TAKE DOWN NOVEL INI

TAKE DOWN NOVEL INI
Pelaku Penculikan


__ADS_3

Semua pengawal keluarga, keamanan hotel, menyewa polis dan intel untuk mencari keberadaan Stella. Sepanjang hari semua dikerahkan untuk mencari Stella ke seluruh kota itu.


"Apakah kamu memiliki musuh yang menyimpan dendam?" tanya Surya.


Pandangan pria itu menerawang jauh kearah kaca besar sebagai pembatas dinding. Memikirkan pertanyaan Surya barusan. Beberapa nama muncul dalam benaknya. Orang-orang yang memiliki dendam terhadapnya.


"Bisa jadi Stella diculik orang yang dendam sama kamu," ujar Surya lagi.


"Kira-kira ada tidak?" lanjutnya.


Andrew tidak berani langsung mengatakan orang-orang yang disinyalir memiliki dendam kepadanya. Takutnya itu hanya tebakan yang akan menimbulkan masalah baru. "Apa jangan-jangan Mario?" batin Andrew curiga.


Satu nama yang muncul dalam pikirannya. Mario, orang yang berusaha keras membuktikan kebenaran dari pernikahannya saat itu. Orang yang selalu berusaha untuk dekat dengan Stella. Orang yang selalu berjanji ingin merebut Stella darinya.


"Apa benar penculik itu adalah Mario?" tanyanya pada diri sendiri.


Berbagai bukti tentang Mario yang sejak awal tertarik dengan Stella. Dan lagi hari ini tidak tampak di acara resepsi pernikahannya. Apa memang benar pelakunya Mario.


"Pa ... Andrew mau keluar dulu. Mau ketemu seseorang. Siapa tahu orang itu bisa membantu Andrew," pamitnya kepada Surya dan segera bergegas menuruni anak tangga.

__ADS_1


Niatnya malam itu juga akan mendatangi kediaman Mario. Untuk memastikan apakah Mario yang menculik Stella. Jika iya, maka tidak ada kata maaf lagi untuk sahabatnya itu.


"Kemana Farhan?" tiba-tiba Andrew teringat asisten pribadinya. Yang bahkan tidak pernah lepas dari Andrew. Ibarat surat dan perangko yang selalu menempel. Dimana ada Andrew disitulah Farhan berada.


Dia baru teringat kalau seharian ini, semenjak kejadian tadi siang. Dirinya belum melihat Farhan sama sekali. Padahal biasanya orang pertama yang bergerak disaat Andrew membutuhkan bantuan adalah Farhan.


Disisi lain, Andrew yakin bahwa asistennya itu saat ini juga turut mencari Stella. Untuk memastikannya saja. Andrew mencoba menelepon Farhan untuk menanyakan keberadaannya.


"Kenapa nggak diangkat?" ucap Andrew yang menghentikan langkahnya sejenak di ruang tamu.


"Nggak biasanya ini orang teleponnya mati," gumamnya.


Malam itu Andrew memutuskan menyetir mobil sendiri. Karena pekerja di rumahnya, semuanya dikerahkan untuk mencari Stella. Hanya beberapa orang saja yang tersisa di rumah.


*


*


Dalam perjalanan otak pria itu terus berputar-putar memikirkan antara Stella, penculikan, dan Mario. Meskipun agak ragu kalau Mario Setega itu melakukan penculikan istrinya. Daripada menduga-duga lebih baik Andrew melajukan mobilnya dengan cepat agar segera sampai di rumah Mario.

__ADS_1


Namun, tiba-tiba Andrew mengerem mobilnya mendadak. Hingga menciptakan suara decitan rem hasil dari gesekan ban mobil dan aspal jalan. Mobil itu berhenti mendadak tatkala melihat seorang lelaki bertubuh tinggi tegap yang berjalan dengan membopong seseorang.


"Farhan," ucapnya lirih. Karena memang Andrew sangat mengenai bentuk tubuh asistennya itu.


Langsung saja Andrew keluar dari mobilnya. Menghampiri orang yang sedang berjalan berlawanan arah dengan mobilnya. Dan ternyata ....


##


Itu siapa? Terus yang nyulik Stella siapa? Next bab ya!


⚠️Warning ⚠️


Sebelum ke bab selanjutnya, minta klik love-nya dulu (favorit kan dulu ya), jangan lupa like dan komentarnya ya kakak.


Hallo jika ingin tanya-tanya :


Instagram : @Shinshinta31


YouTube : Ruang Audio

__ADS_1


Thankyou 😇


__ADS_2