TAKE DOWN NOVEL INI

TAKE DOWN NOVEL INI
Misi Tadi Malam


__ADS_3

Keesokan harinya.


Setelah melakukan sarapan bersama di restoran hotel. Rombongan perjalanan bisnis berkumpul di lobby hotel. Pagi ini akan diadakan acara kunjungan ke proyek.


"Selamat pagi Tuan dan Nona," sapa Farhan dengan senyum ceria.


Perempuan cantik yang mengenakan setelan kerja berwarna abu muda itu tersenyum dan menganggukkan kepalanya. Sementara pria yang bersamanya dengan setelan kerja yang senada dengan istrinya itu. Hanya cuek ketika bertemu dengan asistennya. Ya, memang begitulah sifat Andrew.


"Waduh ... waduh ... pagi yang ceria nih bos," goda Farhan senyum-senyum sendiri.


"Bagaimana tadi malam bos? Enak?" tanya Farhan kepada bosnya itu.


"Apaan sih Lo!" bentak Andrew yang sesungguhnya tidak tahu maksud dari Farhan.


"Santai saja bos. Misi tadi malam berhasil kan? Jangan marah-marah gitulah. Harus happy bos!" ucap Farhan lagi.


Farhan terus menggoda bosnya yang semalam berhasil mantap-mantap dengan istrinya. Si asisten itu juga tau kalau ini pertama kalinya bos melakukannya. Memang asisten yang satu ini serba tau dengan apa yang dilakukan bosnya.


"Misi tadi malam?" batin Andrew bertanya pada dirinya sendiri. Tak lama dia teringat tentang malam panjang nan indah bersama istrinya. Dan dia pun sadar, kini asistennya itu sedang menyinggung hal tersebut. Akhirnya pria tampan itu mengeluarkan senyum sinisnya.


"Oh, kamu mau tau rasanya gimana?" tanya Andrew mulai menanggapi godaan Farhan.


"Iya bos ceritain dong rasanya bagaimana?" tanya Farhan antusias.


"Rasanya ah mantab!" ucap Andrew singkat, padat, dan jelas. Tak lupa dia juga menunjukkan dua jempolnya.

__ADS_1


"Iya kan sayang? Mantab kan?" tanya Andrew seraya mencium pipi istrinya sekilas.


"Ih kamu! Ini ditempat umum," bisik Stella.


Stella melepaskan pegangan tangannya dari lengan suaminya. Sedikit risih dengan tingkah suaminya itu. Karena saat ini mereka berada ditengah-tengah rekan bisnisnya. Malu saja jika harus bermesraan di waktu kerja seperti saat ini.


"Oh iya! Saya ada sesuatu buat nona," ucap Farhan.


Tanpa pamitan, pria bertubuh tinggi tegap itu sudah pergi meninggalkannya. Menuju sebuah butik pakaian ternama yang berada disekitaran hotel. Mencari sesuatu yang akan dia berikan kepada nona mudanya.


"Nah nona. Saya punya sesuatu untuk anda," ucap Farhan dengan tangan yang diletakkan dibelakang tubuhnya.


"Hah? Apaan sih Farhan?" tanya Stella kebingungan.


Pria itu terus senyum-senyum tidak jelas. Yang akhirnya membuat Andrew dan Stella ragu dengannya. Pasangan itu saling menatap bingung satu sama lain.


"Saya memberikan sesuatu yang sangat anda butuhkan saat ini nona," ucap Farhan.


"Saya sangat yakin anda akan suka dan berterimakasih kepada saya," sambungnya dengan percaya diri.


"Terimalah ini nona," ucapnya menyodorkan paper bag yang sedari tadi ada dibelakang tubuhnya.


Dengan ragu Stella menerima paper bag tersebut. Mendengar kata-kata Farhan yang menyuruhnya untuk membukanya. Perlahan Stella membuka paper bag tersebut.


"Scraf?" tanya Stella tidak mengerti kenapa Farhan memberinya scraf.

__ADS_1


"Farhan buat apa ini?" Andrew ikut bicara menanyakan maksud asistennya memberikan scraf kepada istrinya.


Lagi-lagi Farhan menampilkan senyum sumringahnya. Menatap wajah dua bosnya yang sedang kebingungan secara bergantian.


"Ini itu untuk menutupi leher nona muda," ucap Farhan sembari menunjuk leher Stella.


"Itu tuh biar nggak kelihatan banget kalau habis ***-*** tadi malem," lanjutnya.


"Dengan begitu saya yang jomblo ini tau bos habis ***-***," pungkasnya menjelaskan.


Langsung saja Andrew menatap leher istrinya. Sementara Stella segera mengaktifkan kamera depan ponselnya untuk mengaca. Dan benar saja banyak sekali bekas berwarna keunguan memenuhi lehernya.


"Andrew!" pekik Stella kesal.


Pria yang dipanggil itu hanya nyengir kuda. Segera mengambil scraf itu dan melilitkannya di leher istrinya. Seraya berkata, "Nah begini sudah beres sayang."



##


Bagiamana lanjut lagi kan? Masih kepo sama kelanjutan? Kasih komentar siapa menurut kalian yang paling bucin?


Sebelum ke bab selanjutnya jangan lupa klik love (favorit-kan), like bab-nya dan komentar-nya juga ya kakak.


Thankyou 😇

__ADS_1


__ADS_2