Tak Kusangka Bisa Mencintaimu.

Tak Kusangka Bisa Mencintaimu.
Episode 25


__ADS_3

"Paman mengapa kita kemari?." Mengedarkan pandangannya menoleh sekeliling. Mereka berada di atap gedung sebuah Hotel...


" Jangan banyak bertanya, cepat ikut dengan paman." Mengulas senyum sambil sedikit men..de..sah kesal sebab niat nya tadi belum terlepas kan.


"Aku tidak mau, aku ingin pulang." Gaby kecil menepis ketika paman nya mengulurkan tangan.


"Tidak usah memantah anak cantik, ikutlah denganku." Paman Gaby menggendong Gaby di bahu nya, membawa Gabriella turun masuk kedalam hotel milik nya menuju kedalam kamar.


"Aku tidak mau! Lepaskan! Lepaskan paman."


Meronta memukuli punggung Paman nya.


"Mommy...!! Daddy...!!" Menjerit sambil terus meronta disana.


Gabriella kecil cukup cerdas, mengerti jika paman nya berniat buruk pada nya.


"Tolong.., Tolong aku tuan!!." Memekik meminta pertolongan pada sang Pilot.


Pilot itu melihat Gaby tidak tega, Ia merasa jika tuan nya ingin berbuat kejahatan pada gadis kecil itu, ingin rasanya menolong namun mengurungkan niat sebab bukan urusan nya.


Paman Gaby membawa nya masuk kedalam Hotel. Hotel ini milik nya, tentu Bisa melakukan sesuka hati tanpa ada siapapun yang akan mencampuri.


Suara Gaby menggema di dalam kamar Hotel di lantai tertinggi itu. Di ranjang ini lah Gabriella kecil di lemparkan.


"Sakit paman"


"DIAM..!!" Suara keras penuh emosi


pria dewasa dihadapan Gabriella. Tatapan begis dari pria yang selama ini baik pada nya. Saudara tiri dari Daddy Gabriella itu.


"Kau merusak rencana ku! Seharusnya bukan dirimu yang kelak menikahi tuan Muda." Meraih dagu Gaby kemudian menghempaskan nya.


" Mengapa paman jahat sekali pada ku? " Ujar Gaby sambil menangis.


"Mengapa? Mengapa kata mu?! Kalian semua bedebah! Merampas hak hakku dan Daddy mu mewarisi yang seharus nya jadi miliki!!" Berteriak Kemudian Paman Gaby naik ke atas ranjang. Membuat Gaby takut meringsut mundur ke belakang. "Daddy mu membuatku tidak mendapat yang seharusnya aku miliki."


"Membalas nya dengan menghancurkan putri nya!." Hahahaha. Tawa menggema memenuhi ruangan.


"Kemari kau gadis manis." Paman Gaby menyentuh dahi Gaby seketika Ia menepis tangan nya.


"Pergi!! Daddy..... Mommy......" Gaby menjerit memanggil orang tuanya.


Namun sia sia saja, Paman Gaby menarik paksa Kemudian melepaskan paksa pula rok dan ce..la..na da..lam Gabriella.


"Kita lihat, aku akan menghancurkan mu dan aku pastikan Tuan muda tidak akan lagi Sudi pada mu!."

__ADS_1


"Menyingkir..!! Pergi...!! Tolooooong,!!"


Gabriella menjerit meronta.


Paman Gaby menurunkan ce...lana nya memaksa Gaby terlungkup Kemudian berusaha menenggelamkan milik nya dari belakang.


***


Sementara di atas atap gedung hotel itu, Pilot merasa sangat gelisah memikirkan gadis kecil yang meminta tolong tadi. Ia tahu jika hotel ini milik tuan nya, sehingga tidak akan pernah mungkin ada yang akan menolong Gabriella kecil saat ini. Dan dapat di pastikan, akses Cctv yang mengarah pada Kamar hotel tertinggi tidak akan mungkin di aktifkan, Sebab Sang pemilik hotel itu telah merencanakan sesuatu untuk Gabriella. Batin Pilot itu menerka neraka.


Hingga kemudian Ia Membuat keputusan, Melewati tempat yang tadi tuan nya dan Gabriella itu lewati namun telah terkunci.


"Sial,!!." Ujar sang pilot.


Kemudian terpaksa Ia Menggunakan pintu darurat bergedas menuju kamar hotel yang kemungkinan tuan nya membawa Gabriella.


***


"Aaaa....!!!" Gaby menjerit ketika paman nya mulai meremas bo..ko..Ng Gabriella.


Mendekat kan milik nya, mulai hendak membenamkan milik nya di sana. Dan menggesek di sana terlebih dahulu.


