TAKE DOWN NOVEL INI

TAKE DOWN NOVEL INI
Cincin Pernikahan


__ADS_3

Keesokan harinya.


Stella sudah siap dengan pakaian kerjanya dengan kemeja putih berbalut blazer berwarna coklat dan rok selutut yang berwarna senada. Sepatu berhak tinggi terpasang cantik di kakinya semakin menambah kesan jenjang. Polesan make up natural melengkapi wajah cantik perempuan itu.


"Stella apakah semua berkas sudah kamu siapkan?" tanya Andrew yang sedang mengenakan sepatunya.


"Sudah Tuan," jawab Stella yang tinggal menunggu bosnya dengan berdiri di dekat pintu.


Namun tak lama kemudian, ada seseorang yang mengetuk pintu tersebut. Stella bergegas segera membuka pintu. Seorang lelaki bertubuh tinggi kekar berada dibalik pintu tersebut.


"Oh ini yang perempuan yang dimaksud si bos," batin lelaki itu dalam hati.


Melihat lelaki itu hanya tertegun di depan pintu. Stella memberanikan diri untuk membuka suara lebih dahulu.


"Maaf anda mencari siapa?"


"Hai Stella, kenalkan saya Farhan," ucap lelaki itu sembari mengulurkan tangannya.


Kini giliran Stella yang hanya bergeming di depan pintu. Sedikit bingung dengan lelaki yang baru saja datang lalu mengajaknya berkenalan. Lebih kagetnya lagi, lelaki itu mengetahui kalau namanya adalah Stella.


"Oh Lo bro!" celetuk Andrew yang baru saja menyusul ke dekat pintu.


"Hai bos!" sapa balik Farhan.


"Ini bos." Farhan menyodorkan sebuah paper bag kepada Andrew. Dan langsung diterima olehnya.

__ADS_1


"Thank ya bro," ucap Andrew sembari menerima paper bag itu. Lalu segera membukanya. Terdapat satu kotak kecil perhiasan. Dibukanya kotak tersebut, terdapat dua buah cincin pernikahan.


"Bagus kan bos?" tanya Farhan.


"Itu kata pelayan toko perhiasannya yang paling baru, paling mahal dan tentunya limited edition bos," jelas Farhan.


"Bos suka kan?" imbuhnya.


Andrew mengamati secara detail dua cincin yang masih berada dalam kotak perhiasan itu. Kepalanya manggut-manggut melihat perhiasan itu. "Lumayanlah," ujar Andrew.


Diambilnya satu cincin yang memiliki diameter lebih besar. Kemudian dipasangkannya pada jarinya sendiri. Setelah itu cincin yang satunya lagi yang memiliki satu berlian indah itu disodorkan kepada Stella. Sembari berucap, "Pakai ini!"


Perempuan cantik itu lagi-lagi bergeming karena tidak mengerti maksud dari bosnya itu. Menyodorkan cincin pernikahan yang indah kepadanya. Jujur saja itu merupakan cincin pernikahan yang selama ini ada didalam impian Stella. Sebuah cincin dengan berlian mengkilap dan jernih yang membuat kesan indah, mewah serta elegan.


"Pakailah ini untuk mendukung drama pernikahan kita," jelas Andrew seakan menjawab pertanyaan Stella.


"Dengan adanya cincin pernikahan ini. Semua akan percaya dengan pernikahan kita," imbuhnya.


Stella sama sekali tidak mengambil kotak perhiasan tersebut. Dia hanya menengadahkan kepalanya menatap sang bos yang lebih tinggi darinya.


"Kok diam saja?"


"Atau mau aku pasangkan?"


Andrew sudah mengambil cincin berlian itu dari dalam kotak perhiasan. Ditariknya tangan mulus sang sekertaris. Dan dipasangkan cincin itu pada jari manisnya. Sontak Stella tersentak dan membuyarkan lamunannya.

__ADS_1


"Eh ... ehm ... maaf tuan saya bisa memakainya sendiri," ujarnya terbata.


"Sudah terlanjur kali," balas Andrew.


"Sah ... sah ... sah ..." celetuk Farhan yang menjadi orang ketiga saat itu.


"Kalian berdua sudah cocok!" imbuhnya sembari tersenyum lebar dan bertepuk tangan.


Andrew segera menoyor kepala Farhan yang suka selengekan. Kemudian keluar dari kamar dan menutup kembali pintunya. "Yuk kita ke ruang pertemuan," ajaknya pada Stella dan melenggang meninggalkan Farhan.


##


Siapa ini sebenarnya si Farhan? Rada kocak juga ya orangnya.


⚠️Warning ⚠️


Sebelum ke bab selanjutnya, minta like dan komentarnya dulu ya kakak.


Hallo jika ingin tanya-tanya :


Instagram : @Shinshinta31


YouTube : Ruang Audio


Thankyou 😇

__ADS_1


__ADS_2