
"Stella ... Stella ..." teriak Andrew tatkala istrinya tersebut tidak berada disampingnya.
"Astaga! Stella dimana," teriak Andrew semakin panik.
Pria yang baru saja menikah itu langsung berlari kesana-kemari mencari istrinya. Sesekali bertabrakan dengan orang-orang yang juga menyelamatkan diri keluar dari ballroom itu. Mengedarkan pandangannya ke segala arah, namun ruangan yang sangat gelap membuatnya tak mampu melihat apapun.
Kepulan asap mulai mengisi ballroom itu. Ternyata padamnya listrik dikarenakan kebakaran. Melihat itu membuat Andrew semakin panik dan khawatir.
"Stella dimana kau!" teriaknya penuh kepanikan.
"Stella ..." teriaknya frustasi.
Setelah beberapa saat, kini hanya dirinya yang masih berada dalam ballroom itu. Hingga akhirnya pihak keamanan hotel menghampirinya dan mengajaknya keluar dari ballroom. Andrew sempat menolak, namun lama kelamaan dia pun pasrah. Dikarenakan asap mulai memenuhi ruangan dan api sudah mulai membesar.
Kini ruangan itu telah kosong, untungnya tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Pihak keamanan hotel berusaha memadamkan api yang muncul dari dalam ballroom. Tidak lama pemadam kebakaran dan polisi datang mengamankan.
"Dimana Stella!" ketika sampai di halaman luar dari hotel tersebut. Andrew terus mencari keberadaan istrinya. Siapa tahu istrinya itu sudah berada di luar hotel.
"Saya harus mencari Stella!" tegas Andrew yang hendak masuk kembali ke dalam.
"Stella masih ada di dalam!" bentaknya kepada beberapa orang yang menghalanginya aksinya.
Tindakan Andrew tersebut segera dicegah oleh pihak polisi. Mengabarkan bahwa di dalam ballroom saat ini sudah benar-benar kosong. Bisa jadi Stella telah berhasil keluar.
__ADS_1
"Andrew ... kemarilah nak," ucap Surya merangkul putranya itu.
"Stella Pa! Stella dimana!" ucap Andrew dengan frustasi.
"Nanti biarkan pengawal mencarinya. Sekarang kamu duduklah dulu. Saat ini semua pengawal sudah papa kerahkan untuk mencari Stella," ucap Surya menenangkan Andrew dan mengajaknya duduk.
Tubuhnya semakin lemas tak berdaya dalam dekapan Surya. Penampilan yang rapi kini telah menjadi acak-acakan. Pikirannya kacau membayangkan Stella yang menghilang.
"Pa ... Stella harus ketemu Pa!" ucap Andrew.
"Andrew nggak bisa tanpa dia!" lanjutnya.
"Iya nak. Kita semua masih mengusahakan mencari Stella," balas Surya.
"Kenapa acaranya bisa seperti ini sih Pa?" protes Diana kepada suaminya.
"Jadi kacau kaya gini. Bikin mama malu saja sama teman-teman mama," lanjutnya.
"Mama!" bentak Surya dengan memelototkan matanya menyuruh istrinya itu diam.
Langsung saja Diana terdiam, meskipun dengan mengerutkan bibirnya. Tidak terima dengan bentakan suaminya tersebut.
"Tuan ... saya ingin menyampaikan informasi," ucap salah satu pengawal meminta izin. Yang langsung mendapat anggukan kepala dari Surya.
__ADS_1
"Sepertinya nona muda diculik tuan," pengawal itu menyampaikan informasi.
"Apa?!!!" sahut Andrew tersentak yang langsung menatap pengawal yang ada dihadapannya.
"Iya Tuan muda. Kami telah mencari keseluruhan hotel ini. Tidak menemukan nona muda," ucap pengawal itu dengan tertunduk sedih.
"Bod0h!" umpat Andrew dengan nada tinggi.
##
Waduh! kemana ini Stella. Siapa yang nyulik. Ada yang mau tebak? Tulis di komentar ya
⚠️Warning ⚠️
Sebelum ke bab selanjutnya, minta klik love-nya dulu (favorit kan dulu ya), jangan lupa like dan komentarnya ya kakak.
Hallo jika ingin tanya-tanya :
Instagram : @Shinshinta31
YouTube : Ruang Audio
Thankyou 😇
__ADS_1