
"Oh Tuan Andrew. Siapa dia?" tanya Hans tanpa basa-basi.
"Cantik sekali," pujinya.
"Oh ini ..." ucapan Andrew terhenti sejenak.
"Kenalkan ini adalah istri saya," jawab Andrew dengan tegas.
Sontak semua terkejut dengan pernyataan Andrew barusan. Bahkan Mario yang sempat mendengarnya juga membelalakkan matanya tak percaya. Kebetulan saat itu Mario duduk beda meja dengan Andrew, tetapi tetap berdekatan.
"Istri? istri? istri?" terdengar gumaman secara pelan oleh beberapa orang yang mendengarnya.
Seketika suasana yang sempat hening, menjadi tiba-tiba ramai dengan bisik-bisik itu. Termasuk Hans yang langsung mati kutu ketika Andrew mengatakan perempuan cantik yang bersamanya merupakan istrinya. Sementara itu Andrew merasa bangga dengan senyum kemenangannya.
"Oh, istri anda cantik sekali," pujinya lagi sembari menyendokkan makanan ke dalam mulutnya.
"Sudah lama anda berdua menikah?" tanya Hans untuk menutupi kecanggungannya.
"Kami menikah baru dua minggu yang lalu," jawab Andrew sembari menarik telapak tangan Stella dan menautkan dengan telapak tangannya.
Dengan posisi yang seperti itu, Andrew melempar senyum kepada Hans. Kemudian menolah kearah Stella dan dia pun juga memberikan senyum itu untuk perempuan yang tangannya sedang dia genggam tanpa izin.
__ADS_1
"Kenapa anda tidak mengundang kami Tuan?" sahut Ray yang ada dimeja itu.
"Oh iya. Maaf telat mengabarkan kami baru menikah secara agama. Belum mengadakan resepsi pernikahan," ujar Andrew menatap Ray.
"Tentu saja kalian semua akan saya undang ke acara resepsi pernikahan saya dan isteri nantinya," jelas Andrew.
Semua orang yang duduk di meja itu hanya manggut-manggut mendengarkan penjelasan Andrew. Dan tampaknya semua percaya dengan semua yang diucapkan Andrew kala itu. Ya, meskipun mereka semua terkejut akan pernikahan secara tiba-tiba dari seorang yang jarang mengumbar kehidupan percintaan seperti Andrew ini.
"Saya tidak menyangka anda yang jarang mengenalkan kekasih kepada khalayak umum. Tau-tau sudah menikah," sahut Arslan.
"Tapi itu justru bagus Tuan Arslan. Daripada gonta-ganti pasangan. Eh gak jadi nikah mulu," Ray menimpali.
"Oh iya saya sampai lupa," ujar Andrew.
"Kenalkan istri saya namanya Stella," lanjut Andrew mengenalkan Stella.
Sontak Stella langsung tersenyum dan menundukkan kepalanya kepada semua orang yang ada di meja tersebut. Disambut senyuman dan anggukan kepala dari semua yang ada di meja itu.
"Salam kenal semuanya," ucapnya disertai senyum lebar nan manisnya.
Stella mampu menutupi kebingungan yang saat ini ada dihatinya. Dengan tetap bertingkah cantik dan elegan. Meskipun banyak sekali pertanyaan dalam benak hatinya mengenai apa yang baru saja dikatakan bosnya.
__ADS_1
"Astaga apa yang terjadi ini," batin Stella dengan jantung yang berdebar kencang.
Setelah acara makan siang itu selesai. Semua orang kembali menuju kamar masing-masing. Termasuk Andrew dan Stella. Andrew telah berjalan duluan. Dibelakang Stella berjalan menyusul.
Tepat berada di lorong resort yang sepi. Stella ingin menanyakan mengenai semua hal yang dikatakan Andrew barusan.
"Tuan Andrew ..." panggil Stella.
"Tuan ... tolong jelaskan apa maksud Tuan tadi," lanjutnya.
##
Dengarkan penjelasan dari Andrew di bab berikutnya saja ya 🤔
Hallo jika ingin tanya-tanya :
Instagram : @Shinshinta31
YouTube : Ruang Audio
Thankyou 😇
__ADS_1