
Lagi-lagi pria yang menjabat presdir di Dinata Grup itu diam seribu bahasa. Melakukan segala aktivitasnya dengan sedikit kasar, tidak seperti biasanya. Stella pun menyadari kalau suaminya itu marah karena kesalahpahaman.
"Sayang kamu mau pakai kemeja yang mana?" tanya Stella lembut tatkala Andrew keluar dari kamar mandi.
Meskipun tidak mendapatkan respon dari Andrew. Stella tetap menyiapkan pakaian lengkap untuk suaminya untuk acara dinner malam ini.
"Kemeja ini saja deh. Pasti kamu tambah ganteng sayang," ucap Stella menunjukkan kemeja berwarna abu muda lengkap dengan jasnya.
Tetap saja Stella diabaikan oleh suaminya itu. Hingga tiba waktunya acara dinner, bahkan Andrew berjalan lebih dulu menuju ke restoran di hotel itu. Stella tetap sabar menghadapi suaminya.
"Aw!" teriak Stella saat tubuhnya menabrak seseorang.
"Sorry," balas orang yang bertabrakan dengannya.
Sepersekian detik kemudian wajah Stella dan wajah orang itu bertatapan. Stella terperangah melihat seseorang yang bertabrakan dengannya. Ternyata dia adalah pria yang dikenalnya.
"Oh hai Stella kita tampaknya berjodoh karena bertemu lagi," ucap pria itu yang tak lain adalah Arthur.
"Eh hehe ..." balas Stella dengan tersenyum kaku.
"Kami juga mau dinner juga?" tanya Arthur.
Stella hanya menganggukkan kepalanya ragu. Mendapat jawaban kalau perempuan cantik yang malam itu mengenakan dress selutut berwarna abu-abu juga akan dinner di restoran yang sama dengannya. Arthur pun langsung menggandeng tangan Stella memasuki restoran itu.
__ADS_1
"Ma-maaf Pak Arthur ta-tapi---" tidak sempat Stella mengatakan penolakan tangannya sudah ditarik dengan paksa. Alhasil Stella pun mengikuti langkahnya Arthur dan berusaha melepaskan genggamannya.
Pria yang menggandeng tangan Stella itu menuju meja melingkar yang disana sudah ada beberapa orang yang berkumpul. Orang-orang yang ada dimeja tersebut saling mengobrol satu sama lain. Karena di meja itulah, rekan bisnis Arthur berkumpul.
Hingga seorang pria menatap Arthur yang berjalan mendekat kearah meja tersebut. Pria itu memberikan dengan tatapan tajam pada Arthur. Belum sempat Arthur membawa Stella sampai di meja tersebut. Andrew menghampiri keduanya.
"Lepaskan istri gue!" bentak pria itu dengan nada yang tinggi.
"Breng$ek Lo!" imbuhnya dengan amarah yang memuncak.
Plak!
Tangan Andrew mendarat dengan kasar pada pipi kanan Arthur. Secara otomatis genggaman tangannya dengan Stella langsung terlepas. Pria yang baru saja kena tamparan itu mengelus pipinya yang terasa panas dan mulai memerah.
"Sa-sayang," ucapan Stella terjeda. Andrew dengan cepat menarik lengan Stella menjauh dari pria itu.
"Aku bisa jelaskan semuanya. Kamu jangan marah dulu sayang."
Stella terus berbicara supaya meredakan emosi Andrew. Bukannya mereda justru pria yang sedang dalam puncak amarahnya itu mempercepat langkah kakinya. Dengan tangan yang semakin erat menggenggam lengan Stella.
"Sa-sayang sa-sakit," keluh Stella yang Merakan kesakitan karena genggaman Andrew yang terlalu kuat.
"Please sayang. Tolong lepasin tangan aku," pinta Stella yang mengimbangi langkah kaki suaminya yang lebar-lebar.
__ADS_1
Sesampainya di kamarnya Andrew membuka pintu kamarnya dengan kasar. Mengibaskan tangannya dengan kasar hingga membuat Stella tersentak akibat perlakuan kasar suaminya itu.
"Aw!" pekik Stella yang terdorong ke belakang karena Andrew yang terlalu kasar melepaskan genggamannya.
"I-ini semua salah paham sayang," lirih Stella yang ketakutan..
"A-aku bisa jelasin semuanya," sambungnya.
Saat ini Andrew berkacak pinggang dengan pandangan lurus ke depan. Menembus dinding kaca pembatas kamarnya itu. Melihat pemandangan Singapura di malam hari.
"Tidak ada yang perlu dijelaskan!" bentak Andrew dengan keras hingga suaranya memenuhi seisi kamar itu. Kemudian Andrew bergegas keluar kamar dan menutup pintunya dengan sangat keras. Stella hanya mampu mengusap dadanya untuk lebih bersabar.
##
Mau kemana si Andrew? Emosional banget yak. huhu kasian.
⚠️Warning ⚠️
Sebelum ke bab selanjutnya, minta klik love-nya dulu (favorit kan dulu ya), jangan lupa like dan komentarnya ya kakak.
Hallo jika ingin tanya-tanya :
Instagram : @Shinshinta31
__ADS_1
YouTube : Ruang Audio
Thankyou 😇