
Mendengar penuturan Kai, membuat tuan Hilton seketika langsung berdiri saking terkejut nya. Matanya menyalang menatap pada kai yang tampak biasa saja bahkan raut wajah nya begitu dingin datar. Tak hanya tuan Hilton yang terkejut, namun tante Rita pun juga sangat terkejut, bahkan air matanya pun menetes tanpa permisi.
“Jangan asal bicara kamu!” sentak tuan Hilton tak percaya.
“Itulah informasi yang saya dapatkan. Silahkan anda mencari tahu kebenaran nya lagi, tapi saya hanya berpesan, jangan pernah bertanya pada istri saya lagi. “ ujar Kai masih dengan raut wajah datar tanpa ekspresi.
“Ka- kapan Adel meninggal?” tanya tante Rita sedikit terisak.
“Saat melahirkan Kiara, dua puluh tiga tahun yang lalu. Di rumah sakit Cendana. Tapi sampai sekarang, saya belum menemukan dimana pemakaman nya, karena hanya papa Zaki lah yang tahu semuanya.” Jelas Kia menghela napas nya dengan kasar.
“Papa Zaki?” gumam tante Rita, “Mengapa kau memanggil nya papa?”
__ADS_1
“Karena dia papa mertua saya, papa Kiara.”
Deg!
Seketika jantung tuan Hilton bagai tertusuk ribuan jarum, benarkah Kiara anak Adel dan Zaki. Bagaimana bisa? Batin tuan Hilton.
Begitu pun dengan tante Rita yang juga mencoba mencerna penjelasan Kaisar, bagaimana bisa Kiara anak Adel dan Zaki, karena seingat nya, Zaki sudah menikah dengan Rani. Bahkan, mereka sudah memiliki satu orang anak dulu.
“Tunggu, kau bilang dua puluh tiga tahun yang lalu Kiara lahir. Itu berarti, di tahun aku pergi meninggalkan Indonesia?” gumam tuan Hilton, “Rita, apakah kamu yakin saat itu Adel benar hamil?”
“Tentu saja, bahkan aku yang melihat nya saat mengetes dan juga, aku melihat sendiri bagaimana hancurnya dia yang berulang kali ingin mengakhiri hidupnya. Bahkan, Adel sempat juga ingin menggugurkan kandungan nya, dan terakhir kali berkat Zaki lah Adel sempat menghentikan aksi nya, dan depresi,” cicit tante Rita begitu lirih, “Astaga, jangan jangan—" tante Rita langsung menutup mulut nya tak percaya, ia menatap tuan Hilton dengan sangat lekat.
__ADS_1
“Eh, tapi tunggu. Bagaimana bisa Kiara lahir pada tahun itu. Sementara Maya umur nya dua tahun lebih tua kan daripada Kiara. Dan juga kamu—“ tante Rita menghentikan ucapan nya sambil menunjuk tuan Hilton dengan telunjuk nya.
“Maya anak angkat ku. Istriku tidak mau hamil apalagi melahirkan, maka dari itu kami mengangkat Maya dari panti asuhan.” Jelas tuan Hilton dengan menghela napas nya berat, sebenarnya ia tidak ingin membuka masalah lama nya, namun kini memang mungkin sudah saat nya ia meluruskan semua permasalahan nya, terlebih bila itu menyangkut tentang kebenaran siapa anak kandung nya.
Dia sangat berharap bahwa Kiara adalah anak kandung nya. Anak nya dengan Adel, tapi ia juga takut, bagaimana bila nanti Kiara tidak bisa menerima nya, membencinya atau bahkan tidak mau bertemu dengan nya lagi. Sejak awal pertemuan nya dengan Kiara, ia sudah merasakan adanya getaran aneh di hatinya, namun ia mengira itu karena wajah Kiara dan Adel yang sama. Ia tidak pernah berfikir bahwa Adel pernah hamil anak nya.
“Hilton, aku rasa kamu memang harus melakukan tes DNA. Menurut ku, memang Kiara adalah anak kamu dan Adel. Dan Zaki saat itu hanya ingin menyelamatkan Adel. Kamu tahu bagaimana dekat nya mereka berdua bagai amplop dan perangko, persahabatan mereka tidak bisa di pisahkan. Bahkan, saat kamu menjalin hubungan dengan Adel dan Zaki menjalin hubungan dengan Rani pun, mereka masih saling mengutamakan persahabatan.” Jelas tante Rita panjang lebar, membuat otak tuan Hilton dan Kai langsung mencerna dan berfikir keras.
Brukk!
Saat semua sedang berfikir, tiba tiba mereka di kejutkan oleh sebuah suara hingga membuat mereka mengalihkan perhatian nya ke arah sumber suara.
__ADS_1