Terjebak Cinta Gadis Tomboy

Terjebak Cinta Gadis Tomboy
Gombalan Kai


__ADS_3

Sejak perbincangan nya dengan Kai beberapa hari yang lalu, tepat nya saat mereka baru menyelesaikan olah raga nya. Kini, Kiara semakin banyak diam dan mengurung diri di dalam kamar. Ia merasa begitu malu untuk bertemu dengan keluarga Kai, ia merasa tak pantas dan tak enak hati. Dan juga, ia merasa takut, karena sudah mengecewakan keluarga Nolan. Kiara baru akan keluar, saat dimana rumah terasa sepi, seperti siang hari, semua orang laki laki akan bekerja, sementara mama Irish pasti selalu pergi dengan urusan nya, dan saat itu, Kiara akan gunakan untuk merenung di tepian kolam, sambil merendam setengah kaki nya di sana.


“Aku akan ke kantor, kamu jangan seperti ini dong. Aku tidak akan tenang bekerja, bila kamu begini.” Kai berlutut dan duduk tepat di bawah Kiara yang kini sedang duduk di pinggiran tempat tidur. “Atau, kamu mau ikut aku ke kantor, hem?” tanya Kai dengan lembut sambil menggenggam jemari tangan Kiara.


“Kai, a—aku ... “


“Sayang, hey. Lihat mata aku, lihat aku. Tidak perlu memperdulikan pendapat orang luar, tidak perduli siapa kamu, darimana asal mu dan bagaimana kamu. Bagiku, kamu tetaplah Kiara Ayuwidya, wanita yang paling aku cintai setelah Mama,” ucap Kai tersenyum, membuat Kiara sedikit mengulas senyum nya, walau hanya sekejab.


“Kai, terimakasih,” gumam Kiara begitu pelan, tangan nya terulur mengusap bahu kokoh milik Kaisar, namun matanya terlihat seperti menatap kosong. Entah apa yang Kiara pikirkan saat ini, namun Kaisar tahu, bahwa kini istrinya masih belum baik baik saja.


“Apa kamu mau aku mencari dimana mama Adel?” tanya Kai membuat Kia langsung menatap penuh harap pada Kai.


"Bisa kah?"

__ADS_1


“Tentu saja,” jawab Kai dengan sangat yakin, “Tapi, aku mohon, kembalilah. Aku tidak suka kamu seperti ini, aku merindukan Kiara ku yang tomboy dan bar bar,”gumam Kai dengan sedih, namun membuat Kia malah justru terkekeh.


“Bukankah, kamu lebih menyukai wanita yang lembut dan anggun? Bukan-“


“Itu dulu.” Potong Kai dengan cepat sebelum Kia menyelesaikan kata kata nya, “Dulu aku tidak tahu, bahwa gadis tomboy, lebih menantang dan—“ Kai mengulas senyum nya, menatap Kiara, yang terlihat sedang menunggu dirinya mengatakan kelanjutan dari perkataan nya.


“Dan apa?” tanya Kiara mengerutkan dahinya, namun Kai justru seolah seperti tidak berniat melanjutkan kata kata nya, “Kai, jangan permainkan aku!” sungut Kiara dengan kesal.


“Menurut kamu, dan apa?” tanya kai malah menggoda.


“Cukup!” kata Kai meletakkan telunjuk nya ke bibir Kiara agar menghentikan ucapan nya.


“Aku tidak menyangka, bahwa gadis tomboy itu lebih menantang, cerewet, dan Menggairahkan,” bisik Kai tepat di telinga sebelah kanan Kiara. Hingga membuat pipi wanita itu seketika langsung memerah.

__ADS_1


“Kaiiii!” jerit Kia karena malu, namun Kai malah tertawa begitu lega.


Iya, dia lega. Lega karena Kia sudah kembali menjerit dan kesal karena itu tanda nya, Kiara sudah sedikit melupakan kesedihan nya, setelah beberapa hari berlalu. Kini, ia sudah sedikit lega hendak meninggalkan nya ke kantor. Tugas nya menumpuk karena dua hari tidak datang ke kantor, dan kini tugas nya bertambah, untuk mencari tahu dimana pemakan mama Adel.


Yang mengetahui pemakaman itu, hanya papa Zaki. Sementara beliau sudah meninggal. Jadi, Kai tidak memiliki clue sedikit pun. Namun, dirinya tidak akan menyerah, karena dirinya sudah berjanji kepada istri tercinta nya. Kini, perioritas utama Kai adalah Kia, tanpa memperdulikan siapapun.


.


.


.


Holla sahabat mommy semuanya. Mommy balik lagi mau kasih rekomendasi karya teman Mommy. Sambil menunggu bang Kai update, yuk mampir juga 😍😍🥰🥰

__ADS_1



__ADS_2