
“Sayang, kamu tidak apa?” tanya Hilton saat melihat Maya mulai membuka matanya.
“Pa- pa, maafin Maya.” Ujar nya begitu lirih karena terhalang oleh alat bantu pernafasan.
“Tidak Sayang. Papa yang harusnya meminta maaf padamu, gara gara Papa, kamu menjadi seperti ini, maafin papa.” Ucap tuan Hilton penuh penyesalan, andai dulu ia masih bisa mempertahankan rumah tangga nya, tentu Maya tidak akan menjadi korban dan menjadi Se hancur ini.
Tuan Hilton bercerai dengan mama kandung Maya, saat setelah mama nya mengetahui bahwa papa nya tidak pernah mencintai mama nya. Pertengkaran yang begitu hebat, hingga membuat mama dari Maya pergi meninggalkan rumah dan entah kemana hingga kini tidak pernah ada kabar. Dan Maya, ia terjerumus dalam lingkungan yang tidak baik, karena stres dengan permasalahan orang tua nya, Maya sampai merusak dirinya dengan dunia malam. Clubing, rokok, minuman, *** bebas bahkan ia juga pernah mencoba Narkoba.
Nasib sial selalu menimpa nya, saat dirinya tengah memakai barang terlarang di apartemen milik Kai, saat itu juga mama Irish datang dan memergoki nya. Tidak ingin masuk penjara, akhirnya Maya memilih pergi meninggalkan Kai. Namun, beberapa tahun kemudian, dirinya di vonis kanker rahim oleh dokter. Ia harus segera operasi namun ia begitu takut, ia takut bila operasi itu gagal dan malah akan menewaskan nya begitu cepat. Maka dari itu, ia meminta bantuan Calvin agar membolehkan dirinya kembali pada Kai. Dan akhirnya Kai sempat kasihan dan menuruti keinginan nya, walau hanya sebentar, namun Maya sudah bahagia, dan ia juga pasrah bila pada akhirnya ia akan mati.
Namun siapa sangka, saat dirinya terjatuh, papa nya datang kembali dan ternyata operasi nya juga berjalan dengan lancar. Saat itu, Maya hendak menemui Kai ke kantor, ia ingin berterimakasih dan juga ada yang ingin ia sampaikan. Namun, saat di tengah jalan, ternyata rem mobil nya blong dan membuatnya menabrak mobil yang sedang terparkir di pinggir jalan.
__ADS_1
Setelah berbicara sedikit dengan Maya, akhirnya Hilton keluar dan membiarkan putrinya untuk istirahat atas saran dari dokter karena Maya masih dalam pemulihan. Saat ia baru saja keluar dari kamar rawat Maya, tiba tiba ia kembali bertemu dengan Rita.
“Astaga Hilton, kita bertemu lagi.” Kata Rita terkekeh sendiri.
“Kenapa kau disini?” tanya Hilton mengerutkan dahinya.
“Aku mengantarkan anakku untuk terapi,” jawab Rita sekena nya, “Oh iya, bagaimana anak kamu? Apakah dia di dalam? Lalu dimana Adel? Aku gak nyangka kalau akhirnya kalian menikah. Dasar, kenapa kalian tidak mengabari ku hem?” tanya Rita beruntun dengan nada sedikit kesal.
“Anak yang kamu maksud? Anak kamu dan Adel waktu itu kan?” kata Rita balik bertanya, karena ia menangkap wajah bingung di wajah Hilton.
“Anak ku dan Adel waktu itu? Rita, apa maksud kamu?” seru Hilton penasaran, entah mengapa, mendengar pertanyaan dari Rita membuat jantung nya berdetak dengan begitu cepat.
__ADS_1
“Wait, Hilton, jangan bilang, kau menikah dengan orang lain? Dan anak kamu ini dengan wanita lain?” tebak Rita dengan mulut terbuka, ia tidak menyangka bila sampai itu terjadi.
“Hem, aku menikah dengan wanita lain. Kamu ingat, saat aku pergi, aku di jodohkan. Dan di dalam adalah putri ku dengan nya.” Jawab Hilton dengan jujur, dan lagi lagi membuat mulut Rita menganga lebar, ia tak menyangka bahwa takdir tidak memihak kedua sahabat nya.
“Lalu bagaimana dengan Adel? Dan bayinya? Dimana dia sekarang? A- aku pikir kamu kembali saat tahu dia hamil, dan—"
“Adel hamil?” pekik Hilton kembali terkejut, dan menatap Rita dengan tatapan mematikan, ia tidak tahu bahwa Adel sempat hamil anak nya. "Kenapa kalian tidak ada yang memberitahuku hah!" bentak nya sambil mencengkram kuat bahu Rita, hingga membuat wanita itu sedikit ketakutan.
.
.
__ADS_1
Mommy libur dulu yah, dua hari aja, gimana 🙈🙈 Jangan penasaran dulu, sambung dua hari lagi yah 😘😘🥰🥰