
"Arthur," tegasnya sembari mengulurkan tangannya.
Andrew menyambut uluran tangannya dengan wajah penuh penasaran. Pria yang dia pukul kemarin malam dan pria yang membuatnya pergi ke bar karena cemburu buta. Kini pria itu dengan santainya ada dihadapannya.
"Arthur kenalkan ini Tuan Andrew dari Dinata Grup. Perusahaan yang sudah puluhan tahun kerjasama dengan perusahaan kita," jelas Arslan karena Andrew hanya diam membisu masih terkejut.
Tatapan Arthur melihat sekilas perempuan yang juga dikenalnya. Kembali Arthur menoleh kearah perempuan itu untuk meyakinkan bahwa penglihatan tidak salah. Dan ternyata memang benar penglihatan tidak salah.
"Stella," gumam Arthur lirih sembari tersenyum lebar. Bisa bertemu perempuan cantik itu ditempat ini lagi. Dan hatinya pun bertanya-tanya kenapa bisa perempuan itu berada disini.
"Dan ini Nona Stella, kamu kok tahu namanya?" Tuan Arslan mengenalkan Stella kepada putranya.
"Iya Pa. Stella ini mahasiswinya Arthur," balas Arthur masih dengan senyum sumringah.
Arslan hanya menganggukkan kepalanya mendengar penjelasan putranya itu. Baguslah kalau Arslan sudah kenal dengan Stella. Supaya nanti kedepannya akan lebih mudah menjalankan kerjasama itu.
"Oh iya. Nona Stella ini merupakan sekertaris dari Tuan Andrew," tutur Arslan menoleh kearah Arthur. Sementara itu Arthur lagi-lagi tersenyum lebar karena sebentar lagi akan bekerjasama dengan Stella.
"Dan dia itu merupakan istri dari Tuan Andrew," sambung Arslan.
__ADS_1
Seketika senyum sumringah nan lebar milik Arthur sirna sudah. Baru saja semangatnya membara ketika tau Stella adalah rekan bisnisnya. Namun tiba-tiba api semangat itu langsung mati seakan disiram air saat itu juga. Kini wajah pria itu tampak cemberut dan tidak bersemangat.
"Baiklah mari kita mulai saja rapat kali ini Tuan. Dan saya mengucapkan selamat datang pada kerjasama ini Tuan Arthur," sahut Andrew seraya tersenyum sinis melihat kekecewaan yang terpampang di wajah Arthur.
Selama acara rapat itu pikiran Arthur seolah terus berputar memikirkan Stella. Salah satu mahasiswi ditempatnya mengajar yang terkenal cantik dan pintar. Jauh sebelum pertemuan saat ini. Arthur sudah tertarik kepada mahasiswinya yang satu itu.
"Apa benar Stella sudah menikah?" batinnya berbicara.
Maka semenjak awal dia bertemu Stella waktu di lobby hotel dia sangat senang. Kemudian bertemu lagi waktu dinner dia juga senang. Bahkan sampai pagi ini mengetahui Stella satu ruangan rapat dengannya. Sungguh bahagianya tak terkira. Sebelum akhirnya sirna sudah kebahagiaannya yang sesaat itu.
"Ini gak mungkin! Masa Stella sudah menikah sih? Perasaan tidak ada cowok yang dekat dengannya." Dalam hati Arthur menolak kenyataan bahwa mahasiswi idamannya itu sudah menikah. Dan menikahnya dengan rekan bisnisnya saat ini.
"Pantas saja lelaki itu sudah dua kali memaksa Stella untuk menjauh dari gue." Arthur masih sibuk dengan pikirannya. Otaknya kembali pada kejadian saat pertemuan dengan Stella di Singapura.
"Lelaki itu suka memaksa dan menarik tangan Stella," batinnya lagu sembari mengusap-usap dagunya dengan telunjuk dan ibu jarinya.
"Apa jangan-jangan dia memaksa Stella juga untuk menikah dengannya?" sambungnya lagi.
Hingga rapat itu usai, tidak ada satu kesimpulan yang didapatkan oleh Arthur. Untung saja dia masih baru di perusahaan ayahnya. Jadi ayahnya masih memakluminya. Namun tetap Arslan sebagai ayah memperingati putranya itu.
__ADS_1
"Lain kali kalau lagi rapat yang fokus!" sindir Arslan seraya beranjak dari duduknya dan meninggalkan ruangan itu.
Sementara itu pasangan suami istri itu juga meninggalkan ruangan rapat. Andrew menarik tangan Stella dengan cepat untum segera meninggalkan ruangan itu. Jangan sampai istri cantiknya itu mengobrol dengan Arthur.
"Tolong jelaskan semuanya!" bisik Andrew penuh penekanan saat keduanya berjalan bersama menuju kamar.
##
Baiklah Stella akan menjelaskan kesalahpahaman selama ini. Makanya Andrew jangan marah-marah dulu. Dengerin lah istrinya.
⚠️Warning ⚠️
Sebelum ke bab selanjutnya, minta klik love-nya dulu (favorit kan dulu ya), jangan lupa like dan komentarnya ya kakak.
Hallo jika ingin tanya-tanya :
Instagram : @Shinshinta31
YouTube : Ruang Audio
__ADS_1
Thankyou 😇