TAKE DOWN NOVEL INI

TAKE DOWN NOVEL INI
Belanja


__ADS_3

"Hai sayang," sapa Andrew seraya mengecup singkat pipi Stella.


"Kenapa mukanya ditekuk kaya gitu?" tanya Andrew melihat wajah istrinya yang cemberut.


Setelah istrinya duduk dan mengunakan sabuk pengaman. Andrew mulai melajukan mobilnya itu. Setiap menjemput Stella di kampus, sengaja Andrew sendiri yang akan menyetir. Diluar waktu itu pasti dia akan mengunakan supir pribadi kalau tidak ya Farhan.


"Lagi kesel tadi sama Elva," jawab Stella ketus.


"Kesel kenapa?" tanya Andrew penasaran. Tidak biasanya istrinya itu terlihat cemberut seperti ini.


"Adalah pokoknya lagi ngeselin itu anak," jawab Stella yang tidak ingin jujur. Bisa-bisa kalau Stella jujur kalau masalah itu bermula dari teman laki-lakinya. Andrew bisa ikutan marah kepadanya.


"Ya sudah. Biar kamu tidak marah lagi. Gimana kalau aku anterin kamu belanja?" Andrew menawarkan.


"Hah? Belanja? Beneran sayang? Sudah lama aku tidak belanja," sambut Stella bahagia saat mendengar kata belanja.


"Beneran lah. Memang suami kamu ini suka bohong apa?" tanya Andrew yang mendapat gelengan kepala dari Stella.


Siang itu Andrew melajukan mobil sport-nya menuju salah satu mall terkenal di ibukota. Selain untuk belanja, mereka akan makan siang di mall tersebut. Anggap saja sebagi kencan pertama mereka setelah menikah. Meskipun ditengah-tengah kesibukan keduanya.


*


*

__ADS_1


"Ambil saja sayang. Nggak udah lihat harga," ucap Andrew saat di salah satu butik. Andrew tahu kalau istrinya itu sedang menimbang-nimbang barang yang ingin dia beli. Karena memang semua harga barang di toko tersebut terbilang fantastis.


"Mau ini?" tanya Andrew mengangkat salah satu tas yang harganya lima ratus juta.


"Eng-enggak," jawab Stella terbata.


"Itu kemahalan sayang," bisik Stella di telinga suaminya.


"Mau apa lagi?" tanya Andrew mengabaikan bisikan Stella.


"Ini mau?" sambungnya mengangkat sepatu yang tadi sempat Stella lihat-lihat.


Dua barang tersebut langsung dibawa Andrew menuju ke kasir. Meminta petugas butik itu untuk menghitung belanjaan yang tadi sudah diambil istrinya, juga beberapa barang tambahan yang dibawa Andrew. Tentu saja barang tambahan itu tanpa persetujuan istrinya.


"Ta-tapi--- sayang---" ucap Stella yang hendak protes.


"Aku mau telepon ke kantor sebentar," izin Andrew beranjak menjauh dari kasir.


Pria itu berada di dekat dinding kaca pembatas di butik ternama itu. Tampak sibuk berbicara melalui telepon. Maklum saja memang sebenarnya di kantor, pekerjaan Andrew menumpuk. Dia ke mall sebentar untuk membahagiakan istrinya yang tadi sempat sedih.


Sementara itu Stella yang masih menunggu petugas butik menyiapkan pesanannya yang super banyak itu. Bukan karena Stella kalap, memang tadi Andrew yang asal mengambilkan barang untuknya. Sembari menunggu perempuan cantik itu berniat ke toilet.


"Aduh! Sorry," ucap Stella saat tubuhnya menabrak seseorang saat keluar dari toilet.

__ADS_1


Seorang laki-laki yang berjalan dengan menunduk. Siapa suruh juga jalan nggak lihat ke depan. Jadinya tabrakan tanpa sengaja kan.


"Eh kamu bukannya---," ucapan Stella terjeda. Kepalanya menunduk untuk mengintip muka orang tersebut.


Setelah diamati secara mendetail, Stella tidak asing dengan bentuk tubuh orang yang tabrakan dengannya itu. Ya, tepat sekali dugaan Stella kali ini. Perempuan itu pun tersenyum sumringah ternyata yang ditabraknya bukan orang asing.


"Kamu," ucap Stella.


"Makanya kalau jalan lihat jalanan di depan dong," ucap Stella.


"Hei, lihatlah kearah sini. Aku Stella," tambahnya.


Perlahan orang tersebut mendongakkan kepalanya. Dan akhirnya berani menatap kearah Stella. Dugaan Stella benar sekali. Dia adalah ...


##


Kira-kira dia siapa dan sedang apa?


"Maaf, maaf nih! Pak Arthur nggak mungkin curhat sama orang yang baru dikenalnya. Nggak mungkin!" tegas Elva dengan nada tinggi. Membuat sebagian besar orang yang berada di kantin menoleh kearahnya.


##


Jawaban apa yang akan dilontarkan Nathan disaat-saat terdesak seperti itu?

__ADS_1


⚠️Warning ⚠️


Sebelum ke bab selanjutnya, minta klik love-nya dulu (favorit kan dulu ya), jangan lupa like dan komentarnya ya kakak.


__ADS_2