TAKE DOWN NOVEL INI

TAKE DOWN NOVEL INI
Perginya Stella


__ADS_3

Pria yang sibuk dengan teleponnya itu. Setelah urusan ditelepon selesai. Dia pun berbalik badan, akan menghampiri istrinya di kasir. Betapa terkejutnya dia saat tidak menemukan istrinya disekitaran kasir.


"Mbak lihat istri saya tidak?" tanya Andrew yang sudah panik.


"Tadi nona izin ke toilet Tuan," jawab petugas kasir.


Belum sempat mengucapkan terima kasih atas informasinya. Andrew sudah melangkahkan kakinya menuju toilet. Pria itu sangat terburu-buru, karena trauma dengan pengalaman sebelumnya. Saat dimana istrinya diculik sebanyak dua kali.


"Stella kenapa kau tidak izin dulu sih," gerutu Andrew disela langkah kakinya.


Dan saat sampai di toilet terdekat dari butik yang tadi mereka singgahi. Toiletnya kosong, tidak ada satu orang pun disana. Hak tersebut membuat Andrew panik tak karuan. Tangannya sudah sibuk menelepon ponsel Stella, namun tidak diangkat. Kemudian dia menelepon Farhan untuk membantu mencari istrinya.


"Stella ... kamu dimana sih sayang," ucap Andrew frustasi.


*


*


Dilain sisi, Stella yang awalnya bertubrukan tidak sengaja dengan laki-laki yang tak lain adalah temannya sendiri. Laki-laki tersebut adalah Nathan, seusai mengikuti kuliah dia langsung ke mall ini.


"Oh jadi kamu tadi menghindari mantan pacar kamu. Btw, kenapa menghindar?" tanya Stella. Nathan mengatakan bahwa alasan dirinya berjalan menunduk karena menghindari seseorang.


"Biasalah. Karena mantanku itu nggak bisa move on. Jadinya terus ngejar-ngejar, akunya sih udah nggak mau," jawab Nathan.


Stella dan Nathan mengobrol dengan bersembunyi dibalik dinding dekat toilet. Awalnya Stella yang ingin menemani Nathan bersembunyi. Dan mereka pun mengobrol sebentar. Lagian Stella juga merasa bosan menunggu belanjaannya disiapkan.

__ADS_1


"Sudah aman. Yuk keluar," ajak Nathan.


"Sudah makan belum? Kalau belum makan dulu yuk," ajaknya lagi.


Kebetulan saat sampai di mall tadi, Andrew dan Stella makan siang dulu. Baru mereka menuju butik ternama itu untuk belanja. Jadinya Stella menolak ajakan Nathan.


"Tapi kalau kamu belum makan siang. Makan saja, aku temenin beli minum deh," ucap Stella.


"Beneran?" Nathan meyakinkan.


Betapa senangnya dia ketika Stella mau menemaninya makan. Ya meskipun hanya menemani saja, tidak makan siang bersama. Tetapi Nathan merasa sangat beruntung bisa dekat dengan sang primadona kampus.


"Kamu suka sirlon steak juga?" tanya Stella saat makanan yang dipesan Nathan tiba. Nathan menganggukkan kepalanya menjawab itu. Dia sengaja memesan menu itu, karena itu kesukaan Stella.



"Mau coba?" tanya Nathan menawarkan seraya menyodorkan satu potongan daging.


"Enggak sudah kenyang," tolak Stella.


Mereka membicarakan tentang banyak hal. Saat-saat itulah digunakan Nathan mengetahui apapun tentang Stella. Mengorek apa saja yang disukai oleh perempuan cantik itu.


"Astaga Aku lupa!" ucapnya tatkala melihat layar ponselnya.


Terdapat dua puluh panggilan tak terjawab dari sang suami. Dengan buru-buru Stella minta izin untuk meninggalkan Nathan. Dan melangkah menuju butik dimana tadi dia berbelanja.

__ADS_1


"Iya sayang ... Ini aku menuju butik tadi," ucap Stella yang menelpon Andrew.


"Maaf sayang, aku habis beli minum," tambahnya merasa bersalah.


*


*


Andrew langsung mendekap istrinya yang berjalan kearahnya. Dia bersama sang asisten bernapas lega karena Stella baik-baik saja. Tidak ada penculikan lagi seperti pikiran mereka beberapa menit yang lalu.


"Kamu kenapa ditelepon nggak bisa sih sayang?" tanya Andrew seraya mengusap-usap punggung Stella.


"Tadi HP-nya aku silent," jawab Stella.


"Maaf ya," imbuhnya.


##


Tapi kepikiran nggak sih kenapa Nathan kepo banget ya sama Stella.


"Maaf, maaf nih! Pak Arthur nggak mungkin curhat sama orang yang baru dikenalnya. Nggak mungkin!" tegas Elva dengan nada tinggi. Membuat sebagian besar orang yang berada di kantin menoleh kearahnya.


##


Jawaban apa yang akan dilontarkan Nathan disaat-saat terdesak seperti itu?

__ADS_1


⚠️Warning ⚠️


Sebelum ke bab selanjutnya, minta klik love-nya dulu (favorit kan dulu ya), jangan lupa like dan komentarnya ya kakak.


__ADS_2