Terjebak Cinta Gadis Tomboy

Terjebak Cinta Gadis Tomboy
Live


__ADS_3

“Nanti, aku akan menemani kakak,” ucap Kiara sambil memasangkan dasi untuk Kai.


“Hem, baiklah. Jangan pulang dulu, sebelum aku menjemput ke sana,” jawab Kai, lalu ia mendaratkan sebuah kecupan hangat di kening Kiara.


Hari pertama mereka melakukan aktifitas layaknya pasangan suami istri. Semalam, mereka sudah memutuskan akan menjalani rumah tangga itu dengan serius dan bersungguh sungguh. Walaupun Kai belum mengatakan cinta padanya, namun ia Sudah bisa merasakan bahwa Kai menyayangi nya, bagi Kiara itu sudah cukup untuk saat ini.


Selama tidak ada bayangan masa lalu, mungkin Kiara akan menganggap bahwa Kai sudah mencintainya. Dan untuk kepergian Maya, meski itu selalu menghantui pikiran Kiara, namun ia berusaha menepis semua pikiran negatif itu. Ia akan mempercayai Kai mulai saat ini, esok dan seterusnya. Hingga saat dirinya benar benar sudah tak sanggup dan menyerah, tapi ia berharap, bahwa ia akan selalu kuat dan bisa mempertahankan apa yang harus ia pertahankan, yakni pernikahan.


“Heem, baiklah.”


“Jangan lupa pakai pakaian panjang, karena bekas kemarin belum hilang sepenuh nya.” Saran dari Kai membuat bibir Kiara kembali memberengut. Lalu ia kembali menatap penampilan Kai sekali lagi. Memastikan bahwa foundation yang ia oleskan pada leher Kai sudah tidak terlihat.


Entah bagaimana ceritanya, mengapa bisa dirinya ikut membuat tanda di leher Kai, hingga membuat laki laki itu sejak pagi sudah heboh marah marah lantaran akan ada meeting penting di kantor nya. Dan sangat tidak mungkin, ia bertemu klien dengan keadaan leher seperti orang alergi, atau ia tutupi dengan syal lebih tidak mungkin lagi. Karena ia orang waras bukan orang sakit. Akhirna Kiara memilih untuk mencari cara agar warna itu bisa tertutup, hingga akhirnya ia menemukan artikel yang memberikan nya saran agar menutup nya dengan foundation, dan berhasil.

__ADS_1


Hanya bagian leher yang terlihat saja, bagian dalam, biarkan saja tertutup oleh kemeja serta jas, mudah bukan? Batin Kiara.


“Hoohh, makanya jangan keterlaluan.” Cibir Kiara sedikit kesal.


“Keterlaluan?” Kai mengerutkan dahinya, lalu ia menarik pinggang Kiara hingga kini tubuh keduanya menempel dnegan sempurna, “Aku yang keterlaluan, atau kamu yang terlalu menikmati nya? Hingga tubuh ku penuh dengan tanda dari bibir kamu,” imbuh nya sambil menyentuh bibir tipis Kiara.


“Jangan memanyunkan bibir seperti ini di depan pria lain. Terlebih William dan Bastian, aku tidak mau kamu seperti ini di depan dua manusia itu.”


“Hah, kenapa? Mereka sahabat ku, lagian juga kenapa? Cuma begini doang, aku gak selingkuh kok,”ucap Kia semakin memanyunkan bibirnya, hingga membuat Kai semakin gemas, karena melarang Kiara sama saja dengan menyuruh nya.


Eeeummttt


Awalnya, Kiara terkejut dengan ciuman Kai yang tiba tiba, namun beberapa detik kemudian ia tersadar dan segera membalas ciuman itu saat Kai sudah mulai menggigit nakal bibir bawah nya, Keduanya saling memagut dan bertukar saliva. Pagi hari yang sangat cerah dan indah, di awali oleh pergumulan panas antara pengantin baru yang baru saja menikah kurang dari satu minggu itu.

__ADS_1


“Bang ini—" seketika pagutan keduanya langsung terlepas saat mendengar suara Bastian tiba tiba ada di ambang pintu. Kai lupa bahwa tadi pagi saat Kiara mandi, ia meminta sesuatu dari Bastian dan menyuruh nya mengantarkan ke kamar. Dan berakhirlah seperti ini, Bastian mendapatkan jackpot dengan melihat adegan live kakak dan kakak ipar nya.


.


.


.


Bastian : Mom, tidak bisakah hadirkan satu gadis saja untukku? (Memohon )


Mommy : Duuh, Bas, kamu sabar dulu yah. Fokus kerja ya Sayang ...


Bastian : Mom, tapi mataku sudah terkontaminasi loh, kenapa aku di berikan kakak lucknat kaya gitu.

__ADS_1


Mommy : Lah, bukan nya semalam kamu yang penasaran? Lah ini malah di lihatin cara buat tanda nya langsung loh (Ketawa jahat )


Bastian : Ya Allah Mom, jahattttt


__ADS_2