansion milik Hazelo.
Penjaga seketika membuka kan pintu gerbang kemudian Hazelo masuk melewati taman yang luas menuju kedepan pintu utama.
__ADS_1
Hazelo segera keluar dari mobil menuju Gaby menarik nya keluar.
Terus menarik tangan Gaby memasuki mansion tanpa bicara.
Gaby pasrah mengikuti Hazelo yang terus membawa nya menaiki tangga, membuka pintu kamar.
Hazelo menghempaskan Gaby hingga terjatuh di atas ranjang.
Terus diam tanpa bicara meraih bathrobe membawa nya masuk ke kamar mandi.
Gaby terdiam, sedikit merasa bersalah namun Ia menepis nya.
Bangkit dari duduknya menuju walk in Closet
Menanggalkan pakaian di sana mengganti nya dengan piyama.
Sedangkan lingerie yang Miguel siapkan tidak pernah Gaby kenakan tetap tersimpan rapih di tempat nya semula.
"Aku bukan Hazelo jika tidak mampu membuat mu jatuh cinta pada ku. Aroma ku akan jadi candu untuk mu GABRIELLA,..?!"
Kata kata Hazelo terngiang di kepala, seketika Gaby menepis nya keluar dari ruangan itu naik keatas ranjang menarik selimut sambil bergumam.
"Hazelo lama sekali mandi nya."
Gaby menatap jam dinding.
Pukul 4 dini hari.
"Sudah hampir pagi."
Hoam..
Gaby mengantuk kemudian mata nya memejam.
Sedangkan di dalam kamar mandi.
Hazelo mengguyur tubuh nya dengan shower yang mengalirkan air hangat.
Tubuh kekar nya terguyur air kemudian mendongak membiarkan air hangat itu jatuh mengenai wajah nya.
Menetralisir emosi nya ketika tadi Gaby secara terang terangan berkata di depan semua orang jika Gaby sedikit pun tidak menyukai Hazelo.
" Baru kali ini ada wanita yang tidak tertarik dengan ku."
Mengingat kejadian tadi membuat Hazelo sangat geram, Tapi juga semakin tertantang untuk membuat Gaby tergila gila pada nya.
Gaby telah memejam ketika Hazelo keluar dari kamar mandi. Hazelo yang mendapati Gaby memejam di bawah selimut sedikit menarik ujung bibir nya samar membawa nya kedalam walk in Closet .
Meraih piyama mengenakan nya kemudian keluar dari ruangan itu menuju sofa tempat nya tidur selama sebulan ini.
Setelah Hazelo menikahi Gaby, tidak pernah sekali pun Ia tidur di atas ranjang.
Gaby selalu berkata jika dirinya benci dengan bau laki laki apa lagi tidur satu ranjang.
Hazelo merebahkan diri nya di atas sofa, memejam kan mata nya ketika kantuk telah datang menyelimuti...
-
-
-
Next.....
Visual untuk Hazelo Gaby. Jika kurang berkenan, mohon bayangkan visual yang lain...
Hehehe..🤗🤗
__ADS_1