
Saat sampai di rumah, Kiara langsung tertidur. Dan Kai pun segera menggendong kembali tubuh istrinya ke kamar. Membiarkan nya istirahat agar pikiran nya kembali tenang. Melihat beberapa barang yang di bawa Kiara tadi, membuat Kai mengerutkan dahi, penasaran dengan apa isi di dalam nya.
Matanya kembali melihat ke arah Kiara yang tertidur pulas, lalu ia membuka satu persatu map, dan juga box yang berisi beberapa foto masa muda orang tua Kiara. Dan kini, tangan nya beralih membaca isi surat yang di tinggalkan Maya untuk Kiara.
‘Aku tahu, kamu wanita baik.’ Gumam Kai menghela napas nya kasar saat selesai membaca surat dari Maya.
“Euughh!” mendengar suara lenguhan Kiara, membuat Kai langsung meletakkan surat itu kembali, dan ia segera menghampiri istri nya.
“Kai ... “ gumam Kiara yang Masih dalam posisi mata terpejam.
__ADS_1
“Iya Sayang, aku disini,” bisik Kai di telinga Kiara, membuat wanita itu langsung beringsut dan memeluk tubuh suaminya dengan begitu erat.
“K-Kai, aku anak yang tidak di inginkan. Mama ku berusaha membunuh ku, dan papa ku dida pergi. Papa Zaki, hiks di- dia bukan papa ku, a- aku tidak hiks hiks.”
“SSssttthh! Jangan bicara seperti itu lagi. Aku yakin, mereka menyayangi kamu, dan kalau pun mereka tidak menyayangi kamu, ada aku yang akan selalu menyayangi kamu. Aku akan berterimakasih pada papa Zaki dan juga mama Adel, karena berkat nya aku bisa menemukan mu, dan memiliki kamu. Aku mohon, jangan terlalu memikirkan hal yang tidak penting, semua sudah berlalu biarkan lah berlalu. Papa Zaki juga mama Adel sudah tenang di sana, biarkan mereka bahagia dengan melihat putri mereka bahagia.”
“Sayang, kamu harus ingat ada baby kita yang juga butuh support kamu. Kamu tidak boleh terpuruk terus, apa kamu juga ingin anak kita—"
“Ssstthh, sudahlah. Kamu harus tenang, jangan menangis lagi. Kamu ingat kan pesan dokter, apa yang kamu rasakan akan di rasakan juga sama baby kita. Jadi aku mohon, jangan bersedih lagi apalagi menangis. Karena disini,” Kai menarik tangan Kiara dan meletakkan nya di dadaa. “Disini aku juga ikut merasakan sakit, saat melihat kamu menangis.” Jelas Kai.
__ADS_1
“Kenapa kamu jadi gombal sih Kai,” sungut Kiara menghapus air matanya.
“Aku tidak gombal Sayang, aku berbicara fakta. Jadi mulai sekarang, kita buka lembaran baru, fokus pada masa depan kita. Tidak perduli kamu anak siapa, darimana dan kenapa, kamu tetap istriku. Istri Kaisar Nolan, tidak bisa di ganggu gugat. Selamanya, kamu akan disini menemani ku dan merawat anak anak bersama.” Kai lalu mencium kening Kiara dengan lembut, hingga membuat hati Kiara kembali menghangat.
“Terimakasih Kai, sudah menerima ku, menyayangiku dan mencintai ku,” gumam Kiara yang langsung mengeratkan pelukan nya pada Kaisar.
“Besok, kita pergi ke makam mama Adel, kamu sudah dapat kan alamat nya?”
“Huum, Maya yang memberikan alamat itu. Dan juga, dia kecelakaan saat akan menuju ke pemakaman Mama Adel,” lirih Kiara kembali sedih mengingat kepergian Maya.
__ADS_1
“Ssst udah dong, jangan sedih lagi. Maya sudah berjuang mendapatkan informasi ini, jadi jangan kita sia siakan, aku yakin dia bahagia melihat kita dari sana. Biarkan dia tenang, oke.”
Kiara hanya menganggukkan kepalanya, dan berdoa semoga benar bahwa Maya bahagia melihat nya dan Kai bahagia.