Terjebak Cinta Gadis Tomboy

Terjebak Cinta Gadis Tomboy
Memasak with mertua


__ADS_3

“Selamat pagi Mah, cup.” Pagi ini, Kiara memutuskan untuk bangun pagi dan menyusul sang mama mertua untuk membuat sarapan.


“Pagi Sayang, tumben sudah turun. Ada apa hem?” tanya mama Irish sambil mengaduk masakan nya di atas kompor.


“Hemm,, Kia mau bantu mama masak. Eh bukan sih, mungkin tepat nya, mau lihatin sambil ngerecokin mama sedikit hehehe. Kia ingin belajar masak Mah, boleh gak?”


“Astaga, boleh dong Sayang. Pas banget, ini Mama mau buat soto, kesukaan suami kamu.”


“Benarkah? Waah, pas banget ya Mah, hihihi.” Mata Kia langsung berbinar begitu cerah, mungkin Tuhan sedang baik padanya, hingga memberikan nya moment yang begitu pas.


“Ya sudah, sekarang kamu bantu mama menumis bumbu ini yah, jangan sampai gosong,” ucap mama Irish, lalu ia bertukar posisi dengan Kiara.


Sambil mengobrol dan bercanda, cukup lama, sampai akhirnya masakan itu selesai. Soto ayam dan perkedel, memang menjadi sarapan favorit di keluarga itu. Terlebih Kai, ia sangat menyukai Soto karena itu mengingatkan nya akan suatu hal di masa kecil nya. Ia jarang sarapan dengan makanan berat, paling hanya roti, namun bila ada soto yang di masak oleh mama nya, ia pasti akan makan dan kadang ia bisa meminta mama nya untuk membungkus nya agar bisa ia bawa ke kantor.


“Ya udah Mah, Kia bangunin Kai dulu yah. Sekalian mandi, bau acem, hihihi.”

__ADS_1


“Iya, pergilah. Mama juga akan mandi dulu,” jawab mama Irish senang, karena akhirnya ia mempunyai menantu yang bisa menemani nya memasak di dapur.


Ia tidak ingin menyuruh atau membebani menantu nya agar bisa memasak, namun ia akan sangat senang bila menantunya bisa memiliki keinginan sendiri dan mau belajar memasak, karena bagi mama Irish, masakan sendiri itu lebih sehat dan yang terpenting, bisa menyenangkan hati suami dan anak anak, bahkan menantunya juga.


Cklek!


Kiara masuk ke dalam kamar nya, hendak membangunkan Kai, namun, baru saja dirinya menyentuh bahu nya, tiba tiba Kai berbalik dan menarik tangan Kia hingga membuatnya langsung terjatuh ke kasur.


“Kaii!” seru Kia berusaha bangkit, namun Kai malah semakin erat memeluk nya.


“Kai, geli ih.. Aku masih bau loh, belom mandi. Tadi aku hahhaha Kai stop hahah geli ihhh!”


“Hukuman karena kamu ninggalin aku pagi pagi.” Bisik Kai sambil menggigit ujung telinga Kiara.


“Iks, sakit tau gak sih ah! Tadi tuh aku bantuin mama masak. Buat kamu juga,” sungut nya agak kesal sambil mengusap telinga na yang habis di gigit oleh Kai.

__ADS_1


“Kamu? Masak?”Kai mengerutkan dahinya, menatap istrinya tak percaya. Benarkah Kiara memasak? Batin nya kurang yakin.


“Hemm, aku masak, tapi sama mama. Mulai sekarang, aku ingin belajar masak sama mama. Lagipula, kamu tidak mengizinkan aku bekerja kan, jadi aku akan memasak sama mama. Siang nanti aku ke kantor antar makan siang, bagaimana ?” tawar Kiara, tentu saja tanpa pikir panjang, Kai langsung mengiyakan dan menyetujui nya.


“Baiklah, kalau begitu, kita mandi dulu.” Kai langsung beranjak dari tempat tidur, dan langsung mengangkat tubuh Kiara, membawa nya ke kamar mandi.


“Kamu duluan saja, aku bisa nanti.” Tolak Kiara hendak keluar lagi dari kamar mandi.


“Berdua,” bisik Kai memeluk Kiara dari belakang, “Kita belum mencoba nya di sini kan? Bukan kah, di novel novel yang kamu baca, mereka juga melakukan nya disini?” imbuh nya sambil terus mengendus aroma tubuh Kiara, dari belakang telinga, menjulur ke leher jenjang dan turun semakin turun, hingga membuat tubuh Kiara meremang dengan mata terpejam.


.


.


Dah, pintu di tutup, udah gak bisa ngintip. Jadi mommy gak tau mereka ngapain 🙈🙈🤣 jangan kepo yah 🙈🤣

__ADS_1


__ADS_2