"BRAAAKKK!!!." Pilot itu mendobrak masuk kedalam.


"Jangan campuri urusan ku!!."


"Doorr!!."


Sang pilot tertembak, Seketika Gaby menjerit.


"Pergilah dari sini Nona..!!" pekik sang pilot,


Meski telah tertembak, Namun sang pilot masih bisa bergerak Kemudian dengan sisa kekuatan dan tenaga nya Ia mendorong paksa paman Gabriella hingga menabrak dinding kaca."Enyahlah kau Brengs*k!!."


"Praang!!." Dorongan dan tabrakan kuat itu membuat dinding kaca pecah dan kedua manusia itu terjatuh dari kamar Hotel tertinggi hingga sampai di parkiran bawah sana.


Sang pilot dan paman Gaby te...was seketika, kepala nya hancur dan hampir tidak bisa dikenali.


Sedangkan Gabriella kecil menjerit ketakutan sambil memakai kembali rok dan dalaman nya.


Meraih tas Kemudian berlari menuju lift Kemudian masuk ke sana saat pintu lift terbuka.


Gaby begitu sangat ketakutan hingga entah mengapa limpung tidak sadarkan diri di dalam lift itu.


Gaby Membuka mata dan terbangun ketika sudah di dalam rumah sakit bersama Mommy nya yang sedang menangis menciumi tangan nya.

__ADS_1


Flash back off...


Air mata Gabriella bercucuran sambil bercerita pada Faros teman lama nya yang juga seorang Dokter.


" Aku menyembunyikan semua itu hingga terjadi trauma hebat saat aku kecil, Satu bulan aku tidak keluar dari rumah sakit dan beberapa aparat kepolisian mendatangi ku namun aku tidak sanggup untuk bicara. hingga Daddy memutuskan untuk kami pindah ke Brazil. "Gaby menghela nafas.


" Daddy mengetahui jika pria breng*k itu menginginkan putri nya yang bersama Hazelo. Dan menikmati sebagian harta dari keluarga Walson. Persaingan di dalam keluarga sudah sejak lama, itu sebab nya aku menggunakan nama Belakang Mommy menjadi Gabriella Mamoju."


"Maaf Gaby." Lirih Faros sambil menyentuh bahu nya.


"Tidak, tidak apa."


Gaby menunduk menangis. Kemudian bercerita lagi tanpa ditanya.


"Sejak saat itu kehidupan ku dikelilingi para wanita, pergerakan ku dibatasi dan dilarang bergaul dengan sembarang teman pria. Alasan Daddy adalan aku milik tuan muda. Ya, Aku milik tuan muda Hazelo. Menyedihkan bukan?." Gaby mengherdikan bahu."Bahkan aku sangat membenci bau pria apalagi pria yang bernama tuan muda Hazelo Zadureingaz Walson kala itu. Meskipun aku lupa bagaimana wajah nya."


"Lalu apa yang kau alami Kemudian?. Sejak kapan perasaan menyimpang mu tumbuh dan kau menyadari itu."


"Soal itu.... Aku bertemu Zoe saat di Canada. Dia mengajarkan kebebasan dan kesenangan yang bertahun tahun aku tahan. Aku sering keluar masuk Club' malam dan Daddy pun sangat cepat mengetahui nya." Gaby menarik nafas nya panjang.


"Lalu Kami dinikahkan."


"Aku dan Hazelo."


Faros menatap menelisik Gabriella, berbicara panjang lebar khas psikiater untuk membenahi psikologi Gabriella, yang intinya menasehati namun seketika nasehat itu meresap di dalam hati hingga ke alam bawah sadar.


"Apa yang kau rasakan pada Hazelo? Apa ada sesuatu yang berbeda? " ujar Faris lembut


"Aku melihat dari cara mu menyebut nama nya." Sentuh Faros pada tangan Gabriella. "Aku bertanya sebab aku teman mu."


Gaby menarik nafas nya panjang kemudian menghembuskan nya, ada getaran di dalam hati saat nama Hazelo disebut.


"Hazelo-"


Gaby menggantung kan kalimatnya.


"Hazelo mengulurkan tangan nya pada ku, perlahan menarik ku keluar dari gelap nya kehidupan yang aku jalani. Dia tidak merasa jijik pada ku disaat orang lain menjauhi ke begitupun dengan Mommy dan Daddy."


"Ada getaran saat Hazelo bersikap lembut." Teringat saat Hazelo mengecup dahi nya. "Ada gejolak hebat saat Dia keluar dari kolam renang dang aku melihatnya." Wajah Gaby memanas menceritakan bagaimana Perasaan nya malam itu.


-


-


Next

__ADS_1


__ADS_2